Vous êtes sur la page 1sur 25

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA Tn.

D DENGAN
GASTRITIS PADA Ny. I di KAMPUNG SUMBER SARI
RT : 04 RW : 14 KELURAHAN CIWALEN
KECAMATAN GARUT KOTA
KABUPATEN GARUT

I. PENGKAJIAN
A. Data Umum
1. Nama kepala keluarga: Tn. D
2. alamat : Kp. Sumber Sari Rt : 04 Rw : 14 Kelurahan
Ciwalen Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut
3. Pekerjaan : Buruh
4. Pendidikan : SMA
5. Komposisi Keluarga : 5 Orang
6. Daftar Anggota Keluarga
Nama Anggota Umur
No Pendidikan Hub. Kel Status
Keluarga L P
1 Ny. I 36 Tamat
Istri Tidak Sehat
SMA
3 An. R 19 SMK Anak I Sehat
4 An. R 16 SMP Anak II Sehat
5 An. R 9 SD Anak III Sehat

Genogram
Keterangan :
: Laki-laki
: Perempuan
: Garis Perkawinan
: Garis Keturnan
: Tinggal Serumah
: Point Entry

7. Tipe Keluarga
Tipe keluarga Tn. A adalah nuclear family/keluarga inti yang terdiri dari
orang tua (Tn. D dan Ny. I) dan anak (An.R, An.R, An.R) yang masih
dalam tanggungannya dan tinggal 1 rumah.
8. Suku Bangsa
Keluarga Tn. D bersuku bangsa Sunda. Tak terdapat kebiasaan yang dapat
mempengaruhi kesehatan.
9. Agama
Keluarga Tn. D beragama Islam.
10. Status Sosial Ekonomi
Tn. D bekerja sebagai buruh di salah satu pabrik di dekat rumahnya.
Pendapatan Tn. D perbulan adalah sebagai berikut :
Penghasilan Rp. 500.000,-
Sedangkan pengeluaran adalah perbulan sebagai berikut :
Bayar Listrik Rp. 15.000,-
Biaya makan Rp. 300.000,-
Biaya sekolah An.S Rp. 145.000,-
Biaya jajan anak Rp. 40.000,- +
Rp. 500.000,-
11. Hub. Dengan orang lain
Ny. I mengatakan tidak mempunyai masalah saat berinteraksi dengan
orang lain.
12. Organisasi sosial
Menurut keluarga Tn. J, Ny. I mengikuti organisasi sosial yang ada
dimasyarakat, dan Ny. I suka mengikuti pengajian mingguan di mesjid
yang ada di daerahnya
13. ADL
Keluarga Tn. D melakukan aktivitas sehari hari seperti mandi, makan,
untuk masing masing anggota keluarga dilakukan secara mandiri
14. Aktivitas Rekreasi Keluarga
Keluarga Tn. D jarang melakukan rekreasi keluarga ke luar daerah.
Aktivitas rekreasi keluarga berupa: makan bersama keluarga di Rumah,
Aktifitas yang sering dilakukan anak-anak dan keluarga sepulang sekolah
adalah bermain disekitar rumah dan nonton TV bersama keluarga pada
sore dan malam hari, semunggu sekali menyempatkan jalan-jalan.

B. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga


1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Pada saat dikaji keluarga Tn. D berada dalam tahap perkembangan
keluarga dengan anak remaja karena anak tertua dari keluarga Tn. D
berumur 19 tahun.
2. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Tidak ada tahapan perkembangan pada keluarga saat ini yang belum
terpenuhi, namun sekarang Tn. D hanya perlu melakukan fungsi
fungsinya dalam keluarga dengan lebih baik lagi, baik dalam bidang
ekonomi ataupun peran sebagai kepala keluarga.
3. Riwayat kesehatan keluarga saat ini
- Tn. D
Pada saat dikaji Tn. D tidak memiliki keluhan apapun tapi menurut
penuturan klien , klien kadang suka merasa pegal pada tangan kanan,
namun Tn. D menghiraukannya karena menurut pendapatnya itu
dikarenakan pekerjaannya tersebut.
- Ny. I
Pada saat dikaji Ny. I mengeluh nyeri pada perut kiri bagian atas 1
hari, klien juga mengeluh tidak enak pada epigasteum. Nyeri hilang
timbul dengan durasi waktu 10-15 menit. Nyeri berada pada skala 3
rentang 0-5, nyeri dirasakan berkurang bila menimum obat promag
yang dibeli dari warung, dan di istirahatkan, Ny. I juga mengeluh
perutnya suka kembung jika maggnya datang, dan Ny. I suka menepuk
nepuk perutnya jika kembung, Ny. I yang mengeluh suka merasa
mual-mual dan tidak nafsu makan. Ny. I sering telat bila makan. Ny. I
mengatakan pernah memiliki riwayat Penyakit DM, Ny.I mengatakan
tahu tentang gastritis tetapi tidak mengetahui tentang pengertian,
penyebab, dan klien tidak mengetahui tentang diet atau nutrisi pada
penderita gastritis.
- An. R
Pada saat dilakukan pengkajian An. R mengatakan tidak memiliki
keluhan apapun. An. B tidak memiliki riwayat penyakit menular
ataupun penyakit turunan.
- An. R
Pada saat dilakukan pengkajian An. R tidak memiliki keluhan apapun.
An. R tidak memiliki riwayat penyakit menular ataupun pemyakit
keturunan.
- An. R
Pada saat dilakukan pengkajian An. R tidak memiliki keluhan apapun.
An. R tidak memiliki riwayat penyakit menular ataupun pemyakit
keturunan.
4. Riwayat Keluarga Sebelumnya.
Baik dari keluarga Tn. A maupun Ny. T tidak memiliki riwayat penyakit
menular ataupun penyakit keturunan.
5. Sumber pelayanan kesehatan yang digunakan
Anggota keluarga yang sakit biasanya di obati dengan obat-obatan
warung.
6. Pengalaman terhadap pelayanan Kesehatan
Pada saaat berobat ke puskesmas Ny. I merasa senang dengan pelayanan
yang diberikan oleh Puskesmas

C. Lingkungan
1. Karakteristik Rumah
Karakteristik rumah Tn. D semi permanen dengan luas rumah 120 meter
persegi
Ukuran 3 x 4 meter
a. Ruangan
Rumah keluarga Tn. D terdiri dari 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, ruang
keluarga, dapur, dan kamar mandi.
Keadaan kamar tidur bersih, tempat tidur rapi,
kamar terang, terdapat jendela.
Keadaan ruang tamu dan ruang keluarga tampak
bersih.
Keadaan dapur tampak bersih, tidak terdapat
sampah berserakan dapur.
Keadaan kamar mandi tampak bersih.
b. Penerangan
Rumah keluarga Tn. D menghadap ke arah selatan jadi penerangan
untuk ruang tamu, ruang keluarga, dan dapur cukup. Karena terdapat
jendela pada ruangan tamu dan penerangan dengan lampu cukup baik,
juga terdapat genting kac.
c. Ventilasi
Rumah keluarga Tn. A memiliki 2 buah jendela. Jendela tersebut selalu
dibuka setiap hari.
d. Jamban
Keluarga Tn. A memiliki jamban sendiri. Dinding jamban terbuat dari
anyaman bambu, lantainya terbuat dari tembok, bak air terbuat dari
tembok, dengan pencahayaan cukup.
e. Sumber Air Minum
Sumber air minum yang digunakan didapatkan dari sumur gali yang
ada di jamban keluarga tersebut. Sumber air minum kualitasnya baik
(warnanya jernih, tidak berasa juga tidak berbau).
f. Pemanfaatan Halaman
Halaman bersih tertata denagan baik, pekarangan rumah terawat
dengan baik, di tanami oleh tanaman hias dan sayur sayuran.
g. Pembuangan Sampah
Keluarga Tn. A menampung sampah pada kantong kresek. Sampah
baru dibuang pada malam hari ke tempat pembuangan sampah umum
yang jaraknya 500 m dari rumah
h. Pembuangan air limbah
Pembuangan limbah keluarga yaitu ke saluran pembuangan air limbah
(SPAL) yang bermuara ke sungai ciwalen, keadaan SPAL lancar
tertutup
i. Sumber pencemaran
Tidak ada sumber pencemaran di lingkungannya
j. Denah Rumah
V VI
IV U
4 cm

III II

3 cm
Skala 1 : 100
Keterangan :
I : Tamu
II : R. Keluarga
III, IV : Kamar
V : Dapur
VI : Jamban

2. Karakteristik Tetangga dan Komunitas


a. Kebiasaan
Keluarga Tn.D dengan tetangganya biasa saling membantu dan saling
menjenguk apabila ada tetangganya yang sakit, dan tidak ada
kebiasaan yang dapat mempengaruhi kesehatan
b. Lingkungan fisik
Rumah keluarga Tn. D terletak didaerah pemukiman padat penduduk
c. Budaya yang mempengaruhi kesehatan
Tidak ada kebiasaan dilingkungan masyarakat sekitar yang dapat
mempengaruhi kesehatan
d. Mobilisasi keluarga
Keluarga Tn. D belum pernah berpindah tempat tinggal.
e. Sistem pendukung keluarga
Yang merawat Ny. I adalah suami, keluarga dan kerabatnya. Ny.I
mengatakan tidak memiliki tabungan uang yang dapat digunakan
sewaktu waktu. Jarak rumah dengan Puskesmas 1,5 Km

D. Struktur Keluarga
1. Pola Komunikasi Keluarga
Pola komunikasi keluarga Tn. D yaitu komunikasi 2 arah, setiap ada
permasalahan selalu dibicarakan dan dipecahkan bersama-sama, dengan
bahasa yang digunakan adalah bahasa sunda
2. Struktur Kekuatan Keluarga
Struktur kekuatan keluarga berada di Tn. D. segala aturan yang berlaku
dirumah tangga ditentukan oleh Tn. D dengan kesepakatan bersama, tetapi
yang dominant berbicara di keluarga adalah Ny. I
3. Struktur Peran
Tn. D berperan sebagai kepala keluarga yang bertanggung jawab terhadap
semua anggota keluarganya. Ny. I berperan sebagai Ibu rumah tangga yang
bertanggung jawab terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak-
anaknya. Menurut Ny. I bahwa kesehatan keluarganya sangat penting
4. Nilai dan Norma Keluarga
Tn. D dan Ny. I menekankan pada anak-anaknya untuk senantiasa
memelihara sikap saling menghormati, menghargai, tolong-menolong, dan
ramah-tamah.

E. Fungsi Keluarga
1. Fungsi Afektif
Keluarga Tn. D sangat menjunjung tinggi sikap saling menghargai,
menghormati, dan peduli terhadap orang lain. Sehingga kehangatan
keluarga tercipta pada masing-masing anggota keluarga.
2. Fungsi Sosialisasi
Interaksi antar anggota keluarga baik, terbukti ada kedekatan antara ayah,
ibu, anak.
3. Fungsi Perawatan Kesehatan
Keluarga Tn. D selalu memperhatikan dan berupaya selekas mungkin
untuk mencari bantuan pelayanan kesehatan bila ada anggotanya yang
sakit menurut penuturan Ny. I, keluarga suka memanfaatkan sarana
pelayanan kesehatan yang ada
4. Fungsi Reproduksi
Fungsi reproduksi baik terbukti dari perkawinannya, Tn. D dan Ny. I
sudah memiliki 3 orang anak, menurut Penuturan Ny. I, keluarga sangat
memperhatikan tentang asupan gizi anaknya.
5. Fungsi ekonomi
Kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan sandang dan pangan
masih cukup baik, terbukti Tn. D bekerja untuk menutupi kebutuhan
ekonominya.
F. Stress dan Koping Keluarga
1. Stresor Jangka Pendek
1 minggu yang lalu anak ke-2 mempunyai masalah yang menimbulkan
tekanan terhadap Ny. I, stressor jangka pendek anak-anaknya akan
menghadapi ujian yang akan memerlukan biaya
2. Kemampuan Keluarga Berespon Terhadap Stressor
Bila ada masalah dalam keluarganya keluarga secepatnya berespon dan
melakukan musyawarah untuk memecahkannya. Keluarga Tn. D
mengatakan bahwa penyakit gastritis adalah penyakit biasa dan tak
berbahaya. Ny. I mengatakan tidak banyak mengetahui tentang penyakit
gastritis, perawatan pada penderita gastritis, dan nutrisi yang tepat untuk
penderita gastritis.
G. Pemeriksaan Fisik
1. Tn D
Keadaan Umum : Klien tampak segar
Kesadaran : Compos mentis
Tanda-tanda Vital
Tekanan darah : 110 / 80 mmHg
Nadi : 82 x/menit
Respirasi : 18 x/menit
Suhu : 370C
Pada saat dikaji Tn. D tidak mengeluh apapun hanya beliau suka pegal
pegal pada tangan kanan, itu juga kadang kadang, tiap selesai kerja.
2. Ny. I
Keadaan Umum : klien tampak segar
Kesadaran : Compos mentis
Tanda-tanda Vital
Tekanan darah : 100 / 70 mmHg
Nadi : 70 x/menit
Respirasi : 20 x/menit
Suhu : 36,50C
Kepala dan Wajah
Kepala : Rambut berwarna hitam, distribusi rambut merata, kulit
kepala bersih, tak terdapat luka ataupun tanda-tanda
peradangan.
Mata : Bentuk simetris, sclera putih, konjungtiva anemi, refleks
pupil baik terbukti saat diberi rangsangan cahaya pupil
mengecil, kelopak mata dapat membuka dan menutup
dengan sempurna, bola mata dapat digerakan ke segala
arah, fungsi penglihatan baik terbukti klien dapat
membaca papan nama perawat pada jarak 1 m.
Telinga : Bentuk simetris, lubang telinga bersih, tak terdapat secret
ataupun tanda-tanda peradangan, fungsi pendengaran baik
terbukti klien dapat berkomunikasi dengan baik.
Hidung : Lubang hidung bersih, tak terdapat secret atau tanda-tanda
peradangan, fungsi penciuman baik terbukti klien dapat
membedakan bau kayu putih dan bau minyak wangi.
Mulut dan kerongkongan : Bentuk simetris, bibir lembab, mukosa
berwarna merah muda, tak terdapat luka ataupun tanda-
tanda peradangan, kemampuan bicara baik terbukti klien
dapat mengucapkan kata-kata dengan jelas dan pasih,
klien dapat mengunyah makanan dengan baik, tak
terdapat pembesaran tonsil, tak terdapat nyeri tekan.
Leher
Tak terdapat pembesaran kelenjar tiroid, kelenjar getah bening, tak
terdapat peninggian JVP, tak terdapat nyeri ataupun kekakuan, terdapat
benjolan disekitar leher
Dada
Kulit dada bersih, tak terdapat kelainan bentuk, tak terdapat nyeri
ataupun sesak, pengembangan rongga dada simetris, irama jantung
regular, dan bunyi paru vesikuler.
Abdomen
Abdomen terutama lambung teraba tegang, terdapat distensi lambung,
terdapat nyeri tekan pada perut kiri bagian atas, peristaltic usus 8
x/menit, klien mengeluh tidak enak pada epigastrium,
Kulit
Kulit berwarna sawo matang, keadaan kulit lembab, turgor normal
terbukti setelah dicubit kulit dapat kembali ke keadaan semula dalam
waktu 1 detik, tak terdapat luka ataupun tanda-tanda peradangan.
Ekstremitas
Bentuk simetris, ekstremitas digerakan dengan baik, kekuatan otot 5
(dapat melawan tahanan pemeriksa dengan kekuatan penuh) tonus otot
normal tak terdapat flaksid ataupunn spastik, tak terdapat deformitas,
tak terdapat tremor ataupun kekakuan, tak terdapat nyeri.

3. An. R
Keadaan Umum : segar
Kesadaran : Compos mentis
Tanda-tanda Vital
Tekanan darah : 120 / 80 mmHg
Nadi : 82 x/menit
Respirasi : 16 x/menit
Temperatur : 37,10C
Pada saat dikaji An. R mengatakan tidak ada keluhan
4. An. R
Keadaan Umum : segar
Kesadaran : Compos mentis
Tanda-tanda Vital
Tekanan darah : 100 / 80 mmHg
Nadi : 75 x/menit
Respirasi : 18 x/menit
Suhu : 370C
Pada saat dikaji An. R mengatakan tidak ada keluhan
5. An. R
Keadaan Umum :
Kesadaran : Compos mentis
Tanda-tanda Vital
Tekanan darah :-
Nadi : 80 x/menit
Respirasi : 18 x/menit
Temperatur : 36,90C
Pada saat dikaji An. R mengatakan tidak ada keluhan
H. Harapan Keluarga
Keluarga Tn. D berharap dengan adanya kegiatan praktek mahasiswa di
keluarga dapat membantu meringankan masalah yang dihadapi keluarga.
Terutama untuk mengatasi penyakit gastritis yang sudah diderita Ny.I selama 2
tahun terakhir ini.

II. ANALISA DATA


NO. DATA SENJANG MASALAH ETIOLOGI
1. Ds : Gangguan rasa - Ketidakmampuan
- Klien mengeluh nyeri nyaman nyeri keluarga mengenal
pada perut kiri bagian atas pada Ny I. gangguan rasa nyaman
1 hari akibat gastritris nyeri akibat gastritis
- Klien mengatakan tahu - Ketidakmampuan
tentang gastritis tetapi tidak keluarga merawat anggota
mengetahui pengertian, keluarga yang mengalami
penyebab dan lain gangguan rasa nyaman
sebagainya nyeri akibat gastritis
- Klien mengeluh tidak enak
pada epigastrum.
- Klien mengatakan sudah
mengidap penyakit gastritis
selama 2 tahun.
- Klien mengatakan bahwa
penyakit gastritis adalah
penyakit biasa dan tak
berbahaya.
- Ny. I mengeluh perutnya
suka kembung jika
maggnya datang, dan Ny.
I suka menepuk nepuk
perutnya jika kembung,
- Keluarga Tn. D mengatakan
tidak banyak mengetahui
tentang penyakit gastritis.
- Keluarga Tn. D
mengatakan tidak banyak
mengetahui bagaimana
perawatan penderita
gastritis.
- Keluarga Tn. D
mengatakan bahwa penyakit
gastritis Ny. I sering
kambuh.
Do :
- Abdomen terutama
lambung teraba tegang.
- terdapat distensi
lambung.
- Terdapat nyeri tekan
pada perut kiri bagian atas,
- Peristaltic usus 8
x/menit

2 Ds : Resiko tinggi - Ketidakmampuan


- Ny. I mengeluh suka gangguan keluarga mengenal
merasa mual-mual dan
tidak nafsu makan pemenuhan masalah resiko tinggi
- Ny. I mengatakan kebutuhan gangguan pemenuhan
kurang mengetahui diet
nutrisi pada Ny. kebutuhan nustrisi akibat
yang tepat untuk penderita
penyakit gastritis I akibat gastritis gastritis
- Ny. I mengatakan - Ketidakmampuan
menu makanan sama
dengan menu makanan keluarga mengambil
anggota keluarga yang keputusan untuk
lain mengatasi resiko tinggi
- Ny. I sering telat bila
makan. gangguan pemenuhan
- klien tidak kebutuhan nutrisi akibat
mengetahui tentang diet gastritis.
atau nutrisi pada penyakit
gastritis
-
DO :
- Konjungtiva anemi.
- Klien tampak mual-
mual

III. Perumusan Masalah Keperawatan


A. Actual
- Gangguan Rasa Nyaman Nyeri
B. Resiko
- Resiko tinggi gangguan Pemenuhan nutrisi
C. potensial
-
IV. Prioritas masalah
A. Gangguan Rasa Nyaman Nyeri
No. Kriteria Perhitungan Skor Pembenaran
1. Sifat Masalah 3/3 x 1 1 Karena gangguan nyaman
nyeri sedang terjadi
2. Kemungkinan 1/2 x 2 1 Hanya sebagian, karena
masalah dapat fasilitas layanan kesehatan
diubah cukup jauh serta transportasi
yang terbatas.
3. Potensi masalah 1/3 x 1 1/3 Rendah, , karena memerlukan
untuk dicegah waktu yang lama dan
memerlukan kerjasama yang
baik dengan keluarga
4. Menonjolnya 1/2 x 1 1/2 Ada masalah tapi tidak segera
masalah ditangani, keluarga tidak
berusaha memanfaatkan
fasilitas pelayanan kesehatan.
Jumlah 2 5/6

B. Resiko Tinggi Gangguan Pemenuhan Nutrisi


NO. KRITERIA PERHITUNGAN SKOR PEMBENARAN
1. Sifat Masalah 2/3 x 1 2/3 Karena masalah sedang tidak
terjadi
2. Kemungkinan x2 1 Hanya sebagian karena
masalah dapat diubah dipengaruhi oleh kondisi dan
sikap klien sendiri
3. Potensi masalah 2 2 Cukup, karena ada
/3 x 1 /3
untuk dicegah kemungkinan masalah klien
dapat diminimalisir setelah
keluarga tahu tentang
penanganan masalah

4. Menonjolnya 0 /2 x 1 0 Masalah tidak di rasakan,


masalah keluarga tidak mengetahui
cara perawatan yang lain
2 1/3

V. Diagnosa Keperawatan
1. Gangguan rasa nyaman nyeri pada Ny. I akibat gastritis berhubungan
dengan ketidakmampuan keluarga Tn D dalam merawat Ny. I yang
mengalami penyakit gastritis, yang ditandai dengan:
DS:
- Klien mengeluh nyeri pada perut kiri bagian atas 1 hari
- Klien mengatakan tahu tentang gastritis tetapi tidak mengetahui
pengertian, penyebab dan lain sebagainya
- Klien mengeluh tidak enak pada epigastrum.
- Klien mengatakan sudah mengidap penyakit gastritis selama 2
tahun.
- Klien mengatakan bahwa penyakit gastritis adalah penyakit biasa dan
tak berbahaya.
- Ny. I mengeluh perutnya suka kembung jika maggnya datang, dan
Ny. I suka menepuk nepuk perutnya jika kembung,
- Keluarga Tn. D mengatakan tidak banyak mengetahui tentang
penyakit gastritis.
- Keluarga Tn. D mengatakan tidak banyak mengetahui bagaimana
perawatan penderita gastritis.
- Keluarga Tn. D mengatakan bahwa penyakit gastritis Ny. I sering
kambuh.
DO :
- Abdomen terutama lambung teraba tegang.
- terdapat distensi lambung.
- Terdapat nyeri tekan pada perut kiri bagian atas,
- Peristaltic usus 8 x/menit

2. Resiko tinggi gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi pada Ny. I akibat


gastritis sehbungan dengan ketidakmampuan keluarga Tn. D merawat
Ny. I yang mengalami resiko tinggi gangguian pemenuhan kebutuhan
Nutrisi Akibat gastritis, yang ditandai dengan :
DS :
- Ny. I mengeluh suka merasa mual-mual dan tidak nafsu makan
- Ny. I mengatakan kurang mengetahui diet yang tepat untuk penderita
penyakit gastritis
- Ny. I mengatakan menu makanan sama dengan menu makanan
anggota keluarga yang lain
- Ny. I sering telat bila makan.
- klien tidak mengetahui tentang diet atau nutrisi pada penyakit
gastritis
DO :
- Konjungtiva anemi.
- Klien tampak mual-mual
SATUAN PENYULUHAN

I. Pokok bahasan : Penyakit saluran pencernaan


Sub pokok bahasan : Gastritis
Sasaran : Keluarga Tn .D
Tanggal penyampaian : 16 april 2008
Waktu penyampaian : 15 menit
II. Tujuan
A. Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan selama 15 menit, sasaran mampu
memahami tentang penyakit gastritis.
B. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan selama 15 menit, diharapkan sasaran
dapat :
1. menjelaskan kembali pengertian gastritis
2. menyebutkan penyebab gastritis
3. menyebutkan tanda dan gejala gastritis
4. menjelaskan tentang komplikasi penyakit gastritis
5. menyebutkan cara perawatan gangguan rasa nyaman nyeri akibat
gastritis
6. mendemontrasikan cara perawatan gangguan rasa nyaman nyeri
akibat gastritis
7. menjelaskan diet pada penerita gastritis
III. Materi
Terlampir
IV. Metode
Penyuluhan dan tanya jawab
V. Media
Lembar balik
VI. Evaluasi
Post test dengan bentuk lisan
MATERI

1. Pengertian :
Gastritis adalah suatu peradangan pada mukosa lambung.
2. Penyebab penyakit gastritis adalah :
Faktor makanan : makanan yang terlalu pedas atau asam.
Faktor minuman : miniman yang beralkohol, kopi.
Kebiasaan hidup : kebiasaan telat makan, merokok.
3. Tanda dan gejala penyakit gastritis :
Nyeri atau perih pada daerah epigastrum dan perut kiri bagian atas.
Perih, baik makan ataupun tidak makan.
Perut kembung.
Kadang disertai mual dan muntah.
4. Komplikasi dari penyakit gastritis ;
Timbulnya perforasi atau keboco-ran lambung yang dapat menim-bulkan
perdarahan.
5. Perawatan pada penderita gastritis :
Istirahat yang cukup.
Hindari stress yang berlebihan.
Membiasakan makan secara teratur.
Hindari makanan atau minuman yang merangsang lambung.
Bila timbul perdarahan seperti muntah darah atau BAB berdarah segera
bawa ke tempat pelayanan kesehatan
6. Perawatan Gangguan rasa nyaman nyeri
- Nafas dalam
Tarik nafas lewat hidung dan keluarkan lewat mulut secara perlahan
- Minum air hangat
- Kompres air hangat
Lakukan kompres dengan buli-buli panas yang di bungkus dengan handu
- Minum antacid.
7. Diet pada penderita gastritis
- Pengertian
Diet adalah bahan dan porsi makananyang dianjurkan demi menunjang
dalam therapy untuk penderita gastritis
- Jenis diet
jenis dietnya berupa makanan lunak dengan cara sedikit tapi sering
- Cara meningkatkan nafsu makan
pilih makanan yang disukai
ganti menu makanan tiap 4-4 hari sekali
sajikan makanan dalam keadaan hangat dan bentuk menarik
buat dan atur jam makan keluarga
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA Tn. D DENGAN
GASTRITIS PADA Ny. I di KAMPUNG SUMBER SARI
RT : 04 RW : 14 KELURAHAN CIWALEN
KECAMATAN GARUT KOTA
KABUPATEN GARUT

Disusun untuk memenuhi salah satu tugas akhir mata kuliah


Keperawatan Keluarga II

Disusun oleh :
Helmi Aminuddin
05013
PEMERINTAHAN KABUPATEN GARUT
AKADEMI KEPERAWATAN PEMDA GARUT
2008
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Penyakit Saluran Pencernaan


Subpokok Bahasan : Gastritis
Sasaran : Keluarga Tn. A
Hari / Tanggal : Sabtu / 16 April 2005
Waktu : Pukul 13.30 WIB
Tempat : Rumah Tn. A

A. Tujuan Instruksional Umum


Setelah dilakukan penyuluhan keluarga Tn. A dapat memahami tentang penyakit gastritis.
B. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan keluarga Tn. A dapat menyebutkankembali tentang pengertian, penyebab, tanda dan gejala,
komplikasi dengan penyakit gastritis.
C. Materi : Terlampir
D. Metode : Ceramah dan Tanya jawab
E. Media : Lembar balik
F. Rencana Kegiatan Belajar Mengajar
Jam Kegiatan Peserta
Pembukaan 09.00 Mengucapkan salam Menjawab salam
Menjelaskan tujuan Mendengarkan
Isi 09.10 Menjelaskan tentang : Mendengarkan dan memper-
- Pengertian hatikan
- Tanda dan gejala
- Penyebab
- Komplikasi
Penutup 09.25 Tanya jawab Bertanya dan menjawab
Evaluasi pertanyaan dari penyuluh
Mengucapkan salam Menjawab salam

G. Rencana Evaluasi
Akan dilakukan evaluasi ulang untuk mengetahui sejauh mana keluarga memahami penyuluhan yang diberikan.
H. Referensi
Kumpulan materi revitalisasi Posyandu tahun 2003
LEMBAR PENGESAHAN

Koordinator Mata Kuliah Yani Triani, BSG, SPd.


Keperawatan Keluarga

Rika Skep. Ners

CI Puskesmas Tarogong
NIP. 140 217 719

Ketua RW 02

(.)