Vous êtes sur la page 1sur 8

LAPORAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK)

ORIENTASI REALITAS
PROPOSAL

Disusun Oleh:
Kelompok 2

Aditia Fauzi Leony Khairunisa Maulidya


Asep Saepul Bahri Najip Nuryakin
Dikky Koswara Shintia Rahma dewi
Heriana Jaelani Trian Cahyati

PRODI NERS AKADEMIK


STIKES KHARISMA KARAWANG
Jalan Pangkal Perjuangan KM. 1 By Pass Karawang 41316
LAPORAN PROGRAM TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK ORIENTASI
REALITAS PADA PASIEN HALUSINASI

A. PERSIAPAN
Berdasarkan proposal yang dibuat maka terapi aktivitas kelompok telah kami
selenggarakan pada :
Hari/Tgl : Rabu, 6 September 2017
Waktu : 09.30 10.30 WIB
Lama : 1 jam
Tempat : Panti Rehabilitasi Jiwa Purwasari
Jumlah anggota kelp : 8 orang (1 Leader,1 Co-Leader, 1 Operator, 2 Observer, 3
Fasilitator)
Metode : Observasi dan diskusi

B. TUJUAN
Tujuan umum TAK orientasi realitas adalah klien mampu mengenali nama benda, dan
fungsinya adalah:
1. Klien mampu mengenal benda yang pernah ia gunakan.

2. Klien mampu mengenal fungsi benda yang pernah digunakan

C. STRUKTUR ANGGOTA KELOMPOK


1. Peran Leader (Aditya)

a. Memimpin jalannya kegiatan

b. Menyampaikan tujuan dan waktu permainan

c. Menjelaskan cara dan peraturan kegiatan

d. Memberi respon yang sesuai dengan perilaku klien

e. Meminta tanggapan dari klien atas permainan yang telah dilakukan

f. Memberi reinforcement positif pada klien

g. Menyimpulkan kegiatan
2. Peran Co Leader (Shintia Rahma)

a. Membantu tugas leader

b. Menyampaikan informasi dari fasilitator ke leader

c. Mengingatkan leader tentang kegiatan

d. Bersama leader menjadi contoh kegiatan

3. Peran Observer (Leony Khairunisa, Heriyana J)

a. Mengobservasi jalannya acara

b. Mencatat jumlah klien yang hadir

c. Mencatat perilaku verbal dan non verbal selama kegiatan berlangsung

d. Mencatat tanggapan tanggapan yang dikemukakan klien

e. Mencatat penyimpangan acara terapi aktivitas bermain

f. Membuat laporan hasil kegiatan

4. Peran Fasilitator (Asep Saeful , Najip Nuryakin, Trian C)

a. Memfasilitasi jalannya kegiatan

b. Memfasilitasi klien yang kurang aktif

c. Mampu memotivasi klien untuk kesuksesan acara

d. Dapat mengatasi hambatan-hambatan yang terjadi dari dalam /luar


kelompok

D. METODE
1. Dinamika kelompok

2. Diskusi dan tanya jawab


E. MEDIA / ALAT
1. Spidol

2. Bola tenis

3. Laptop

4. Kaset dangdut
5. Papan nama sejumlah klien dan perawat yang ikut TAK.

F. PELAKSANAAN
1. Mempersiapkan tempat
Kegiatan dilaksanakan di Panti Rehabilitasi Jiwa Purwasari dengan struktur tata
ruang sebagai berikut

O P P F

P P
L

F P

CL

P
P

F P O

OP

Keterangan Gambar
L : leader CL : co leader
F : fasilitator O : observer
P : pasien Op : operator
2. Mempersiapkan Klien

No Nama Klien Masalah Keperawatan

1 Tn. H Harga Diri Rendah

2 Tn. R Perilaku Kekerasan

3 Tn. M Waham

4 Tn. J Harga Diri Rendah

5 Tn.R Halusinasi Pendengaran

6 Tn. H Halusinasi Penglihatan

7 Tn. Y Harga Diri Rendah

8 Tn. K Perilaku Kekerasan

3. Fase Orientasi
a. Salam terapeutik
1) Memberi salam terapeutik
2) Peserta dan terapis memakai papan nama
b. Evaluasi
1) Menanyakan perasaan klien saat ini
2) Menanyakan apakah telah berkenalan dengan orang lain
c. Kontrak
1) Menjelaskan tujuan kegiatan
2) Menjelaskan alur main
a) Jika ada peserta yang akan meninggalkan kelompok harus meminta ijin
pada terapis
b) Lama kegiatan adalah 1 jam
d. Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai

4. Proses Kegiatan ( Fase Kerja )


a. Menghidupkan tape recorder yang berisi kaset sambil mengedarkan telur mainan
berlawanan dengan arah jarum jam
b. Pada saat tape dimatikan oleh operator, anggota kelompok yang memegang telur
mainan mendapat giliran untuk menyebutkan salam, nama lengkap, nama
panggilan, asal, dan hobi. Kemudian maju ke depan dan menyebutkan nama serta
fungsi benda yang tersedia di meja.
c. Mengulangi a dan b sampai semua anggota kelompok mendapat giliran
d. Memberi pujian untuk setiap keberhasilan anggota kelompok dengan memberi
tepuk tangan

G. EVALUASI
1. Evaluasi
a. Menanyakan perasaan klien setelah melakukan TAK
b. Memberi pujian atas keberhasilan kelompok
2. Rencana Tindak Lanjut
a. Menganjurkan anggota kelompok bercakap-cakap tentang kehidupan pribadi
dengan orang lain pada kehidupan sehari-hari.
b. Memasukkan kegiatan bercakap-cakap pada jadwal kehidupan sehari-hari.
3. Kontrak yang akan datang
a. Menyepakati kegiatan berikut yaitu menyampaikan dan membicarakan topik
pembicaraan tertentu
b. Menyepakati waktu dan tempat

HASIL

Berdasarkan uraian diatas maka hasil yang dicapai dalam pelaksanaan TAK pada klien
dengan halusinasi sebagai berikut :

Pada umumnya peserta mampu memperkenalkan diri dan dapat menjawab pertanyaan
dari lawan bicara. Peserta juga mampu menyebutkan nama dan fungsi benda dengan
benar.

Dengan demikian berdasarkan kriteria hasil pelaksanaan TAK orientasi realita pada
klien dengan halusinasi dapat dikatakan berhasil karena melewati 75 %.
EVALUASI DAN DOKUMENTASI

1. EVALUASI HASIL

No Aspek yang dinilai Nama Pasien


Tn. H Tn. J Tn. K Tn. R Tn. R Tn. M Tn. Y Tn. H
1 Mengajukan 5 1 2 4 5 2 2 3
pertanyaan yang jelas
2 Mengajukan 4 1 3 4 5 2 2 3
pertanyaan yang
ringkas
3 Mengajukan 3 1 2 4 4 2 2 3
pertanyaan yang
relevan
4 Mengajukan 5 1 2 4 4 2 2 3
pertanyaan yang sopan
5 Jumlah 17 4 9 16 18 8 8 12

2. EVALUASI PROSES

No Aspek yang dinilai Nama Pasien


Tn. H Tn. J Tn. K Tn. R Tn. R Tn. M Tn. Y Tn. H
1 Kontak mata 5 1 2 4 5 3 3 4
2 Duduk tegak 5 1 2 3 5 2 3 3
3 Menggunakan bahasa 5 2 2 4 5 2 2 4
tubuh yang sesuai
4 Mengajukan 4 2 2 4 5 3 2 3
pertanyaan yang
spontan
5 Jumlah 19 6 8 15 20 10 10 14
3. EVALUASI HASIL

No Aspek yang dinilai Nama Pasien


Tn. H Tn. J Tn. K Tn. R Tn. R Tn. M Tn. Y Tn. H
1 Menjawab dengan 5 3 4 5 5 4 4 4
jelas
2 Menjawab dengan 5 5 4 5 5 5 5 4
ringkas
3 Menjawab dengan 5 4 4 4 5 5 3 4
relevan
4 Menjawab dengan 5 2 5 4 5 4 3 4
spontan
5 Jumlah 20 14 17 18 20 18 15 16