Vous êtes sur la page 1sur 4

ABSTRAK

Hak untuk memperoleh pangan merupakan salah satu hak asasi manusia, sebagaimana tersebut dalam Pasal 27 UUD 1945 maupun dalam Deklarasi Roma World Food Security and World Food Summit (1996). Pemerintah atau negara berkewajiban (obligation) menghargai (respect), melindungi (protect) dan memenuhi (fulfill) hak masyarakat terhadap pangan. Pasal 33 ayat (2) UUD 1945 beserta penjelasannya yang meminta pemerintah untuk mendirikan Perusahaan Negara untuk dapat mengurus di bidang ekonomi yang penting dan menguasai hajat hidup orang banyak. Undang Undang No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah dasar hukum keberadaan BUMN di Indonesia. Pembentukan lembaga yang menangani masalah pangan sesuai dengan amanat UU No 7 Tahun 1996 tentang Pangan. Perum BULOG adalah perusahaan Umum yang dibentuk berdasarkan PP No. 7 tahun 2003 dan berdasarkan Pasal 6 ayat (1) disebutkan bahwa sifat usaha dari perusahaan adalah menyediakan pelayanan bagi kemanfaatan umum dan sekaligus memupuk keuntungan berdasarkan prinsip pengelolaan Perusahaan. Pengaturan tentang BULOG yang ada saat sebagai BUMN PSO pangan kerap menjadi benturan, di sisi lain BULOG harus berorientasi bisnis alias profit oriented, tetapi BULOG juga punya peran penting, yaitu fungsi sosial. Peran ganda ini diyakini banyak kalangan sulit beriringan dan dikhawatirkan akan menjadi hambatan dalam pemenuhan hak pangan. Permasalahan yang akan dikaji lebih lanjut untuk menemukan pemecahan masalah adalah bagaimana implikasi perubahan bentuk lembaga BULOG dari LPND menjadi Perusahaan Umum (Perum), bagaimana Pengaturan Perum BULOG sebagai BUMN yang melaksanakan tugas PSO (Public Services Obligation) dan kendala-kendala apa yang dihadapi dalam menjalankan penugasan PSO. (Public Services Obligation). Masalah diteliti dengan pendekatan yuridis normatif yang bersifat kualitatif yang terlebih dahulu meneliti bahan-bahan kepustakaan yang relevan dengan permasalahan yang diteliti dengan mengacu kepada norma-norma hukum yang terdapat dalam perundang-undangan ataupun regulasi. Perubahan kelembagaan BULOG dari LPND menjadi Perum harusnya diikuti langkah-langkah yang komprehensif dan konsisten dari pemerintah untuk menjabarkan strategi dan kebijakan ketahanan pangan. Perlu dikaji ulang untuk mereposisikan kembali BULOG sebagai sebuah lembaga yang bertanggung jawab dan berperan penuh atas bekerjanya subsistem distribusi untuk seluruh komoditi pangan strategis bagi seluruh lapisan masyarakat, tentu saja dalam kerangka kelembagaan yang sesuai dengan perkembangan jaman. Penerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG), secara konsisten dan berkesinambungan, mampu terus menciptakan nilai tambah dan inovasi, siap bersaing di era kompetisi global, dan memiliki kemampuan untuk survive dalam segala kondisi, memiliki tanggung jawab sosial. Implikasi perubahan memaksa BULOG untuk menerapkan prinsip-prinsip GCG dalam pengelolaannya. Pemerintah harusnya memberikan kompensasi atas semua biaya yang dikeluarkan oleh BUMN termasuk margin yang diharapkan sepanjang dalam tingkat kewajaran sesuai dengan penugasan, namun pada kenyataannya dalam melaksanakan penugasan PSO tersebut Perum BULOG terbebani karena penggantian biaya penugasan tersebut tidak sepenuhnya dapat terlaksana karena berbagai hambatan dalam pengaturannya.

Universitas Sumatera Utara

Singkatnya dengan pengaturan yang ada saat ini Perum BULOG sebagai Pelaksana PSO bidang pangan berpotensi merugi. Agar peraturan perundang-undangan terkait Perum BULOG dan Ketahanan Pangan dapat berjalan maksimal untuk kesejahteraan masyarakat, harus segera dirumuskan paradigma sistem ekonomi nasional seperti apa yang harus kita bangun dan perlu adanya interaksi, pengertian (understanding) dan kerjasama yang baik antara para ahli di bidang ekonomi dan di bidang hukum. Mengantisipasi perkembangan ekonomi global dan melihat fakta yang ada, pemerintah dan Perum BULOG harus segera berbenah diri untuk mengatasi berbagai permasalahan dan hambatan yang ada terutama untuk mengatasi kerugian-kerugian yang diderita sehingga tujuan Perum BULOG sebagai korporasi tidak terabaikan di tengah dinamika tugas PSO. Kata Kunci : Perum BULOG, PSO, Komersial, Ketahanan Pangan.

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT

The right for foods is one of human rights, as mentioned in Section 27 of The Constitution 1945 or in the Rom Declaration of World Food Security and World Food Summit (1996). The government or country has an obligation, respect, protect and fulfill the society rights for foods. The section 33 subsection (2) of The Constitution 1945 includes the clarification asking the government for establishing the state corporation to manage the principal economy parts and mastering the public intention. Regulation No. 19 of 2003 about State Owned-Corporation (BUMN) is the law fundamental of the BUMNs existing in Indonesia. The establishment of institution managing food is according to the amendment of Regulation No. 7 of 1996 about Foods. The public corporation of board-business logistic (BULOG) is a general corporation which established based on the Government Regulation No. 7 of 2003 and also Section 6 subsection (1); it is stated that the characteristic business of the corporation is to provide the service for public benefit and also create the profit according to the corporation management principle. The management of the existed BULOG as the BUMN PSO of food is always become an impact, on the other hand, BULOG must be business-oriented or profit oriented; however, BULOG also has important function that is social function. Most people assure that this dual role is difficult mutually and they worried to be a hinder in fulfilling of foods right. The troubles that will be analyzed for detailed to find the trouble-solving out is how the implication of shape change of the BULOG institution from LPND to BUMN that carried out the duty of PSO (Public Services Obligation) and also what obstructs look toward in implementing PSOs assignments. The trouble is analyzed with qualitative normative-judicative which analyzing the related literatures material to the analyzed troubles firstly by relying on the law norms existed in the regulation. The changes of BULOGs institution from LPND to the public corporation must followed by comprehensive and consistent actions from the government to describe both the strategies and policies of food survival. Repositioning BULOG as a institution that responsible and fully play-role to the processing of distribution subsystem for whole strategic food commodities for entire society is very required; certainly, in institution frame according to the development time. The implementation of good corporation management (GCG), consistency and continuously, is expected to produce add value and innovation, ready for competition in global competition era, has a capability for survive in every condition, and also has social responsibility. The implication changes impose BULOG to apply the GCGs principles in its management. The government must be given compensation for costs spent by BUMN, include expected margin in naturalness rate based on its assignments. In fact, however, in carrying out the PSOs assignments, the public corporation of BULOG is troubled because of the compensation of those assignment costs do not implemented completely because many obstructs in its regulation. In short, by the regulation currently, the public corporation of BULOG as PSO executor of food sectors is potential to suffer a financial loss. In order to the regulation related the public corporation of BULOG and the Food Survival may run maximally for society welfare, the paradigm of national economy

Universitas Sumatera Utara

system need to be formulated firstly. In what kind that must be we create, interaction requirement, understanding and collaboration well among practitioners in economy and law segments. To anticipate the global economy development and observe the presented facts currently, both the government and BULOG must be prepare themselves to solve the various troubles and obstructs existed, particularly solving the financial loss suffered; so the purposes of the public corporation of BULOG as a corporation may implemented in the middle of PSOs assignment dynamics. Keywords: Public Corporation of BULOG, PSO, Commercial, Food Survival.

Universitas Sumatera Utara