Vous êtes sur la page 1sur 2

Asal mula danau batur (berasal dari Bali)

Dahulu di daerah Bali ada seseorang raksasa yang sangat doyan makan
porsi makanannya sama dengan porsi makanan seratus orang, ia bernama Kebo
iwa. Ia suka membantu penduduk untuk membuat rumah, mengangkat batu besar
dan membuat sumur. Ia tidak meminta imbalan apa-apa, cukup sediakan makanan
untuk dirinya. Jika selama dua hari dia tidak makan dia akan menghancurkan semua
yang ada di hadapannya.
Suatu ketika tibalah musim kemarau, semua lumbung padi penduduk
kosong. Sehingga penduduk tidak dapat menyediakan makanan untuk kebo iwa. Ia
pun marah dan menghancurkan semua bangunan serta memakan semua binatang
ternak penduduk. Lalu, Kebo Iwa merasa kekeyangan.
Penduduk merasa kesal atas tindakan Kebo Iwa. Setelah itu penduduk
menyusun siasat untuk membunuh Kebo Iwa. Langkah pertama, penduduk
menjanjikan makanan yang sangat banyak untuk Kebo Iwa, asalkan ia membuatkan
rumah, pura dan sumur untuk penduduk. Dengan waktu yang singkat rumah dan
pura untuk penduduk pun selesai. Langkah kedua, Penduduk mengumpulkan batu
kapur dengan jumlah yang sangat banyak. Ketika itu Kebo Iwa sedang membuat
sumur. Lalu, karena dia merasa kelelahan dia beristirahat di dalam sumur itu.
Langkah terakhir yaitu semua penduduk melempari kebo iwa dengan batu kapur.
Sehingga saat terbangun Kebo Iwa sudah tidak dapat bergerak lagi. Akhirnya Kebo
Iwa tewas terkubur di dalam sumur.
Sementara itu air sumur semakin lama semakin meluap dan membentuk
danau yang kini dikenal dengan Danau Batur. Sedangkan timbuhan tanah yang
cukup tinggi itu membentuk bukit menjadi gunung yang kini disebut Gunung Batur.