Vous êtes sur la page 1sur 7

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Program Keluarga Berencana adalah program untuk membantu keluarga
termasuk individu anggota keluarga untuk merencanakan kehidupan
berkeluarga yang baik sehingga dapat mencapai keluarga berkualitas. Dengan
terbentuknya keluarga berkualitas akan dapat melanjutkan pembangunan.
Program Keluarga Berencana dapat memberikan kontribusi dalam hal
mengendalikan jumlah dan pertumbuhan penduduk juga diikuti dengan
peningkatan kualitas penduduk.
Indonesia merupakan negara berkembang dengan jumlah penduduk yang
tinggi. Berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2009 jumlah penduduk
Indonesia sebesar 22!."#0.$00 ji%a. Diperkirakan oleh Badan Pusat &tatistik
'BP&( jumlah tersebut akan bertambah menjadi 29)* juta ji%a pada tahun
20*0. +al ini menempatkan Indonesia pada posisi ke empat berdasarkan
jumlah penduduk terbanyak di ba%ah ,ina India dan -merika &erikat.
.ingginya jumlah penduduk dipengaruhi oleh /aktor antara lain 0aju
Pertumbuhan Penduduk '0PP( angka kelahiran kasar 'Crude Birth Rate1,B2(
angka /ertilitas total 'Total Fertility Rate1.32( angka kematian bayi 'Infant
Mortality Rate1I42( angka kematian ibu 'Maternal Mortality Rate1442(
dan persentase jumlah pasangan usia subur yang menggunakan alat
kontrasepsi1akseptor Keluarga Berencana.
4enurut BKKB5 0aju Pertumbuhan Penduduk '0PP( pada tahun 2009
mengalami penurunan yakni sebesar ""#6 di mana sebelumnya sebesar
")$6 pada tahun 200!. Ini sejalan dengan peningkatan keikutsertaan
penduduk untuk KB. &ejalan dengan keberhasilan program KB menurunkan
0aju Pertumbuhan Penduduk -ngka Kematian Ibu melahirkan juga
mengalami penurunan yakni dari )071"00.000 kelahiran hidup pada tahun
200) menjadi 22!1"00.000 kelahiran hidup pada tahun 200! 'data resmi
&DKI(. Keberhasilan program KB juga mempengaruhi penurunan angka .32
dari 2$ pada tahun 2007 menjadi 2)" pada tahun 2009.
"
+asil &urvey Demogra/i dan Kesehatan Indonesia tahun 2007
menyatakan sebanyak )96 %anita Indonesia usia produkti/ yang tidak
menggunakan kontrasepsi dengan sebaran "96 di pedesaan dan 206 di
perkotaan. Kendati demikian berdasarkan &urvey Demogra/i dan Kesehatan
'&DKI( tingkat Pemakai -lat Kontrasepsi 1Contraceptive Prevalence Rate
',P2( di Indonesia sudah mengalami peningkatan dari $0)6 pada tahun
20028200) menjadi $"#6 pada tahun 2007. ,P2 merupakan angka yang
menunjukkan berapa banyaknya Pasangan 9sia &ubur 'P9&( yang sedang
memakai kontrasepsi pada saat pencacahan dibandingkan dengan seluruh P9&.
Dan dilihat dari pola pemakaian kontrasepsi yang di gunakan adalah suntik
sebesar )"$6 pil sebesar ")26 Intra Uterine Device 'I9D( sebesar #!6
Implant 2!6 Kondom sebesar ")6 4edis :perati/ ;anita '4:;( sebesar
026 Pantang Berkala "*6 &enggama .erputus 226 dan metode lainnya
0#6.
Pada tahun 2009820"0 hasil evaluasi program KB di Puskesmas <rogol
III belum diketahui. Berdasarkan uraian di atas maka perlu dilakukan evaluasi
program KB yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas
program KB.
1.2 Permasalahan
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas maka dapat
dirumuskan masalahnya adalah =
". 4asih tingginya 0aju Pertumbuhan Penduduk '0PP( Indonesia yaitu
sebesar ""#6.
2. 4asih tingginya -ngka 3ertilitas .otal '.32( yaitu mencapai 2)" anak
per %anita.
). 4asih tingginya -ngka Kematian Ibu '-KI( yaitu sebesar 22!1"00.000
kelahiran hidup.
#. 4asih rendahnya cakupan pemakai alat kontrasepsi1,ontraceptive
Prevalence 2ate ',P2( di Indonesia yaitu $"#6.
2
1.3 Tujuan
".)." .ujuan 9mum
4enurunnya -ngka 3ertilitas .otal '.32( dan -ngka Kematian Ibu
'-KI( dengan diketahuinya cakupan Program Keluarga Berencana di
Puskesmas Kelurahan <rogol III periode Desember 2009 8 5ovember 20"0.
".).2 .ujuan Khusus
". Diketahuinya cakupan konseling KB di Puskesmas Kelurahan <rogol III
periode Desember 2009 > 5ovember 20"0.
2. Diketahuinya cakupan pelayanan kontrasepsi di Puskesmas Kelurahan
<rogol III periode Desember 2009 > 5ovember 20"0.
). Diketahuinya cakupan pembinaan bagi peserta KB di Puskesmas
Kelurahan <rogol III periode Desember 2009 > 5ovember 20"0.
#. Diketahuinya cakupan pengayoman medis bagi peserta KB di Puskesmas
Kelurahan <rogol III periode Desember 2009 > 5ovember 20"0.
*. Diketahuinya cakupan penanganan e/ek samping dan komplikasi KB di
Puskesmas Kelurahan <rogol III periode Desember 2009 > 5ovember
20"0.
$. Diketahuinya cakupan pelayanan rujukan KB di Puskesmas Kelurahan
<rogol III periode Desember 2009 > 5ovember 20"0.
7. Diketahuinya sistem pencatatan dan pelaporan yang dilaksanakan di
Puskesmas Kelurahan <rogol III periode Desember 2009 > 5ovember
20"0.
1.4 Manaat E!aluas"
".#." Bagi ?valuator
a. 4enerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama kuliah dan
membandingkan dengan keadaan sebenarnya didalam masyarakat.
b. 4empunyai pengalaman pengetahuan tentang evaluasi gerakan
Keluarga Berencana di Puskesmas dalam lingkup %ilayah kerjanya.
c. 4engetahui sedikit banyaknya kendala yang dihadapi dalam
menjalankan program puskesmas khususnya pada pelayanan Keluarga
Berencana dan merangsang cara berpikir kritis dan ilmiah.
)
".#.2 Bagi Perguruan .inggi
a. 4engamalkan .ridarma Perguruan .inggi.
b. 4emperkenalkan 3akultas Kedokteran 9krida kepada masyarakat.
c. 4e%ujudkan kampus sebagai masyarakat ilmiah dalam peran sertanya di
bidang kesehatan.
".#.) Bagi Puskesmas
a. 4engetahui masalah8masalah yang timbul dalam program Puskesmas
dan pemecahan masalahnya.
b. 4engetahui tingkat keberhasilan program Puskesmas.
c. 4emberi masukan bagi Puskesmas terhadap jalinan kerjasama dan
membina peran serta masyarakat dalam melaksanakan program KB
secara optimal.
".#.# Bagi 4asyarakat
a. 4endapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dari puskesmas.
b. 4emperoleh pengetahuan dan in/ormasi mengenai pelayanan Keluarga
Berencana sehingga meningkatkan peran serta masyarakat dalam ikut
melaksanakan gerakan Keluarga Berencana 5asional.
1.# $asaran
Pasangan 9sia &ubur 'P9&(
#
BAB II
MATE%I DAN MET&DA
2.1 Mater"
4ateri yang dievaluasi dalam program ini terdiri dari laporan hasil
kegiatan bulanan Puskesmas mengenai program KB di %ilayah kerja
Puskesmas Kelurahan <rogol III periode Desember 2009 > 5ovember 20"0
yang berisi kegiatan =
". Konseling
2. Pelayanan Kontrasepsi
). Pembinaan dengan Komunikasi In/ormasi ?dukasi 'KI?(
#. Pengayoman medis
*. Penanganan e/ek samping dan komplikasi yang ringan
$. Pelayanan rujukan
7. Pencatatan dan pelaporan
2.2 Met'(a
9ntuk mengukur tingkat keberhasilan program Puskesmas mengenai
program Keluarga Berencana di Puskesmas Kelurahan <rogol III periode
Desember 2009 > 5ovember 20"0 dengan cara membandingkan cakupan
terhadap target yang sudah direncanakan dimana pengolahan datanya disajikan
dalam bentuk tekstular dan tabular dengan menggunakan pendekatan sistem.
*
BAB III
)E%AN*)A TE&%ITI$
<ambar di atas menerangkan sistem dengan de/inisi menurut 2yans sistem
adalah gabungan dari elemen8elemen yang saling dihubungkan oleh suatu proses
atau struktur dan ber/ungsi sebagai salah satu kesatuan organisasi dalam upaya
menghasilkan sesuatu yang telah ditetapkan.
". 4asukan 'input( adalah kumpulan bagian atau elemen yang terdapat dalam
sistem dan yang diperlukan untuk dapat ber/ungsinya sistem tersebut.
2. Proses 'process( adalah kumpulan bagian atau elemen yang terdapat dalam
sistem dan yang ber/ungsi untuk mengubah masukan menjadi keluaran yang
direncanakan.
). Keluaran 'output( adalah kumpulan bagian atau elemen yang dihasilkan dari
berlangsungnya proses dalam sistem.
#. Dampak 'impact( adalah akibat yang dihasilkan oleh keluaran suatu sistem.
*. 9mpan balik 'feed back( adalah kumpulan bagian atau elemen yang merupakan
keluaran dari sistem dan sekaligus sebagai masukan bagi sistem tersebut.
$. 0ingkungan 'environment( adalah dunia di luar sistem yang tidak dikelola oleh
sistem tetapi mempunyai pengaruh besar terhadap sistem.
T'l'k Ukur )e+erhas"lan
$
0I5<K95<-5
'$(
4-&9K-5
'"(
P2:&?&
'2(
K?09-2-5
')(
94P-5 B-0IK
'*(
D-4P-K
'#(
.olok ukur keberhasilan terdiri dari variabel masukan proses keluaran
lingkungan umpan balik dan dampak. Digunakan sebagai pembanding atau target
yang harus dicapai dalam program KB. '0ampiran "(.
7