Vous êtes sur la page 1sur 2

ANGINA PEKTORIS TIDAK STABIL (UNSTABLE ANGINA)

Angina pektoris tidak stabil dapat dicetuskan oleh suatu keadaan ekstrinsik terhadap
lapisan vaskular koroner yang memperhebat iskemia miokardial, seperti anemi, demam,
infeksi takiaritmia, stres emosional atau hipoksemi, dan dapat juga setelah infark miokardial
spasme segmental disekitar bercak (plaque arterosklerotik) juga dapat memainkan suatu
peranan dalam perkembangan angina yang tidak stabil.
Pasien dapat dikatakatakan Angina pektoris tidak stabil :
1. Pasien dengan angina yang baru mulai ( < 2 bulan ) yang hebat atau sering (>
atau = 3 episoda tiap hari)
2. Pasien dengan angina dipercepat : angina stabil kronis yang mengembangkan
angina secara nyata lebih sering, hebat,berkepanjangan
3. Mereka dengan angina saat istirahat
Gambaran klinis

Nyeri seperti diperas atau tertekan di daerah perikardium atau substernum dada,

kemungkinan meyebar ke lengan, punggung, rahang, daerah abdomen atau thoraks.


Pada angina stabil dan angina tidak stabil, nyeri biasanya berkurang dengan istirahat.
Angina prinzmetal tidak mereda dengan istirahat tetapi biasanya menghilang dalam 5

menit
Pemeriksaan penunjang
o Elektokardiografi ( EKG )
o Uji latih
o Ekokardiografi
o Pemeriksaan laboratorium : pemeriksaan troponin T atau I dan pemeriksaan CK-MB
Penatalaksanaan
o
o
o
o

Istirahat
Terapi oksigen
Tindakan revaskularisasi pembuluh koroner
Startifikasi resiko

Medikamentosa:
Obat anti iskemia
o Nitrat ( nitrogliserin atau isosorbid dinitrat)
o Penyekat beta
o Antagonis kalsium
Obat antiagregasi trombosit
o Aspirin
o Triklopidin
o Klopidogrel

o Inhibitor IIb/Iia
Obat antitrombin
o Unfractionated heparin
o low molecular weight heparin ( LMWH)
o DIRECT THROMBIN INHIBITORS