Vous êtes sur la page 1sur 23

ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA RINGAN DI DUSUN PETHUK - DESA POHRUBUH - KECAMATAN SEMEN KABUPATEN KEDIRI

ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA RINGAN DI DUSUN PETHUK - DESA POHRUBUH -

Oleh:

AGUSTINA SRI UTAMI

201102095

PRODI D III KEBIDANAN STIKES KARYA HUSADA PARE KEDIRI

2013

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah,puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan taufik dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laboran penyuluhan yang berjudul "Asuhan

Kebidanan Komunitas Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Ringan di Dusun Pethuk – Ds. Pohrubuh – Kc.Semen – Kab.Kediri. Sholawat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW dan para sahabat beliau yang telah berjuang menegakkan agama Islam sehingga sampai pada kita. Selanjutnya penulis mengucapkan terimakasih atas bantuan semua pihak baik bantuan material, spiritual maupun kemudahan-kemudahan sehingga laporan penyuluhan ini dapat diselesaikan.Oleh karena itu penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada :

1;

Ibu Dosen STIKES KARYA HUSADA PARE KEDIRI .

2;

Tim dosen mata kuliah Asuhan Komunitas .

3;

Ibu Bidan pembimbing praktek komunitas .

4; Teman – teman serta yang telah membantu penulis sehingga laporan ini dapat berjalan

dengan lancar.

Penulis menyadari bahwa laporan penyuluhan ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan.Oleh sebab itu penuli smengharapkan saran dan kritik yang membangun dari semua pihak, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua.Amien ……

Kediri,

September 2013

Penulis

LEMBAR PENGESAHAN

JudulPenyuluhan

: Asuhan Kebidanan Komunitas Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Ringan di Dusun Pethuk – Ds. Pohrubuh – Kc.Semen – Kab.Kediri.

Disusun oleh

:

Agustina Sri Utami

NIM

:

201102095

Pelaksanaan

:

Selasa, 17 September 2013

Waktu

:

18.00 WIB

Mengetahui,

Mahasiswa

Agustina Sri Utami

201102095

Mengesahkan dan Menyetujui

Pembimbing Praktek ,

Dosen Pembimbing ,

( Ny.Yuananing Amd.Keb )

( B.dewi Taurisia SST )

BAB 1 TINJAUAN PUSTAKA

KONSEP DASAR KELUARGA

1.1;

Pengertian Keluarga

Keluarga merupakan unit terkecil masyarakat terdiri atas kepala keluarga anggota

 

keluarga keluarga lainnya yang berkumpul dan tinggal dalam satu rumah tangga karena pertalian darah dan ikatan perkawinan atau adopsi, satu dengan yang lainnya saling tergantung dan berinterksi.

1.2;

Tipe Keluarga

 

1.1.1;

Tipe Keluarga

1.1.2;

Merupakan keluarga yang terdiri atas ayah, ibu dan anak Keluarga Besar

1.1.3;

Hubungan keluarga inti bertambah dengan sanak saudara Keluarga Berantai

1.1.4;

Yaitu inti bertambah dangan menikah lebih dari 1 kali Single Family

1.1.5;

Adalah keluarga yang terjadi karena perceraian atau kematian Keluarga Berkomposisi

1.1.6;

Adalah keluarga yang perkawinannya berpoligami dan hidup secara berpasangan Keluarga Kabitas Yaitu 2 (dua) orang yang terjadi satu tanpa pernikahan tetapi membentuk suatu keluarga

1.3;

Tugas-tugas Keluarga

1.3.1;

Pemeliharaan fisik keluarga dan anggotanya

1.3.2;

Pemeliharaan sumber daya yang ada dalam keluarga

1.3.3;

Pembagian tugas sesuai dengan kedudukannya

1.3.4;

Sosialisasi antara anggota keluarga

1.3.5;

Pengaturan jumlah keluarga

1.3.6;

Pemeliharaan ketertiban anggota keluarga

1.3.7;

Penempatan anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih luas

1.3.8;

Membanngkitkan dorongan dan semangat para anggota kelurga

LANDASAN TEORI

2.1;Pengertian

a; Pengertian anemia menurut Prof.Dr.DSOG.Sarwono Prawirohardjo adalah kondisi ibu

dengan kadar hemoglobin dibawah 11g/dl pada trimester 1 dan 3 atau kadar <10,5g% pada trimester 2. Nilai batas tersebut terjadi karena hemodilusi, terutama pada trimester

2.

b; Pengertian anemia menurut http://www.info-sehat.com/content.php?s_sid:798 adalah penyakit kurang darah yang ditandai dengan kadar hemoglobin (Hb) dan sel darah merah (eritrosit) lebih rendah dibandingkan normal. Jika kadar hemoglobin kurang dari 14g/dl dan eritrosit kurang dari 41% pada pria maka pria tersebut dikatakan anemia. Demikian pula pada wanita, wanita yang memiliki kadar hemoglobin kurang dari 12g/dl dan eritrosit kurang dari 37% maka wanita itu dikatakan anemia.

3.1;Jenis-Jenis Anemia

c;

Menurut Prof.Dr.DSOG.Sarwono Prawirohardjo anemia dapat digolongkan menjadi :

a;

Anemia Defisiensi Besi (Fe)

b;

Anemia yang disebabkan kekurangan zat besi Anemia Megaloblastik

c;

Anemia yang disebabkan kekurangan asan folik Anemia Hipoplastik

d;

Anemia yang disebabkan karena hipofungsi sumsum tulang Anemia Hemolitik

 

Anemia yang disebabkan karena penghancuran sel darah merah yang lebih dari pembuatannya.

cepat

d;

Menurut http://www.tabloidnova.com/artisle.asp?id=12496 terdapat dua tipe anemia yang dikenal :

a;

Anemia Gizi

Biasanya terjadi akibat adanya defisiensi zat besi yang diperlukan dalam pembentukan dan produksi sel darah merah. Anemia gizi sendiri ada beberapa macam seperti anemia besi, anemia gizi vitamin E, Anemia gizi asam folat, anemia gizi vitamin B 12, Anemia gizi vitamin B 6. b; Anemia Non Gizi adalah kurang darah yang disebabkan karena adanya perdarahan ( luka, menstruasi, dan lain-lain) atau penyakit darah yang bersifat genetik seperti hemofilia, thalasemia, penyakit ini dapat menimbulkan kondisi anemia.

 

4.1;Penyebab

Anemia umumnya disebabkan :

e;

Kekurangan zat besi, vitamin B 6 , vitamin B 12, vitamin C dan asam folat

f;

Kerusakan pada sumsum tulang atau ginjal

g;

Perdarahan kronik

h;

Penghancuran sel darah merah

i;

Kehilangan darah akibat perdarahan dalam atau siklus haid wanita

j;

Penyakit kronik : TBC, Paru, Cacing Usus

k;

Penyakit darah yang bersifat genetik : hemofilia. Thalasemia

l;

Parasit dan penyakit lain yang merusak darah : malaria

m; Terlalu sering menjadi donor darah

n;

Gangguan penyerapan nutrisi (malabsorbsi)

o;

Infeksi HIV

5.1;Gejala

Untuk mengenali adanya anemia kita dapat melihat dengan adanya gejala-gejala seperti :

keluhan letih, lemah, lesu, dan loyo yang berkepanjangan merupakan gejala khas yang menyertai anemia. Selain gejala-gejala tersebut biasanya juga akan muncul keluhan sering sakit kepala, sulit konsentrasi, muka-bibir-kelopak mata tampak pucat, telapak tangan tidak merah, nafas terasa pendek, kehilangan selera makan serta daya kekebalan tubuh yang rendah sehingga mudah terserang penyakit. Jika anemia bertambah berat bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung. Pada hamil muda sering terjadi mual muntah yang lebih hebat.

6.1;Diagnosis Anemia Pada Kehamilan

Untuk menegakkan diagnosis anemia kehamilan dapat dilakukan dengan anamnesa. Pada anamnesa akan didapatkan keluhan cepat lelah, sering pusing, mata berkunang-kunang dan keluhan mual muntah lebih hebat pada hamil muda. Pemeriksaan dan pengawasan Hb dapat dilakukan dengan menggunakan alat suhu. Hasil

pemeriksaan Hb dengan sahli dapat digolongkan sebagai berikut :

Hb 11 g%

Tidak anemia

9-10 g%

Anemia ringan

7-8 g%

Anemia sedang

<7 g%

Anemia berat

Pemeriksaan darah dilakukan minimal dua kali selama kehamilan, yaitu pada trimester I

dan trimester III. Dengan pertimbangan bahwa setiap ibu hamil mengalami anemia, maka dilakukan pemberian preparat Fe sebanyak 90 tablet pada ibu-ibu hamil di puskesmas.

7.1Pengaruh Anemia Pada Kehamilan Dan Janin

p;

Pengaruh anemia terhadap kehamilan

1;

Bahaya selama kehamilan

a;Dapat terjadi abortus

b;

Persalinan prematuritas

c;Hambatan tumbuh kembang janin dalam rahim

d;

Mudah terjadi infeksi

e;Mudah dekompensasi cordis (Hb<6g%)

f;Mola hidatidosa

g;

Hiperemesis gravidarum

h;

Perdarahan antepartum

i; Ketuban pecah dini (KPD)

2;

Bahaya Saat Persalinan

a;

Gangguan HIS, kekuatan mengejan

b;

Kala pertama dapat berlangsung lama, dan terjadi partus terlantar

c; Kala dua berlangsung lama sehinggan dapat melelahkan dan sering memerlukan

tindakan operasi kebidanan

d; Kala uri dapat diikuti retensio plasenta dan perdarahan post partum karena atonia uteri.

e;

Kala empat dapat terjadi perdarahan post partum sekunder dan atonia uteri

3; Pada Masa Nifas

a;

Terjadi sub inversio uteri menimbulkan perdarahan post partum

b;

Memudahkan infeksi peurperium

c;

Pengeluaran ASI berkurang

d;

Terjadi dekompensasi cordis mendadak setelah persalinan Anemia kala nifas

e; f; Mudah terjadi infeksi mamae

q;

Bahaya terhadap janin Hasil konsepsi membutuhkan zat besi dalam jumlah besar untuk pembuatan butir-butir darah merah dan pertumbuhannya, sekalipun tampaknya janin mampu menyerap berbagai kebutuhan dari ibunya, tetapi dengan anemia akan mengurangi kemampuan metabolisme tubuh sehingga menggangu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim. Anemia dapat menyebabkan gangguan dalam bentuk :

 

a; Abortus

b;

Terjadi kematian intra uterin

c;

Persalinan prematuritas tinggi

d;

Berat badan lahir rendah

e;

Kelahiran dengan anemia

f; Dapat terjadi cacat bawaan

g;

Bayi mudah mendapat infeksi sampai kematian perinatal

h;

Inteligensia rendah

8.1;Pengobatan Anemia Dalam Kehamilan

Untuk menghitung terjadinya anemia sebaiknya ibu hamil melakukan pemeriksaan sebelum hamil sehingga dapat diketahui data-data dasar kesehatan umum calon ibu tersebut. Dalam pemeriksaan kesehatan disertai pemeriksaan laboratorium, termasuk pemeriksaan tinja

sehingga diketahui adanya infeksi parasit, pengobatan infeksi untuk cacing relatif mudah dan murah. Pemerintah telah menyediakan preparat besi untuk dibagikan kepada masyarakat. Contoh preparat Fe tersebut Arralat, Biosanbe, Iberet, Vitonal dan Hemaviton. Semua preparat tersebut dapat dibeli dengan bebas. Mengonsumsi suplemen panambah zat besi juga bisa mampu mencegah dan mengatasi anemia. Tetapi sebaiknya tidak bergantung pada obat atau suplemen penambah zat besi saja. Yang paling penting adalah menjaga pola makan yang baik dengan mengonsumsi bahan makanan yang kaya asam folat dan zat besi yang berperan dalam pembentukan sel darah merah yang dapat diperoleh dari daging, sayuran hijau dan susu.

BAB III ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA RINGAN TERHADAP NY. S DI DUSUN PETHUK - DESA POHRUBUH – KECAMATAN SEMEN

KABUPATEN KEDIRI ASUHAN KEBIDANAN PADA KELUARGA

I;

PENDATAAN

Anamnesa dilakukan tanggal 17 september 2013 oleh Agustina Sri Utami di Dusun Pethuk

Desa Pohrubuh Kecamatan Semen Kabupaten Kediri

I;

Pengumpulan Data Dasar

1.1.Pengkajian

1.1.1 Identitas Klien

 

Nama Istri

: Ny.Siti Rohmah

Nama Suami

: Tn. Romadhon

Umur

: 26 Tahun

Umur

: 29 Tahun

Agama

: Islam

Agama

: Islam

Suku

: Jawa

Suku

: Jawa

Pendidikan

: SMP

Pendidikan

: SD

Pekerjaan

: IRT

Pekerjaan

: Swasta

Alamat

: Ds.Pohrubuh Kc.Semen

Alamat

: Ds.Pohrubuh Kc.Semen

1.1.2;

Alasan Kunjungan Saat Ini

Ibu mengatakan hamil anak pertama usia kehamilan 9 bulan mengeluh cepat lelah, sering BAK, susah tidur, pegal-pegal pada pinggang dan kaki, serta kadang-kadang perut terasa sesak dan tertekan.

1.1.3;

Riwayat Menstruasi Menarche Siklus Lamanya Sifat darah

: 13 Tahun : 28 Hari : 6-7 Hari : Merah, encer dan tidak menggumpal

1.1.4;

Banyaknya HPHT TP Usia kehamilan Teratur/tidak Riwayat Perkawinan

: 2-3 kali ganti pembalut : 12-12-2012 : 17-09-2013 : 40 minggu : Teratur

Kawin Usia kawin pertama Lama perkawinan

: 1 Kali : 17 Tahun : 9 Tahun

1.1.5;

Riwayat kehamilan persalinan dan infas yang lalu.

No

Suami

Kehamilan

No Suami Kehamilan Persalinan Nifas Anak KB Ket

Persalinan

No Suami Kehamilan Persalinan Nifas Anak KB Ket

Nifas

Anak

No Suami Kehamilan Persalinan Nifas Anak KB Ket

KB

KB

Ket

ke

Umur

Penyulit Penolong Jenis Tem. P Penyulit Penyulit Seks

Penyulit Penolong Jenis Tem. P Penyulit Penyulit Seks

ke Umur Penyulit Penolong Jenis Tem. P Penyulit Penyulit Seks Menyusui

Menyusui

ke Umur Penyulit Penolong Jenis Tem. P Penyulit Penyulit Seks Menyusui

I

9

bln

-

Bidan

Norma

BPS

-

-

 
I 9 bln - Bidan Norma BPS - - ; h Suntik 1 Usia anak

;

 

h Suntik 1

Usia anak

 

l

H

bln

8 tahun

3

bln

   

2.

 

M

Hamil

Ini

3

1.1.6;

Riwayat kehamilan sekarang

hamil anak yang ke 3dengan umur kehamilan 9 bulan

gerakan anak yang dirasakan pertama kali saat umur

kehamilan lebih dari 4 bulan selama hamil, memeriksakan kehamilan di Bps. Imunisasi TT di Bps.

1.1.7;

Keluhan yang dirasakan saat hamil TM I : mual muntah TM II: pusing TM III: pusing, lemas Riwayat kesehatan keluarga

a;

Keturunan kembar : tidak ada

Dari pihak siapa : tidak ada b; Penyakit menurun : tidak ada penyakit menurun misalnya DM, asma,

c;

hipertensi, dll. Jenis penyakit : tidak ada Penyakit lain dalam keluarga : tidak ada penyakit lain dalam keluarga Dari pihak siapa : tidak ada Jenispenyakit : tidak ada

1.1.8;

Riwayat kesehatan yang lalu a; Penyakit menahun : tidak ada penyakit menahun misal, jantung,

b;

hipertensi, paru-paru, dll. Penyakit menurun : tidak ada penyakit menurun misal DM, asma, dll.

c;

Penyakit menular : tidak ada penyakit menular misal hiv, tbc, hepatitis, dll.

1.1.9;

Keadaan psikososial

a. Kehamilan diharapkan / tidak Alasan: ingin menambah keturunan

b.Kehamilan ini direncanakan / tidak Alasan: ingin menambah keturunan c.Harapan terhadap kehamilan sekarang

  • - : perempuan atau laki-laki sama saja

Jenis kelamin

  • - Penolong

: bidan

  • - Tempat bersalin

: RB

1.1.10; Latarbelakang budaya dan dukungan keluarga

  • - Kebiasaan / upacara adat istiadat saat hamil

  • - Kebiasaan keluarga yang menghambat

: upacara kehamilan

: tidak ada

  • - Kebiasaan keluarga yang mendukung bergizi

  • - Dukungan dari suami

  • - Dukungan dari keluarga lain

1.1.11; Pola kebiasaan sehari-hari

:menyediakan

makan

: mengantar periksa

: memberi dukungan

a.Pola nutrisi Sebelum hamil Selama hamil Keluhan yang dirasakan

: makan 2x/hari minum 5-6 gelas/hari : makan 3x/hari minum 7-8 gelas/hari : tidak ada

 

b.Pola eliminasi Sebelum hamil Selama hamil Keluhan yang dirasakan

: BAB 1x/hari BAK 4-5x/hari :BAB 1x/hari BAK 9-10x/hari : tidak ada

c.Pola istirahat Tidur Sebelum hamil Selama hamil Keluhan yang dirasakan

: siang 2-3 jam/hari malam 7-8 jam/hari : siang 2-3 jam/hari malam 8-9 jam/hari : tidak ada

d.Pola Aktivitas Sebelum hamil Selama hamil

: melakukan pekerjaan rumah sehari-hari :melakukan pekerjaan rumah tapi yang

ringan-ringan Keluhan yang dirasakan

: tidak ada

e.Pola seksualitas Sebelum hamil Selama hamil Keluhan yang dirasakan

: 1 Minggu 2x : 1 Minggu 1x : tidak ada

f.Perilaku Kesehatan Penggunaan obat/jamu/rokok,Dll sebelum hamil

: tidak ada

 

Penggunaan obat/jamu/rokok,Dll selama hamil

1.2; DATA OBYEKTIF

: tidak ada

Lain-lain (personal hygiene)

:

mandi

2x/hari

gosok gigi,keramas 2hari sekali

1.2.1 Pemeriksaan umum

 
  • - Kesadaran

: composmentis

  • - : 110/80 mmHg

TD

Suhu

  • - : 37c

  • - : 80/menit

Nadi

  • - : 22/menit

RR

  • - BB(sebelum hamil)

: 55kg (sekarang)

: 65kg

  • - : 185cm

TB

  • - LILA 1.2.2 Pemeriksaan khusus

: 24cm

Kepala : simetris tidak ada benjolan

Mata

: kelopak mata : tidak oedem Conjunctiva : pucat Sclera : putih Chloasma gravidarum:

Mulut dan gigi

: bibir

: kering

Lidah : bersih

 

Gigi

: tidak ada caries

 

Hidung

: simetris

: iya

Secret

: tidak ada

Kebersihan

: bersih

Leher

: pembesaran vena jugularis

: tidak ada

Pembesaran kelenjar thyroid: tidak ada

Pembesaran kelenjar getah bening

: tidak ada

Strua

: tidak ada

Dada

: simetris

: iya

Perut

Pembesaran payudara Hiperpigmentasi Papilla mammae Benjolan/tumor Keluaran Kebersihan : pembesaran Bekas luka operasi Linea Striae Pembesaran lien/liver

: ada : ada : ada : tidak ada : ada : baik : sesuai usia kehamilan : tidak ada : ada : tidak ada :tidak ada

Anogenetalia

Vulva vagina warna Luka parut Oedem Varices Keluaran Kelainan Hemoroid Kebersihan

:tidak terkaji : tidak terkaji : tidak terkaji : tidak terkaji : tidak terkaji : tidak terkaji : tidak terkaji : tidak terkaji

Ekstermitas atas dan bawah

:oedem

:tidak ada

Varices

: tidak ada

Kekakuan sendi

: tidak ada

b.PALPASI

 

Leher

:pembesaran vena jugularis

Pembesaran kelenjar getah bening

: tidak ada

Dada

Pembesaran kelenjar tiroid

:benjolan /tumor

:tidak ada : tidak ada : tidak ada

Perut

Keluaran pembesaran lien/liver

:ada

Ekstermitas atas dan bawah

:oedem

: tidak ada : tidak ada

1;

Leopold I

: TFU 34cm, pada fundus teraba lunak, kurang bundar,

kurang melenting berarti bokong

 

Mc Donald

TBJ

: 34cm

= 3410 g

: (34-12) x 155

= 22 x 155

2;

Leopold II : Perut ibu sebelah kiri traba lebar dan memberikan tahanan yang besar berarti punggung. Perut ibu sebelah kanan teraba bagian kecil- kecil yang berarti ekstremitas.

3;

Leopold III : Bagian terbawah janin teraba keras, bundar melanting yang berarti kepala

4;

Leopold IV : Kepala sudah masuk PAP, Posisi sejajar

b;

Auskultasi

 

1;

Jantung

:Detak jantung teratur, tidak terdengar mur-mur

2;

Paru-paru

: Tidak terdengan ronchi dan wheezing

3;

DJJ

: Positif, tratur, 140x/menit

c;

Perkusi Reflek patella positif dan reflek babinski negatif

1;

Pemeriksaan fisik

a;

Hb

: 9,4 g%

b;

Protein urine

: (-)

c;

Reduksi urine : (-)

II;

Interprestasi Data Dasar, Diagnosa, Masalah Dan Kebutuhan

1; Diagnosa Ibu G 3 P 1 A 1 hamil 40 minggu , janin tunggal, hidup, intrauterin, bagian terendah kepala, dengan anemia ringan. Dasar :

 

a;

Ibu mengatakan pegal-pegalpada pinggang dan kaki, sering lelah, pusing, mata berkunang-kunang,

b;

Hb

: 9,4 g%

c;

Ibu mengatakan hamil anak ke 3

 

d;

HPHT

: 12 – 12 - 2013

e;

Leopold I

Leopold II

Leopold III

: TFU 34cm

TBJ

: 3410g

f;

: Puki

 

g;

: Kepala

h;

Leopold IV : Kepala sudah masuk PAP, posisi sejajar

i;

DJJ

: 140x/menit

2;

Masalah

a;

Gangguan aktifitas Dasar :

 
 

1;

Ibu merasakan kram pada kaki

 

2;

Ibu mengatakan cepat lelah

 

b;

Gangguan rasa nyaman

 
 

Dasar :

1;

Ibu merasa cemas menjelang persalinan

 

2;

Ibu mengatakan cepat lelah

3;

Ibu mengatakan kurang istirahat

 
 

c;

Gangguan pemenuhan nutrisi

 
 

1;

Ibu terlihat pucat

 

2;

Ibu mengatakan tidak nafsu makan

3;

Ibu tampak lemas

a; Penyuluhan tentang perubahan fisiologis dalam kehamilan seperti gangguan pada pinggang dan kaki.

b;

Penyuluhan tentang senam hamil dan latihan relaksasi.

c;

Penyuluhan tentang kebutuhan gizi ibu hamil

d;

Penyuluhan tentang persiapan persalinan.

e; Pemberian Fe untuk pengobatan anemia ringan serta pemberian vitamin B

kompleks dan vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi

III;

Identifikasi Diagnosa Dan Masalah Potensial

Untuk sementara tidak ada

 

IV;

Identifikasi Kebutuhan Terhadap Tindakan Kolaborasi

Untuk sementara tidak ada

 

V;

Perencanaan

1;

Jelaskan pada ibu kondisinya saat ini

 

a;

Ajarkan pada ibu cara menjaga kondisinya selama hamil

b;

Berikan terapi

 

1;

Tablet Fe

: 2 x 1 tablet/ hari

2;

Kalsium laktat

: 3 x 1 tablet/hari

3;

Vitamin B kompleks: 3 x 1 tablet/hari

4;

Vitamin C

: 3 x 1 hari

 

c;

Anjurkan pada ibu cara mengkonsumsi zat besi

d;

Evaluasi cara ibu mengkonsumsi zat besi

e;

Libatkan keluarga untuk memberikan dukungan psikologis pada ibu

 

2;

Jelaskan pada ibu pentingnya breast care dan senam hamil

a;

Ajarkan bagaimana cara breast care dan senam hamil

b;

Evaluasi cara ibu melakukan breast care dan senam hamil

c;

Libatkan keluarga untuk mengingatkan ibu untuk melakukan breast care dan senam hamil

3;

Jelaskan pada ibu tentang kebutuhan gizi ibu hamil

a;

Anjurkan pada ibu untuk mengkonsumsi makanan gizi seimbang

b;

Anjurkan pada ibu untuk makan sedikit tapi sering

c;

Libatkan keluarga agar membantu ibu untuk mengkonsumsi makanan gizi seimbang

4;

Anjurkan pada ibu untuk istirahat yang cukup dan mengurangi aktifitas yang berlebihan

5;

dan berat Berikan informasi tentang tanda-tanda bahaya kehamilan

6;

Berikan informasi tentang persiapan persalinan dan tanda-tanda persalinan

7;

Anjurkan pada ibu untuk melakukan kunjungan ulang segera jika ada keluhan.

VI;

Pelaksanaan

 

1;

1.1.6;

1.1.7;

Menjelaskan pada ibu kondisinya saat ini Mengajarkan pada ibu cara menjaga kondisinya selama hamil

Memberikan terapi

 

1;

Tablet Fe

: 2 x 1 tablet/ hari

2;

Kalsium laktat

: 3 x 1 tablet/hari

3;

Vitamin B kompleks: 3 x 1 tablet/hari

4;

Vitamin C

: 3 x 1 hari

1.1.8;

Menganjurkan pada ibu cara mengkonsumsi zat besi

1.1.9;

Mengevaluasi cara ibu mengkonsumsi zat besi

1.1.10; Melibatkan keluarga untuk memberikan dukungan psikologis pada ibu

2;

Menjelaskan pada ibu pentingnya breast care dan senam hamil

1.1.10.1.1; Mengajarkan pada ibu cara breast care dan senam hamil 1.1.10.1.2; Mengevaluasi cara ibu melakukan breast care dan senam hamil 1.1.10.1.3; Melibatkan keluarga untuk mengingatkan ibu untuk melakukan breast care dan senam hamil

3;

Menjelaskan pada ibu tentang kebutuhan gizi ibu hamil

a;

Menganjurkan pada ibu untuk mengkonsumsi makanan gizi seimbang

d;

Menganjurkan pada ibu untuk makan sedikit tapi sering

e; Melibatkan keluarga agar membantu ibu untuk mengkonsumsi makanan gizi

seimbang 4; Menganjurkan pada ibu untuk istirahat yang cukup dan mengurangi aktifitas yang berlebihan dan berat

5;

Memberikan informasi tentang tanda-tanda bahaya kehamilan

6;

Memberikan informasi tentang persiapan persalinan dan tanda-tanda persalinan

7;

Menganjurkan pada ibu untuk melakukan kunjungan ulang segera jika ada keluhan

VII; Evaluasi

 

1;

Ibu mengerti kondisinya saat ini

a;

Ibu mengerti cara menjaga kondisinya selama hamil

b;

Ibu mau mengkonsumsi tablet Fe, kalsium laktat, vitamin B kompleks, vitamin C 3

c;

x 1 tablet/hari Ibu mengerti cara mengkonumsi zat besi

d;

Keluarga berjanji untuk memberikan bantuan psikologis pada ibu

2;

Ibu mengerti manfaat breast care dan senam hamil

a;

Ibu mengerti cara breast care dan senam hamil

3;

b; Keluarga berjanjii akan mengingatkan ibu untuk melakukan breast care dan senam hamil Ibu mengerti tentang kebutuhan gizi pada ibu hamil

a;

Ibu berjanji akan mengkonsumsi makanan gizi seimbang

b;

Ibu mengatakan akan makan sedikit tapi sering

c;

Keluarga berjanji akan membantu ibu untuk mengkonsumsi makanan gizi seimbang

4; Ibu mengatakan akan istirahat yang cukup dan akan mengurangi aktifitas yang

5;

berlebihan dan berat Ibu mengerti tentang tanda-tanda bahaya dalam kehamilan

6;

Ibu mengerti tantang persiapan persalinan dan tanda-tanda persalinan

7;

Ibu berjanji akan melakukan kunjungan ulang segera jika ada keluhan

S

: ibu mengatakan mengerti dan memahami konseling yang dijelaskan kami

O

: ibu mampu menjelaskan garis besar konseling yang telah diberikan

A

: Ny. S G3 P1011 hamil 40 minggu, tunggal, hidup, intra uteri, letak membujur,

P

presentasi kepala, kepala sudah masuk PAP, kesan panggul normal, keadaan ibu dan janin baik : Anjurkan ibu untuk penuhi nutrisinya Anjurkan ibu mempersiapkan persalinan Anjurkan ibu senam hamil

DAFTAR PUSTAKA

Mochtar,Rustam,Prof,Dr,M.Ph,Sinopsis Obstetri,Jilid I, Edisi 2, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta, 1998.

Prawirihardjo,Sarwono,Prof,Dr,DSOG,

Ilmu

Kebidanan,

Edisi

III,

Yayasan

Bina

Pustaka,

Jakarta,1997

 

Fakultas

Kedokteran

UI;2001.

Kapita

Selekta

kedokteran-Jilid

I,Jakarta:

Media

Aesculapius_FKUI.