Vous êtes sur la page 1sur 4

Nama: Agustin Ike K NIM : 105080500111033

Kelas : E

Mata kuliah avertebrata air merupakan mata kuliah yang mempelajari tentang hewan- hewan tidak bertulang belakang, baik di air tawar, air payau maupun air laut. Dalam hal ini, salinitas tidak memiliki peran penting namun yang berpngaruh adalah kepadatan (densitas). Contoh hewan invertebrata adalah serangga, ubur- ubur, hydra,cumi- cumi, dan lain- lain. Invertebrata mencakup sekitar 97 persen dari seluruh anggota kingdom Animalia. Linkungan hidup hewan avertebrata air dibagi menjadi 2, yaitu: lingkungan air laut dan lingkungan air tawar dan air payau. 1. Lingkungan air laut, rata- rata memiliki salinitas 34- 35 ppt dan banyak terdapat fitoplankton. Berdasarkan kedalamannya, dibagi menjadi 3 macam: Continental shelf, dengan kedalaman 150-200 meter Continental slope,dengan kedalaman 3000 meter atau lebih Continental rise, dengan kedalaman 3000-5000 meter 2. Lingkungan air tawar dan air payau, contohnya adalah danau, sungai, waduk, rawa dan estuari. Memiliki densitas maksimum pada suhu 4 derajat celcius (disebut anomali). Perairan tawar memiliki salinitas antara 0,01 0,5 ppt . Estuari atau perairan payau merupakan pertemuan antara air tawar dan air sungai di muara sungai,dengan salinitas 0,5-32 ppt . Selain itu, estuari juga merupakan penghalang bagi hewan air untuk berpindah atau bermigrasi dari air tawar ke air laut maupun sebaliknya. Terdapat banyak perbedaan yang signifikan antara avertebrata air laut dengan avertebrat air tawar.

No. 1. 2.

Perbedaan Alat ekskresi Telur

Aver Air Tawar Sederhana Hipertonik Jumlah telur sedikit Berukuran besar, dilindungi selaput dan tenggelam Hanya beberapa spesies larva yang jadi plakton Sedikit spesies avertebrata kecil Buram, gelap, kelabu Telur dorman, siste atau berestivasi kaya Hanya sedikit Linkungan air tawar bervariasi dan labil

Aver Air Laut Lebih berkembang dan kompleks Isotonik Jumlah telur banyak Berukuran kecil, tanpa pelindung dan melayang Kaya spesies larva yang jadi plakton dan 70% adalah meroplankton Kaya spesies avertebrata Besar Bervariasi, cerah dan menarik Tidak terdapat Sedikit Umumnya memiliki Lingkungan laut stabil

3.

Larva

4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Filogenik Ukuran Warna Alat Khusus Neuston Bioluminescense Adaptasi

Kelompok makhluk hidup (avertebrata perairan): 1) Kingdom Monera/ Mycota 2) Kingdom Protista

3) Kingdom Plantae 4) Kingdom Animalia (Metazoa): semua hewan Metazoa bereproduksi seksual kecuali protozoa. Metazoa dibagi menjadi 3 golongan: a) Filum Porifera b) Filum Mesazoa c) Filum Eumetazoa Filum Protozoa.

A. Filum Porifera Kata Porifera berasal dari bahasa latin,

B. Filum Protozoa

C. Filum Rotifera