Vous êtes sur la page 1sur 3

ASMA BRONKIAL

No. Kode : SPO/UKP/RJ/ Ditetapkan Oleh Kepala


Terbitan : 01 Puskesmas
No. Revisi : 00 KOTA SIGLI
SPO Tgl. Mulai Berlaku : 09 /01/2017
Halaman : 1/2 dr. ELLYA NOER
Nip:196811061999032008

1. Pengertian Asma bronkial adalah gangguan inflamasikronik saluran napas yang


melibatkan banyak sel inflamasi dan mediator. Inflamasi kronik
menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan napas terhadap bermacam-
macam stimulus dan penyempitan jalan napas yang menimbulkan gejala
episodik berulang berupa mengi, sesak napas, dada terasa berat dan batuk-
batuk terutama pada malam dan atau dini hari. Derajat penyempitan
bervariasi yang dapat membaik secara spontan dengan pengobatan

2. Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanaan bagi pasien dengan Asma Bronkial di
Puskesmas Kota Sigli
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Tentang Kebijakan Pelayanan Klinis Puskesmas
Kota Sigli
4. Referensi Peraturan Menteri Kesehatan No. 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik
Klinis Bagi Dokter Di FKTP
5. Alat dan
bahan

6. Langkah-langkah:

Pasien datang karena:

a. Sesak napas yang episodik.

b. Batuk-batuk berdahak yang sering memburuk pada malamdan pagi hari menjelang subuh.
Batuk biasanya terjadi kronik.

c. Mengi. Faktor

Penatalaksanaan
a. Faktor pencetus sedapat mungkin dihilangkan
b. Pada serangan ringan dapat diberikan suntikan adrenalin 1 :1000
0,2 0,3 ml subkutan yang dapat diulangi beberapa kali dengan interval 10-15
menit.dengan memperhatikan tekanan darah,nasi dan fungsi respirasi.Dosis anak
0,01 mg/kg/BB subkutan.
c. Bronkodilator terpilih adalah teofilin 100 150 mg 3x sehari pada dewasa dan 10
15 mg/kg/BB/hari untuk anak
d. Pilihan lain salbutamol 2 4 mg 3xsehari untuk dewasa
e. Efedrin 10 15 mg 3xsehari dapat dipakai untuk menambah khasiat teofilin
f. Prednisone dibutuhkan bila obat obat diatas tidak menolong dan deberikan
beberapa hari saja untuk mencegah status asmatikus.Namun pemberiannya tidak
boleh terlambat.
g. Penderita status asmatikus memerlukan oksigen,tetapi parenteral (kotikosteroid)
sistemik injeksi),dan bronkodilator kerja cepat inhalasi.

Sarana dan prasarana yang dibutuhkan adalah :


a. Tabungan oksigen
b. Nebulizer

7. Unit terkait 1. Poli Umum


2. Poli MTBS
3. Apotik

8. Dokumen 1. Rekam Medis


terkait 2. Catatan tindakan