Vous êtes sur la page 1sur 4

ALAT UKUR WAKTU

Dimensi Waktu :T

Satuan SI Waktu : sekon (s)

Alat ukur waktu yang dapat digunakan sebagai berikut :

1. STOPWATCH
Stopwatch adalah alat yang digunakan untuk mengukur lamanya waktu yang
diperlukan dalam kegiatan.
Stopwatch secara khas dirancang untuk memulai dengan menekan tombol diatas
dan berhenti sehingga suatu waktu detik ditampilkan sebagai waktu yang berlalu.
Kemudian dengan menekan tombol diatas yang kedua kali kemudian memasang
lagi stopwatch pada nol.

Jenis Jenis Stopwatch

Stopwatch Analog
Stopwatch analog berfungsi sebagai alat untuk mengukur lamanya waktu yang
diperlukan dalam suatu kegiatan. Misalnya, stopwatch dapat digunakan untuk
mengukur lamanya waktu yang dibutuhkan oleh seorang pelari untuk dapat
mencapai jarak 50 km. Selain itu,dalam ilmu kimia stopwatch juga dapat
digunakan untuk mengukur lamanya waktu yang dibutuhkan oleh suatu larutan
agar dapat mengalami perubahan suhu.
Dalam praktikum fisika, stopwatch sering digunakan. Misalnya pada praktikum
pengukuran dasar, viskosimeter aliran fluida, pesawat atwood, dan lain
sebagainya.
Stopwatch Digital
Stopwatch digital merupakan jenis stopwatch yang menggunakan layar/monitor
sebagai penunjuk hasil pengukuran. Waktu hasil pengukuran dapat kita baca
hingga satuan detik.

cara penggunaanya: tombol start, stop dan reset yang dipergunakan untuk
memulai, menghentikan dan mengulang pengukuran waktu.
skala yang digunakan:
1. dalam detik, skala ini disusun melingkar di bagian pinggir dengan jarak antar
skala 0,2 detik. Jarum panjang ialah yang berfungsi untuk pengukuran dalam
detik.
2. Dalam menit, skala ini disusun melingkar dengan jarak antar skala 1 menit.
Jarum pendek berfungsiuntuk penunjuk waktu dalam menit.

Pada stopwatch analog jarak antara dua gores panjang yang ada angkanya adalah
2 sekon. Jarak itu dibagi atas 20 skala. Dengan demikian, skala terkecil adalah
2/20 sekon = 0,1 sekon.

Jadi ketelitian stopwatch tersebut ( x 0,1 sekon ) = 0,05 sekon


2. ARLOJI

Arloji (Jam tangan) Arloji umumnya dengan ketelitian 1 detik.

3. JAM MATAHARI
Adalah alat penanda waktu paling tua yang pernah dipakai manusia. Jam ini
dikenal sejak zaman Babilonia, sekitar tahun 2000 Sebelum Masehi (SM).

Cara kerja jam ini adalah dengan melihat panjang atau pendek bayangan benda
yang terkena sinar matahari. Bayangan panjang menandakan hari baru dimulai
alias pagi. Nah, semakin pendek bayangan, hari semakin siang.

Hingga akhirnya bayangan kembali menjadi panjang, dan itu pertanda hari telah
mendekati malam. Sayangnya, jam matahari ini tidak bisa digunakan saat malam
hari.
4. JAM PASIR
Jam ini juga merupakan salah satu penanda waktu yang digunakan pada zaman
dulu. Alat ini terdiri atas dua tabung gelas yang dihubungkan oleh sebuah saluran
sempit.

Cara kerja alat ini adalah pasir yang ada di salah satu tabung (di atas) akan
mengalir ke tabung di bawahnya melalui saluran penghubung yang sempit
tersebut. Jika semua pasir telah mengalir ke tabung yang ada di bawahnya, maka
satuan waktu tertentu (misalnya satu jam) telah terlewati.

Kemudian, jam pasir itu pun dibalik lagi untuk mengukur waktu kembali. Di sebut
jam pasir karena material yang dipakai adalah pasir, yang memang memiliki
kecepatan yang stabil saat mengalir.