Vous êtes sur la page 1sur 5

PATHWAYS AWARENESS BROCHURE SEBAGAI DETEKSI DINI

PERKEMBANGAN ANAK
(Pathways Awarenesss Brochure as Early Detection for Child Development)
Nursalam*, Ilya Krisnana*, Nantiya Pupuh Satiti*

ABSTRACT

Introduction:Parental awareness of the earliest milestones considerably lower than of the later
milestones. To raise parental awareness, Pathways Awareness brochure (PAB) can be used by the
parents. The objective of this study was to examine the effect of health education of Pathways
Awareness brochure to the behavior of parental early identification in child (3-15 months) early
development. Method: This study used Quasy-Experimental design. Population had taken from
parents who have a child from 3 until 15 months. Sample was comprised in to 30 individuals who fit
with the inclusion criteria. Sample was divided by two groups, one group as intervention group, and
another one as control group. The independent variable in this study were health education of
Pathways Awareness brochure. The dependent variable was the behavior of parental early
identification in child (3-15 months) early development. Data was collected by questionnaire of family
knowledge, family attitude, and family action. They were analyzed by Wilcoxon Signed Rank Test with
significance level <0.05. Result: According to the result by Wilcoxon Signed Rank Test, there was a
significance difference between the behavior of parental early identification in child (3-15 months)
early development before and after the intervention ( family knowledge p = 0,003; family attitude p =
0,034; family action p = 0,025).Analysis:It conclusion, pathway awarness brochure foster the
behavioural of the parents on early detection. Discussion: It is recommended to explore study on
cooperation of PAB and KMS.

Keywords: early identification, parental early identification, Pathways Awareness brochure

*Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Kampus C Mulyorejo Surabaya. Telp/Fax: (031)


5913257, E-mail: nursalam_psik@yahoo.com

PENDAHULUAN

Masa balita merupakan tahap faktor yang dapat menghambat perkembangan


perkembangan kemampuan berbahasa, tidak teridentifikasi oleh petugas kesehatan.
kreativitas, kesadaran sosial, emosional dan Ketika teridentifikasi, bayi terlanjur jarang
intelegensia berjalan sangat cepat dan mendapatkan intervensi awal yang tepat
merupakan landasan perkembangan berikutnya berkaitan dengan program perkembangan anak
(Soetjiningsih,1995). Masa perkembangan (King TM, 2003). Interval antara identifikasi
anak di usia awal akan mempengaruhi dan awal dan pemberian perawatan medis dalam
menentukan perkembangan anak selanjutnya banyak kasus berkisar antara lebih dari 12
(Rydz D, 2005). Setiap kelainan atau bulan (Flanagan O, 2001). Laporan dari orang
penyimpangan sekecil apapun apabila tidak tua dapat mengidentifikasi keterlambatan
terdeteksi dan ditangani dengan baik, akan perkembangan secara akurat (Georgetown
mengurangi kualitas sumber daya manusia di University, 1994).
kemudian hari (Soetjiningsih,1995). Beberapa Hasil dari studi pendahuluan di
bayi usia muda dengan keterlambatan Kelurahan Manyar Sabrangan, Kelurahan
perkembangan atau mempunyai beberapa Mulyorejo Surabaya, dari 30 sampel yang
31
Jurnal Ners Vol.4 No.1 April 2009: 31-35

diambil dari 4 posyandu, yaitu posyandu RW I penilaian (perhatian, perkiraan, dan prediksi)
RT 3-4, RW III RT 5, RW IV RT 1, dan RW dan data untuk deskripsi (melaporkan dan
IV RT 2, didapatkan data bahwa sepertiga dari mengingat kembali perkembangan anak).
orang tua tidak mengetahui konsep dasar Menurut Chen IC (2001) terdapat indikasi
perkembangan, sepertiga mencampurkan pentingnya peran orang tua dalam
konsep perkembangan dan pertumbuhan, dan mengidentifikasi keterlambatan motorik,
sepertiga lainnya hanya memperkirakan bahasa, dan personal sosial pada anak. Lothian
perkembangan anaknya normal atau tidak. NHS (1995), mengungkapkan kepercayaan
Sehingga diperlukan perilaku deteksi dini diri orang tua, pengalaman mengasuh anak
orang tua untuk dapat melakukan sebelumnya, dan keefektifan hubungan sosial
pengidentifikasian perkembangan awal anak. dengan keluarga serta teman-teman adalah
Pathways Awareness Foundation faktor penting dalam perilaku deteksi dini
melakukan penelitian di Childrens Memorial orang tua.
Hospital untuk menghasilkan sebuah brosur Penelitian oleh Glascoe FP (1995)
skrining perkembangan anak 3-15 bulan, yang menegaskan bahwa peningkatan perilaku
kemudian telah disetujui oleh Illinois Chapter deteksi dini tidak meningkat secara signifikan
American Academy of Pediatric sebagai alat dengan tingkat pendidikan orang tua atau
untuk deteksi dini perkembangan awal anak 3- variabel-variabel demografi lain. Fenomena ini
15 bulan oleh orang tua. Pathways Awareness dapat dijadikan landasan bahwa kesadaran
brochure telah digunakan lebih dari 2 juta orang tua pada perkembangan anak dapat
orang tua dan professional kesehatan di menjadi alat bantu untuk skrining
seluruh dunia. Negara-negara yang perkembangan yang telah distandarisasi.
menggunakannya antara lain: Spanyol, Perilaku deteksi dini perkembangan awal anak
Perancis, Bosnia, Cina, Israel, Jerman, Jepang, yang rendah juga dipengaruhi oleh sikap orang
Polandia, Rusia, Brasil, Portugal, dan tua yang hanya melihat dan menunggu,
Amerika. (Pathways Awareness Foundation, meskipun tahapan perkembangan awal anak
2006). Di Indonesia belum terdapat penelitian yang tidak memenuhi tahapan perkembangan
mengenai Pathways Awareness brochure yang normal (Pathways Awareness
sebagai alat untuk meningkatkan kesadaran Foundation, 2006).
orang tua mengenai perkembangan anak 3-15 Penilaian orang tua dapat digunakan
bulan. Belum terdapat pula penjelasan sebagai standar untuk skrining dan membuat
mengenai pengaruh pendidikan kesehatan keputusan klinik yang rasional (Glascoe, FP,
Pathways Awareness brochure terhadap 1997). Berdasarkan riset, pendekatan yang
perilaku orang tua pada deteksi dini efektif dan ringkas untuk memberikan
perkembangan awal anak usia 3-15 bulan. pendidikan kesehatan bagi orang tua adalah
Menurut National Internet Survey dan pemberian informasi yang berfokus pada
Children Memorial Hospital pada tahun 2002- bidang spesifik yang harus dimengerti oleh
2004, kesadaran orang tua untuk mengenali keluarga. Media seperti brosur dan poster,
tahapan perkembangan awal anak yang tidak dapat meningkatkan ketertarikan orang tua.
memenuhi tahapan perkembangan yang Penyuluhan secara verbal juga sangat efektif
normal pada fase awal secara umum lebih untuk menyampaikan arahan dan informasi
rendah dari pada fase berikutnya. Pada (Glascoe, FP, 1998). Pendidikan kesehatan
penelitian yang sama, juga didapatkan bahwa tentang Pathways Awareness brochure yang
orang tua yang melaporkan kepada petugas berisi tahapan perkembangan awal normal
kesehatan bahwa tahapan perkembangan awal anak usia 3-15 bulan dan tanda-tanda
anak tidak memenuhi tahapan perkembangan perkembangan anak 3-15 bulan yang harus
yang normal, pada fase awal perkembangan diwaspadai dapat dilakukan untuk
cenderung lebih rendah dari pada fase meningkatkan perilaku deteksi dini orang tua.
berikutnya.
Sebuah riset oleh Glascoe FP (1995) BAHAN DAN METODE PENELITIAN
di beberapa Negara bagian Amerika,
melaporkan bahwa orang tua dapat digunakan Penelitian ini menggunakan metode
sebagai sumber informasi klinik yang meliputi penelitian Quasy Experiment Design bentuk
dua macam jenis data, yaitu data untuk Pre-Post Test Randomized Control Group
32
Pathways Awareness Brochure (Nursalam)

Design Populasi pada penelitian ini adalah p=0,003, sedangkan pada kelompok kontrol
keluarga dengan anak usia 3-15 bulan yang tidak menunjukkan hasil yang signifikan.
berada di wilayah kerja Kelurahan Manyar Terdapat perbedaan antara kelompok
Sabrangan, Surabaya yang berjumlah 30 perlakuan dan kelompok kontrol, hal ini
orang. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi ditunjukkan dengan hasil analisis statistik
dan eksklusi sebanyak 30 orang. Penelitian ini Mann Whitney U Test p=0,001. Pada tabel 2
dilaksanakan pada bulan Juli 2009. Variabel dapat dilihat hasil analisis statistik tingkat
independen dalam penelitian ini adalah sikap ibu pada deteksi dini perkembangan
pendidikan kesehatan Pathways Awareness anak pada kelompok perlakuan dengan
Brochure, sedangkan variabel dependen menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test
adalah perilaku deteksi dini orang tua pada menunjukkan bahwa terdapat perbedaan
perkembangan awal anak 3-15 bulan meliputi : sebelum dan sesudah diberikan intervensi
pengetahuan, sikap, dan tindakan. Instrumen dengan nilai signifikansi p=0,034, sedangkan
pengumpulan data dengan menggunakan pada kelompok kontrol tidak menunjukkan
kuisioner untuk pengetauan, sikap, dan hasil yang signifikan. Terdapat perbedaan
tindakan orang tua pada perkembangan awal antara kelompok perlakuan dan kelompok
anak 3-15 bulan. Data yang diperoleh kontrol, hal ini ditunjukkan dengan hasil
ditabulasi dan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik Mann Whitney U Test
uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test dan p=0,011. Pada tabel 3 dapat dilihat hasil
Mann Whitney U Test dengan tingkat analisis statistik tingkat tindakan ibu pada
kemaknaan 0,05. deteksi dini perkembangan anak pada
kelompok perlakuan dengan menggunakan
HASIL PENELITIAN Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan
bahwa terdapat perbedaan sebelum dan
Pada tabel 1 dapat dilihat hasil analisis sesudah diberikan intervensi dengan nilai
statistik tingkat pengetahuan ibu pada deteksi signifikansi p=0,025, sedangkan pada
dini perkembangan anak pada kelompok kelompok kontrol tidak menunjukkan hasil
perlakuan dengan menggunakan Wilcoxon yang signifikan. Terdapat perbedaan antara
Signed Rank Test menunjukkan bahwa kelompok perlakuan dan kelompok kontrol,
terdapat perbedaan sebelum dan sesudah hal ini ditunjukkan dengan hasil analisis
diberikan intervensi dengan nilai signifikansi statistik Mann Whitney U Test p=0,025.

Tabel.1 Hasil analisis statistik tingkat Pengetahuan Ibu di Kelurahan Manyar Sabrangan,
Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Tanggal 11 Juli Sampai 22 Juli.
Statistik Perlakuan Kontrol Perlakuan Kontrol
Pre Post Pre Post Post Post
Mean 65,90 72,28 69 69 72,28 69
SD 7,777 7,59 7,049 7,049 7,59 7,049
Wilcoxon Signed Rank Wilcoxon Signed Rank Mann-Whitney U Test
Analisis
Test p=0,003 Test p=1,000 p=0,001
Statistik

Tabel.2 Hasil analisis statistik tingkat Sikap Ibu di Kelurahan Manyar Sabrangan, Kecamatan
Mulyorejo, Surabaya, Tanggal 11 Juli Sampai 22 Juli.
Statistik Perlakuan Kontrol Perlakuan Kontrol
Pre Post Pre Post Post Post
Mean 54,20 56,41 45,79 43,08 56,41 43,08
SD 9,37 6,29 9,00 8,79 6,29 8,79
Wilcoxon Signed Rank Wilcoxon Signed Rank Mann-Whitney U Test
Analisis
Test p=0,034 Test p=1,000 p=0,011
Statistik

33
Jurnal Ners Vol.4 No.1 April 2009: 31-35

Tabel.3 Hasil analisis statistik tingkat Tindakan Ibu di Kelurahan Manyar Sabrangan, Kecamatan
Mulyorejo, Surabaya, Tanggal 11 Juli Sampai 22 Juli. Keterangan:
Statistik Perlakuan Kontrol Perlakuan Kontrol
Pre Post Pre Post Post Post
Mean 60,55 71,03 59,45 59,45 60,55 71,03
SD 5,88 11,19 7,646 7,646 5,88 7,646
Wilcoxon Signed Rank Tes Wilcoxon Signed Rank
Analisis
p = 0,025 Test p = 1,000 Mann-Whitney U Test p
Statistik
= 0,025

Keterangan:
p = signifikansi
SD = Standar Deviasi
Mean = Rerata

PEMBAHASAN konatif (conative). Komponen kognitif


merupakan representasi apa yang dipercayai
Pendidikan keluarga merupakan faktor oleh individu pemilik sikap, yang berisi
penting dalam tumbuh kembang anak karena persepsi, kepercayaan, dan sterotipe yang
pengetahuan yang baik tentang deteksi dini dimiliki individu menegenai sesuatu atau
perkembangan anak berguna agar pengetahuan. Adanya informasi yang baru
perkembangan anak dapat dipantau dengan memberikan landasan kognitif baru bagi
baik (Soetjiningsih, 1995). Kemampuan orang terbentuknya sikap terhadap hal tersebut.
tua menjalankan peran pengasuhan tidak Sebelum pendidikan kesehatan, sikap
hanya dipelajari secara formal, melainkan ibu dalam stimulasi anak lebih dari
berdasarkan pengalaman dalam menjalankan setengahnya adalah positif, hal itu terjadi
peran tersebut secara trial and error dan karena pada awalnya responden mempunyai
mempelajari pengalaman orangtua lain atau pengetahuan yang cukup tentang pentingnya
terdahulu (Wong, 2001). memantau perkembangan anak. Tapi
Pengetahuan atau kognitif merupakan kemudian peningkatan pengetahuan akan
domain penting untuk terbentuknya tindakan meningkatkan pembentukan sikap yang lebih
seseorang (Notoatmodjo, 2003). Tingkat positif pada responden. Sesudah dilakukan
pengetahuan dipengaruhi oleh pembelajaran. pendidikan kesehatan, sikap ibu mengalami
Pembelajaran dimaksudkan untuk memberikan sedikit peningkatan rerata kelompok.
pengetahuan kepada anak sehingga terjadi Suatu sikap belum otomatis terwujud
perubahan perilaku dalam hal ini deteksi dini dalam suatu tindakan, untuk mewujudkan
perkembangan awal anak 3-15 bulan. Sebelum sikap menjadi suatu perbuatan nyata
dilakukan pendidikan kesehatan didapatkan diperlukan faktor pendukung atau suatu
bahwa pengetahuan deteksi dini kondisi yang memungkinkan, antara lain
perkembangan anak 3-15 bulan tidak fasilitas dan dukungan sosial keluarga.
dipengaruhi oleh tingkat pendidikan Menurut Notoatmodjo (1993) dari pengalaman
responden. Pada kelompok intervensi sebelum dan penelitian terbukti bahwa perilaku yang
dilakukan intervensi separuh dari ibu memiliki didasari oleh pengetahuan akan lebih langgeng
sikap yang positif, setelah dilakukan intervensi daripada perilaku yang tidak didasari oleh
didapatkan peningkatan sikap positif pada pengetahuan. Sebelum pendidikan kesehatan
mayoritas responden. Hasil rerata sikap deteksi dilakukan, tindakan ibu lebih dari setengahnya
dini orang tua pada perkembangan awal anak berada pada taraf cukup, hal tersebut diduga
usia 3-15 bulan sebelum dan sesudah diberikan karena pada Pathways Awareness Brochure
intervensi mengalami sedikit peningkatan. telah dicantumkan cara menggunakan brosur
Menurut Azwar (1995) sikap terdiri tersebut. Setelah pendidikan kesehatan
dari tiga komponen yang saling menunjang, dilakukan, tindakan ibu mengalami
yaitu komponen kognitif (cognitive), peningkatan sampai taraf baik.
komponen afektif (affective), dan komponen SIMPULAN DAN SARAN

34
Pathways Awareness Brochure (Nursalam)

Flanagan O & Nuallain SO, 2001. A Study


Simpulan Looking at The Effectiveness of
Developmental Screening in
Pendidikan kesehatan Pathways Identifying Learning Disabilities in
Awareness brochure meningkatkan perilaku Early Childhood. Irish Medical
deteksi dini orang tua pada perkembangan Journal, 94 (15), hlm. 148-150.
awal anak 3-15 bulan. Hal tersebut dapat Georgetown University, National Center for
dilihat pada semakin tinggi pengetahuan, Education in Maternal and Child
semakin positif sikap yang terbentuk, dan Health., 1994. Bright Futures:
semakin tinggi pula tindakan ibu pada deteksi Guidelines for Health Supervision of
dini perkembangan awal anak 3-15 bulan. Infants, Children, and Adolescents 2nd
ed,(online),(http//.aap.org/brightfuture
Saran sguidelines/content/578/5., diakses
tanggal 16 Oktober 2008, jam 20.03
Peneliti menyarankan: 1) perawat dan WIB).
tenaga kesehatan dapat melakukan pendidikan Glascoe FP., 1997. The Value of Parents'
kesehatan dengan memberikan pendidikan Concerns to Detect and Address
kesehatan Pathways Awareness brochure Developmental and Behavioural
sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan Problems. Pediatric Child Health, 35
perilaku deteksi dini orang tua pada (5), hlm. 1 8.
perkembangan awal anak 3-15 bulan, 2) Glascoe FP & Dworkin PH., 1995. The Role
masyarakat dapat menggunakan Pathways of Parents in the Detection of
Awareness brochure sebagai alat untuk Developmental and Behavioral
memeriksa apakah perkembangan anak normal Problems. Pediatrics, 95 (28),
atau tidak, sehingga upaya tersebut diharapkan hlm.829836.
dapat memperpendek rentang identifikasi King TM & Glascoe FP., 2003.
perkembangan anak, 3) keterlibatan Posyandu Developmental Surveillance of
dan Puskesmas dapat berfungsi sebagai Infants and Young Children in
support system bagi ibu untuk melakukan Pediatric Primary Care. Current
deteksi dini perkembangan awal anak, dengan Opinion in Pediatrics, 15 (3), hlm.
cara memasukkan pendidikan kesehatan 624-629.
Pathways Awareness brochure sebagai NHS Lothian, 1995. What support do parents
program kesehatan di masyarakat, 4) of young children need? A user-
penelitian yang dapat dilakukan selanjutnya focused study. (online),
adalah perbandingan mengenai keefektifan (http://www.pubmed.com/http://w
antara Pathways Awareness brochure dan ww. pubmed.com
KMS (Kartu Menuju Sehat) dalam /docs/egjO3/brisco01.html, diakses
meningkatkan perilaku deteksi dini orang tua tanggal 2 Februari 2009, Jam 20.00
pada perkembangan awal anak. WIB).
Pathways Awareness Foundation, 2006.
KEPUSTAKAAN Assure The Best for Your Babys
Physical Development, (online),
Azwar, S., 1995. Sikap Manusia: Teori dan (www.pathwaysawareness.org,
Pengukurannya Ed.2. Yogyakarta: diakses tanggal 1 September 2008,
Pustaka Pelajar, hlm. 139-157. Jam 08.00 WIB).
Chen IC, et all., 2001. The relationship Rydz D, et all., 2005. Developmental
between parental concerns and Screening. Journal of Child
professional assessment in Neurology, 20 (7), hlm. 4-21.
developmental delay in infants and Soetjiningsih., 1995. Tumbuh Kembang Anak.
children--a hospital-based study, Jakarta: EGC, hlm.2-11.
(online),(http://content.pubmed.com/c
ontent/full/786/75/1996., diakses
tanggal 2 Februari 2009, Jam 18.00
WIB).
35