Vous êtes sur la page 1sur 5

Technology For Teens, Good or Bad?

Technology, today became one of the elements in the earths that


grows very fast. Technology in this context is information and
communication.
We as modern human, at this time is no wonder anymore when
seeing people using mobile phones wherever they are. In taxis,
markets, houses, and even when driving, people still use of their
phones. One the other hand, we see that the use of technology is
dominated by teenagers. They are very quick to accept and understand
how to use technology. There are many students from elementary,
junior high school, senior high school, and university that consistently
using technology ranging from mobile phones, computers, internet,
and games.
Is technology good or bad? Technology is a group of devices
that can be bad for the development of teenagers life.
First, many spread of information between technology devices is
not filtered anymore. Information whether its bad or good, it quickly
spreads from one device to another. As a result, many teens are
accessing pornography and even addicted to access that bad content.
Various cases of sexual harassment, rape, and promiscuity that exists
among teenagers today, many are caused by them who are very easy
to access the bad content using the internet.
Second, the addiction to the internet and games, makes the teens
forget that they are social creatures who must interact with others. I
see many cases where people meet at a place, but they do not talk;
they just chat with their friends who are so far away. They prefer to
interact online using Facebook, Twitter, Path, Instagram, and other
social medias rather than interacting in real life by talking directly to
the people who are near them.
This is a contrary ideology for us, the people of Indonesia. We
should create a society that is tolerant and caring with each other.

When this situation continues, we will lose our identity. Indonesian


teenagers will grow up to be people who do not care about each other,
do not like to socialize, and do not even know the people around
them.
However, although the technology has a devastating effect,
behind this sophistication developed by humans, of course it has
many good effects.
First, technology is a device that is able to increase the speed
and effectiveness of information flow. We are no longer a
conventional man who must send a letter if we want to communicate
with a long distance friend and we are no longer human being who
have to wait for days to get a reply message from a friend. Nowadays,
everything became easier because of technology. We are able to send
messages using e-mail and SMS within a few seconds. We are able to
chat with old friends who havent met for a long time while she or he
lives far from where we live. We are able to chat with them using
BBM, Facebook, Whats Up Messenger, Line Messenger, and many
more.
Second, technology is a very good business media campaign.
We certainly recognize the Internet, a medium of information that can
be accessed by millions people from all over the world, whenever and
wherever they want. When the internet is used to promote a product,
then there must be many consumers who come to buy the product.
The marketing strategy by the internet is also used by teens. I find that
many high school or university students consistently having a
business by using Social Media such as Facebook, Twitter, Instagram,
or BBM. It is the impact of technology that are very positive and
should be supported by everyone. Using the internet, a teenager does
not need to have a big fund to make a business. They do not have to
prepare tens of millions to rent a place as a store. They just need to
utilize their mobile phones to sell and make money.
Technology, we know having the bad and the good effect for
teenagers. To make them understand on how to use it well, as parents,
we must guide them continuously.

Teknologi Bagi Remaja, Baik atau Buruk?

Teknologi, saat ini menjadi salah satu elemen di bumi yang berkembang dengan
sangat cepat. Teknologi dalam konteks ini, adalah informasi dan komunikasi.
Kita, sebagai manusia modern, saat ini sudah tidak asing lagi ketika melihat
orang-orang menggunakan mobile phone dimanapun mereka berada. Di taksi,
pasar, rumah, dan bahkan ketika menyetir, seseorang masih menyempatkan diri
untuk menggunakan ponsel mereka.
Di lain pihak, kita banyak melihat bahwa penggunaan teknologi didominasi
oleh remaja. Mereka sangat cepat untuk menerima dan memahami bagaimana
menggunakan teknologi. Ada banyak siswa SD, SMP, SMA, dan Universitas
yang secara konsisten menggunakan teknologi mulai dari ponsel, komputer,
internet, dan game.
Apakah teknologi berdampak baik atau buruk? Teknologi adalah sekelompok
perangkat yang bisa berdampak buruk bagi perkembangan kehidupan remaja.
Pertama, informasi yang menyebar di dalam rangkaian teknologi banyak yang
tidak terfilter. Informasi, apakah itu buruk atau baik, dengan cepat menyebar
dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Akibatnya, banyak remaja yang
mengakses p*rn*grafi dan bahkan kecanduan terhadap akses konten-konten
buruk tersebut.
Berbagai macam kasus pelecehan s*ksual, pem*rkosaan, dan s*ks bebas yang
ada di kalangan remaja saat ini, banyak yang disebabkan karena para remaja,
sangat mudah untuk mengakses p*rn*grafi menggunakan internet.
Kedua, kecanduan terhadap internet, dan game membuat para remaja lupa
bahwa mereka adalah makhluk sosial yang harus berinteraksi dengan orang lain.
Saya menjumpai banyak kasus dimana orang-orang bertemu di sebuah tempat,
namun mereka tidak mengobrol; mereka hanya mengobrol dengan temanteman mereka yang jaraknya begitu jauh. Mereka lebih suka berinteraksi secara
online menggunakan Facebook, Twitter, Path, Instagram, dan media sosial
lainnya, daripada berinteraksi secara real dengan berbicara langsung kepada
orang yang ada di dekat mereka.

Ini adalah hal yang bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia, dimana kita
harus mewujudkan masyarakat yang toleran dan peduli satu sama lain. Ketika
keadaan ini terus berlanjut, kita akan kehilangan identitas kita. Remaja
Indonesia akan tumbuh menjadi orang yang tidak peduli satu sama lain, tidak
suka bersosialisasi, dan bahkan tidak mengenal orang-orang yang ada di
sekitarnya.
Tetapi, meskipun teknologi mempunyai dampak buruk, dibalik kecanggihan
yang dikembangkan oleh manusia ini, tentu saja mempunyai banyak dampak
baik. Pertama, teknologi adalah perangkat yang mampu meningkatkan
kecepatan dan efektivitas arus informasi. Kita bukan lagi menjadi manusia
konvensional yang harus mengirim surat apabila ingin berkomunikasi jarak jauh
dan kita bukan lagi manusia yang harus menunggu berhari-hari untuk
mendapatkan balasan pesan dari teman. Saat ini, semuanya menjadi mudah
berkat adanya teknologi. Kita mampu mengirim pesan menggunakan e-mail dan
SMS dalam waktu beberapa detik. Kita mampu mengobrol dengan teman yang
sudah lama tidak kita temui dan tinggal di rumah yang jauh dari tempat kita
tinggal. Kita mampu mengobrol dengan mereka menggunakan BBM, Facebook,
Whats Up Messenger, Line Messenger, dan masih banyak lagi.
Kedua, teknologi adalah media promosi bisnis yang sangat baik. Kita tentu
mengenal internet, sebuah media informasi yang dapat diakses oleh jutaan
orang dari seluruh dunia, kapanpun, dan dimanapun mereka mau. Ketika
internet digunakan untuk mempromosikan produk maka ada banyak konsumen
yang datang kemudian membeli produk tersebut. Strategi pemasaran
menggunakan internet, juga dimanfaatkan oleh para remaja. Saya menjumpai
banyak siswa SMA atau Universitas yang secara konsisten berdagang dengan
memanfaatkan Media Sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, atau BBM.
Ini merupakan dampak kemajuan teknologi yang sangat positif dan harus
didukung oleh setiap orang. Menggunakan internet, seorang remaja tidak perlu
mempunyai modal yang besar untuk berdagang. Mereka tidak harus
menyiapkan uang puluhan juta untuk menyewa sebuah tempat sebagai toko.
Mereka hanya perlu memanfaatkan ponsel mereka untuk berjualan dan
mendapatkan uang.
Teknologi, kita mengenalnya mempunyai dampak buruk dan baik bagi remaja.
Agar remaja mengerti bagaimana cara memanfaatkan teknologi dengan baik,
sebagai orang tua kita harus terus memandu mereka.