Vous êtes sur la page 1sur 2

Nama : I Gusti Ngurah Galang Aditya

NIM : A24130053

Effect of Regulated Irrigation Water Temperature on


Hydroponics Production of Spinach (Spinacia oleracea L.)
S. Nxawe, C. P. Laubscher, and P. A. Ndakidemi
ABSTRACT
The effects of different temperature regimes of irrigation water on the
growth rate of Spinacia oleracea L. were determined in the greenhouse for 8
weeks. The spinach seedlings were irrigated with water heated to various
temperatures (24, 26 and 28C) via pumps connected to 4 sets of water tanks each
maintained at the experimental temperatures using Dolphin aquarium heaters.
Unheated water from the tap supplied from the fourth tank served as control. All
the plants were supplied with a mixture of Ocean HYDROGRO and Ocean
HORTICAL nutrient solutions containing all essential elements. After 8 weeks of
growth, results showed that leaf length (mm), leaf number and total fresh and dry
weights (g per plant) was higher in plants grown at elevated temperatures
compared with the control plants with optimum growth being recorded at 28C.
These results suggest that controlled production of spinach during winter seasons
is possible by irrigation with heated water in a greenhouse.
Key words: Growth rate, root weights, shoots weights, leaf length, leaf number.
ABSTRAK
Efek dari rezim suhu yang berbeda dari air irigasi pada tingkat
pertumbuhan Spinacia oleracea L. ditentukan di dalam greenhouse selama 8
minggu. Bibit bayam diairi dengan air dipanaskan ke berbagai suhu (24, 26 dan
28 C) melalui pompa yang terhubung ke 4 set tangki air yang dipertahankan pada
suhu eksperimental menggunakan pemanas akuarium Dolphin. Air pemanas dari
tap dipasok dari tangki keempat sebagai kontrol. Semua tanaman disuplai dengan
campuran Ocean HYDROGRO dan Ocean HORTICAL sebagai nutrisi pupuk
yang mengandung semua elemen penting. Setelah 8 minggu pertumbuhan, hasil
penelitian menunjukkan bahwa panjang daun (mm), jumlah daun, dan jumlah
bobot basah dan kering (g per tanaman) lebih tinggi pada tanaman yang ditanam
pada temperatur tinggi dibandingkan dengan tanaman kontrol dengan
pertumbuhan optimum yang tercatat pada 28 C. Hasil ini menunjukkan bahwa
produksi spinach selama musim dingin mungkin dikendalikan menggunakan
irigasi dengan air panas dalam rumah kaca.
Kata kunci: Laju pertumbuhan, bobot akar, bobot tunas, panjang daun, jumlah
daun.

KESIMPULAN
Dalam penelitian ini tingkat pertumbuhan S. oleracea L. dan biomassa
meningkat dengan peningkatan suhu air, sebuah indikasi yang memungkinkan
kenaikan produksi ketika tumbuh di suhu yang lebih tinggi selama musim dingin
dalam pengaturan yang terkontrol. Studi percontohan untuk kemungkinan
budidaya komersial lokal di greenhouse pada suhu yang dikendalikan harus
dipertimbangkan. Selain itu, nutrisi, konduktivitas listrik (EC), dan pH adalah
persyaratan yang perlu diselidiki untuk pertumbuhan S. oleracea L. di media
hidroponik.