Vous êtes sur la page 1sur 3

hajat secara harfiah artinya kebutuhan.

Jika kita memiliki kebutuhan atau keinginan, Rasulullah


menganjurkan kita untuk shalat yakni shalat hajat.
Jadi, Shalat Hajat adalah shalat sunnat yang dilakukan seorang muslim ketika ia memiliki hajat
atau kebutuhan tertentu dan ia ingin hajat tersebut dikabulkan oleh AllahSWT. Beberapa
keutamaan shalat hajat dijelaskan oleh hadits Nabi SAW berikut ini.
Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian shalat dua rakaat (Shalat Hajat) dan
sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat. (HR Ahmad)
Diriwayatkan dari Abu Sirah an-Nakhiy, dia berkata, Seorang laki-laki menempuh perjalanan
dari Yaman. Di tengah perjalan keledainya mati, lalu dia mengambil wudhu kemudian shalat dua
rakaat, setelah itu berdoa. Dia mengucapkan, Ya Allah, sesungguhnya saya datang dari negeri
yang sangat jauh guna berjuang di jalan-Mu dan mencari ridha-Mu. Saya bersaksi bahwasanya
Engkau menghidupkan makhluk yang mati dan membangkitkan manusia dari kuburnya,
janganlah Engkau jadikan saya berhutang budi terhadap seseorang pada hari ini. Pada hari ini
saya memohon kepada Engkau supaya membangkitkan keledaiku yang telah mati ini. Maka,
keledai itu bangun seketika, lalu mengibaskan kedua telinganya. (HR Baihaqi)
Shalat hajat dilakukan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat dengan salam setiap 2 rakaat.
Shalat ini dapat dilakukan kapan saja asalkan tidak pada waktu-waktu yang dilarang untuk
melakukan shalat seperti saat matahari terbit atau terbenam atau pada saat menstruasi pada
wanita. Kita boleh melakukanya malam atau siang hari. Terserah kapan kita bisa.
Adapun niat Shalat hajat adalah:
Ushallii sunnatal haajati rakaataini lillaahi taaala.
Artinya: Aku berniat shalat hajat sunah hajat dua rakaat karena Allah Taala.
Dalam kitab Tajul Jamil lil ushul, dianjurkan setelah shalat hajat membaca istigfar 100x, seperti
kalimat istigfar yang biasa atau membaca istigfar berikut:
Astagfirullaha rabbi min kulli dzanbin wa atuubu ilaiih.
Artinya: Aku memohon ampunan kepada Tuhanku, dari dosa-dosa, dan aku bertaubat kepadaMu
Selesai membaca istigfar lalu membaca shalawat nabi 100x, yakni:

Allahuma shalli alaa sayyidinaa Muhammadin shalaatarridhaa


wardha an ashaabihir ridhar ridhaa.
Artinya: Ya Allah, beri karunia kesejahteraan atas jungjunan kami Muhammad, kesejahteraan
yang diridhai, dan diridailah daripada sahabat-sahabat sekalian.

Setelah itu, mohonlah kepada Allah apa yang kita inginkan, insya Allah, Allah mengabulkannya.
Amin. Dan ikutilah dengan membaca doa berikut!

Laa ilaha illallohul haliimul kariimu subhaanallohi robbul arsyil azhiim.


Alhamdu lillaahi robbil aalamiin. As `aluka muujibaati rohmatika wa azaaima
maghfirotika wal ghoniimata ming kulli birrin wassalaamata ming kulli itsmin.
Laa tada lana dzanban illa ghofartahu walaa hamman illaa farojtahu walaa
haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin.
Artinya: Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha
Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru
sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu
yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap kebaikan.
Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu
kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat
kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang.
Setelah Sholat sunnah hajat 2 rokaat kemudian membaca pujian kepada Alloh misalnya dengan
memilih lafadz tahmid :






Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji hanya
bagi Allah swt atas limpahan nikmat-nikmat dan segala tambahannya. Ya Allah,segala puji
hanya bagi-Mu sebanding dengan kemulyaan dan keagungan kekuasaannMu. Maha Suci
Engkau, tiada mampu kami memuji-Mu sebagaimana Engkau memuji dirimu sendiri, semoga
Allah selalu mencurahkan salam sejahtera kepada Nabi Muhammad, kepada keluarganya dan
para sahabatnya. Segala puji hanya bagi Allah Tuhan semesta alam"
kemudian membaca sholawat, misalnya dengan memilih bacaan sholawat Ibrohimiyyah yaitu
bacaan sholawat yang biasa dibaca saat tahiyyat atau tasyahhud akhir dalam sholat. Atau
memilih bacaan Sholawat Taisir (Kemudahan) dengan harapan berkah sholawat ini seseorang
mendapat kemudahan hajat dan urusannya, Sholawat Taisir ini penulis dapatkan dari ijazah
langsung dari Abi Ihya' Ulumiddin saat mondok di Ma'had Nurul Haromain Pujon
Malang. Inilah Sholawat Taisir tersebut :

ALLOHUMMA SHOLLI WASALLIM 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD SAHHIL


WAYASSIR MAA TA'ASSAR
Ya Alloh, tambahkanlah sholawat (rohmat) dan salam atas baginda nabi Muhammad. Mudahkan
dan gampangkan apa saja yang menjadi kesuliatan.
kemudian membaca doa sholat hajat :










Barangsiapa yang memunyai kebutuhan (hajat) kepada Allah atau salah seorang manusia dari
anak-cucu adam, maka wudhulah dengan sebaik-baik wudhu. Kemudian shalat dua rakaat (shalat
hajat), lalu memuji kepada Allah, mengucapkan salawat kepada Nabi saw Setelah itu,
mengucapkan Laa illah illallohul haliimul kariimu, subhaanallohi robbil arsyil azhiim (HR
Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Read more: http://khazanahislamku.blogspot.com/2013/05/doa-setelah-sholat-sunnahhajat.html#ixzz2gjGKCMWp

Vous aimerez peut-être aussi