Vous êtes sur la page 1sur 18

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN ISOLASI SOSIAL

MAKALAH

oleh: Kelompok 2 Dian Diningrum T P %ima Sa&ri'a D Dell' A((allia Kuku* Aria Wi+a'a !!2"!#!#!##$ !!2"!#!#!#"# !!2"!#!#!#)$ !!2"!#!#!#),

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNI-ERSITAS .EM%ER 2#!$

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN ISOLASI SOSIAL

MAKALAH Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Keperawatan Klinik VIII Dosen Pengampu: Ns. Erti Ikhtiarini, M. Kep, Sp.J

oleh: Kelompok 2 Dian Diningrum T P %ima Sa&ri'a D Dell' A((allia Kuku* Aria Wi+a'a !!2"!#!#!##$ !!2"!#!#!#"# !!2"!#!#!#)$ !!2"!#!#!#),

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNI-ERSITAS .EM%ER 2#!$

%A% ! PENDAHULUAN A La&ar %elakang Manusia adalah makhluk sosial dalam kehidupan, mereka harus mem ina hu ungan interpersonal !ang positi". #u ungan interpersonal !ang sehat ter$adi $ika indi%idu !ang terli at saling merasakan kedekatan. Sementara identitas pri adi masih tetap dipertahankan $uga perlu untuk mem ina perasaan saling ketergantungan !ang merupakan keseim angan antara ketergantungan dan kemandirian dalam suatu hu ungan. Pen!e a menarik diri adalah indi%idu !ang merasakan tidak erharga lagi sehingga merasa tidak aman dalam erhu ungan dengan orang lain, tidak dapat mendapatkan kontak "isik, antara indi%idu dengan orang lain, indi%idu erasal dari lingkungan !ang penuh masalah indi%idu, merasa tidak terima dan ditolak se elum men&o a, indi%idu tidak mempela$ari &ara erhu ungan dengan orang lain !ang menim ulkan rasa aman. Klien dengan isolasi sosial dapat eraki at ter$adin!a resiko peru ahan sensori persepsi 'halusinasi( atau ahkan perilaku kekerasan men&iderai diri 'aki at dari harga diri rendah disertai dengan harapan !ang suram, mungkin klien akan mengakhiri hidupn!a(. )leh se a itu, kami mengam il $udul makalah ini *+suhan Keperawatan Klien dengan Isolasi Sosial* % Tu+uan Dari latar elakang diatas, penulis merumuskan e erapa tu$uan, !aitu: ,. .. /. 0. -ntuk mengetahui pengertian dari isolasi so&ial -ntuk mengetahui psikopatologi dari isolasi so&ial -ntuk mengetahui diagnose keperawatan dan diagnose medis isolasi sosial -ntuk mengetahui penatalaksanaan isolasi sosial

%A% 2 TIN.AUAN PUSTAKA A Penger&ian Isolasi sosial adalah suatu keadaan dimana indi%idu mengalami suatu ke utuhan atau mengharapakan untuk meli atakan orang lain, akan tetapi tidak dapat mem uat hu ungan terse ut '1arpenito, .223: /45(. Isolasi sosial adalah kondisi ketika indi%idu atau kelompok mengalami, atau merasakan ke utuhan atau keinginan untuk le ih terli at dalam akti%itas ersama orang lain, tetapi tidak mampu mewu$udkann!a '1arpenito, .225: ,206(. Suatu sikap dimana indi%idu menghindari diri dari interaksi dengan orang lain. Indi%idu merasa ahwa ia kehilangan hu ungan akra dan tidak mempun!ai kesempatan untuk mem agi perasaan pikiran, prestasi atau kegagalan. Ia mempun!ai kesulitan untuk erhu ungan se&ara spontan dengan orang lain !ang dimani"estasikan dengan sikap memisahkan diri, tidak ada perhatian dan tidak sanggup mem agi pengamatan dengan orang lain '7alit ang, .228(. % P/ikopa&ologi0 P/iko1inamika erhu ungan dengan takut Pato"isiologi:

penolakan sekunder aki at o esitas, kanker, ke&a&atan "isik dan emosional, inkontinen, pen!akit menular, pen!akit psikiatrik
Situasional: 1. Kematian orang terdekat 2. Perceraian 3. Penampilan cacat 4. Takut penolakan sekunder 5. Pindah ke buadaya lain . Kehilangan cara transportasi 'solasi sosial biasanya !aturasional: "nak berhubungan dengan isolasi biasanya perlindungan atau penyakit *esiko &angguan Persepsi Sensori menular# $ansia kehilangan kontak sosial &angguan konsep diri: harga diri rendah (e%isit Pera)atan (iri Koping maladapti% Stress

Diagno/a Kepera(a&an 1an Diagno/a Me1i/

a. .

Diagnosa Keperawatan: Isolasi sosial Diagnosa Medis: Ski9oprenia episode erulang

Pena&alak/anaan 3Me1i/ 1an Kepera(a&an4 Isolasi sosial termasuk dalam kelompok pen!akit ski9o"renia tak isa dilakukan adalah

tergolongkan maka $enis penatalaksanaan medis !ang 'Dalami, et.all, .225: ,.2(: a. Ele&tro 1on%ulsi%e :herap! 'E1:(

Ele&tro 1on%ulsi%e :herap! 'E1:( adalah suatu $enis pengo atan dimana arus listrik digunakan pada otak dengan menggunakan . elektrode !ang ditempatkan di agian temporal kepala 'pelipis kiri dan kanan(. +rus terse ut menim ulkan ke$ang grand mall !ang ter$adin!a peru ahan "aal dan iokimia dalam otak. . Psikoterapi Mem utuhkan waktu !ang relati" &ukup lama dan merupakan agian penting dalam proses terapeutik, upa!a dalam psikoterapi ini meliputi: mem erikan rasa aman dan tenang, men&iptakan lingkungan !ang terapeutik, ersi"at empati, menerima klien apa adan!a, memoti%asi klien untuk dapat mengungkapkan perasaann!a se&ara %er al, ersikap ramah, sopan dan $u$ur kepada klien. &. :erapi )kupasi :erapi okupasi adalah suatu ilmu dan seni untuk mengarahkan partisipasi seseorang dalam melaksanakan akti%itas atau tugas !ang senga$a dipilih dengan maksud untuk memper aiki, memperkuat dan meningkatkan harga diri seseorang. erlangsung .6;/2 detik dengan tu$uan terapeutik. <espon angkitan listrikn!a di otak men!e a kan

Psiko"armakologi pada pasien dengan gangguan isolasi sosial adalah:

,.

1P= '1parproma9in( Indikasi: untuk sindrom psikis !aitu erda!a erat dalam kemampuan menilai realitas, kesadaran diri terganggu, da!a nilai norma sosial dan tilik diri terganggu, erda!a erat dalam "ungsi mental, waham halusinasi, gangguan perasaan, perilaku !ang aneh dan tidak terkendali, kegiatan rutin. Komposisi: :iap ta let mengandung 1lorproma9ine #1> .6 mg, 1lorproma9ine 6 mg erda!a erat dalam kehidupan sehari;hari tidak mau eker$a, hu ungan sosial dan melakukan

..

:#P ':rihe?!phenidr!( Indikasi: sekala $enis pen!akit parkinson, termasuk ensepalitis dan indiopatik, sindrom prankinson aki at o at misaln!a reserpina dan "enitia9ine. Komposisi: tiap ta let mengandung :rihe?!phenidril hidroklorida . mg

/.

#>P '#alopheridole( Indikasi: erda!a erat dalam menilai kemampuan realita dan "ungsi nertal serta dalam "ungsi kehidupan sehari;hari. Komposisi: :iap ta let mengandung 2,6 mg #aloperidol.

Penatalaksanan Keperawatan Se&ara -mum :erapi Modalitas Keperawatan !ang dilakukan adalah :erapi +kti%itas Kelompok ':+K( merupakan salah satu terapi modalitas !ang dilakukan perawat kepada sekelompok klien !ang mempun!ai masalah keperawatan !ang sama. :erapi akti%itas kelompok !ang digunakan untuk pasien dengan isolasi sosial adalah :+K Sosialisasi dimana klien di antu untuk melakukan sosialisasi dengan indi%idu !ang ada di sekitar klien. Sosialisasi dapat pula dilakukan se&ara ertahap dari interpersonal, kelompok dan massa 'Keliat, .223: ,0(.

Penatalaksanaan Keperawatan Tgl Diagno/a Kepera(a&an Isolasi Sosial Tu+uan :-M : Klien dapat erinteraksi dengan orang lain :-K , : Klien dapat mem ina hu ungan saling per&a!a Peren5anaan Ren5ana Tin1akan Kepera(a&an Kri&eria E6alua/i Setelah @.? pertemuan ,. 7ina hu ungan saling klien dapat menerima per&a!a dengan: kehadiran perawat. Klien a. Sapa klien dengan dapat mengungkapkan ramah, aik %er al perasaan dan maupun non %er al ke eradaann!a saat ini . Perkenalkan diri se&ara %er al dengan sopan ; Klien mau men$awa &. :an!akan nama salam lengkap klien dan nama ; +da kontak mata panggilan !ang disukai ; Klien mau er$a at klien tangan d. Jelaskan tu$uan ; Klien mau erkenalan pertemuan ; Klien mau men$awa e. 7uat kontrak interaksi pertan!aan !ang $elas ; Klien mau duduk ". Ju$ur dan tepati $an$i erdamping dengan g. :un$ukan sikap empati perawat dan menerima klien apa ; Mau mengungkapkan adan!a perasaann!a h. 7eri perhatian pada klien dan perhatikan ke utuhan dasar klien Ra/ional a. Mem erikan kesan awal !ang aik . -ntuk memperkenalkan diri perawat pada klien sehingga ter&apai hu ungan saling per&a!a &. -ntuk mengenal klien dan mem uat klien merasa n!aman d. +gar klien dapat mengetahui maksud dan tu$uan kedatangan perawat e. +gar klien dapat mengerti dengan $elas pada kontrak terse ut ". Ke$u$uran dan rasa saling mem utuhkan menim ulkan suatu hu ungan saling per&a!a. g. Sikap menerima dari orang lain akan meningkatkan harga diri pasien dan

mem"asilitasi rasa per&a!a kepada orang lain h. -ntuk mengetahui apa sa$a !ang di utuhkan klien :-K .: Klien mampu men!e utkan pen!e an menarik diri Setelah @.? interaksi klien dapat men!e utkan minimal satu pen!e a menarik diri dari !ang erasal dari: ,. Diri sendiri .. )rang lain /. >ingkungan ,. :an!akan pada klien tentang a. )rang !ang tinggal serumahA teman sekamar klien . )rang !ang paling dekat dengan klien di rumahAdiruang perawatan &. +pa !ang mem uat klien dekat dengan orang terse ut d. )rang !ang tidak dekat dengan klien di rumahAdi ruang perawatan e. +pa !ang mem uat klien tidak dekat dengan orang terse ut ". -pa!a !ang sudah dilakukan agar dekat dengan orang terse ut a. -ntuk mengetahui se erapa $auh klien mengenal orang disekitar klien . -ntuk mengetahui orang !ang dirasa dapat diper&a!a oleh klien &. -ntuk mengetahui alas an klien memilki kedekatan dengan orang terse ut d. -ntuk mengetahui orang !ang tidak memilki kedekatan dengan orang terse ut e. -ntuk mengetahui alas an klien tidak memilki kedekatan dengan orang terse ut ". +gar klien dapat erinteraksi dengan siapa pun 'orang !ang erada disekitarn!a(

.. Ka$i pengetahuan klien tentang perilaku menarik diri dan tanda;tandan!a a. Diskusikan dengan klien pen!e a menrik diri atau tidak mau ergaul dengan orang lain . 7eri pu$ian terhadap kemampuan klien mengungkapkan perasaann!a

.. -ntuk mengka$i tingkat pengetahuan tentang perilaku menarik diri dan tanda;tandan!a a. agar klien dapat mengetahui tentang pen!e a menarik diri atau tidak mau ergaul dengan orang lain . -ntuk meningkatkan harga diri klien dan mem uat klien merasa per&a!a untuk mengungkapkan perasaann!a ,. -ntuk mengetahui tingkat pengetahuan klien untuk tentang man"aat dan keuntungan ergaul dengan orang lian .. untuk mengetahui keuntungan klien ketika erhu ungan dengan orang lain

:-K /: Klien dapat men!e utkan keuntungan erhu ungan dengan orang lain dan kerugian tidak erhu ungan

Setelah @.? interaksi klien dapat men!e utkan keuntungan erhu ungan so&ial, misaln!a : a. 7an!ak teman . :idak kesepian &. 7isa diskusi d. Saling menolong Setelah @..? interaksi

,. Ka$i Pengetahuan klien tentang man"aat dan keuntungan ergaul dengan orang lian .. 7eri kesempatan pada klien untuk mengungkapkan perasaann!a tentang keuntungan erhu ungan dengan orang lain

dengan orang Klien dapat men!e utkan lain kerugian tidak erhu ungan dengan orang lain missal: sendiri, tidak pun!a teman, kesepian, tidak ada temann!a untuk ngo rol

/. Diskusikan ersama klien tentang man"aat erhu ungan dengan orang lain 0. 7eri rein"or&ement positi" terhadap kemampuan mengungkapkan perasaan tentang keuntungan erhu ungan dengan orang lain 6. Ka$i pengetahuan klien tentang kerugian ila tidak erhu ungan dengan orang lain 3. 7eri kesempatan pada klien untuk mengungkapkan perasaan tentang kerugian ila tidak erhu ungan dengan orang lain 8. Diskusikan ersama klien tentang kerugian tidak erhu ungan dengan orang lain 4. 7eri rein"or&ement positi" terhadap kemampuan mengungkapkan perasaan

/. untuk menam ah pengetahuan klien tentang man"aat erhu ungan dengan orang lain 0. agar klien mampu erinteraksi dengan orang lain 6. untuk mengetahui tingkat pengetahuan klien tentang kerugian ila tidak erhu ungan dengan orang lain 3. agar klien dapat mengungkapkan tentang perasaann!a karena merasa rugi ila tidak erhu ungan dengan orang lain sehingga klien merasa ingin le ih mem uka dirin!a untuk erinteraksi dengan orang lain 8. untuk meningkatkan pengetahuan klien

tentang kerugian tidak erhu ungan dengan orang lain

tentang kerugian tidak erhu ungan dengan orang lain 4. -ntuk mem uat klien le ih ter uka untuk mengungkapkan perasaann!a dan untuk mengetahui kerugian !ang dirasakan klien ketika tidak erhu ungan dengan orang lain

:-K 0 : Klien dapat Setelah @..? interaksi ,. melaksanaka klien dapat melaksanakan n hu ungan hu ungan so&ial se&ara so&ial se&ara ertahap dengan : .. ertahap a. Klien;perawat . Klien; Perawat; perawat lain &. Klien;Perawat;perawat lain;klien lain d. Klien;kelompok ke&il e. Klien; keluargaAkelompokAma s!arakat

) ser%asi perilaku klien saat erhu ungan dengan orang lain 7eri moti%asi dan antu klien untuk erkenalanA erkomunikasi dengan orang lain melalui a. Klien;perawat . Klien;perawat; perawat lain &. Klien;perawat; perawat lain;klien lain

,. -ntuk mengetahui respon klien ketika erinteraksi dengan orang lain .. -ntuk melatih dan meningkatkan hu ungan klien dengan lingkungan sosialn!a se&ara ertahap /. <ein"or&ement positi" dapat meningkatkan

d. Klien;kelompok ke&il e. Klien; keluargaAkelompokA mas!arakat /. 7eri rein"or&ement terhadap ke erhasilan !ang telah di&apai 0. 7antu klien menge%aluasi man"aat erhu ugan dengan orang lain 6. Moti%asi dan li atkan klien untuk mengikuti kegiatan :erapi +kti%itas Kelompok Sosialisasi 3. Diskusikan $adwal kegiatan harian !ang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan klien ersosialisasi 8. 7eri moti%asi klien untuk melakukan kegiatan sesuai dengan $adwal !ang telah di uat 4. 7eri Pu$ian terhadap kemampuan klien

harga diri klien 0. agar klien dapat mengetahui ahwa egitu pentingn!a erinteraksi dengan orang lain dan men!adarkan ahwa manusia merupakan makhluk so&ial 6. untuk meningkatkan kemampuan klien ersosialisasi 3. untuk memperoleh kesepakan ersama dalam proses pem erian tindakan keperawatan dan agar ter&apai tu$uan dengan mem uat $adwal terse ut 8. agar klien dapat kooperati" dalam pem erian tindakan keperawatan 4. agar klien le ih ingin meningkatkan lagi dalam proses

memperluas pergaulann!a melalui akti%itas !ang dilaksanakan

erinteraksi dengan lingkungan sosialn!a terse ut dan dengan le ih memperluas lagi pergaulann!a melalui akti%itas !ang dilaksanakan ,. untuk mengetahui kee"ekti"an dari tindakan keperawatan !ang telah di erikan pada klien .. untuk mengetahui se erapa esar man"aat !ang klien rasakan ketika erinteraksi dengan orang lain /. agar klien le ih semangat lagi untuk meningkatkan proses erinteraksi dengan orang !ang erada disekitarn!a ,. untuk menghindari

:-K 6 : Klien mampu mengungkap kan perasaann!a setelah erhu ungan denga orang lain

Setelah @.? interaksi klien ,. Dorong klien untuk dapat menungkapkan mengungkapkan perasaan setelah perasaann!a setelah erhu ungan dengan orang erhu ungan dengan orang lain untuk : lainAkelompok a. Diri sendiri .. Diskusikan dengan klien . )rang lain man"aat erhu ungan &. Kelompok dengan orang lain /. 7eri rein"or&ement positi" atas kemampuan klien mengungkapkan perasaan man"aat erhu ungan dengan orang lain

:-K 3 : Klien

Setelah

@.? pertemuan

,. Diskusikan pentingn!a

mendapat dukungan keluarga dalam memperluas hu ungan so&ial

keluarga dapat men$elaskan tentang : a. Pengertian menarik diri . :anda dan ge$ala &. Pen!e a dan aki at menarik diri d. 1ara merawat klien menarik diri Setelah @.? pertemuan keluarga dapat mempraktekkan &ara merawat klien menarik diri

..

/.

0. 6.

peran serta keluarga se agai pendukung untuk mengatasi perilaku menarik diri Diskusikan dengan anggota keluarga a. Perilaku menarik diri . tanda dan ge$ala menarik diri &. pen!e a perilaku menarik diri d. &ara keluarga menghadapi klien !ang sedang menarik diri Diskusikan potensi keluarga untuk mem antu klien mengatasi perilaku menarik diri >atih keluarga &ara merawat klien menarik diri :an!akan perasaan keluarga setelah

..

/.

0.

6.

ter$adin!a perilaku menarik diri !ang erlan$ut dan agar klien dapat terus erinteraksi dengan orang !ang erada disekitar klien agar keluarga mengetahui tentang perilaku menarik diri dan &ara mengatasin!a untuk mengetahui pengaruh keluarga untuk mem antu klien mengatasi perilaku menarik diri agar keluarga dapat melakukan perawatan terhadap klien !ang menarik diri untuk mengetahui kesediaan keluarga dalam mengatasi perilaku menarik diri

men&o a &ara dilatihkan :-K 8 : Klien dapat Setelah @..? interaksi meman"aatka klien men!e utkan : n o at a. Man"aat minum dengan aik o at . Kerugian tidak minum o at &. Nama, warna, dosis, e"ek terapi, dan e"ek samping o at Setelah @..? interaksi klien mendemonstrasikan penggunaan o at dan men!e utkan aki at erhenti minum o at tanpa konsultasi dokter

!ang

,. Diskusikan dengan klien tentang man"aat dan kerugian tidak minum o at, nama, warna, dosis, &ara, e"ek terapi dan e"ek samping penggunaan o at .. Pantau klien saat penggunaan o at /. +n$urkan klien minta sendiri o at pada perawat agar dapat merasakan man"aatn!a 0. 7eri pu$ian $ika klien menggunakan o at dengan enar 6. Diskusikan aki at erhenti minum o at tanpa konsultasi dengan dokter 3. +n$urkan klien untuk konsultasi kepada dokterAperawat $ika ter$adi hal;hal !ang

,. untuk men&apai kepatuhan terhadap terapi pem erian o at .. untuk mengo ser%asi dan memastikan ahwa klien enar; enar melakukan tindakan terapi dengan aik dan enar /. agar klien dapat merasakan man"aat kegunaan meminum o at terse ut 0. agar meningkatkan kepatuhan klien dalam men$alankan terapi o at terse ut 6. untuk mengetahui pengaruh penghentian o at terse ut pada kondisi klien apa ila erhenti minum o at tanpa

tidak diinginkan

konsultasi dengan dokter 3. agar klien dapat mengetahui solusi !ang dapat dilakukan ketika ter$adi hal;hal !ang tidak diinginkan

%A% " PENUTUP A KESIMPULAN Isolasi sosial adalah suatu keadaan dimana indi%idu mengalami suatu ke utuhan atau mengharapakan untuk meli atakan orang lain, akan tetapi tidak dapat mem uat hu ungan terse ut. Pen!e a menarik diri adalah indi%idu !ang merasakan tidak erharga lagi sehingga merasa tidak aman dalam erhu ungan dengan orang lain, tidak dapat mendapatkan kontak "isik, antara indi%idu dengan orang lain, indi%idu erasal dari lingkungan !ang penuh masalah indi%idu, merasa tidak terima dan ditolak se elum men&o a, indi%idu tidak mempela$ari &ara erhu ungan dengan orang lain !ang menim ulkan rasa aman. E%aluasi !ang diharapkan pada isolasi sosial tidak ter$adin!a peru ahan sensori persepsi halusinasi diantaran!a klien dapat mem ina hu ungan saling per&a!a, klien dapat mengetahui pen!e a keuntungan ertahap, klien dapat menarik diri, klien mengetahui erkenalan se&ara erinteraksi dengan orang lain, klien mampu

erhu ungan dengan orang lain, dapat mengungkapkan

perasaann!a, klien dapat memperda!akan sistem pendukung di rumah sakit atau di rumah, dan klien dapat menggunakan o at dengan enar. % SARAN 7agi perawat diharapkan dapat menerapkan tehnik terapeutik, meli atkan keluarga, kontak sering tetapi singkat, peduli, empati, $u$ur, mem antu dalam ke utuhan sehari;hari, dan meli atkan klien dalam :+K. 7agi klien diharapkan dapat mengikuti dan eker$a sama dengan perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan.

DA7TAR PUSTAKA 1apernito, >n!da Juall. .223. 7uku Saku Diagnosis Keperawatan. Edisi ,2. Jakarta: EB1. 1arpenito, >!nda Juall. .225. Diagnosis Keperawatan : Aplikasi Pada Praktis Klinis Edisi 9. Jakarta: EB1. Dalimi, Ernawati 'dkk(. .225. 7uku Saku Komunikasi Keperawatan. Jakarta: :rans In"o Media. Keliat, 7udi +nna. .223. Proses Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: Pener it 7uku Kedokteran EB1. 7alit ang. .228. Corkshop Standar Proses Keperawatan Jiwa. 7ogor.