Vous êtes sur la page 1sur 3

PENATALAKSANAAN HOLISTIK PENATALAKSANAAN HOLISTIK DIABETES

MELLITUS TIPE 2 HIPERKOLESTEROLEMIA DAN ARTRITIS GOUT

(Manuskrip Kasus Pembinaan Keluarga)

Martin Paskal Giovani


1218011103

Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Abstrak

Latar Belakang: Penyakit Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang
mengancam semua umur. Pada tahun 2013, Indonesia memiliki sekitar 8,5 juta penderita Diabetes
yang merupakan jumlah ke-empat terbanyak di Asia dan nomor-7 di dunia. sekitar 90% dari semua
pasien yang menderita DM di seluruh dunia adalah DM tipe 2. Angka insidensi dan prevalensi DM
tipe 2 di dunia cenderung meningkat 1,5%-2,3% setiap tahun. Gout Arthritis (GA) menurut
American Collage of Rheumatology merupakan penyakit radang sendi dengan gejala biasanya
terdiri dari nyeri pada satu sendi dengan episodik berat yang berpotensi menyebabkan
ketidakmampuan melakukan kegiatan sehari-hari. Kemajuan teknologi, meningkatnya pendapatan,
serta majunya berbagai segi kehidupan di era modern telah mengubah gaya dan pola hidup
masyarakat. Terlihat dari makanan yang dapat dijumpai di setiap restoran cepat saji atau
fastfood.Apabila pola makan tersebut tidak terkontrol dan keseimbangan gizi tidak terpenuhi maka
seseorang akan lebih mudah terserang penyakit yang sulit disembuhkan seperti kolesterolemia.

Tujuan: Penerapan pelayanan dokter keluarga berbasis Evidence Based Medicine pada pasien
dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berdasarkan
kerangka penyelesaian masalah pasien dengan pendekatan patient centered dan family
approached.

Metode: Analisis studi ini adalah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis
(autoanamnesis dan alloanamnesis dari anggota keluarga), pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah
untuk melengkapi data keluarga, data psikososial dan lingkungan. Data sekunder didapat dari
rekam medis pasien. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan
akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif.

Hasil: Pasien Tn.S usia 53 tahun dengan keluhan linu-linu pada sendi-sendi kaki dan tangan sejak
3 hari yang lalu, selain itu pasien juga mengalami stroke Memiliki faktor internal yaitu keturunan
dan kurangnya pengetahuan pasien mengenai diabetes melitus, arthritis gout, dan
hiperkolesterolemia. Dengan faktor eksternal yaitu belum tersedianya posyandu lansia disekitar
rumah pasien. Dilakukan tatalaksana dengan medikamentosa dan non medikamentosa, serta
edukasi terhadap pasien dan keluarganya tentang upaya mengubah gaya hidup, kontrol secara
teratur dan melakukan upaya pencegahan terhadap anggota keluarga yang berisiko. Kemudian
dilakukan evaluasi untuk menilai perubahan yang terjadi dari sebelum dilakukan intervensi. Pada
evaluasi didapatkan perubahan sikap dari pasien dan anggota keluarganya.

Kesimpulan: Masalah klinis yang kompleks membutuhkan waktu yang lama dan kerjasama
antara dokter keluarga dan keluarga pasien. Dokter keluarga tidak hanya menyelesaikan masalah
klinis pasien, tetapi juga mencari dan memberi solusi atas hal-hal yang mempengaruhi kesehatan
pasien dan keluarga.

Kata Kunci: Arthritis Gout Diabetes Mellitus, Hiperkolesterolemia, Pelayanan Kedokteran


Keluarga
THE MANAGEMENT OF HOLISTIC DIABETES MELLITUS GOUT ARTHRITIS AND
HYPERCHOLESTEROLEMIA

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) disease is a metabolic disease that threatens all ages. In
2013, Indonesia has about 8.5 million Diabetes sufferers, which is the fourth largest number in
Asia and number-7 in the world. About 90% of all DM patients worldwide are Type 2 DM. The
incidence rate and prevalence of type 2 DM in the world tends to increase by 1.5% -2.3% every
year. According to American College of Rheumatology, Gout Arthritis (GA) is arthritis disease
with the symptoms that usually consist of the pain on one joint with severe episodic which
potentially causes the inability to do daily activities. Technological progress , rising incomes , and
upward course many facets of reality in the modern era has changed style and lifestyle community.
Seen from food can be found in every fast food restaurants or fastfood. If food consumption
pattern was not controlled and balance nutrition is not accomplished, someone would be easier
diseases difficult as cholesterolemia cure.

Aim: An implementation of family based doctor services Evidence Based Medicine on the patient
by identifying risk factors, clinical problem, and patient management based on the framework of
solving patients problem with patient centered and family approached.

Method: analysis of this study is a case report. Primary data obtained through anamnesis
(autoanamnesis and alloanamnesis from family members), physical examination and home visit to
complete family data, psychosocial data, and neighborhood. The secondary data obtained from
patient medical records. Assessment is done based on holistic diagnosis from the beginning,
process, and the end of study qualitatively and quantitatively.

Result: Mr. S, 53years old with complaints of rheumatic pain on the joints of the feet and hands
since 3 days ago. Moreover, the patient also has a stoke. Having internal factors i.e., genetic, and
patients lack of knowledge on diabetes mellitus, gout arthritis, and hypercholesterolemia. With
external factors i.e., the unavailability of Posyandu elderly around the patients house. The
management is done by medical and non-medical, along with the educations to patient and her
family about the efforts of changing the lifestyle, regularly control and take the precaution to the
families at risk. Then, the evaluation is done to assess the changes that occur from before the
intervention is done. On the evaluation obtained the change of attitudes from the patient and her
family.

Conclusion: complex clinical problems need a long period of time and cooperation between
family physician and patients family. Family physician is not only resolving patients clinical
problem, but also seek and provide solution to the things that affect patient and familys health.

Keywords: Diabetes Mellitus, Gout Arthritis, Hypercholesterolemia, Family Physician Service