Vous êtes sur la page 1sur 1

Asal ibu senang

Khusus hening dalam tahajjudmu, tertengadah dan merunduk dalam keihlasan, menghiasi malammu yang sepi merajuk, tiada beban yang melingkar di pundakmu semua kau luruhkan untukku anakmu. Ibu, walau di matamu, selamanya aku adalah ranting kecil, yang kau khawatirkan patah ditiup angin, dan kau cemaskan akan rapuh dan lemahku, tapi sesungguhnya aku ingin merindang, melindungimu dari sedih nestapa. Andai aku dipanggilNya lebih dulu, aku ingin selalu datang ke bumi setiap malam, bergayut di sayap malaikat pembawa rahmat, yang menjinjing salam indah dari surga untukmu, ketika air matamu menetes di atas sajadah. Aku ingin berlebihan di hadapmu, untuk menutup kekuranganku, walau harus kupaksakan, tapi tak apalah, asal Ibu senang, karena kesenanganmu adalah nyawaku.

By : Hermansyah