Vous êtes sur la page 1sur 1

Aplikasi smartgrid pada sistem jaringan kelistrikan Indonesia merupakan sebuah sarana yang dapat

menigkatkan efisisensi,reliabilitas dan keamanan jaringan listrik Indonesia. Makalah ini membahas
salah satu aplikasi dari smart grid, yaitu microgrid, dimana sistem jaringan listrik pada sebuah daerah
dibagi menjadi beberapa sistem jaringan listrik independen yang terhubung dengan jaringan listrik
pusat. Desain sistem jaringan microgrid yang akan dibahas pada makalah ini memungkinkan
pemerintah untuk dapat mengisolasikan jaringan listrik lokal sehingga dapat menjamin ketersediaan
listrik pada daerah yang mengalami bencana alam ataupun ketika adanya faktor eksternal yang
menyebabkan jaringan listrik nasional tidak berfungsi. Desain sistem mikrogrid menggunakan desain
hybrid, di mana jaringan listrik lokal membangkitkan listrik dari sumber terbaruhkan ataupun dari
sumber tak terbaruhkan dan akan disambungkan ke jaringan listrik nasional yang akan berfungsi
sebagai back-up. Kelebihan energi yang digenerasi oleh jaringan listrik lokal akan disimpan dengan
dua metode, metode pertama menggunakan CAES(Compressed Air Energy Storage) di mana
kelebihan energi yang digenerasi akan menjalankan kompresor yang akan mengompres udara ke
dalam sebuah reservoir yang nantinya dapat digunakan untuk membangkitkan energi ketika
diperlukan. Metode kedua mengutilisasikan super kapasitor sebagai alat untuk menyimpan
kelebihan energi yang dihasilkan. Selain itu pada mikrogrid digunakan synchrophasor yang
terhubung dengan sistem kontrol pusat untuk mengetahui apakah ada masalah pada hubungan
jaringan listrik nasional dan lokal sehingga dapat digunakan sebagai faktor dalam pertimbangan
menjalankan perintah isolasi mikrogrid tersebut.