Vous êtes sur la page 1sur 15

MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS PADA TN.

WAHYUDIN DI RT 04 DUSUN 02 DESA BORO-BORO R


KECAMATAN RANOMEETO 13-2-2017

A. PENGKAJIAN
I. Struktur dan sifat Keluarga
a. Struktur Keluarga
Nama KK : Tn. "W"
Umur : 26 tahun
Pendidikan terakir : SMP
Pekerjaan pokok : Tukang
Perkawinan : Ke 1
Agama : Islam
Suku : Tolaki
Alamat : RT 04 Dusun 02 Desa Boro-Boro R. Nambo

b. Daftar Anggota Keluarga


Hub. Pend. Peke
No Nama Umur Agama Status
Keluarga Terakhir rjaan
1. Ny. 23 thn Isteri Islam Menikah SMP IRT
Lisnawati
2. An. 1 thn 5 Anak Islam Anak - -
Yahzabur bln
3. By 5 bulan Anak Islam Anak - -
Alyanujib

c. Tipe Keluarga : Nuclear Family


Di keluarga Tn. W merupakan nuclear family yang terdiri dari
keluarga inti yaitu ayah, ibu, dan anak.
d. Genogram

26 23

Keterangan:

: Laki Laki : Garis Pernikahan

: Perempuan : Garis Keturunan

e. Hubungan antar anggota keluarga


Hubungan antara suami, istri dan anak dari keluarga Tn. W cukup
harmonis, terbukti dengan mereka sangat dekat dan akrab dan
hubungan antar keluarga dan masyarakat juga terlihat harmonis
terbukti dengan sering mengobrol dengan tetangga dan saling
membantu keluarga.
II. Pola/kebiasaan Keluarga Sehari-hari
1. Pola makan keluarga
a. Makanan pokok : Nasi
b. Frekuensi makanan/hari : 3 kali perhari
c. Cara pengolahan makanan : cara pengolahan makanan di
awali dengan mencuci terlebih dahulu sayuran yang akan di
masak.
d. Menu makanan keluarga bervariasi sesuai keinginan
keluarga. Menu makanan terdiri dari sayur-sayuran, lauk
pauk seperti ikan, ayam, tempe, telur, terkadang buah dan
susu.
2. Pola Eliminasi
Anggota keluarga mengatakan BAB 1-2 kali perhari dan BAK
4-5 kali perhari.
3. Pola Istiahat
a. Pada siang hari istrahat keluarga cukup mulai dari jam 13:00
s/d 14:00 wita
b. Pada malam hari istirahat keluarga cukup, mulai dari jam
09.30 wita s/d 05.00 wita.
4. Sarana hiburan keluarga
Keluarga mempunyai sarana hiburan yaitu televisi
5. Pemanfaatan waktu senggang
Keluarga Tn. W menggunakan waktu luang dengan mengobrol
dengan tetangga dan menonton tv bersama keluarga. Seskali
pada hari libur keluarga Tn. W pergi ke tempat rekreasi.
6. Pola komunikasi keluarga
a. Dalam menghadapi suatu masalah kesehatan, yang
mengambil keputusan untuk mencari jalan pemecahan
adalah suami selaku kepala keluarga.
b. Perselisihan/konflik antar anggota keluarga biasa terjadi tapi
dapat di selesaikan dengan cara musyawarah di mana
kepala keluarga sebagai penengah.
7. Pola Kebiasaan Kesehatan
a. Terdapat anggota keluarga yang merokok
b. Tidak ada anggota keluarga yang mengkonsumsi minuman
beralkohol
c. Tidak ada waktu khusus untuk berolahraga

III. Data Kesehatan Lingkungan


1. Perumahan
a. Status kepemilikan rumah : Pribadi
b. Bentuk bangunan : permanen
c. Komposisi ruangan dan jumlah :
Ruang Tamu :1
Ruang Tidur :2
Ruang makan :1
Dapur :1
Kamar mandi :2
d. Luas bangunan : 7x12 m
e. Penerangan : Listrik
f. Ventilasi rumah : Ada
g. Lantai : Semen
h. Keluarga mempunyai pekarangan rumah
Denah Rumah :

Kamar mandi Ruang Keluarga

K.mandi

Ruang tamu Kamar tidur Dapur wc

2. Sarana Sanitasi Lingkungan


a. Sumber air minum : mata air pegunungan
b. Untuk mencuci : Sumur gali
c. Penggunaan air minum : Di masak terlebih dahulu
d. Jarak antara sumber air minum dengan tempat pembuangan
kotoran 700 m.
e. Pembuangan air limbah : Di belakang Rumah
f. Pembuangan kotoran (BAB/BAK) : WC
g. Kebiasaan membuang sampah : Di belakang Rumah
h. Status WC yang di gunakan Keluarga : WC sendiri
i. Pemeliharaan kebersihan WC : Bersih
j. Ternak Peliharaan : Tidak ada

IV. Pemanfaatan Sarana Kesehatan


1. Sarana kesehatan di manfaatan ketika ada anggota keluarga
yang sakit. Pengobatan di lakukan di puskesmas terdekat yang
berjarak 10 km dari tempat tinggal.
2. Keluarga mempunyai jaminan kesehatan berupa KIS.

V. Fasilitas yang di miliki


1. Fasilitas transportasi :Dalam melakukan aktifitas sehari-hari
keluarga menggunakan kendaraan Pribadi yaitu Motor.
2. Fasilitas komunikasi :Fasilitas Komunikasi yang di gunakan
adalah telpon genggam.

VI. Data Personal Hygiene


1. Rambut
a. Rambut Nampak bersih
b. Kebiasaan mencuci rambut 2 hari sekali dengan
menggunakan shampoo.
c. Tidak ada anggota keluarga yang bermasalah.
2. Mulut dan Gigi
a. Mulut dan gigi tampak bersih.
b. Kebiasaan menggosok gigi 2 kali sehari setiap selesai mandi
dengan menggunakan pasta gigi.
c. Alat yang di gunakan untuk menggosok gigi adalah sikat gigi.
d. Tidak ada anggota keluarga yang bermasalah.
3. Kulit
a. Kulit tampak bersih.
b. Frekuensi mandi 2 kali sehari.
c. Tempat mandi di kamar mandi sendiri.
4. Kebersihan tangan dan kaki
a. Keluarga selalu menggunakan alas kaki ketika berada di luar
rumah.
b. Keluarga selalu mencuci tangan sebelum makan.
c. Keluarga jarang mencuci kaki sebelum tidur.
5. Pakaian
a. Pakaian tampak bersih.
b. Kebiasaan mengganti pakaian 2 kali sehari atau sesuai
kondisi.
VII. Keadaan Kesehatan Keluarga
1. Keadaan kesehatan
Keadaan keluarga saat kunjungan dalam keadaan baik (suami,
istri dan anak)
2. Riwayat kesehatan keluarga:
a. Pada umumnya Tn.W beserta keluarga tidak mempunyai
penyakit menular ataupun penyakit tertentu.
b. Begitupun dengan Ny. L beserta keluarga tidak memiliki
riwayat penyakit menular ataupun penyakit tertentu.

VIII. Sosial- Ekonomi- Budaya- Spiritual


1. Pendapatan keluarga lebih dari cukup memenuhi keperluan
keluarga. Penghasilan Tn. W dan Ny. L sebagai Tukang Rp.
700.000
2. Tn. W memberikan uang kepada Ny. L uang belanja setiap
bulannya yang di gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-
sehari..
3. Istri yang mengatur segala urusan rumah tangga.
4. Keluarga taat dalam menjalankan perintah Agama ( Sholat 5
waktu)

IX. Pendidikan Kesehatan


1. Kurangnya pengetahuan tentang alat kontrasepsi.
2. Keluarga belum mengerti tentang PAP SMEAR.
3. Kurangnya pengetahuan tentang manfaat penimbang balita di
Posyandu.
4. Keluarga belum mengetahui tentang jarak kelahiran yang aman.
X. Data KIA
1. Anak Balita

No Penolong Berat badan Imunisasi Cam K


No. Urut Nama Persalina BC DPT Polio Hb pak et
lahir skr
anak n G 1 2 3 1 2 3 1 2 3
An. 10
1. 1 Bidan 3200
Yahzabur kg
By.Alyam 7,5
2. 2 Bidan 3200
ujib kg

3. Pertumbuhan dan perkembangan


a. Balita di bawa ke posyandu. An. Alyamujib untuk mendapatkan
imunisasi dasar di posyandu.
b. Mempunyai buku KIA.
c. Tidak ada pantangan makanan

4. Keluarga Berencana
a. Ibu belum pernah menjadi akseptor KB.
b. Ibu mengatakan hanya tahu KB untuk menunda kehamilan.

XI. Pemeriksaan Fisik Anggota Keluarga


Sehubungan dengan kesehatan keluarga maka diadakan
pemeriksaan fisik sebagai berikut :
1. Kepala Keluarga (Tn."W") 26 tahun
a) Keadaan umum baik
b) Tanda tanda vital
o TD : 100/80 mmHg
o Nadi : 80 x/ menit
o Suhu : 37oC
o Pernapasan : 20x/menit
c) Inspeksi dan Palpasi
o Kepala : rambut hitam, pendek tampak bersih
o Wajah : ekspresi wajah tenang
o Mata : simetris kiri dan kanan, sclera tidak ikterus,
konjungtiva tidak pucat
o Hidung : simetris kiri dan kanan, tampak bersih
o Telinga : simetris kiri dan kanan, tampak bersih
o Gigi & mulut : tampak bersih, terdapat caries dan gigi
tanggal
o Leher : tidak ada pembesaran kelenjar tiroid
dan vena jugularis
o Dada : simetris kiri dan kanan
o Abdomen : datar
o Ekstremitas : tidak ada oedema
o Postur tubuh : tinggi

2. Istri (Ny. "L") 23 tahun


a) Keadaan umum baik
b) Tanda tanda vital
o TD : 100/80 mmHg
o Nadi : 84x/ menit
o Suhu : 36,5oC
o Pernapasan : 20x/menit
o BB :50 kg
c) Inspeksi dan Palpasi
- Kepala
Rambut hitam, bergelombang, pendek sebahu, tampak bersih,
tidak rontok, tidak ada benjolan, tidak ada ketombe.
- Wajah
Ekspresi wajah tenang, tidak ada cloasma gravidarum, dan
tidak ada Oedema.
- Mata
Simetris kiri dan kanan, sclera tidak ikterus, konjungtiva tidak
pucat, penglihatan baik.
- Hidung
Simetris kiri dan kanan, tidak ada pengeluaran secret, tampak
bersih.
- Telinga
Simetris kiri dan kanan, daun telinga terbentuk sempurna,
tidak ada pengeluaran sekret.
- Gigi dan mulut
Tampak bersih, tidak ada sariawan, mukosa bibir lembab, gigi
tampak lengkap
- Payudara
Simetris kiri dan kanan

3. Anak Kandung (An."Y) 1 tahun 5 Bulan


a) Keadaan umum baik
b) Berat badan : 10 Kg
c) Inspeksi dan Palpasi
o Kepala : rambut hitam, pendek, bergelombang,
tampak bersih, tidak rontok, tidak ada benjolan, tidak
ada ketombe.
o Wajah : ekspresi wajah tenang
o Mata : simetris kiri dan kanan, sclera tidak
ikterus, konjungtiva tidak pucat
o Hidung : simetris kiri dan kanan, tampak bersih
o Telinga : simetris kiri dan kanan, tampak bersih
o Gigi dan mulut : tampak bersih, tidak ada sariawan,
mukosa bibir lembab, gigi belum lengkap
o Leher : tidak ada pembesaran kelenjar tiroid
dan vena jugularis
o Dada : simetris kiri dan kanan
o Abdomen : datar
o Ekstremitas : tidak ada oedema
4. Anak Kandung (An."A) 5 Bulan
d) Keadaan umum baik
e) Berat badan : 7,5 Kg
f) Inspeksi dan Palpasi
o Kepala : rambut hitam, pendek, bergelombang,
tampak bersih, tidak rontok, tidak ada benjolan, tidak
ada ketombe.
o Wajah : ekspresi wajah tenang
o Mata : simetris kiri dan kanan, sclera tidak
ikterus, konjungtiva tidak pucat
o Hidung : simetris kiri dan kanan, tampak bersih
o Telinga : simetris kiri dan kanan, tampak bersih
o Gigi dan mulut : gigi belum tumbuh, tidak ada
sariawan, mukosa bibir lembab.
o Leher : tidak ada pembesaran kelenjar tiroid
dan vena jugularis
o Dada : simetris kiri dan kanan
o Abdomen : datar
o Ekstremitas : tidak ada oedema

B. ANALISIS MASALAH
Masalah kesehatan/kebidanan yang di temukan dalam keluarga Tn.
W disebabkan karena faktor ketidaktahuan/ kurangnya pengetahuan
keluarga tentang pendidikan kesehatan.Ny. L sengaja tidak
menggunakan KB karena takut akan efek samping dari KB padahal
usia anak kedua baru 5 bulan . Hal ini dapat mengancam kesehatan
Ny. L karena jarak kehamilan yang terlalu dekat. Hal ini terjadi karena
kurangnya pengetahuan Ny. L tentang alat kontrasepsi dan jarak
kehamilan yang aman.
Masalah lain yang muncul dalam keluarga Tn. W yaitu keluarga
memiliki anak balita umur 1 tahun 5 bulan tapi tidak pernah di bawa ke
posyandu untuk mengetahui perkembangan pertumbuhan balita
dengan alasan imunisasi balita sudah lengkap jadi tidak perlu lagi di
bawa ke posyandu. Selain itu, keluarga Tn. W belum mengerti tentang
PAP SMEAR dan tanda bahaya kehamilan.
Untuk mengatasi kurangnya pengetahuan keluarga Tn. W tentang
pendidikan kesehatan terutama menyangkut alat kontrasepsi, jarak
kehamilan yang aman, pemanfaatan posyandu untuk penimbangan
balita, PAP SMEAR, maka intervensi yang di berikan yakni penyuluhan
kesehatan yang di berikan secara bertahap untuk membangkitkan
motivasi keluarga.

C. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan pengkajian data dan analisis yang telah di lakukan
kesimpulannya bahwa permasalahan dari keluarga Tn. W sebagai
berikut :
1. Ibu tidak menjadi akseptor KB
2. Kurangnya pengetahuan ibu tentang Jarak kehamilan yang aman.
3. Kurangnya pengetahuan tentang manfaat penimbangan balita di
posyandu.
4. Kurangnya pengetahuan tentang PAP SMEAR

D. PRIORITAS MASALAH
Prioritas masalah merupakan langkah selanjutnya setelah masalah
ditemukan.Masalah disusun berdasarkan prioritas karena tidak
memungkinkan masalah yang ada dalam keluarga Tn. "W" di
selesaikan secara bersama sama. Oleh karena itu prioritas masalah
disusun untuk menentukan tingkat permasalahan agar
penyelesaiannya lebih berfokus dan sasaran serta harapan.
Prioritas masalah dalam keluarga Tn."W" adalah sebagai berikut :

1. Ibu tidak menjadi akseptor KB


No. Kriteria Perhit Score Pembenaran
1. Ibu tidak menjadi akseptor
KB.
a. Sifat masalah 2/3x1 2/3 Ancaman Kesehatan
b. Kemungkinan masalah 2/2x2 2 Dengan mudah
dapat di ubah
c. Potensi masalah untuk 3/3x1 1 Tinggi
di ubah
d. Penonjolan masalah 2/2x1 1 Masalah berat harus di
tangani
Total 2
43

2. Kurangnya pengetahuan tentang Jarak kehamilan yang aman


No. Kriteria Perhit Score Pembenaran
1. Jarak kehamilan yang
dekat
a. Sifat masalah 2/3x1 2/3 Ancaman Kesehatan
b. Kemungkinan masalah 2/2x2 2 Dengan mudah
dapat di ubah
c. Potensi masalah untuk 3/3x1 1 Tinggi
di ubah
d. Penonjolan masalah 2/2x1 1 Masalah berat harus di
tangani
Total 2
43
3. Kurangnya pengetahuan tentang manfaat penimbangan balita
No. Kriteria Perhit Score Pembenaran
1. Kurangnya pengetahuan
tentang manfaat
penimbangan balita
a. Sifat masalah 2/3x1 2/3 Ancaman Kesehatan
b. Kemungkinan masalah 2/2x2 2 Dengan mudah
dapat di ubah
c. Potensi masalah untuk 3/3x1 1 Tinggi
di ubah
d. Penonjolan masalah 1/2x1 1/2 Masalah berat tidak
harus cepat di tangani
Total 1
4
6

4. Kurangnya pengetahuan keluarga tentang PAP SMEAR


No. Kriteria Perhitungan Nilai Pembenaran
1. Sifat masalah 2/3 x 1 2/3 Ancaman kesehatan
Kemungkinan
2. masalah dapat di 2/2x 2 2 Dengan mudah
ubah
Potensi masalah
3. 3/3 x 1 1 Tinggi
untuk diubah
Masalah tidak
4. Penonjolan masalah 0/2 x 1 0
dirasakan
2
Total 33
Penentuan Prioritas masalah berdasarkan score tertinggi adalah:

2
1. Ibu tidak menjadi akseptor KB= 4 3
2
2. Kurangnya pengetahuan tentang Jarak kehamilan yang aman = 4 3
2
3. kurangnya pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan = 4 3

4. Kurangnya pengetahuan tentang manfaat penimbangan balita ke


1
posyandu = 4 6
2
5. Kurangnya pengetahuan tentang PAP SMEAR= 3 3