Vous êtes sur la page 1sur 16

1.

Pengalaman Perusahaan
TOLONG DIISI UNTUK PT. PAKAR PRIANGAN TIMUR
2. Pemahaman Terhadap Kerangka Acuan Kerja

Dokumen kerangka acuan kerja (KAK) telah memberikan info cukup lengkap
terkait pekerjaan ini di Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. Disebutkan dalam
dokumen KAK, didasarkan atas latar belakang bahwa:

Kemajuan teknologi informasi yang demikian pesat menuntut SDM di seluruh


dunia, termasuk Indonesia, untuk menguasai TIK.

Peningkatan kemampuan peserta didik, baik menyangkut substansi pelajaran


maupun kreativitas, daya nalar, sikap dan budi pekerti, maka diperlukan dukungan
sarana pembelajaran berbasis TIK yang memandai.

Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang


menyebutkan bahwa salah satu tugas pemerintah di bidang pendidikan adalah
memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya
pendidikan yang bermutu bagi setiap warganengara tanpa diskriminasi (pasal 11
ayat 1).

Peraturan Pemerintah No. 32 tahun 2013 tengan Perubahan PP No. 19 tahun


2005 tentang Standar Nasional Pendidikan juga mengamanatkan bahwa
pemerintah dalam hal ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, terus
meningkatkan mutu penyelenggaran pendidikan di seluruh wilayah Indonesia agar
paling tidak dapat memenuhi standar minimal tertentu.

Atas dasar latar belakang di atas, maka Direktorat Pembinaan SD untuk


mengadakan jasa konsultan bidang TI tahun 2016.

Jika dilihat dari Maksud dan Tujuan yang tertuang ke dalam kerangka acuan kerja
(KAK), maka dapat disimpulkan bahwa pengadaan ini bertujuan untuk
memberikan pedoman dalam pemilihan tenaga konsultan dalam rangka
membantu pengelola kegiatan Bantuan Sarana Pembelajaran Berbasis TI pada
Direktorat Pembinaan SD Tahun 2016.

3. Tanggapan Terhadap Kerangka Acuan Kerja

Tanggapan konsultan terhadap KAK dan dalam kegiatan ini di Direktorat


Pembinaan SD adalah sebagai berikut:
3.1. Latar Belakang

Dokumen KAK sesuai dengan pemahaman konsultan telah dapat menunjukkan


latar belakang atau dasar pemikiran perlunya pemilihan tenaga konsultan dalam
rangka membantu pengelola kegiatan Bantuan Sarana Pembelajaran Berbasis TI.
Di samping itu juga disebutkan bahwa melalui TI pada akhirnya menuntut
terbentuknya kepemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel dan mampu
menjawab tutuntan perubahan secara efektif. Tuntutan perubahan tersebut dapat
dideskripsikan sebagai terbentuknya pemerintahan yang Good Governance.

Untuk mencapai tata kelola yang baik pada prinsipnya tidak dapat dilepaskan dari
keberadaan TI yang dimiliki. Dengan demikian perlunya ada kaitan yang erat
antara organisasi dan teknologi dan sistem informasi yang dimiliki, untuk
melahirkan konsep IT Governance. Dalam mana tujuan dari IT Governance
adalah untuk menselaraskan tujuan dari keberadaan teknologi dan sistem
informasi dengan tujuan dari organisasi bersangkutan.

3.2. Maksud dan Tujuan

Dokumen KAK telah memberikan gambaran yang jelas tentang maksud dan
tujuan dari kegiatan ini. Jika digambarkan, maksud dari Pengadaan Jasan
Konsultansi Bidang TI di Direktorat Pembinaan SD dapat dilihat sebagai berikut:

Dalam hal ini maksud dari KAK, sudah dapat memberikan gambaran jelas kepada
konsultan dan akan dijadikan acuan dasar dalam menentukan pendekatan dan
metodologi yang akan digunakan. Pendekatan dan metodologi yang digunakan
akan dibahas lebih lanjut pada bagian pendekatan dan metodologi.

Dalam dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK), juga telah didefinisikan tujuan dari
pekerjaan ini sehingga pihak konsultan berpendapat bahwa tujuan ini telah dapat
menggambarkan bagaimana kompleksitas IT di lingkungan Direktorat Pembinaan
SD.

3.3. Ruang Lingkup

Dalam hal ruang lingkup kegiatan jasa konsultansi bidang TI di Direktorat


Pembinaan SD, dokumen KAK telah memberikan panduan yang jelas dan dapat
dipahami dengan mudah oleh pihak konsultan. Masing-masing poin pada ruang
lingkup pekerjaan setidaknya dapat dijadikan dasar bagi pihak konsultan untuk
dapat menyusun pekerjaan. Konsultan akan membahas satu demi satu
berdasarkan Ruang Lingkup Pekerjaan sebagai pemahaman konsultan terhadap
KAK.

Poin pertama pertama memfasilitasi penyusunan petunjuk teknis bantuan sarana


pembelajaran berbasis TI di SD. Dalam hal menginventarisir informasi di setiap
unit kerja di Direktorat Pembinaan SD mengacu kepada Tugas Pokok dan Fungsi.
Pengkajian terhadap tugas pokok dan fungsi memungkinkan konsultan tidak saja
dapat menginventasir informasi perhubungan tetapi juga dapat melakukan
evaluasi dalam bentuk tingkat optimisasi informasi perhubungan pada setiap unit
kerja.

Menyusun panduan kegiatan dalam setiap kegiatan bantuan sarana pembelajaran


berbasis TI di SD. Dalam hal ini, konsultan akan menggunakan model COBIT
yang digunakan sebagai acuan proses teknologi informasi. Pemilihan COBIT
dilakukan dikarenakan melihat pentingnya peranan teknologi informasi, maka
harus ada suatu mekanisme yang dapat mengukur kinerja perangkat teknologi
tersebut.

Menyusun panduan dan instrument verifikasi dan validasi bantuan sarana


pembelajaran berbasis TI di SD. Dalam hal ini konsultan akan melakukan proses
perbandingan dengan instansi pemerintah seperti: Badan Narkotika Nasional;
Kementrian Komunikasi dan Informasi; dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta.

Menganalisis data hasil verifikasi dan validasi bantuan sarana pembelajaran


berbasis TIK di SD. Dalam melakukan analisis, konsultan memiliki beberapa
pendekatan sebagai berikut:

Analisis dilakukan terhadap berbagai kebijakan nasional baik dalam bentuk


Inpres, Surat Keputusan Bersama dan atau berbagai panduan yang dikeluarkan
oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi selaku lembaga yang memiliki
kewenangan dalam mengeluarkan berbagai kebijakan nasional e-Government;

Melakukan studi referensi terhadap berbagai artikel, jurnal, buku dan presentasi
seminar;

Mengkaji berbagai standar penerapan e-Government yang dikeluarkan oleh


lembaga internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, Pasific Council, Bank
Dunia dan lain sebagainya.
Menyiapkan bahan-bahan dan materi yang dibutuhkan dalam kegiatan workshop
sosialisasi bantuan sarana pembelajaran berbasis TIK di SD. Dalam hal ini
konsultan berpendapat bahwa Teknologi Informasi telah berkembang sedemikian
rupa hingga mempengaruhi cara menjalankan organisasi. Dalam perlombaan
pemanfaatan teknologi ini, ternyata muncul kendala bagi perkantoran dan instansi
pemerintah; yakni dalam upaya menerapkan teknologi informasi untuk
kepentingan peningkatan layanan dengan cara memberikan layanan terbaik dan
tercepat yang bisa diberikan kepada masyarakat dengan memanfaatkan Internet.
Untuk itu, analisis terhadap kecenderungan perkembangan teknologi informasi
dilakukan berdasarkan perkembangan umum seperti:

Trend dikembangkannya berbagai perangkat keras berbasis pervasive computing


(embedded devices) yang lama kelamaan akan menjadi media alternatif
pengganti komputer personal (PC) yang saat ini menjadi standar komponen
sistem informasi;

Perkembangan riset dan produk perangkat keras telekomunikasi yang lebih


mengarah kepada wireless devices dibandingkan dengan perangkat keras
berbasis koneksi fisik kabel;

Semakin banyaknya perangkat keras yang beroperasi dengan menggunakan


aplikasi berbasis open source;

Memfasilitasi pelaksanaan kegiatan bantuan sarana bantuan sarana


pembelajaran berbasis TIK di SD secara substansi mulai dari tahap persiapan
sampai pelaporan. Pemahaman konsultan akan bagian ini adalah bahwa sebuah
sistem informasi bukan merupakan bagian tunggal yang secara utuh
menggambarkan sebuah informasi, melainkan terdiri atas beragam komponen
penyusunnya.

Pada bagian akhir dari ruang lingkup dokumen KAK, yakni menyusun laporan
hasil pelaksanaan seluruh kegiatan bantuan sarana pembelajaran berbasis TIK di
SD dipahami oleh konsultan sebagai akumulasi dari langkah-langkah mulai dari
tahap persiapan, survei dan pengumpulan data, tahapan analisa dan tahapan
pelaporan keseluruhannya dibuat dalam bentuk laporan.
4. Apresiasi Inovasi

Dokumen KAK telah mendefinisikan secara jelas dan lengkap kualifikasi tenaga
ahli dan operator. Setidaknya terdapat 8 (delapan) kualifikasi tenaga ahli yang
dipersyaratkan bertugas untuk mengerjakan. Selain tenaga ahli juga ditambah
tenaga pendukung/operator yang bertugas untuk membantu pencatatan dan
pemasukan data.

Mengingat bahwa ruang lingkup pekerjaan dalam dokumen KAK menyebutkan


adanya membantu pengelola dalam pelaksanaan kegiatan bantuan saran
pembelajaran berbasis TIK, maka pihak konsultan berpendapat bahwa perlu
dipersiapkan tenaga ahli khusus yang memiliki kualifikasi sebagai auditor.

Selain apresiasi inovasi di atas, masalah umum yang kerap terjadi pada
organisasi seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah lemahnya
proses integrasi data yang berujung kepada kurangnya informasi untuk
pengambilan keputusan ataupun kebijakan lainnya. Kendala yang umum ditemui
adalah:

Belum adanya kebijakan untuk menciptakan komitmen bersama terhadap


integrasi data dan pelaporan yang tertuang dalam bentuk aturan dan panduan
teknis;

Belum ada standar teknologi informasi yang dipilih dan ditetapkan sebagai
standar untuk keperluan pelaporan.

Tidak meratanya distribusi kesiapan sistem informasi dan sumber daya manusia,
sehingga berujung kepada ketidaksiapan proses koordinasi dari mulai pusat
sampai dengan daerah.

Terhadap berbagai kendala tersebut, pihak konsultan memberikan masukan untuk


membuat standardisasi teknologi yang disebut dengan metadata untuk keperluan
integrasi data dan informasi serta didukung oleh sebuah Surat Keputusan
Bersama (SKB) antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kepala
Pemerintah Daerah baik di tingkat Provinsi ataupun tingkat
Kabupaten/Kotamadya.
5. Pendekatan dan Metodologi

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan sebuah organisasi


pemerintah yang dipimpin oleh seorang Menteri dan bertanggung jawab langsung
kepada Presiden Republik Indonesia dalam bidang pendidikan. Sebagai sebuah
kementerian yang berhubungan dengan bidang pendidikan, Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan memiliki fungsi sebagai berikut:

Perumusan kebijakan nasional, kebijakan pelaksanaan dan kebijakan


teknis di bidang pendidikan;
Pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang pendidikan;
Pengelolaan barang milik / kekayaan negara yang menjadi tanggung jawab
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
Pengawasan dan pelaksanaan tugas di bidang pendidikan;
Penyampaian laporan hasil evaluasi, saran dan pertimbangan di bidang
tugas dan fungsi bidang pendidikan kepada Presiden;

Pihak konsultan berpendapat bahwa salah satu kunci keberhasilan


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam berbagai usaha untuk
mencapai visi dan misinya terletak pada kemampuan organisasi dalam
membangun sistem informasi yang efektif dan efisien. Sistem informasi
dengan kinerja tinggi secara mutlak harus dimiliki oleh Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan mengingat bahwa penguasaan terhadap
informasi merupakan tulang punggung keberhasilan proses pencapaian visi
dan misi organisasi seperti yang telah disebutkan di atas.

6. Rencana Kerja

Pekerjaan jasa konsultan bidang IT dan Komunikasi di Direktorat Pembinaan SD


direncanakan akan dimulai setelah keluar Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)
yakni bulan Juni 2016. Pekerjaan ini akan dilaksanakan kurang lebih dua ratus
sepuluh (210) hari atau paling lambat 7 bulan setelah keluar SPMK.

Pada tahap-tahap awal konsultan akan melakukan workshop dengan tim


pendamping dan pengarah Direktorat Pembinaan SD. Workshop dilakukan untuk
mensosialisasikan metode dan rencana kerja dari pihak konsultan seperti proses
assessment, benchmarking, inventarisasi dan wawancara. Dalam workshop,
konsultan akan memintah bantuan kepada tim pendamping dan pengarah
terutama untuk mendapatkan data-data, jawal wawancara dan assessment dan
hak akses untuk proses inventarisir.

7. Tenaga Ahli dan Tanggung Jawabnya

1. IT Programmer
Mengambil bagian dalam pengembangan dan integrasi perangkat lunak.
Mengembangkan secara aktif kemampuan dalam pengembangan
perangkat lunak.
Menerima permintaan user untuk masalah-masalah yang harus
diselesaikan.
Bertanggung jawab atas kepuasan terkini pegawai.
Melakukan tugas-tugas yang berkaitan dengan tanggung jawab yang
diminta, seperti dalam sertifikat dan menuruti rencana dasar perusahaan
untuk membangun kecakapan dalam portofolio produk.
Mengerjakan macam-macam tugas terkait seperti yang diberikan.

2. IT Support
Menerima, memprioritaskan dan menyelesaikan permintaan bantuan IT.
Membeli hardware IT, software, dan hal-hal lain yang berhubungan
dengan hal tersebut.
Instalasi, perawatan dan penyediaan dukungan harian baik untuk
hardware & software Windows, Macintosh, & Linux, peralatan termasuk
printer, scanner, hard-drives, dll.
Korespondensi dengan penyedia jasa eksternal termasuk Internet
Service Provider (ISP), penyedia jasa Email, hardware, dan software
supplier, dll.
Mengatur penawaran harga barang dan tanda terima dengan supplier
untuk kebutuhan yang berhubungan dengan IT.
Menyediakan data/informasi yang dibutuhkan untuk pembuatan laporan
departemen regular.

3. Network Administrator
Membantu System Desainer dan Administrator dalam mengelola
Jaringan di Direktorat Pembinaan SD.
Melakukan pengelolaan teknis terhadap infrastruktur Jaringan Direktorat
Pembinaan SD terkait rehabilitasi Sekolah.
Melakukan pengelolaan teknis terhadap portal informasi dan komunikasi
direktorat Pembinaan SD.
Memonitoring Jaringan di Diretorat Pembinaan SD.
Menguji jaringan untuk kelemahan di Diretorat Pembinaan SD.
Menginstal dan menerapkan program keamanan di Direktorat
Pembinaan SD.
Dalam banyak kasus E-mail dan Internet filter

4. Network and Computer Systems Administrator


Menjaga dan mengelola jaringan komputer dan lingkungan komputasi
terkait termasuk perangkat keras komputer, perangkat lunak sistem,
perangkat lunak aplikasi, dan semua konfigurasi.
Melakukan backup data dan operasi pemulihan kerusakan.
Mendiagnosa, memecahkan masalah, dan menyelesaikan perangkat
keras, perangkat lunak, atau jaringan lainnya dan masalah sistem, dan
mengganti komponen yang rusak bila diperlukan.
Merencanakan, mengkoordinasikan, dan melaksanakan langkah-
langkah keamanan jaringan untuk melindungi data, perangkat lunak, dan
perangkat keras.
Mengkonfigurasi, memonitor, dan memelihara aplikasi email atau anti
virus software perlindungan.
Mengoperasikan master konsol untuk memonitor kinerja sistem
komputer dan jaringan, dan untuk mengkoordinasikan komputer akses
jaringan dan penggunaan.
Memuat rekaman komputer dan disk, dan menginstal perangkat lunak
dan kertas printer atau form.
Desain, mengkonfigurasi, dan perangkat keras uji komputer, jaringan
lunak dan perangkat lunak sistem operasi.
Memonitor kinerja jaringan untuk menentukan apakah penyesuaian perlu
dibuat, dan untuk menentukan di mana perubahan harus dibuat di masa
depan.
Berunding dengan pengguna jaringan tentang bagaimana untuk
memecahkan masalah sistem yang ada.

5. Network Systems and Data Communications Analysts


Menguji dan mengevaluasi hardware dan software untuk menentukan
efisiensi, reliabilitas, dan kompatibilitas dengan sistem yang ada, dan
membuat rekomendasi pembelian.
Desain dan implementasi sistem, konfigurasi jaringan, dan arsitektur
jaringan, termasuk teknologi perangkat keras dan perangkat lunak,
lokasi situs, dan integrasi teknologi.
Membantu pengguna untuk mendiagnosa dan memecahkan masalah
komunikasi data.
Memantau kinerja sistem dan menyediakan langkah-langkah keamanan,
tips dan pemeliharaan yang diperlukan.
Menjaga dibutuhkan file dengan menambahkan dan menghapus file
pada server jaringan dan membuat cadangan file untuk menjamin
keselamatan file apabila terjadi masalah dengan jaringan.
Bekerja dengan engineer lain, analis sistem, programer, teknisi, ilmuwan
dan manajer tingkat atas dalam pengujian, desain dan evaluasi sistem.
Mengidentifikasi area operasi yang perlu diupgrade peralatan seperti
modem, kabel serat optik, dan kabel telepon.
Konsultasi pelanggan, kunjungi tempat kerja atau melakukan survei
untuk menentukan kebutuhan pengguna sekarang dan masa depan.
Melatih pengguna dalam menggunakan peralatan.
Memelihara perangkat seperti printer, yang terhubung ke jaringan.

6. Web Developers
Mendesain, membangun, atau memelihara situs web, menggunakan
authoring atau bahasa scripting, alat penciptaan konten, alat
manajemen, dan media digital.
Melakukan atau update situs web langsung.
Menulis, desain, atau mengedit konten halaman web, atau yang lain
langsung memproduksi konten.
Berunding dengan tim manajemen atau pengembangan untuk
memprioritaskan kebutuhan, menyelesaikan konflik, mengembangkan
kriteria konten, atau memilih solusi.
Back-up file dari situs web untuk direktori lokal untuk pemulihan instan
dalam kasus masalah.
Mengidentifikasi masalah yang ditemukan oleh umpan balik pengujian
atau pelanggan, dan memperbaiki masalah masalah atau merujuk pada
personalia yang tepat untuk koreksi.
Evaluasi kode untuk memastikan bahwa itu adalah sah, benar
terstruktur, memenuhi standar industri dan kompatibel dengan browser,
perangkat, atau sistem operasi.
Evaluasi kode untuk memastikan bahwa itu adalah sah, benar
terstruktur, memenuhi standar industri dan kompatibel dengan browser,
perangkat, atau sistem operasi.
Menjaga pemahaman teknologi web saat ini atau praktek pemrograman
melalui melanjutkan pendidikan, membaca, atau partisipasi dalam
konferensi profesional, workshop, atau kelompok.
Menjaga pemahaman teknologi web saat ini atau praktek pemrograman
melalui melanjutkan pendidikan, membaca, atau partisipasi dalam
konferensi profesional, workshop, atau kelompok.
Menganalisis kebutuhan pengguna untuk menentukan persyaratan
teknis.
Mengembangkan atau memvalidasi tes routine dan jadwal untuk
memastikan bahwa uji kasus meniru antarmuka eksternal dan alamat
semua jenis browser dan perangkat.

7. Computer Security Specialists


Mengenkripsi transmisi data dan membangun firewall untuk
menyembunyikan informasi rahasia seperti sedang dikirim dan untuk
menahan transfer digital tercemar.
Mengembangkan rencana untuk melindungi file komputer terhadap
modifikasi disengaja atau tidak sah, perusakan, atau pengungkapan dan
untuk memenuhi kebutuhan pengolahan data darurat.
Meninjau pelanggaran prosedur keamanan komputer dan mendiskusikan
prosedur dengan pelanggar untuk memastikan pelanggaran tidak
terulang kembali.
Memonitor penggunakan file data dan mengatur akses untuk melindungi
informasi dalam file komputer.
Monitor laporan saat ini dari virus komputer untuk menentukan kapan
untuk memperbarui sistem perlindungan virus.
Memodifikasi keamanan file komputer untuk memasukkan software baru,
memperbaiki kesalahan, atau mengubah status akses individu.
Melakukan penilaian risiko dan melaksanakan tes pengolahan data
sistem untuk memastikan fungsi pengolahan data kegiatan dan langkah-
langkah keamanan.
Berunding dengan pengguna untuk membahas isu-isu seperti akses
data komputer kebutuhan, pelanggaran keamanan, dan perubahan
pemrograman.
Melatih pengguna dan meningkatkan kesadaran keamanan untuk
memastikan keamanan sistem dan untuk meningkatkan efisiensi server
dan jaringan.
Mengkoordinasikan pelaksanaan rencana sistem komputer dengan
personil pendirian dan vendor luar.

8. Database Administrator
Pemasangan perangkat lunak baru/menginstal versi baru dari perangkat
lunak DBMS, aplikasi perangkat lunak, dan perangkat lunak lain yang
berhubungan dengan administrasi DBMS.
Menguji software baru sebelum pindah ke sebuah lingkungan produksi.
Konfigurasi hardware dan software dengan sistem administrator.
DBA bekerja sama dengan administrator sistem untuk melakukan
instalasi perangkat lunak, dan untuk mengkonfigurasi hardware dan
software agar berfungsi secara optimal dengan.
Memantau dan mengelola keamanan DBMS. Hal ini melibatkan
penambahan dan menghapus pengguna, pemberian quota, audit, dan
memeriksa masalah keamanan.
Menganalisis data yang tersimpan dalam database dan membuat
rekomendasi yang berkaitan dengan kinerja dan efisiensi penyimpanan
data, termasuk penggunaan indeks efektif.
Menganalisis data yang tersimpan dalam database dan membuat
rekomendasi yang berkaitan dengan kinerja dan efisiensi penyimpanan
data, termasuk penggunaan indeks efektif.
Menganalisis data yang tersimpan dalam database dan membuat
rekomendasi yang berkaitan dengan kinerja dan efisiensi penyimpanan
data, termasuk penggunaan indeks efektif, memungkinkan Paralel
Query eksekusi, atau fitur khusus DBMS lainnya.
Menetapkan prosedur tertentu untuk melakukan rekonsiliasi data untuk
menghindari terjadinya redundancy.
Dapat menunjukkan potensi masalah, dan dapat membantu
pengembangan kinerja tim dengan pertimbangan khusus.
Melakukan pemodelan data, befungsi untuk mengoptimalkan sistem tata
letak untuk mengambil yang paling keuntungan dari I/O subsystem.
Merawat dokumentasi DBA untuk memperoleh informasi tentang
perubahan yang telah dilakukan, bagaimana dan kapan dilakukan.
Bertanggung jawab atas administrasi perusahaan yang berhubungan
dengan database dan analisis, desain, dan penciptaan database baru.

9. Operator
Membantu Pencatatan Teknikal Network dan Support
Membantu melakukan pemasukan data dan informasi ke dalam sistem
Manajemen Pendataan dan Pelaporan terpadu Direktorat Pembinaan
SD.
8. Jadwal Penugasan Tenaga Ahli
No Nama BULAN KE KETERANGAN
. Posisi Nama Personil Perusahaan I II III IV V VI VII
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

PT. Pakar
1 IT Programmer Priangan 7 Bulan
Timur

2 IT Support Idem 7 Bulan

3 Network Administrator Idem 7 Bulan

Network and Computer


4 Idem 7 Bulan
Systems Administrator
Network Systems and
5 Data Communications Idem 7 Bulan
Analysts

6 Web Developers Idem 7 Bulan

Computer Security
7 Idem 7 Bulan
Specialists

8 Database Administrator Idem 7 Bulan

9 Operator Idem 7 Bulan


9. Laporan

Kegiatan jasa Konsultan IT pada dasarnya merupakan kegiatan perencanaan dimana hasil-
hasil pekerjaan akan dibuat dalam bentuk dokumen-dokumen pelaporan. Berdasarkan
pendekatan dan metodologi yang dibuat oleh konsultan seperti telah dibahas pada bagian-
bagian sebelumnya beserta dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK), maka laporan-laporan
yang dihasilkan adalah:

Laporan Tahap I. Berisi kegiatan bulan Juni 2016 sampai dengan September 2016;
Laporan Tahap II. Berisi kegiatan bulan Oktober 2016 sampai dengan Desember 2016;

Executive Summary. Rangkuman dari kegiatan mulai bulan Juni 2016 sampai dengan
Desember 2016

Ketiga laporan-laporan hasil kerja tersebut akan disusun berdasarkan proses kemajuan
pekerjaan yang dipersyaratkan dalam dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan
digandakan masing-masing sebanyak 10 eksemplar.