Vous êtes sur la page 1sur 3

ANALISI JURNAL

1. Judul jurnal
Pengaruh terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi terhadap kemampuan pasien
mengontrol halusinasi di Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau.
2. Kata kunci
Terapi aktivitas, stimulasi kelompok, halusinasi.
3. Penulis jurnal
Tiomarlina Purba, Fatha Annis Nauli, Sri Utami, Isnaeni, Wijayanti, Upoyo.
4. Latar belakang masalah
Menurut data statistik yang di kemukakan oleh WHO menyebutkan bahwa
prevelansi masalah kesehatan jiwa saat ini cukup tinggi, 25% penduduk dunia
pernah menderita kesehatan jiwa. Di Indonesia 3-5/1000 penduduk menderita
masalah jiwa , mayoritas penderita berada di kota besar ini terkait dengan tingginya
stress yang muncul di daerah perkotaan. Berdasarkan data laporan akuntabilitas
Rumah Sakit Jiwa Tampan dari januari sampai desember 2012 di dapatkan jumlah
pasien rawat inap sebanyak 4598. Dari data tersebut sebanyak 2479 pasien dengan
masalah keperawatan halusinasi. Salah satu asuhan keperawatan jiwa yang dapat
diterapkan untuk mengontrol halusinasi yaitu dengan menggunakan Terapi Aktivitas
Kelompok(TAK).
5. Tujuan penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui:
1. Karakteristik pasien dengan halusinasi di Rumah Sakit Tampan Provinsi Riau.
2. Kemampuan mengotrol halusinasi pada pasien dengan halusinasi sebelum di
berikan TAK stimulasi persepsi di Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau.
6. Metodologi penelitian
a. Desain penelitian
Penelitian bersifat kuantitatif dengan desain praeksperimental dengan
menggunakan rancangan one group pre test dan post test.

b. Lokasi dan waktu penelitian


Penelitian di lakukan di Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau yaitu di
ruangan Indra giri, Kuantan, Siak, Sebayang dan Kampar.
c. Populasi dan sampel
Populasinya yaitu pada pasien 140 pasien dengan halusinasi, sampel berjumlah
26 responden.
d. Etika penelitian
Adapun etika penelitian meliputi:
a. Lembar persetujuan sebagai responden (informed consent).
b. Tanpa nama (anonymity).
c. Kerahasiaan (confidentiality).
e. Alat pengumpulan data
Pengumpulan data berupa wawancara dan observasi langsung.
f. Prosedur pengumpulan data
Prosedur yang di lakukan peneliti adalah sebagai berikut:
a. Tahap persiapan
b. Tahap pelaksanaan
c. Tahap akhir
g. Analisa data
Analisa data mengunakan univariat dan bivariat.
7. Hasil penelitian
Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan pada 26 responden , di dapatkan
mayoritas responden berumur 20-40 tahun, jenis kelamin mayoritas laki- laki,
pendidikan mayoritas pendidikan SD, lama mengalami halusinasi mayoritas 1- 10
tahun , jenis halusinasi mayoritas halusinasi pendengan dan penglihatan.
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terapi aktivitas kelompok stimulasi
persepsi terhadap penurunan tingkat halusinasi dan kemampuan pasien mengontrol
halusinasinya dengan hasil uji t dependent di dapatkan p value = 0,000 < (0,05).
Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa dengan terapi aktivitas kelompok
stimulasi persepsi dapat menurunkan tingkat halusinasi pasien dan meningkatkan
kemampuan pasien mengotrol halusinasi.
8. Kelemahan penelitian yang terdapat pada jurnal ini yaitu:
a. Tidak ada kerjasama antara perawat ruangan sehingga peneliti kesulitan
mengumpulkan pasien untuk TAK.
b. Beberapa pasien yang bukan responden meminta ikut dalam penelitian,
sehingga responden tidak bisa focus dalam mengikuti TAK.
9. Kelebihan penelitian yang terdapat pada jurnal ini yaitu

Di dalam jurnal penelitan ini, peneliti menyertakan pertanyaan-pertanyaan yang di


ajukan kepada responden serta mengobservasi langsung perubahan yang terjadi
pasien setelah di lakukan terapa TAK.
10. Manfaat penelitian yang di dapat pada jurnal ini bagi kesehatan, yaitu:
Pasien dengan halusinasi dapat mengontrol halusinasinya dengan melakukan terapi
TAK.