Vous êtes sur la page 1sur 8

ANALISA DATA

No
.
1

Data
Data Subjektif:

Etiologi

Masalah

Perdarahan

Defisit Volume Cairan

Intake yang tidak

Perubahan nutrisi

adekuat

kurang dari kebutuhan

- Klien megatakan BABnya


berwarna hitam
- Klien mengatakan badannya
lemas
- Klien mengatakan perutnya sakit
atau nyeri
Data Objektif:
- Klien terlihat lemas
- TTV:
Suhu : 36o C
RR : 24 kali/mnt
HR : 89 kali/mnt
- Mukosa bibir kering
- Sering muntah darah
- Hasil lab: elektrolit
K+: 6,80
Na+: 141,9
2
Data Subjektif:
- Klien mengatakan nafsu makan
menurun
- Klien mengatakan mual dan
muntah
- Nyeri abdomen
Data Objektif:
- Terlihat klien makan habis 1/41/2 porsi
- Ada bising usus
- Kurangnya minat terhadap
makanan
- Membran mukosa kering

tubuh

Data Subjektif:

- Nyeri
- Hambatan mobilitas fisik
- Klien mengatakan nyeri abdomen
- Kelemahan umum
- Klien mengatakan badannya
lemas
- Klien mengatakan adanya

Defisit perawatan diri


AKS ( Aktivitas
Kehidupan Seharihari)

hambatan kemampuan untuk


melakukan aktivitas sehari-hari
dan perawatan diri secara
mandiri
- Klien mengatakan adanya
kesulitan dalam melakukan
eliminasi BAB dan BAK
- Klien mengatakan adanya
kesulitan dalam berpindah dan
bejalan
Data Objektif:
- Pasien tampak dibantu oleh orang
lain dalam melakukan
aktivitasnya
- Penurunan kebersihan diri
meliputi:
Kulit Kepala: sedikit kotor
Telinga : ada serumen
Gigi: Kotor
B. Diagnosa Keperawatan
1. Defisit volume cairan
2. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
3. Defisit perawatan diri AKS ( Aktivitas Kehidupan Sehari-hari )
C. Intervensi Keperawatan
D(x)1 : Defisit volume cairan
T Tujuan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan 2x24 jam diharapkan
keseimbangan cairan dapat terpenuhi
Kriteria hasil: membran mukosa lembab, bab normal, nyeri hilang, tidak
Lemas, output urin normal

INTERVENSI
RASIONAL
1. Monitor hasil lab dan observasi 1. Mendeteksi
tanda-tanda pendarahan
2. Observasi dan pantau status

4. Pantau cairan dan nutrisi klien

atau

ketidakseimbangan dan membantu


menentukan kebutuhan penggantian
2. Menunjukkan kehilangan cairan

hidrasi (kelembaban membran


mukosa, keadekuatan nadi)
3. Observasi tanda-tanda syok

homeostasis

berlebih
3. Untuk

mencegah

terjadinya

pendarahan yang berlebihan


4. Mengumpulkan dan menganalisis
data

pasien

utk

mengatur

keseimbangan cairan
5. Menunjukkan
keseimbangan
5. Pantau hasil laboratorium yang

elektrolit dan asam basa

relevan dengan keseimbangan


cairan
D(x) 2: Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
T Tujuan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2x24 jam diharapkan
kebutuhan nutrisi dapat diatasi
Kriteria hasil: Mual hilang, muntah tidak ada, nafsu makan meningkat, 1
porsi makanan yang disediakan habis
INTERVENSI
RASIONAL
1. Berikan makanan dalam porsi 1. Buruknya
kecil tapi sering

makanan

toleransi

terhadap

banyak,

mungkin

berhubungan dengan peningkatan


2. Bantu pasien dan dorong pasien
untuk makan

tekanan intraabdomem
2. Diet yang tepat untuk penyembuhan
mungkin lebih baik keluarga terlibat

3. Awasi pemasukan diet


4. Pantau kandungan nutrisi dan
kalori pada catatan nutrisi

ketika pasien makan


3. Memberikan informasi

tentang

kebutuhan pemasukan defisiensi


4. Mengumpulkan dan mengaanalisis
data pasien untuk mencegah dan

5. Berikan informasi yang tepat

meminimalkan kurang gizi


tentang kebutuhan nutrisi dan 5. Agar pasien memahami tentang

bagaimana memenuhinya
6. Ciptakan lingkungan yang

nutrisi yyang dibutuhkan dan bisa

mencukupinya
menyenangkan untuk makan
6. Membantu membangkitkan nafsu
7. Kolaborasikan dengan ahli gizi
makan klien
dan dokter dalam pemberian 7. Membantu mengkaji kebutuhan
obat terapi

nutrisi

pasien

dalam

perubahan

pencernaan dan fungsi usus


D(x) 3: Defisit Perawatan diri AKS
T Tujuan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan 2x24 jam diharapkan pasien
menunjukkan perawatan diri aktivitas kehidupan sehari-hari
Kriteria hasil: -Menunjukkan perawatan diri dengan tingkat fungsi
pasien semi ketergantungan atau mandiri
- rambut rapi dan bersih
-Berpakaian dan menyisir rambut secara mandiri
-Mulut dan gigi bersih
-berpakaian rapi
-Mampu makan dan minum secara mandiri
-Mampu berpindah dan berjalan
-Kesulitan dalam eliminasi hilang
INTERVENSI
RASIONAL
1. Kaji
kemampuan
untuk 1. Mengetahui tingkat kebutuhan klien
menggunakan alat bantu
terhadap alat bantu
2. Sediakan seluruh peralatan 2. Membantu pasien dalam persiapan
yang dibututhkan klien dalam
perawatan diri
3. Bantu pasien untuk memenuhi
higiene pribadi
4. Kaji
kemampuan

untuk

melakukan AKS secara mandiri


5. Kaji dan akomodasi perubahan
fisik atau kognitif yang dapat
menyebabkan defisit perawatan
diri

perawatan diri
3. Tercukupinya kebutuhan perawatan
diri
4. Mengetahui

tingkat

kemandirian

pasien dalam melakukan AKS


5. Mengetahui
penyebab-penyebab
defisit perawatan diri sehingga bisa
melakukan tindakan pencegahan

6. Dukung

dan

tingkatkan 6. Terciptanya

kemandirian
mungkin

seoptimal

dalam

melakukan

perawatan diri, bantu pasien

dalam

kemandirian

melakukan

ketergantungan

pasien

AKS

pasien

atau

terhadap

orang lain menghilang

hanya jika diperlukan


7. Memberi kesempatan pasien untuk
7. Dukung pasien untuk mengatur
berpartisispasi
dalam
tindakan
langkahnya sendiri selama
perawatan
perawatan diri
8. Memfasilitasi keinginan pasien
8. Akomodasi
pilihan
dan
dalam
pemilihan
tindakan
kebutuhan klien seoptimal
keperawatan
mungkin (misal mandi rendam
vs shower)
9. Pantau tingkat energi, kekuatan 9. Mengetahui ketahanan pasien dalam
dan toleransi terhadap aktivitas
melakukan aktivitas
10. Berikan keamanan dengan 10. Membuat pasien nyaman
mempertahankan

lingkungan

yang teratur dan pencahayaan


yang baik

D. Implementasi Keperawatan

Hari/Tanggal/Jam

D(x) Keperawatan

Senin, 14 Januari

Defisit volume

2013 08.00-selesai

cairan

Implementasi
1. Memonitor hasil lab dan
mengobservasi tanda-tanda
pendarahan
2. Mengobservasi dan memantau
status hidrasi (kelembaban

membran mukosa, keadekuatan


nadi)
3. Mengobservasi tanda-tanda syok
4. Memantau cairan dan nutrisi
klien
5. Memantau hasil laboratorium
yang relevan dengan
Perubahan Nutisi
Kurang Dari
Kebutuhan Tubuh

keseimbangan cairan
1. Memberikan makanan dalam
porsi kecil tapi sering
2. Membantu pasien dan dorong
pasien untuk makan
3. Mengawasi pemasukan diet
4. Memantau kandungan nutrisi dan
kalori pada catatan nutrisi
5. Memberikan informasi yang tepat
tentang kebutuhan nutrisi dan
bagaimana memenuhinya
6. Menciptakan lingkungan yang
menyenangkan untuk
7. Mengolaborasikan dengan ahli
gizi dan dokter dalam pemberian

Defisit Perawatan
Diri

obat terapi
1. Mengaji kemampuan untuk
menggunakan alat bantu
2. Mengaji kemampuan untuk
melakukan AKS secara mandiri
3. Mengaji dan mengakomodasi
perubahan fisik atau kognitif
yang dapat menyebabkan defisit
perawatan diri
4. Memantau tingkat energi,
kekuatan dan toleransi terhadap
aktivitas
5. Memberikan keamanan dengan
mempertahankan lingkungan

yang teratur dan pencahayaan


yang baik
6. Menyediakan seluruh peralatan
yang dibututhkan klien dalam
perawatan diri
7. Membantu pasien untuk
memenuhi higiene pribadi
8. Mendukung dan meningkatkan
kemandirian seoptimal mungkin
dalam melakukan perawatan diri,
bantu pasien hanya jika
diperlukan
9. Mengakomodasi pilihan dan
kebutuhan klien seoptimal
mungkin (misal mandi rendam vs
shower)
10. Memantau tingkat energi,
kekuatan dan toleransi terhadap
aktivitas
Selasa, 15 Januari

Defisit volume

2014 08.00-selesai

cairan

1. Memonitor hasil lab dan


mengobservasi tanda-tanda
pendarahan
2. Mengobservasi dan memantau
status hidrasi (kelembaban
membran mukosa, keadekuatan
nadi)
3. Memantau cairan dan nutrisi
klien
4. Memantau hasil laboratorium
yang relevan dengan
keseimbangan

Perubahan nutrisi

1. Memberikan makanan dalam

kurang dari

porsi kecil tapi sering


2. Mengawasi pemasukan diet
3. Memantau kandungan nutrisi dan

kebutuhan

kalori pada catatan nutrisi


4. Menciptakan lingkungan yang
menyenangkan untuk makan
Defisit perawatan
diri

1. Memantau tingkat energi,


kekuatan dan toleransi terhadap
aktivitas.
2. Memberikan keamanan dengan
mempertahankan lingkungan
yang teratur dan pencahayaan
yang baik
3. Mendukung dan meningkatkan
kemandirian seoptimal mungkin
dalam melakukan perawatan diri,
bantu pasien hanya jika
diperlukan
4. Membantu pasien untuk
memenuhi higiene pribadi