Vous êtes sur la page 1sur 1

1. Nn.

ZS, usia 33 tahun, seorang model, datang ke poliklinik dengan keluhan mual, nyeri

kepala, pegal-pegal, nyeri sendi, nyeri perut dan gangguan mestruasi, yang dirasakan

pertama kali sekitar 2 tahun yang lalu. Nn. ZS sudah ke dokter penyakit dalam dan

kandungan namun tidak ditemui kelainan apapun.

c. Bagaimana mekanisme nyeri kepala?

Teori yang ada, teori belajar, terjadi karena individu belajar untuk mensomatisasikan dirinya
untuk mengekspresikan keinginan dan kebutuhan akan perhatian dari keluarga dan orang
lain sehingga, gangguan psikis dialihkan menjadi suatu gangguan fisik yang disini adalah
nyeri kepala.

3. Nn. ZS menyangkal perasaan sedih, tidak berguna dan putus asa namun sesekali

mengalami sulit tidur, sulit konsentrasi, tegang dan mudah marah.

d. Bagaimana mekanisme tegang?

Tegang pada Nn. ZS mungkin adalah suatu gejala kecemasan menderita suatu penyakit
karena gejala somatisasi yang Nn. ZS rasakan.

4. Nn. ZS mengakui bahwa dirinya merupakan tipe orang yang cenderung menghindari

konflik dengan orang lain namun sangat terpengaruhi dengan perkataan orang lain.

b. Apa hubungan jenis kepribadian gangguan pada kasus?

Jenis temperament Nn. ZS kemungkinan Phlegmatic dengan Sanguine. Gangguan somatisasi


dapat disebabkan oleh supresi rasa marah terhadap orang lain dan mengarahkan rasa marah
tersebut pada diri sendiri. Kemungkinannya temperament phlegmatic Nn. ZS yang cinta
damai membuat rasa kesal dan marah terhadap orang lain ditahan dan diarahkan pada diri
Nn. ZS. Pada penderita somatization disorder gangguan psikis dialihkan menjadi gangguan
fisik yang dirasakan nyata sehingga menyebabkan gejala somatisasi.