Vous êtes sur la page 1sur 1

Novita Indah Permatasari 0920221067 FK UPN VETERAN JAKARTA

Hubungan Penyakit Sistemik (Penuaan) Dengan Penyakit Periodontitis


Penelitian epidemiologi membuktikan bahwa insidensi penyakit

periodontitis meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Walaupun hilangnya perlekatan periodontal dan resopsi tulang alveolar mungkin meningkat pada orangorang lanjut usia, tetapi kerusakan yang berat hanya ditemukan pada sedikit tempat dan hanya mengenai sebagian kecil subjek penelitian. Belum jelas apakah perubahan pada jaringan periodontal ini disebabkan oleh efek kumulatif dari penyakit periodontal selam bertahun-tahun atau karena menurunnya pertahanan hospes akibat proses penuaan. Bertambahnya insidensi penyakit sistemik dan obatobatan yang digunakan untuk mengobati penyakit sistemik ini, juga menimbulkan efek merugikan terhadap pertahanan hospes pada orang-orang lanjut usia. Beberapa ahli mengemukakan anggapan pertambahan usia sebagai faktor resiko terjadinya penyakit periodontal karena penuaan dikaitkan dengan perubahan jaringan periodontal yang secara teoritis dapat mengubah respon hospes, sebagai contoh kepadatan tulang berkurang dan terjadi penurunan kemampuan penyembuhan karena proses metabolik melambat secara fisiologik. Peran beberapa organisme yang diduga patogen terhadap jaringan periodontal mungkin berubah dengan bertambahnya usia, walaupun belum jelas apakah hal ini disebabkan oleh proses penuaan itu sendiri atau bukan. Meskipun demikian, ada banyak bukti bahwa kesehatan jaringan periodontal dapat dipelihara seumur hidup bila tidak ada etiologi lokal yang mempengaruhi.