Vous êtes sur la page 1sur 16

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Koperasi merupakan salah satu jenis badan usaha yang ada di Indonesia. Koperasi
diartikan sebagai badan usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum koperasi
dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai
gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.Kopma UTY merupakan
sebuah unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang sekaligus sebagai badan usaha
perkoperasian. Organisasi ini tumbuh dan berkembang dengan menerapkan serangkaian
kegiatan yang pastinya telah direncanakan dan dianggarkan. Tujuan ditulisnya makalah
ini untuk mengetahui anggaran tahun sebelumnya (2016) dan tahun (2017) yang dimiliki
Kopma UTY dalam kegiatan-kegiatannya baik organisasi maupun bisnisnya.

Pengelolaan koperasi harus dilaksanakan secara produktif, efektif dan efisien.


Dalam arti koperasi harus memiliki kemampuan dalam mewujudkan pelayanan usaha,
yang dapat meningkatkan nilai tambah dan manfaat yang sebesar-besarnya pada anggota,
dengan tetap mempertimbangkan untuk memperoleh sisa hasil usaha yang wajar. Untuk
mencapai kemampuan usaha seperti itu, maka koperasi harus dapat berusaha secar
luwes, baik yang menyangkut industri/produk hulu dan/ atau hilir tersebut. Ini berarti
koperasi mempunyai kesempatan dan peluang yang sama dengan pelaku ekonomi
lainnya dalam melakukan kegiatan usahanya. Koperasi sebagai suatu badan usaha
haruslah bekerja dengan prinsip dan hukum ekonomi perusahaan, menjalankan asas
bussiness efficiency, yaitu mengupayakan keuntungan finansial untuk menghidupi
dirinya.Koperasi harus pula menjalankan asas efisiensi ekonomi (melaksanakan alokasi
sumber daya) sebaik mungkin guna menunjang program kesejahteraan anggota dan
pembangunan ekonomi untuk golongan ekonomi lemah pada umumnya. Dengan
koperasi bekerja efisien baik secara ekonomis maupun bisnis, koperasi akan dapat
melayani kepentingan anggotanya, sekaligus koperasi dapat melayani masyarakat sekitar
dengan baik.Oleh karena itu, perlu diketahui berapa anggaran yang pada tahun berjalan
dan tahun kedepan yang dianggarkan sehingga modal yang ada dapat teralokasikan ke
biaya-biaya sesuai dengan rencana yang telah dibuat sehingga tujuan Kopma tercapai.

1
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana prospek program tentang Prospek Koperasi Mahasiswa Universitas
Teknologi Yogyakarta (KOPMA UTY) Tahun Anggaran 2016 ?
2. Berapa sasaran yang ingin dicapai perusahaan (KOPMA UTY) ?
3. Bagaimana trend perkiraan permintaan KOPMA UTY selama 2 tahun ?
4. Bagaimana penjualan yang diharapkan Kopma UTY ?
5. Berapa tingkat ROI yang diharapkan ?

C. Tujuan
Dengan diketahuinya anggaran dari suatu perusahaan (KOPMA UTY), dapat
dievaluasi dan dijadikan dasra perencanaan penjualan ke depannya agar yang
direncanakan dapat mencapai target perusahaan.

D. Manfaat Penulisan
1. Memahami prospek program tentang Prospek Koperasi Mahasiswa Universitas
Teknologi Yogyakarta (KOPMA UTY) Tahun Anggaran 2016.
2. Mengetahui sasaran yang ingin dicapai perusahaan (KOPMA UTY).
3. Mengetahuitrend perkiraan permintaan KOPMA UTY selama 2 tahun.
4. Mengetahui penjualan yang diharapkan Kopma UTY.
5. Mengetahui tingkat ROI yang diharapkan.

2
BAB II
PEMBAHASAN

A. Program tentang Prospek Koperasi Mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta


(KOPMA UTY) Tahun Anggaran 2016
Keadaan ekonomi pada umumnya
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan
hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi
sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.
Gerakan Koperasi adalah keseluruhan organisasi Koperasi dan kegiatan
perkoperasian yang bersifat terpadu menuju tercapainya cita-cita bersama
Koperasi. (UU 25 Thn. 1992 pasal 1). Koperasi berlandaskan Pancasila dan
Undang-Undang Dasar 1945 serta berdasar atas asas kekeluargaan. (UU 25 Thn.
1992 pasal 2). Koperasi mahasiswa sebagai organisasi yang berbasis pendidikan /
pengkaderan dengan demikian diharapkan koperasi mahasiswa dapat memberikan
kontribusi yang positif bagi pembangunan perekonomian bangsa terutama pada
era ekonomi global. Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh koperasi mahasiswa
untuk menjadikan koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat menuju era ekonomi
global.
1. Koperasi mahasiswa dijadikan wadah untuk pedidikan dan kaderisasi kader-
kader kopma serta tempat penelitian dan pengkajian perkoperasian yang
hasilnya akan diimplementasikan kepada masyarakat.
2. Koperasi mahasiswa menjadi wadah bagi masyarakat dalam menciptakan
gerakan ekonomi rakyat dan gerakan koperasi yang masif dan terstruktur
3. Koperasi mahasiswa menjadi wadah bagi pemerintah untuk membantu proses
pembangunan koperasi indonesia menuju ekonomi global melalui pedidikan
koperasi dan wawasan ekonomi global degan cara pengabdian kepada
masyarakat agar membuka wawasan di masyarakat.
4. Kemampuan intelektual dan komunikasi anggota koperasi mahasiswa yang
diisi oleh kaum terdidik dijadikan wadah penghubung antara pemerintah
dengan masyarakat, masyarakat dengan pemerintah maupun pemerintah dan
masyarakat dengan masyarakat internasional.
Sebagai badan usaha perkoperasian, Kopma UTY turut serta dalam
membantu meningkatkan perekonomian nasional, membantu dalam memenuhi
3
kebutuhan masyarakat, mengurangi angka pengangguran dan menjadi wadah bagi
para mahasiswa untuk bisa belajar mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku
perkuliahan secara langsung.
Situasi pasaran koperasi mahasiswa (KOPMA UTY)
Kopma UTY terdapat pada dua lokasi yaitu yang pertama berlokasi di dekat
kampus 1 di Jalan Ringroad Utara Jombor yaitu di ruko Pangestu Mart, sedangkan
yang kedua berlokasi di kampus 2 di Jalan Glagahsari, saat ini Kopma UTY masih
menjanjikan dalam penjualannya dibuktikan dengan banyaknya mahasiswa yang
membeli kebutuhannya di Kopma UTY karena harganya relatif murah dan juga
karena lokasi Kopma UTY dekat dengan rumah penduduk berdampak pada
banyaknya masyarakat umum yang membeli. Karena bagaimanapun juga koperasi
kan dimodali oleh anggota dengan simpanan-simpanannya tadi dan otomatis
koperasi juga milik anggota itu sendiri. Modal Kopma UTY, dimodali oleh
anggota dengan simpanan-simpanannya, sehingga pengadaan barang baru atau
stok barang yang sudah dihabis dapat berlangsung dengan efektif dan efisien.
Kondisi persaingan tahun 2016
Banyaknya Kopma di Yogyakarta dari setiap universitas yang menampilkan
keunggulannya. Akan tetapi, dalam kondisi persaingan ini, Kopma UTY telah
menjadi salah satu Kopma yang terbaik di Yogyakarta. Selain pesaing dari
koperasi mahasiswa lainnya, juga terdapat warung kelontong yang juga menjual
dan menyediakan barang yang biasanya dibutuhkan mahasiswa maupun
masyarakat pada umumnya dengan jenis barang yang dijual relatif sama. Dengan
adanya hal ini, maka Kopma UTY akan meningkatkan mutu, kualitas dan
pelayanan penjualan serta benar-benar mengetahui produk atau merek produk apa
yang paling banyak diminati konsumen sehingga dapat menaikkan laba.
Posisi pasar pesaing
a. Kopma UGM : Kopma UGM merupakan Kopma yang cukup dikenal
karena universitasnya, yang menjadi keunggulan dalam koperasi ini adalah
lokasinya yang cukup luas, teduh erta barang dan fasilitasnya yang memadai
sehingga memudahkan mahasiswa dalam memenuhi kebutuhannya.
b. Kopma UNY : Kopma UNY merupakan Kopma yang mempunyai
cangkupan konsumen dan penjualan yang cukup besar di Yogyakarta karena
lokasinya selain untuk koperasi tetapi juga untuk tempat berwirausaha seperti

4
retail yang pengadaan barang yang dijual lengkap, bervariasi serta
tersedianya hotspot sehingga di lokasi tersebut dapat mencangkup konsumen
dalam jumlah besar. Kopma UTY juga mengadakan kerjasama dengan pihak
eksternal dalam pengelolaan suatu usaha bersama yang berbentuk kemitraan.
c. atau Ruko di sekitar Kampus UTY : Warung dan ruko disini juga
menjual barang-barang retail yang kurang lebih hampir sama dengan Kopma
UTY sehingga dapat dikatakan menjadi pesaing yang mirip yang hanya saja
Kopma modalnya merupakan simpanan dari anggota.
Posisi perusahaan dalam persaingan usaha koperasi mahasiswa

Dalam penyedian barang atau produk yang dijual di Kopma UTY sudah cukup
lengkap, lokasi yang strategis, untuk kampus 1 lokasi Kopma UTY dekat dengan
rumah warga sehingga banyak yang membeli sedangkan pada kampus 2 Kopma
UTY berlokasi di dalam kampus yang mudah dijangkau oleh mahasiswa,
pelayanan yang diberikan sudah cukup baik, mempunyai 2 karyawan untuk
membantu engurus Kopma UTY, walaupun begitu para anggotanya juga diajarkan
untuk tetap berpartisipasi dalam penjagaan ruko.

Sigit Dwinanto, SPt, MT dari Departemen Koperasi DIY menyampaikan


bahwa KOPMA UTY merupakan koperasi mahasiswa yang masuk kategori bagus
di DIY dibanding kopma besar lainnya seperti Kopma UGM dan Kopma UTY.
Walaupun memiliki ruang yang tidak sebesar kopma lain, Beliau merasa salut
dengan konsistensi perkembangan KOPMA UTY dan prestasi-prestasi yang
sering diraih KOPMA UTY dalam berbagai even yang diselenggarakan
Departemen Koperasi. Jika ada kegiatan Departemen Koperasi yang melibatkan
KOPMA, maka yang teringat dan selalu dilibatkan oleh Departemen Koperasi
adalah KOPMA UTY, Dalam beberapa tahun terakhir ini KOPMA UTY selalau
menjadi langganan juara lomba tangkas trampil koperasi tingkat propinsi DIY,
sering mengadakan bazar guna meningkatkan keinginan berwirausaha dari
mahasiswa.

5
B. Sasaran Yang Ingin Dicapai Perusahaan

Tahun Volume Penjualan Volume Penjualan Market Share


Industri Perusahaan Perusahaan
2016 Rp 695.000.000,00 Rp 145.000.000,00 20,8 %
2017 Rp 715.000.000,00 Rp 150.000.000,00 21 %
Karena KOPMA UTY merupakan perusahaan dagang, maka kami menggunakan
perhitungan dengan nilai rupiah. Dengan perhitungan sebagai berikut :

Tahun 2016

Kopma UTY Rp 145.000.000,00

Kopma UNY Rp 250.000.000,00

Kopma UGM Rp 300.000.000,00

Rp 695.000.000,00

Jadi, ( Rp 145.000.000,00 / Rp 695.000.000,00 ) x 100% = 20,8 %

Tahun 2017

Kopma UTY Rp 150.000.000,00

Kopma UNY Rp 260.000.000,00

Kopma UGM Rp 305.000.000,00

Rp 715.000.000,00

Jadi, ( Rp 150.000.000,00 / Rp 715.000.000,00 ) x 100% = 21 %

6
C. Trend Perkiraan Permintaan

Tahun Volume Penjualan per Volume Penjualan per Bulan


Tahun
2016 25.000 1 = 2.000
2 = 2.500
3 = 3.000
4 = 2.000
5 = 2.000
6 = 1.000
7 = 1.000
8 = 1.000
9 = 2.500
10 = 2.500
11 = 2.500
12 = 3.000
2017 30.000 1 = 3.000
2 = 2.500
3 = 3.000
4 = 3.000
5 = 3.500
6 = 1.500
7 = 1.000
8 = 1.000
9 = 3.000
10 = 3.000
11 = 2.500
12 3.000
Pada bulan Juni, Juli, dan Agustus penjualan yang terjadi pada KOPMA UTY
mengalami penurunan, karena pada bulan tersebut UTY libur semester genap yang
diselenggarakan selama 3 bulan. Untuk itu kebanyakan dari mahasiswa pulang kampung
sehingga hanya sedikit yang berbelanja di kopma, hanya sebagian dari mereka yang

7
menetap dan tidak pulang kampung dan masyarakat sekitar yang tinggal di dekat
kampus.

D. Penjualan yang Diharapkan Kopma UTY

Seperti perusahaan pada umumnya, Kopma UTY juga mengharapkan penjualan akan
bertambah setiap tahunnya. Dimana pertambahan penjualan setiap tahunnya akan dinilai
sebagai suatu keberhasilan perusahaan. Dalam menentukan target penjualan, Kopma
UTY tidak menggunakan teknik forecast yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif.
Kopma UTY menentukan target hanya terpaku dengan pencapaian tahun sebelumnya.
Jumlah rupiah yang ditentukan dalam target penjualan adalah jumlah rupiah tanpa
perhitungan. Pada tahun 2015 penjualan mencapai Rp 119.386.645 dan belum mencapai
jumlah yang di targetkan yaitu Rp 145.000.000,00. Dengan belum tercapainya target
penjualan sebesar Rp 145.000.000,00 maka Kopma UTY mentargetkan pada tahun 2016
dengan jumlah target penjualan yang sama yaitu Rp 145.000.000,00. Namun, pada tahun
2016 Kopma UTY belum juga bias mencapai target penjualannya. Kopma UTY hanya
memperoleh penjualan sebanyak Rp 128.215.829,00. Meskipun belum tercapainya target
penjualan pada tahun 2016, namun pada tahun 2016 penjualan naik sebesar Rp
8.829.184,00 dibanding dengan tahun 2015. Meskipun penjualan yang di targetkan belum
mencapai target penjualan, untuk memotivasi pengurus dan pegawai, maka tahun 2017
target penjualan dinaikkan menjadi Rp 150.000.000,00. Dengan belum dicapainya target
penjualan, maka dalam Kopma UTY tetap mentargetkan pada tahun 2017 target
penjualan sebesar Rp 145.000.000,00. Anggaran dalam Kopma UTY disebut sebagai
Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (RAPBO) Kopma UTY.
Anggaran dalam Kopma UTY meliputi :Anggaran Guna Operasional dan Anggaran
Organisasi. Anggaran ini di sajikan untuk 2016 dan 2017 dimana anggaran 2016
dibandingkan dengan realisasi pada tahun 2016 untuk menyusun anggaran pada tahun
2017. Selain itu, dalam anggaran Kopma UTY dicantumkan juga presentase pembagian
Sisa Hasil Usaha (SHU) untuk para anggotanya.

8
a) Berikut adalah rincian mengenai anggaran yang telah disusun oleh Kopma UTY pada
periode 2016/2017

RENCANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA ORGANISASI


(RAPBO)
KOPERASI MAHASISWA
UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA
PERIODE 2016/2017
PROYEKSI LAPORAN LABA RUGI 2016

Penjualan Bersih Rp 145.000.000


Harga Pokok Penjualan (HPP) (Rp 123.250.000)
Laba Kotor Rp 21.750.000
Biaya Usaha (Rp 7.600.000)
Laba Usaha Rp 14.150.000
Pendapatan di Luar Usaha Rp 7.000.000
Biaya di Luar Usaha (Rp 3.700.000)
Laba/Rugi di Luar Usaha Rp 3.300.000
Sisa Hasil Usaha Rp 17.450.000
Pajak = 1% X Rp 145.000.000,00 (Rp 1.450.000)
Sisa Hasil Usaha Setelah Pajak Rp 16.000.000

Keterangan :
Proyeksi Penjualan 2016 sebesar Rp 145.000.000, ditentukan berdasarkan :
1. Realisasi penjualan tahun 2015 yang belum mencapai target penjualan
2. Persentase HPP sebesar Rp 123.250.000, ditentukan sebesar 85% dari penjualan.
3. Proyeksi Laba Kotor sebesar Rp 21.750.000, ditentukan sebesar 15% dari penjualan.
4. Proyeksi Biaya Usaha sebesar Rp 7.600.000 ditentukan berdasarkan persentase Biaya
Usaha tahun 2015. Biaya ini termasuk :
Biaya Penjualan
Gaji karyawan
Dan biaya usaha lainnya
5. Proyeksi Pendapatan di Luar Usaha sebesar Rp 7.000.000, ditentukan berdasarkan
realisasi tahun 2015 yang belum melampaui target.

9
6. Proyeksi Biaya di Luar Usaha sebesar Rp 3.700.000, dengan rincian :
RAT 3.300.000
Pelantikan Pengurus dan Pengawas 400.000
Kopma UTY tidak hanya menyusun anggaran mengenai operasional penjualannya,
namun Kopma UTY juga menyusun mengenai anggaran yang digunakan untuk
pengeluaran organisasi dengan perincian sebagai berikut :

ANGGARAN PENGELUARAN KEUANGAN ORGANISASI

Upgrading Pengurus dan Pengawas 340.000


Adminhum 300.000
Keuangan 250.000
PSDA 200.000
Seperti Koperasi pada umumnya, koperasi mahasiswa juga mempunya kewajiban
untuk membagi SHU ke anggotanya, pos SHU Kopma UTY diperinci sebagai berikut :

POS SHU
Keterangan % Jumlah
SHU Cadangan 30% Rp 7.113.626
SHU Pembelian 13% Rp 3.082.571
SHU Simpanan 15% Rp 3.556.813
SHU Pengurus&Pengawas 19,50% Rp 4.623.857
SHU Pengembangan 9% Rp 2.134.088
SHU Dana Sosial 4% Rp 948.483
SHU Keaktifan 9,50% Rp 2.252.648
Jumlah 100% Rp 23.712.085
SHU yang belum diambil Rp 22.511.584
SHU yang belum dibagi Rp 46.223.669

KETERANGAN:

1. Dana pengembangan anggota sebesar 2.134.000 dialokasikan untuk:


a. Subsidi kegiatan DIKSAR & DIKMEN 650.000
b. Subsidi Kegiatan DIKJUT & Follow-up 384.000

10
c. Pendidikan kepengurusan dan kelembagaan 500.000
d. Dana tidak terduga
2. Dana sosial 948.483 dialokasikan untuk kegiatan bakti sosial maksimal 60%,
sisanya untuk cadangan atau hal-hal tidak terduga
3. Dana cadangan digunakan untuk pengembangan usaha atau modal untuk usaha baru
Kopma (Rencana Jangka Panjang). Dana diperhitungkan mulai tahun ini dan boleh
digunakan setelah 3 Tahun.
- Tahun ke 1 Rp 7.000.000
b) Berikut adalah perbandingan antara anggaran serta target penjualan dengan realisasi pada
tahun 2016
Perkiraan dan Target Anggaran Realisasi
(Tahun 2016 ) ( Tahun 2016 )
Penjualan Bersih Rp 145.000.000 Penjualan Bersih Rp 128.215.829
HPP (Rp 123.250.000) HPP (Rp 98.168.331)
Laba Kotor Rp 21.750.000 Laba Kotor Rp 30.047.498
Biaya Usaha (Rp 7.600.000) Biaya Usaha (Rp 5.080.946)
Laba Usaha Rp 14.150.000 Laba Usaha Rp 24.966.552
Pndptan di Luar Usaha Rp 7.000.000 Pndptan di Luar Usaha Rp 5.171.900
Biaya di Luar Usaha (Rp 3.700.000) Biaya di Luar Usaha (Rp 5.460.101)
Laba/Rugi di Luar Usaha Rp 3.300.000 Laba/Rugi di Luar Usaha (Rp 288.201)
Sisa Hasil Usaha Rp 17.450.000 Sisa Hasil Usaha Rp 24.678.351
Pajak = 1% X Rp 145.000.000(Rp 1.450.000) Pajak (Rp 1.041.067)
Sisa Hasil Usaha Setelah Pajak Rp 16.000.000 Sisa Hasil Usaha Setelah Pajak Rp 23.637.284

Tidak tercapainya target yang ditetapkan pada Rapat Anggota Tahunan Kopma UTY
dikarenakan beberapa hal yaitu diantaranya pangsa pasar yang berada di lingungan Kopma
UTY berkurang, kurangnya promosi, dll. Namun, pada tahun 2016 Kopma UTY melakukan
ekspansi Usaha di Jombor guna untuk meningkatan penjualan agar mencapai target. Namun,
target tetap belum dapat dicapai oleh kepengurusan 2016. Meskipun ekspansi belum juga bias
menembus target penjualan yang telah ditetapkan, namun dengan adanya ekspansi usaha ke
Jombor membuat jumlah penjualan meningkat dibanding dengan periode 2015.

11
c) Berikut adalah anggaran yang dibuat oleh Kopma UTY untuk tahun 2017

RENCANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA ORGANISASI


(RAPBO)
KOPERASI MAHASISWA
UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA
PERIODE 2017/2018
PROYEKSI LAPORAN LABA RUGI 2017

Penjualan Bersih Rp 150.000.000


Harga Pokok Penjualan (HPP) (Rp 126.000.000)
Laba Kotor Rp 24.000.000
Biaya Usaha (Rp 7.700.000)
Laba Usaha Rp 16.600.000
Pendapatan di Luar Usaha Rp 7.000.000
Biaya di Luar Usaha ( Rp 4.000.000)
Laba/Rugi di Luar Usaha Rp 3.000.000
Sisa Hasil Usaha Rp 19.600.000
Pajak = 1% X Rp 150.000.000,00 (Rp 1.500.000)
Sisa Hasil Usaha Setelah Pajak Rp 18.100.000

Keterangan :

1. Proyeksi Penjualan 2017 sebesar Rp 150.000.000, ditentukan berdasarkan :


Realisasi penjualan tahun 2016 yang belum mencapai target penjualan

2. Persentase HPP sebesar Rp 126.000.000, ditentukan sebesar 84% dari penjualan.


3. Proyeksi Laba Kotor sebesar Rp 24.000.000, ditentukan sebesar 16% dari
penjualan.
4. Proyeksi Biaya Usaha sebesar Rp 7.700.000 ditentukan berdasarkan persentase
Biaya Usaha tahun 2016. Biaya ini termasuk :
Biaya Penjualan
Gaji karyawan
Dan biaya usaha lainnya

12
5. Proyeksi Pendapatan di Luar Usaha sebesar Rp 7.000.000, ditentukan berdasarkan
realisasi tahun 2016 yang belum mencapai target
6. Proyeksi Biaya di Luar Usaha sebesar Rp 4.000.000, dengan rincian :
RAT 3.300.000
Pelantikan Pengurus dan Pengawas 400.000
Biaya diluar usaha lainnya 300.000
Kopma UTY tidak hanya menyusun anggaran mengenai operasional penjualannya,
namun Kopma UTY juga menyusun mengenai anggaran yang digunakan untuk
pengeluaran organisasi dengan perincian sebagai berikut :

ANGGARAN PENGELUARAN KEUANGAN OGANISASI

Upgrading Pengurus dan Pengawas 340.000


Adminhum 320.000
Keuangan 230.000
PSDA 200.000

Seperti Koperasi pada umumnya, koperasi mahasiswa juga mempunya kewajiban


untuk membagi SHU ke anggotanya, pos SHU Kopma UTY diperinci sebagai berikut :

POS SHU

Keterangan % Jumlah
SHU Cadangan 30% Rp 5.714.927
SHU Pembelian 13% Rp 2.476.468
SHU Simpanan 15% Rp 2.857.464
SHU Pengurus&Pengawas 19,50% Rp 3.714.703
SHU Pengembangan 9% Rp 1.714.478
SHU Dana Sosial 4% Rp 761.990
SHU Keaktifan 9,50% Rp 1.809.727
Jumlah 100% Rp 23.637.284
SHU yang belum diambil Rp 15.055.151
SHU yang belum dibagi Rp 38.692.435

13
KETERANGAN:

1. Dana pengembangan anggota sebesar 1.714.478dialokasikan untuk:


a. Subsidi kegiatan DIKSAR & DIKMEN 400.000
b. Subsidi Kegiatan DIKJUT & Follow-up 350.000
c. Pendidikan kepengurusan dan kelembagaan 500.000
d. Dana tidak terduga
2. Dana sosial 761.990 dialokasikan untuk kegiatan bakti sosial maksimal 60%,
sisanya untuk cadangan atau hal-hal tidak terduga
3. Dana sosial 761.990 dialokasikan untuk kegiatan bakti sosial maksimal 60%,
sisanya untuk cadangan atau hal-hal tidak terduga
4. Cadangan yang diperbolehkan untuk digunakan pengembangan usaha atau
modal usaha baru Kopma ( Rencana Jangka Panjang) yaitu maksimal Rp
4.200.000,00 (75% dari dana cadangan).

d) Berikut adalah tabel mengenai Sumber Daya Manusia yang mengelola Kopma UTY
guna tercapainya target penjualan

Sumber Daya Manusia Kopma UTY


VOLUME
KETERSEDIAAN
TAHUN JAM KERJA PENJUALAN
SDM
PERUSAHAAN
2016 25 Orang ( Pengurus ) 9 Jam Kerja 25.000
2017 25 Orang (Pengurus) 9 Jam Kerja 30.000
2 Orang ( Pegawai )

E. Tingkat ROI yang Diharapkan


Berikut adalah tabel tingkat ROI yang diharapkan Kopma UTY
Tingkat ROI dihitung dengan rumus :
Laba Operasi
ROI = x 100%
Aktiva Operasi

TAHUN ROI
2016 (Rp 16.000.000,00/Rp 2.400.000) x 100% = 6,7 %
2017 (Rp 18.100.000,00/Rp 2.600.000) x 100% = 7,0%

14
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan data yang kami punya dan kondisi Kopma UTY kami menyimpulkan
bahwa kurang bisanya Kopma UTY berkembang jika hanya mengandalkan pada hasil
penjualan di Kopma UTY dikareknakan pangsa pasar yang berkurang. Kopma UTY
berada di dalam Kampus sehingga pangsa pasarnya hanya sempit, hanya di lingkungan
dalam kampus saja. Mengingat mahasiswa di Kampus 2 sebagian dipindahkan di
Kampus 1 UTY maka pangsa pasar Kompa UTY yang tadinya sudah sempit menjadi
tambah sempit lagi. Tahun 2016 dimana tahun tersebut merupakan tahun Kopma UTY
melakukan ekspansi usaha di Kampus 1 Jombor yang bertempat di Barat Kampus 1
UTY yang diberi nama Pangestu Mart . Dalam satu tahun ini, ekspansi usaha tersebut
belum terlihat perkembangannya secara signifikan dikarenakan beberapa factor tempat
usaha yang kurang strategis, kurang promosi, harga jual yang terlalu mahal dan
banyaknya penduduk yang mendirikan toko kelontong yang menjadi pesaing Pangestu
Mart.

Dalam menetapkan target penjualan /perkiraan penjualan, Kopma UTY hanya


melihat penjualan periode sebelumnya dan dengan asumsi tanpa menghitung
menggunakan rumus forecast penjualan sehingga 2 periode sebelumnya yaitu periode
2015 dan 2016 belum tercapainya target yang telah ditetapkan. Anggaran yang telah
disusun Kopma UTY sudah sangat baik tinggal bagaimana pengimplementasiannya
saja.

B. Saran

Dalam menetapkan target penjualan /perkiraan penjualan, Kopma UTY diharapkan


dapat melihat penjualan periode sebelumnya dan dengan asumsi menghitung
menggunakan rumus forecast penjualan sehingga pada setiap dapat tercapainya target
yang telah ditetapkan.

15
DAFTAR PUSTAKA

AD/ART Kopma UTY


RAPBO Kompa UTY
Gunawan. 2007.Anggaran Bisnis: Analisis, Perencanaan, dan Pengendalian Laba. STIM
YKPN: Yogyakarta.

16