Vous êtes sur la page 1sur 15

LAPORAN KASUS MODUL 3

LESI JARINGAN LUNAK RONGGA MULUT


ULSER TRAUMATIKUS
OLEH:
PEBRIAN DIKI PRESTYA
1210070110017

DOSEN PEMBIMBING: drg. Utmi Arma, MDSc.

LAPORAN KASUS ORAL MEDICINE


Nama
No. Rekam Medis
Umur
Jenis Kelamin
Alamat
No. 11
Pekerjaan
Agama

: Siska Desri Wirahmi


: 041240
: 20 Tahun
: Perempuan
: Jalan Raya Ulu Gadut
: Mahasiswi
: Islam

Hari/tang

Tindakan yang
Kasus

gal

Operator
dilakukan

Sabtu,

Ulser

1. Anamnesa

10-09-

Traumatikus

2. Pemeriksaan

2016

klinis
3. Pemberian
resep

Pebrian
Diki
Presstya
(12-017)

Abstrak
Ulser traumatikus merupakan ulserasi rongga mulut yang rekuren,
merupakan kondisi umum yang disebabkan oleh beberapa faktor,
terutama trauma. Ulser dapat muncul pada semua usia baik perempuan
maupun laki-laki. Ulser traumatikus dapat berasal dari kimia, panas dan
gaya mekanis seperti trauma saat menggosok gigi. Tujuan dari case
report ini adalah untuk mengetahui Ulser traumatikus dan
penatalaksanaannya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pasien didiagnosa
dengan Ulser Traumatikus yang disebabkan oleh trauma mekanis.
Perawatan untuk kasus ini adalah pemberian kenalog in orabase, obat
kumur dan vitamin serta edukasi cara menggosok gigi yang baik dan
benar.
Kata kunci: Ulser Traumatikus, Trauma mekanis

ABSTRACT
Traumatic ulcer is reccurent oral ulceration, ulcer traumatic is general
condition cause by few factor, particularly trauma. Ulcer may appear in all of
age either male or female. Traumatic ulcer may proceed from chemical, heat,
and mechanical forces such as trauma during brushing the teeth. The aim of
this case report was to determine traumatic ulcer and its treatment.
According to examination patient was diagnosed with traumatic ulcer caused
by mechanical trauma. Treatment of this case was kenalog in orabase,
mouthwash, vitamin, and education about the good and right way to
toothbrushing.
Keyword: Traumatic Ulcer, Mechanical trauma.

KERANGKA TEORI
Mayor

Lesi ulseratif

Stomatitis
apthosa
recurrent

Minor

Ulser
traumatikus

Herpetiform

KERANGKA KONSEP
Pasien
datang
Pemeriksaan
Subjektif

Anamnesa

Pemeriksaan
objektif

Ekstraoral

Diagnosa: Ulser
traumatikus

Terapi

Intraoral

PENDAHULUAN
Ulser oral: nyeri
Biopsi: curiga malignansi

[Lewis dan Richard, 2012]: 14 hari SAR Minor, SAR mayor dan Ulser
traumatikus tidak sembuh
Ulser traumatikus: trauma fisik atau kimiawi

(Langlais et al., 2009).


Faktor mekanis
Sedikit depresi dan oval

Tepi eritem
Semakin muda berjalan penyembuhan
Tengah abu-abu kuning

LAPORAN KASUS
Seorang pasien perempuan berusia 20 tahun datang ke
RSGMP dengan keluhan terdapat sariwan atau luka pada
gusi dan forniks rahang atas sebelah kanan dirasakan sejak
3 hari yang lalu. Pasien mengaku terasa nyeri dan perih
ketika makan makanan yang panas serta minum minuman
yang asam. Pasien belum pernah ke dokter gigi
memeriksaan hal tersebut. Dari anamnesa di dapatkan luka
yang terjadi pada pasien terjadi ketika pasien sedang
menggosok gigi. Pasien juga mengaku terdapat luka yang
lain disekitar luka tersebut.

OBJECTIVE EXAMINATION
EKSTRAORAL
Normal

INTRAORAL
Ulser tunggal, terlokalisir di forniks, dan agak dalam
Ukuran lesi adalah berkisar 3-5 mm
dengan dasar putih dan tepi eritema, single, dan agak dalam

Diangnosa: Ulser traumatikus

Gambar 1: Ulser Traumatikus pada forniks rahang atas sebelah


kanan disebelahnya terdapat SAR Minor karena faktor stress
pasien

DIFFERENTIAL DIAGNOSIS
SAR minor
etiologi yang tidak diketahui,

Ciri khas nyeri yang rekuren,


Ulserasi baik single ataupun multipel

TERAPI
Eliminasi iritan lokal,
15 September 2015

Kebersihan rongga mulut untuk


mencegah infeksi,

Menghilangkan rasa nyeri.


Penggunaan secara topikal
Pemberian vitamin C

KESIMPULAN
Kasus ini pasien didiagnosis mengalami ulser traumatikus
Trauma mekanis akibat penggunaan sikat gigi.

Terapi yang diberikan yaitu Kenalog in orabase, vitamin, dan Sol


Betadine garg.
edukasi untuk tidak stres serta berhati-hati dalam pemakaian sikat gigi.