Vous êtes sur la page 1sur 29

PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA

Fasilitas Yankes Puskesmas No. Register


Nama Perawat yang Noveldi Pitna Tanggal 27 Juli 2017
mengkaji Pengkajian
1. DATA KELUARGA
Nama Kepala Keluarga Tn.P Bahasa sehari hari Indonesia dan Makassar
Alamat Rumah & Telp Balang Punia No. 80 Jarak Yankes 1 2 Km
Terdekat
Agama & Suku Islam / Makassar Alat Transportasi Motor

2. DATA ANGGOTA KELUARGA


Nama Hub Umur JK Suku Pendidikan Pekerjaan Status Gizi TTV Status Alat
N
dgn Kel Terakhir Saat Ini (TB, BB,BMI) (TD,N,S,P) Imunisasi Bantu/
o
Dasar Protesa
Tn.P KK 58 thn L Makassar SD Petani TB: 160 cm TD: 110/80 mmHg Lengkap Tidak
BB: 50 kg N: 98x/menit
1
BMI: 19,5 S: 37,0C
kg/m2 P: 24x/menit
Ny.R Istri 57 thn P Makassar SD IRT TB: 160 cm TD: 130/90 mmHg Lengkap Tidak
BB: 80 kg N: 86x/menit
2
BMI: 31,25 S: 37,0C
kg/m2 P: 24x/menit
LANJUTAN
N Status Kesehatan Riwayat Analisis Masalah
Nama Penampilan Umum
o Saat Ini Penyakit/Alergi Kesehatan Individu
1 Tn.R Tampak Rapih dan Bersih Sakit Tidak ada Merokok
2 Ny.N Tampak Rapih dan Bersih Sakit Rematoid Atritis Rematoid Atritis

3. DATA PENGKAJIAN INDIVIDU YANG SAKIT


Nama individu yang sakit : Ny.N Diagnosa Medik : Hipertensi
Sumber dana kesehatan : BPJS Rujukan Dokter / Rumah Sakit :
Keadaan Umum Sirkulasi / Cairan Perkemihan Pernafasan
Kesadaran : Compos mentis Edema Bunyi Jantung. Pola BAK , Sianosis
GCS : 15 (E4V5M6) Asites Akral dingin Hematuria Poliuria Sekret / Slym
TD : 130/90 mmHg Tanda Perdarahan: Purpura/ Oliguria Disuria Irama Reguler
P : 24x/menit Hematoma/Petekie/Melena Inkontinensia Retensi Wheezing
S : 37,0c Hematemesis/Epistaksis Nyeri saat BAK Ronki.
N : 86x/menit Tanda Anemia: Pucat/ Kemampuan BAK: Mandiri/ Otot bantu nafas.
Takikardia Kongjungtiva Pucat/Lidah Bantu sebagian/Tergantung Alat bantu nafas.
Bradikardia Alat Bantu: Tidak/Ya Dispnea
Tubuh teraba hangat Gunakan Obat: Tidak/Ya
Menggigil

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes


Panakkukang Makassar
16 04 055
Pucat/Akral Pucat Kemampuan BAB: Mandiri/ Sesak
Tanda Dehidrasi: Mata Bantu sebagian/Tergantung Stridor
Cekung/Turgor kulit Alat Batu: Tidak/Ya Krepirasi
Berkurang/Bibir Kering
Pusing Kesemutan
Berkeringat Rasa Haus
Pengisian Kapiler >3 detik

Percernaan Muskuloskletal Neurosensori Kulit


Mual Muntah Tonus otot Fungsi Penglihatan: Jaringan parut
Kembung Kontraktur Buram Memar
Nafsu makan: Fraktur Tak bias melihat Laserasi
Berkurang/Tidak Nyeri otot/tulang Alat bantu.. Ulserasi
Sulit menelan Drop foot, lokasi Visus.. Pus.
Disphagia Tremor, jenis Bulae/lepuh
Bau nafas Malaise/fatique Fungsi Pendengaran Perdarahan bawa
Kerusakan gigi/gusi/lidah/ Atropi Kurang jelas Krustae
Geraham/rahang/palatum Kekuatan otot Tuli Luka bakar kulit
Distensi abdomen Postur tidak normal Alat bantu Derajat..
Bising usus RPS Atas: bebas/terbatas/ Tinnitus Perubahan warna.
Konstipasi Kelemahan/kelumpuhan(Ka/Ki) Decubitus:Grade
Diarex/hr RPS Bawah: bebas/terbatas/ Fungsi Perasa Lokasi
Hemoroid, grade Kelemahan/kelumpuhan(Ka/Ki) Mampu
Teraba masa abdomen Berdiri: Mandiri/Bantu Terganggu Tidur dan Istirahat
Stomatitis Warna Sebagian/Tergantung Susah tidur
Riwayat obat pencahar Berjalan: Mandiri/Bantu Fungsi Perabaan Waktu tidur
Maag Sebagian/Tergantung Kesemutan pada Bantuan obat,
Konsistensi Alat bantu: Tidak/Ya Kebas pada..
Diet khusus : Ya/Tidak Nyeri: Tidak/Ya Disorientasi Parese
Kebiasaan makan-minum: Halusinasi Disartria
Mandiri/Bantu sebagian/ Amnesia Paralisis
Tergantung Reflex patologis
Alergi makanan/minuman: Kejang: sifatlama..
Tidak/Ya Frekwensi..
Alat bantu: Ya/Tidak
Fungsi Penciuman
Mampu
terganggu
Mental Komunikasi dan budaya Kebersihan Diri Perawatan Diri Sehari-
Cemas Denial Interaksi dengan keluarga: Gigi-mulut kotor hari
Marah Baik/terhambat Mata kotor Kulit kotor Mandi: Mandiri/Bantu
Takut Putus Asa Berkomunikasi: Perineal/genital kotor Sebagian/Tergantung
Depresi Rendah diri Lancar/Terhambat Hidung kotor Kuku kotor Berpakaian: Mandiri /
Menarik diri Agresif Kegiatan social sehari-hari: Telinga kotor Bantu/Sebagian/Tergantu
Perilaku kekerasan Rambut kepala kotor ng
Respon pasca Menyisir rambut:
trauma Mandiri /
Bantu/Sebagian/Tergantu
ng

Tidak mau melihat bagian


tubuh yang rusak
Keterangan Tambahan Terkait Individu :
Geriatric Depression Scale Yesavage
Apakah anda puas dengan kehidupan anda ? (tidak)ya Ya Tidak

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes


Panakkukang Makassar
16 04 055
Apakah anda mengurangi hobi dan aktivitas sehari-hari ? (ya)
Apakah anda merasa bahwa hidup anda kosong ? (ya) = Tidak

Apakah anda sering merasa bosan ? (ya)= Tidak

Apakah anda selalu bersemangat ? (tidak)= Ya

Apakah anda takut sesuatu yang buruk akan terjadi pada anda ? (ya)= Tidak

Apakah anda selalu merasa bahagia ? (tidak)= Ya

Apakah anda sering merasa putus asa ? (ya)= Tidak

Apakah anda lebih suka tinggal di rumah pada malam hari daripada keluar dan
melakukan sesuatu yang baru? (ya)
Apakah anda merasa mempunyai lebih banyak masalah dengan ingatan dibanding
dengan orang lain ? (ya)
Apakah anda berpikir bahwa hidup ini sangat menyenangkan ? (tidak)=ya

Apakah anda merasa tak berguna ? (ya)= Tidak

Apakah anda merasa berenergi ? (tidak) = Ya

Apakah anda berpikir bahwa situasi anda tidak ada harapan ? (ya)= Tidak

Apakah anda berpikir bahwa banyak orang yang lebih baik daripada anda ? (ya)=
Tidak

Skor 1 poin untuk tiap respon yang sesuai dengan jawaban Ya atau Tidak setelah pertanyaan.
Interprestasi:
Skor 10 : Depresi
Skor 5 9 : Menunjukkan kemungkinan depresi
Skor klien : 3 artinya klien tidak mengalami depresi

ISAACS-WALKEY IMPAIRMENT MEASURMENT


No Pertanyaan Jawaban klien
1 Apa nama tempat ini? Benar
2 Ini hari apa? Benar
3 Ini bulan? Benar
4 Tahun berapa sekarang? Benar
5 Berapa umur klien? (jika klien menjawab 1 Benar
tahun lebih muda atau lebih tua, maka dianggap
benar)
Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes
Panakkukang Makassar
16 04 055
6 Tahun berapa klien lahir Salah
7 Bulan berapa klien lahir Salah
8 Tanggal berapa klien lahir? Salah
9 Berapa lama klien tinggal dipanti jompo ?10 Benar
tahun (kesalahan 25 % dianggap benar)
TOTAL NILAI 3
Keterangan :
Kesalahan 0-2 : Fungsi Intelektual Utuh
Kesalahan 3-4 : Kerusakan Intelektual Ringan
Kesalahan 5-7 : Kerusakan Intelektual Sedang
Kesalahan 8-9 : Kerusakan Intelektual Berat
Kesalahan 3 : yaitu klien berada pada kerusakan intelektual Ringan

DATA PENUNJANG MEDIS INDIVIDU YANG SAKIT

Hasil Asam Urat : 6,7 mg/dl

4. DATA PENUNJANG KELUARGA


Rumah dan Sanitasi Lingkungan PHBS
Kondisi Rumah : Jika ada Bunifas, Persalinan ditolong oleh tenaga
Keluarga Tn.P memiliki tipe Rumah Semi Permanen,
kesehatan : Tidak ada Bu Nifas
ukuran 12 x10 cm dengan lantai rumah terbuat dari Jika ada Bayi, Memberi ASI Ekslusif :
Tidak ada bayi
papan. Kondisi rumah tampak bersih dengan perabot
rumah tangga tertata dengan rapi, selain itu memiliki Jika ada Balita, Menimbang Balita Tiap Bulan :
halaman di depan rumah yang dimanfaatkan untuk Tidak ada Balita
menanam bunga Menggunakan air bersih untuk makan & minum :
Ventilasi :
Keluarga Tn.P memiliki jendela rumah yang dibuka setiap Ya, Keluarga Tn.P menggunakan air galon untuk
hari dan memiliki ventilasi di setiap ruangan dengan minum dan air PAM untuk masak.
jumlah ventilasi 15 buah sehingga pertukaran udara Menggunakan Air Minum Untuk Kebersihan Diri
sangat baik. :Ya, Keluarga Tn.P menggunakan air PAM untuk
Pencahayaan Rumah : mandi dan mencuci.
Pencahayaan dalam rumah keluarga Tn.P di siang hari
Mencuci Tangan dengan Air Bersih & Sabun :
adalah terang
Saluran Buang Limbah : Ya, Keluarga Tn.P mencuci tangan dengan air
bersih tapi tidak menggunakan sabun
Baik/Cukup/Kurang
Melakukan Pembuangan sampah pada tempatnya :
Keluarga Tn.P memiliki Saluran Pembuangan Air Limbah
Ya, Keluarga Tn.P menampung sementara di

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes


Panakkukang Makassar
16 04 055
yang baik yaitu resapan dengan kondisi lancar. ember setelah itu membakarnya di belakang rumah
Sumber Air Bersih : Menjaga Lingkungan Rumah Tampak Bersih :
Sehat/Tidak Sehat Ya, Keluarga Tn.P selalu menjaga lingkungan
Keluarga Tn.P menggunakan sumber air PAM untuk rumah agar tetap bersih sehingga kondisi
kebutuhan sehari-hari yang tidak berwarna, berbau, dan kesehatan keluarga tetap sehat
berasa dengan pengolahan air minum dimasak. Mengkomsumsi Lauk dan Pauk Tiap Hari :
Jamban Memenuhi Syarat : Ya, Keluarga Tn.P sering mengkonsumsi sayur,
Iya, Keluarga Tn.P memiliki jamban yang memenuhi daging, ikan, telur
syarat yaitu menggunakan jamban leher angsa Menggunakan Jamban Sehat :
Tempat Sampah : Ya, Keluarga Tn.P menggunakan jamban sehat
Keluarga Tn.P memiliki Penampungan sampah sementara yaitu jamban leher angsa
yaitu ember dengan kondisi penampung tertutup Memberantas Jentik di Rumah Sekali Seminggu :
Rasio Luas Bangunan Rumah dengan Jumlah Anggota Tidak.
8 m2 / orang : Ya/Tidak Makan Buah & Sayur Setiap Hari : Ya, Keluarga
Keluarga Tn.R memiliki luas rumah 12x10 m2 sehingga Tn.P tiap hari makan sayur, tapi jarang makan
cukup untuk jumlah 2 anggota keluarga. buah
Melakukan Aktivitas Fisik Setiap Hari : Tidak,
Ny.R jarang melakukan aktivitas fisik seperti
berolahraga
Merokok di Dalam Rumah : YA, Tn.P Merokok
dalam rumah .10 batang perhari

5. KEMAMPUAN KELUARGA MELAKUKAN TUGAS PEMELIHARAAN KESEHATAN


ANGGOTA KELUARGA
1) Adakah perhatian keluarga kepada anggotanya yang menderita sakit :
Ada, Anggota keluarga cukup peka pada anggota keluarga yang sakit. Namun,
kadang masalah kesehatan dianggap sepele atau mengobati sendiri penyakitnya
bahkan membiarkan saja.
2) Apakah kelurga mengetahui masalah kesehatan yang dialami anggota dalam
keluarganya : Ya, anggota keluarga Tn.P mengetahui masalah kesehatan yang
dialami oleh keluarganya yaitu mengetahui jika Ny.P memiliki penyakit rematoid
atritis
3) Apakah keluarga mengetahui penyebab masalah kesehatan yang dialami anggota
dalam keluarganya :Ya, Keluarga tidak mengerti tentang penyebab masalah
kesehatan pada anggota keluarganya dan kurang mendapat informasi yang tepat
mengenai tindakan yang dilakukan jika masalah kesehatan muncul dalam keluarga.
4) Apakah keluarga mengetahui tanda dan gejala masalah kesehatan yang dialami
anggota dalam keluarganya : Ya, Keluarga mengetahui bahwa tanda dan gejala dari
rematoid atritis adalah nyeri.
5) Apakah keluarga yang mengetahui akibat masalah kesehatan yang dialami anggota

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes


Panakkukang Makassar
16 04 055
dalam keluarganya bila tidak diobati/dirawat: TIDAK, Ny.P mengatakan
penyakitnya nanti sembuh sendiri tanpa di obati
6) Pada siapa keluarga biasa menggali informasi tentang masalah kesehatan yang
dialami anggota keluarganya: Keluarga dan Ny.P menggali informasi kesehatan
lewat keluarga dan tetangga jarang ke petugas kesehatan.
7) Keyakinan keluarga tentang masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya:
Tidak perlu ditangani karena akan sembuh sendiri biasanya / Perlu berobat ke
fasilitas Yankes / Tidak terpikir
8) Apakah keluarga melakukan upaya peningkatan kesehatan yang dialami anggota
keluarganya secara aktif: Tidak, Keluarga tidak mengetahui upaya peningkatan
kesehatan yang mengalami sakit yaitu Keluarga kurang menyadari bahwa dengan
menciptakan lingkungan yang bersih dapat mencegah penyebaran berbagai jenis penyakit.
Dan Keluarga kurang mengerti dan menyadari tentang pentingnya hygiene sanitasi untuk
menciptakan rumah yang sehat.
9) Apakah keluarga mengetahui kebutuhan pengobatan masalah kesehatan yang dialami
anggota keluarganya: Ya, Keluarga mengatakan jika sakit harus berobat ke yankes
10) Apakah keluarga dapat melakukan cara merawat anggota keluarga dengan masalah
kesehatan yang dialaminya: Ya, Pengetahuan keluarga mengenai penyakit Ny.P namun
keluarga sedikit mengerti tentang hal-hal yang dapat menyebabkan kekambuhan dan yang
perlu dilakukan untuk mencegah kekambuhan yaitu dengan mengatur pola makan dan
menghindari faktor penyebab.
11) Apakah keluarga dapat melakukan pencegahan masalah kesehatan yang dialami
anggota keluarganya: Ya, Pengetahuan keluarga mengenai penyakit Tn.R dan Ny.N
terbatas, namun keluarga sedikit mengerti tentang hal-hal yang dapat menyebabkan
kekambuhan dan yang perlu dilakukan untuk mencegah kekambuhan yaitu dengan
mengatur pola makan dan menghindari faktor penyebab.
12) Apakah keluarga mampu memelihara atau memodifikasi lingkungan yang
mendukung kesehatan anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan: Ya,
tetapi Keluarga kurang menyadari bahwa dengan menciptakan lingkungan yang bersih
dapat mencegah penyebaran berbagai jenis penyakit. Dan Keluarga kurang mengerti dan
menyadari tentang pentingnya hygiene sanitasi untuk menciptakan rumah yang sehat.
13) Apakah keluarga mampu menggali dan memamfaatkan sumber daya dimasyarakat
untuk mengatasi masalah kesehatan anggota keluarganya: Ya, tetapi jarang menggali
informasi kesehatan pada tenaga kesehatan dan kurang memanfaatkan yankes untuk
berobat.
KRITERIA KEMANDIRIAN KELUARGA
1. Menerima petugas puskesmas
2. Menerima yankes sesuai rencana
3. Memamfaatkan fasilitas kesehatan sesuai anjuran
4. Melaksanakan perawatan sederhana sesuai anjuran
5. Melaksanakan tindakan pencegahan secara aktif
6. Menyatakan masalah kesehatan secara benar
7. Melaksanakan tindakan promotif secara aktif
KESIMPULAN
1. Kemandirian I : Jika memenuhi kriteria 1 & 2
2. Kemandirian II : Jika memenuhi kriteria 1 & 5
3. Kemandirian III : Jika memenuhi kriteria 1 & 6
4. Kemandirian IV : Jika memenuhi kriteria 1 & 7

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes


Panakkukang Makassar
16 04 055
ANALISA DATA
No DATA MASALAH PENYEBAB TIPOLOGI
1 Data Subjektif Ketidakefektifan Ketidakmampuan Actual
1) Ny.R mengatakan menderita Pemeliharaan Kesehatan keluarga merawat anggota
rematoid atritis sudah lama keluarga yang sakit.
2) Ny.R merasa biasa
dengan keadaannya Ketidakmampuan
sekarang hanya sering keluarga memanfaatkan
mengeluhkan nyeri pada fasilitas kesehatan yang
sendi ada.
3) Ny.R mengatakan jika
timbul nyeri hanya Ketidakmampuan
mengurut sendinya keluarga memelihara
4) Ny.R dan keluarga lingkungan
mengatakan jarang berobat
ke pelayanan kesehatan
kesehatan
5) Keluarga dan Ny.R tidak
tahu apa itu rematik dan
penanganannya
6) Keluarga mengatakan belum
tahu tentang penyakit asma,
pengertian, penyebab,
pencegahan dan
penatalaksanaan
7) Keluarga mengatakan
kadang masalah kesehatan
dianggap sepele atau
mengobati sendiri
penyakitnya bahkan
membiarkan saja.
8) Keluarga kurang mengerti
dan menyadari tentang
pentingnya hygiene sanitasi

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes


Panakkukang Makassar
16 04 055
untuk menciptakan rumah
yang sehat.
Data Objektif
1) KU Ny.R baik, Tekanan
darah 130/90 mmHg
2) TB: 160 cm, BB: 80 Kg,
BMI: 31,25 kg/m2 (Berat
badan berlebih)
3) Asam Urat 6,7 mg/dl
4) Penglihatan Ny.R baik,
pendengaran baik, refleks
normal
5) Ny.R mengeluh nyeri sendi
6) Kondisi rumah keluarga
Ny.R dengan lantai papan
sehingga rentang risiko
jatuh

SKALA PRIORITAS MASALAH

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes


Panakkukang Makassar
16 04 055
Diagnose Keperawatan : Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan berhubungan dengan
Ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit, Ketidakmampuan keluarga
memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada, dan Ketidakmampuan keluarga memelihara
lingkungan.
N KRITERIA HITUNGAN SKOR PEMBENARAN
O
1 Sifat masalah: Actual 3/3x1 1 Ny R mengatakan sudah
menderita rematoid atritis sudah
lama. Ny R takut
mengkonsumsi obat dan jarang
berobat ke pelayanan kesehatan.
2 Kemungkinan masalah x2 1 Teknologi kesehatan yang
dapat diubah: Sebagian
berkembang pesat, sumber daya
dan dana yang ada, pemahaman
keluarga tentang penyakit
cukup, waktu dan tenaga
terbatas serta ketidakmampuan
keluarga ke pelayanan
kesehatan.
Sumber daya keluarga yang
mendukung perkembangan
teknik pengobatan rematoid
yang pesat
3 Potensial masalah untuk 2/3 x 1 2/3 Masalah ini sudah lama terjadi
dicegah: Cukup
dan keluarga sudah berupaya
merawat dan mengobati sendiri
anggota keluarga yang sakit
meski belum memanfaatkan
pelayanan kesehatan yang ada,
serta mengolah pikiran yang
sehat dan lingkungan yang
bersih.
4 Potensial masalah untuk 2/2 x 1 1 Keluarga merasa masalah harus
dicegah: Masalah Perlu
segera ditangani agar tidak
Ditangani
Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes
Panakkukang Makassar
16 04 055
terjadi komplikasi
2/3
Total Skor 3

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes


Panakkukang Makassar
16 04 055
INTERVENSI KEPERAWATAN

Fasilitas Yankes Puskesmas No. Register


Nama Perawat yang Mengkaji Noveldi Pitna Nama Penanggungjawab/KK Bpk.P
Nama Individu/Keluarga/Kelompok Ny.R/ Bpk. R Dusun Balang Punia
Penyakit / Masalah Kesehatan Rematoid Atritis Alamat No.80 Desa Paccellekang
Kec Patallasang
Kab.Gowa

DATA DIAGNOSA NOC NIC


Data Subjektif Domain 1 : Promosi Kesehatan 1. Keluarga mampu mengenal 1. Keluarga mampu mengenal
1) Ny.R mengatakan menderita Kelas 2 : Manajemen Kesehataan 1803 Pengetahuan Tentang 5510 Pendidikan Kesehatan
rematoid atritis sudah lama Ketidakefektifan Pemeliharaan Proses Penyakit 5602 Mengajarkan Proses
2. Keluarga mampu memutuskan
2) Ny.R merasa biasa dengan Kesehatan (00080) Penyakit
1701 Kepercayaan Mengenai
keadaannya sekarang hanya 2. Keluarga mampu memutuskan
Kesehatan: Merasakan
sering mengeluhkan nyeri 5250 Mendukung Pengambilan
Kemampuan Melakukan.
pada sendi Keputusan
3. Keluarga mampu merawat
3) Ny.R mengatakan jika timbul 3. Keluarga mampu merawat
1831. Pengetahuan : Manajemen
nyeri hanya mengurut 1100 Manajemen Nutrisi
Athritis
sendinya 1400 Manajemen Nyeri
1843 Pengetahuan : Manajemen
4. Keluarga mampu memodifikasi
4) Ny.R dan keluarga mengatakan Nyeri
4. Keluarga mampu memodifikasi lingkungan
jarang berobat ke pelayanan

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
kesehatan kesehatan lingkungan 6482 Manajemen Lingkungan :
5) Keluarga dan Ny.R tidak tahu 2009 Status Kenyamanan : Kenyamanan
apa itu rematik dan Lingkungan 5. Keluarga mampu memanfaatkan
penanganannya 5. Keluarga mampu memanfaatkan
fasilitas yankes.
6) Keluarga mengatakan kadang fasilitas yankes
7400 Bimbingan Sistem
masalah kesehatan dianggap 1806 Pengetahuan Sumber
Kesehatan
sepele atau mengobati sendiri Kesehatan

penyakitnya bahkan 1603 Perilaku Mencari

membiarkan saja. Pelayanan Kesehatan.

7) Keluarga kurang mengerti dan


menyadari tentang pentingnya
hygiene sanitasi untuk
menciptakan rumah yang sehat.
Data Objektif
1) KU Ny.R baik, Tekanan darah
130/90 mmHg
2) TB: 160 cm, BB: 80 Kg, BMI:
31,25 kg/m2 (Berat badan
berlebih)

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
3) Asam Urat 6,7 mg/dl
4) Penglihatan Ny.R baik,
pendengaran baik, refleks
normal
5) Ny.R mengeluh nyeri sendi
6) Kondisi rumah keluarga Ny.R
dengan lantai papan sehingga
rentang risiko jatuh

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPERAWATAN

N DIAGNOSA IMPLEMENTASI EVALUASI Ttd perawat


o
1 Domain 1: Promosi Kesehatan 1. Keluarga mampu mengenal 1. Keluarga mampu mengenal

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
Kelas 2 : Manajemen 27 Juli 2017 Subjektif
Kesehataan 5602 Mengajarkan proses penyakit:
1) Ny R dan Keluarga mengatakan
Ketidakefektifan Pemeliharaan 1) Menjelaskan proses terjadinya rematoid
rheumatoid atritis adalah terjadinya
Kesehatan (00090) atritis
peradangan pada sendi-sendi
2) Menjelaskan tanda dan gejala rematoid
2) Ny R dan Keluarga mengatakan
atritis
tanda dan gejala rheumatoid atritis
adalah nyeri pada sendi
3) Ny R dan keluarga mengatakan perlu
menjaga pola makan, dan berolahraga
ringan untuk mencegah hipertensi
Objektif
1) Ny R dan Keluarga menyebutkan
pengertian rheumatoid dengan benar
serta menyebutkan 3 dari 9 faktor
resiko
2) Ny R dan keluarga menyebutkan
dengan benar 2 dari 4 tanda dan
gejala rheumatoid atritis
3) Ny R tampak serius saat

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
mendengarkan penjelasan dari
perawat
Analisis
1803 Pengetahuan : Proses penyakit
Setelah mengajarkan proses penyakit
selama 30 menit maka pengetahuan
tentang :
1) 180302 Karakteristik proses
penyakit meningkat menjadi
pengetahuan sedang.
2) 180304 Faktor resiko meningkat
menjadi pengetahuan sedang.
3) 180306 Tanda dan gejala penyakit
meningkat menjadi pengetahuan
banyak.

Perencanaan
Implementasi dilanjutkan kebagian ke-
2 yaitu keluarga memutuskan.

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
2. Keluarga mampu memutuskan 2. Keluarga mampu memutuskan
30 Juli 2017 Subjektif
5250 Mendukung pengambilan keputusan: 1) Ny R dan keluarga mengatakan
1) Menjadi penghubung antara klien dan perlu untuk melakukan
keluarga dengan petugas kesehatan lain pemeriksaan rutin ke
(kader posyandu) posyandu/puskesmas setiap bulan.
2) Memfasilitasi klien dan keluarga untuk 2) Ny R dan keluarga mengatakan
memahami tujuan perawatan. perlu berobat ke puskesmas jika
3) Menginformasikan kepada pasien bahwa mengalami kekambuhan asma.
sebaiknya melakukan pemerikasaan rutin 3) Ny R dan keluarga mengatakan
di posyandu/puskesmas dan menyiapkan tujuan pengobatan asma adalah
obat hipertensi dirumah. untuk mencegah komplikasi.
4) Ny R mengatakan akan rajin ke
posyandu atau puskesmas.

Objektif
1) Ny R dan keluarga menyebutkan
pentingnya melakukan pemeriksaan
ke posyandu.
2) Ny R menyebutkan tujuan

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
pengobatan rheumatoid atritis
3) Ny R dan keluarga membuat
komitmen untuk mengunjungi
posyandu atau puskesmas untuk
check up.

Analisis
1701 Kepercayaan mengenai
kesehatan: Merasakan kemampuan
melakukan.
Setelah mendukung pengambilan
keputusan selama 20 menit maka:
1) 170101 Persepsi bahwa perilaku
kesehatan tidak terlalu rumit
dtingkatkan menjadi sedang.
2) 170102 Persepsi bahwa perilaku
kesehatan membutuhkan upaya
yang masuk akal ditingkatkan
menjadi kuat.
3) 170103 Persepsi bahwa frekuensi

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
perilaku kesehatan tidak berlebihan
ditingkatkan menjadi sedang.
4) 170104 Persepsi kemungkinan
melakukan perilaku kesehatan
sepanjang waktu ditingkatkan
menjadi kuat.
5) 170108 Kepercayaan terhadap
kemampuan untuk melakukan
perilaku kesehatan ditingkatkan
menjadi sedang.
Perencanaan
Implementasi dilanjutkan kebagian ke-
3 yaitu keluarga mampu merawat

3. Keluarga mampu merawat 3. Keluarga mampu merawat


2 Agustus 2017 Subjektif
1100 Manajemen Nutrisi
1) Klien mengatakan mengurangi

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
1) Membantu mengidentifikasi kebiasan makanan-makanan yang
makan yang harus diubah seperti mengandung banyak garam dan
makanan yang mengandung banyak lemak serta kacang-kacangan
garam dan lemak, jeroan dan kacang- 2) Klien dan keluarga mengatakan
kacangan tidak boleh mengkonsumsi
2) Memberikan informasi tentang makanan-
makanan yang diawetkan, makanan
makanan yang boleh dan tidak boleh
kaleng dan minuman kaleng serta
dikonsumsi oleh penderita rheumatoid
kacang-kacangan
atritis
3) Klien dan keluarga mengatakan
boleh mengkonsumsi buah dan
sayur.
Objektif
1) Klien dan keluarga menyebutkan
dengan benar makanan-makanan
yang boleh dikonsumsi untuk
rheumatoid atritis.
2) Klien dan keluarga menyebutkan
dengan benar 3 dari 6 jenis
makanan yang tidak boleh

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
dikonsumsi.
3) Klien dan keluarga menyebutkan
makanan yang boleh dimakan
dengan benar.
Analisis
1831. Pengetahuan : Manajemen
Athritis
Setelah melakukan Manajemen
nutrisi selama 30 menit maka
pengetahuan klien dan keluarga
tentang :
1) 183719 Keuntungan dari
modifikasi gaya hidup meningkat
menjadi banyak.
2) 183721 Menu diet yang disarankan
meningkat menjadi banyak.
3) 183723 Strategi untuk membatasi
asupan garam meningkat menjadi
sangat banyak.
Perencanaan

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
Mengevaluasi implementasi hari ini
dan mengajarkan teknik kompres
hangat
4 Agustus 2017 Subjektif
Evaluasi Manajemen Atritis
1) Keluarga mengatakan sudah
memisahkan masakan untuk klien
dan hanya menggunakan 1 sendok
teh garam/hari.
2) Keluarga mengatakan tidak
mengkonsumsi makanan berlemak
dan makanan yang diawetkan.
3) Klien mengatakan lebih banyak
makan sayur dan buah.

Objektif
1) Wajah klien tampak berseri.
2) Tekann Darah : 130 / 90 mmHg

Analisis
1831. Pengetahuan : Manajemen Athritis

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
Setelah melakukan Manajemen nutrisi
selama 30 menit maka klien dan
keluarga :
1) 310713 secara konsisten mengikuti
rekomendasi diet.
2) 310715 secara konsisten membatasi
asupan garam.
Perencanaan
Mengajarkan teknik manajemen nyeri

5 Agustus 2017 Subjektif


1400 Manajemen Nyeri (Kompres Hangat) 1) Klien mengatakan manfaat dari
1) Memilih tempat yang nyaman yaitu di kompres hangat adalah dapat
teras klien. menurunkan nyeri.
2) Memberikan penjelasan kepada klien 2) Klien mengatakan dapat melakukan
tentang teknik kompres hangat. kompres hangat secara mandiri.
3) Menginstruksikan kepada klien untuk 3) Klien mengatakan akan berusaha
mengatur posisi nyaman mencobanya setiap hari.

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
4) Baskom berisi air hangat sesuai Objektif
kebutuhan dan kain kompres 1) Klien menyebutkan manfaat teknik
5) Pasang pengalas di bawah daerah yang kompres hangat.
kompres 2) Klien mampu melakukan dengan
6) Masukkan kain kompres ke dalam air benar semua gerakan di bawah
hangat tersebut kemudian peras dan bimbingan perawat.
bentangkan pada daerah yang nyeri 3) Klien tampak antusias.
7) Mencontohkan gerakan-gerakan yang 4) TD sebelum relaksasi : 120/80
akan dilakukan oleh klien. mmHg
8) Menginstruksikan klien untuk melakukan 5) Skala Nyeri 4 Ringan
kembali teknik kompres hangat. Analisis
9) Melakukan terminasi. 1843 Pengetahuan : Manajemen
10) Memberikan kesempatan kepada klien Nyeri
Setelah dilakukan tindakan
untuk mengekspresikan perasaannya.
keperawatan selama 30 menit maka
pengetahuan klien dan keluarga
tentang :
1) 184303 Pengetahuan Strategi untuk
mengontrol nyeri meningkat

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
menjadi banyak.
2) 184326 Pengetahuan teknik
kompres hangat/dingin sangat
banyak.
Perencanaan :
Evaluasi tindakan teknik kompres
hangat
Melanjutkan implementasi bagian
ke 4 yaitu keluarga memodifikasi
lingkungan.
7 Agusutus 2017 Subjektif
Evaluasi teknik kompres hangat
1) Keluarga mengatakan klien sudah
melakukannya teknik kompres
hangat jika nyeri timbul.
2) Keluarga mengatakan nyeri
berkurang jika sudah di kompres.
3) Klien mempraktekkan kembali
gerakan teknik kompres hangat
Objektif

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
1) Klien tampak lebih segar.
2) Klien sesekali melihat lefleat untuk
mencocokkan gerakannya.
3) Skala Nyeri 4 Skala Ringan
Analisis
1843 Pengetahuan : Manajemen
Nyeri
Setelah melakukan teknik kompres
hangat tindakan keperawatan
selama 30 menit maka pengetahuan
klien dan keluarga
mendomonstrasikan
1) 310720 Kadang-Kadang Melakukan
Teknik Kompres Hangat
Perencanaan
Melakukan implementasi ke-4 yaitu
keluarga mampu memodifikasi
lingkungan

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
4. Keluarga mampu memodifikasi lingkungan 4. Keluarga mampu memodifikasi
6 Agustus 2017 lingkungan
6482 Manajemen lingkungan: Kenyamanan
Subjektif
1. Menganjurkan keluarga untuk
1) Keluarga mengatakan jika lantai
membersihkan kamar mandi agar tidak
kamar mandi licin segera
licin untuk mencegah risiko jatuh pada
dibersihkan agar tidak
klien
menyebabkan klien terjatuh
2. Menganjurkan keluarga untuk
2) Keluarga mengatakan akan
memberikan penerangan berupa lampu di
memberikan lampu di kamar mandi
kamar mandi
3) Klien mengatakan akan berhati-hati
3. Menganjurkan klien untuk berhati-hati
berjalan dalam rumah
berjalan dalam rumah agar tidak terjatuh
Objektif
di sela-sela papan
1) Keluarga mulai antusias
membersihkan kamar mandi
Analisis
1910 lingkungan rumah yang aman
Setelah melakukan Manajemen
lingkungan: Kenyamanan selama 30
menit maka :

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
1) 191013 Pengaturan Perabot Untuk
Mengurangi Resiko Meningkat
Menjadi Cukup Adekuat
2) 191014 Pengaturan Area Klien
Meningkat Menjadi Cukup
Adekuat
Perencanaan
Melakukan implementasi ke-5 yaitu
keluarga mampu memanfaatkan
fasilitas pelayanan kesehatan.

5. Keluarga mampu memanfaatkan fasilitas 5. Keluarga mampu memanfaatkan


yankes fasilitas yankes
6 Agustus 2017 Subjektif
7400 Bimbingan Sistem Kesehatan 1) Klien dan keluarga mengatakan
1) Menjelaskan pada klien pentingnya pengontrolan kesehatan setiap
menindaklanjuti perawatan kesehatan bulan penting untuk monitor

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
(Check up ke Puskesmas ) kondisi kesehatan agar tidak terjadi
2) Membantu klien dan keluarga memilih komplikasi
pelayanan kesehatan yang sesuai 2) Klien dan keluarga mengatakan
3) Menginformasikan kepada klien manfaat puskesmas tempat untuk chek up
puskesmas kesehatan
3) Klien dan keluarga mengatakan
posyandu merupakan tempat untuk
melakukan pemeriksaan kesehatan
jika sakit sebaiknya ke puskesmas.
Objektif
1) Klien dan keluarga menyebutkan
manfaat posyandu
2) Klien dan keluarga menyebutkan
kemana harus pergi jika terjadi
masalah kesehatan pada dirinya
dan keluarga
3) Klien dan keluarga tampak
mengangguk saat diberikan
penjelasan.

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055
Analisis
1806 pengetahuan sumber
kesehatan :
Setelah bimbingan sistem
kesehatan selama 16 menit maka
pengetahuan klien dan keluarga
tentang :
1. 180605 pentingnya menindaklanjuti
perawatan kesehatan meningkat
menjadi banyak
2. 180605 rencana untuk
menindaklanjuti perawatan
meningkat menjadi banyak
Perencanaan

Noveldi Pitna, S.Kep. Profesi Ners STIKes Panakkukang Makassar


16 04 055