Vous êtes sur la page 1sur 5

ASKEP PASIEN HIPERTIROIDISME

A. Pengkajian
Dapatkan riwayat lengkap, termasuk riwayat keluarga mengalami hipertiroidisme, dan perhatikan adanya keluhan iritabilitas atau
peningkatan reaksi emosional dan dampak perubahan ini pada interaksi pasien dengan keluarga, teman, dan rekan kerja.
Kaji stresor dan kemampuan pasien untuk mengatasi stres
Evaluasi status nutrisi dan manifestasi gejala; perhatikan adanya kecemasan yang berlebihan dan perubahan penglihatan serta
tampilan mata
Kaji dan pantau status jantung secara periodik (frekuensi denyut jantung, tekanan darah, suara/ bunyi jantung, dan nadi perifer)
Kaji status emosional dan status psikologis
Pola nutrisi nafsu makan meningkat, berat badan menurun, kesulitan menelan
Pemeriksaan umum
Keadaan umum Pemeriksaan fisik (Leher) Pemeriksaan fisik ( kulit )
TD = sistolik meningkat Terdapat benjolan kelenjar tiroid Kulit terasa hangat
RR = diatas batas normal (18 -24 x/m) Warna kulit px kemerahan
Suhu = diatas batas normal (36,5C 37C)
Berat badan menurun
Nadi cepat berkisar antara 60 100 x/m
Diagnosa keperawatan Tujuan & Kriteria hasil Intervensi Rasional
Ketidakseimbangan nutrisi Tujuan : Dalam waktu 5x24 jam - Anjurkan px mengenai - Untuk membantu
kurang dari kebutuhan tubuh kebutuhan nutrisi terpenuhi modifikasi diet yang proses menelan
yang berhubungan dengan laju diperlukan (mis : sayur
metabolik yang berlebihan, KH : bening, makanan yang
nafsu makan berlebihan, dan makanan pasien tampak habis bersifat lembut )
peningkatan aktivitas Px mengatakan kesulitan - Anjurkan keluarga u/
gastrointestinal menelan berkurang membawa makanan favorite
px
- Beri obat obatan sebelum
makan ( penghilang rasa sakit
)
Diagnosa Tujuan & KH INTERVENSI RASIONAL
Hipertermi berhubungan Tujuan : dalam waktu 3x 24 jam - Berikan kompres hangat
-
dengan peningkatan laju suhu tubuh px dalam batas normal pada lipatan paha, lipatan

metabolisme ketiak, dahi.


- Anjurkan px u/ sering minum
air mineral
Kh :
- Monitor suhu tubuh & warna
Suhu tubuh px dalam batas
kulit px
normal (36,5-37)
- Anjurkan untuk memakai
Warna kemerahan pada pakaian tipis
kulit px berkurang
Akral teraba hangat
Diagnosa Tujuan & KH INTERVENSI RASIONAL
Ketidakefektifan pola nafas Tujuan : - Monitor suhu nadi & RR - u/ memantau perkembangan
berhubungan dengan keletihan Dalam waktu 3x24 jam px - Motivasi px u/ bernafas respirasi.
menunjukkan keefektifan pola nafas pelan.
- Catat pergerakan dada,
KH : simetris / tidak.
1. RR px dalam batas normal
(18-24x/m )
2. TD dalam batas normal(
120/80 mmHg)
3. Nadi dalam batas normal
(60-100 x/m)
4. Suhu dalam batas normal
(36,5C 37 C)
5. Px tampak releks
6. Px tidak tampak memakai
cuping hidung

Sumber :

1. Aplikasi Nanda Nic Noc, 2015


2. NIC edisi ke 6, 2013
3. Brunner & suddarth edisi 12, 2013