Vous êtes sur la page 1sur 1

ABSTRAK

Determinan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Botania Kota Batam 2016.Skripsi


Fakultas Kedokteran Universitas Batam.
Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyebab
kematian dan kesakitan yang tinggi. Darah tinggi sering diberi gelar The Silent
Killer karena hipertensi merupakan pembunuh tersembunyi yang penyebab
awalnya tidak diketahui atau tanpa gejala sama sekali, hipertensi bisa
menyebabkan berbagai komplikasi terhadap beberapa penyakit lain, bahkan
penyebab timbulnya penyakit jantung, stroke dan ginjal.. Hipertensi saat ini masih
menjadi faktor risiko kematian tertinggi di seluruh dunia. Data yang dikumpulkan
dari berbagai literature menunjukan jumlah penderita hipertensi dewasa di seluruh
dunia pada tahun 2000 adalah 957-987 juta orang. Prevalensinya diduga akan
semakin meningkat setiap tahunya sampai mencapai angka 1,56 milyar (60%
dari populasi dewasa dunia) pada tahun 2025.
Metode: Penelitian ini menggunakan studi analitik dengan pendekatan Cross
sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Pengambilan
data dilakukan dengan membagikan kuesioner untuk menilai faktor- faktor yang
berpengaruh terhadap terhadap hipertensi.
Hasil: Dari 85 responden yang mengalami hipertensi sebanyak 56 orang (65,9%),
sebagian responden (45,9%) dalam kategori overweight, sebagian besar responden
(29,4%) dalam kategori perokok ringan, sebagian responden (52,9%) dalam
kategori olahraga / aktifitas fisik yang kurang, sebagian besar responden (54,1%)
masuk di dalam kategori tidak stress, sebagian besar responden (64,7%) tidak
mengkonsumsi alkohol dengan kejadian Hipertensi.
Kesimpulan: Dari hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara
hipertensi dengan indeks massa tubuh dimana responden yang mempunyai indeks
massa tubuh dalam kategori overweight dan obesitas mengalami hipertensi
berdasarkan hasil uji chi-square diperoleh p value = 0,003. Terdapat hubungan
yang signifikan antara hipertensi dengan kebiasaan merokok dimana responden
banyak yang mengkonsumsi rokok 10 batang perhari berdasarkan hasil uji chi-
square diperoleh p value = 0,090. Tidak terdapat hubungan signifikan antara
hipertensi dengan olahraga / aktifitas fisik berdasarkan hasil uji chi-square
diperoleh p value = 0,137. Terdapat hubungan signifikan antara hipertensi dengan
stress berdasarkan hasil uji chi-square diperoleh p value = 0,008. Tidak terdapat
hubungan signifikan antara hipertensi dengan kebiasaan mengkonsumsi alkohol
berdasarkan hasil uji chi-square diperoleh p value = 0,190

Kata Kunci: Determinan Kejadian Hipertensi