Vous êtes sur la page 1sur 29

MAKALAH METODE PENELITIAN KUANTITATIF

RESPON TERHADAP PERILAKU PACARAN DI MEDIA SOSIAL

Disusun Oleh :

Denisa Nur Salsabila (12514702)

Depy Nurmalasari (12514727)

Dewi Rizka D. H (12514886)

Ganianto Cakrawidjaya (14514462)

Laoviet Eka Putri (15514978)

Ratna Ningtiyas N (18514947)

Kelas : 2PA05

Universitas Gunadarma

Fakultas Psikologi

2016

1
DAFTAR ISI

Kata Pengantar.......................................................................................................... 3

Bab I (Pendahuluan).................................................................................................. 4

Bab II (Pembahasan)................................................................................................. 7

Bab III (Penutup)..................................................................................................... 25

Lampiran Koesioner................................................................................................ 26

2
Kata Pengantar

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena rahmat dan karunia-Nya
kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini. Dalam kesempatan ini, kami
akan menjelaskan tentang Respon Terhadap Perilaku Pacaran di Media Sosial.
Kami menyusun makalah ini berdasarkan metode Kuantitatif, yaitu dengan
membagikan kuesioner kepada responden dengan kriteria usia 18-25 tahun.
Dalam proses penyusunan makalah ini, kami juga mendapat bimbingan dari
berbagai pihak. Tanpa bimbingan mereka, makalah ini tidak dapat diselesaikan.
Dengan penuh rasa hormat, pada kesempatan ini kami akan menyampaikan ucapan
terima kasih kepada Dosen Mata Kuliah Penelitian Kuantitatif.
Kami menyadari atas keterbatasan pengetahuan dan makalah ini banyak terdapat
kekurangan karena kami masih dalam tahap pembelajaran. Untuk itu kami
mengharapkan kritik dan saran demi tercapainya kesempurnaan pada waktu
pembuatan makalah ini. Akhir kata, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para
pembaca.

Depok, Mei 2016

Penulis

3
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pacaran merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang


biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan
berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan. Pada kenyataannya, penerapan
proses tersebut masih sangat jauh dari tujuan yang sebenarnya. Manusia yang
belum cukup umur dan masih jauh dari kesiapan memenuhi persyaratan menuju
pernikahan telah dengan nyata membiasakan tradisi yang semestinya tidak
mereka lakukan.
Cara berkencan, berpacaran, bahkan perilaku sosial remaja ternyata sangat
dipengaruhi oleh social media. Remaja mudah sekali mengikuti perilaku teman-
temannya di Facebook atau Twitter. Generasi remaja saat ini seolah hidup di dua
dunia, yaitu dunia nyata dan dunia maya. Keduanya saling mempengaruhi satu
sama lain. Hampir seperempat remaja atau 23% sudah memiliki smartphone
sendiri,dan terkoneksi ke internet. Sebagian besar remaja kini adalah para
Digital Natives, yang berarti mereka terkoneksi dengan teknologi setiap waktu,
dan merasa telanjang tanpa teknologi. Maka jangan heran jika hidup mereka
sangat tergantung pada teknologi, termasuk di dalamnya dunia maya. Para remaja
itu merasa tertekan jika tidak mengikuti tren yang terjadi di dunia maya, terutama
masalah perkencanan. Dunia maya, yakni social media, menjadi semacam
kiblat ideal bagi remaja mengenai perilaku berkencan yang asik, pacaran yang
keren, dan sejenisnya. Di social media, banyak remaja yang berbagi pengalaman
atau harapan mereka tentang bagaimana berinteraksi dan gaul yang keren. Maka
banyak remaja yang merasa ketinggalan zaman jika tidak mengikuti pola itu.
Internet antara lain menggambarkan bagaimana seorang perempuan ingin

4
diberlakukan lawan jenisnya, sehingga para gadis secara tak sadar mengikutinya.
Pengaruh juga tidak mengenal gender, sebab remaja pria juga mengalami hal
serupa. Situs social media seperti Facebook dapat mendorong remaja berperilaku
kebalikan dari dunia nyata. Maka jangan heran jika menemukan ada remaja yang
perilakunya di internet berbeda dengan di keseharian di dunia nyata. Hal tersebut
sangat menarik perhatian penulis untuk meneliti masalah yang diberi judul
Respon Terhadap Perilaku Pacaran di Media Sosial.

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas. Dapat dirumuskan
masalahanya sebagai berikut :
1. Apakah orang-orang mengetahui tentang fenomena pacaran di Media
Sosial?
2. Bagaimana respon orang terhadap perilaku pacaran di Media Sosial?

1.3 Tujuan Penulisan


Sejalan dengan permasalahan yang telah di sebutkan diatas, penelitian ini
bertujuan sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui seberapa jauh orang tentang fenomena pacaran di
Media Sosial.
2. Untuk mengetahui respon orang terhadap perilaku pacaran di Media
Sosial
1.4 Manfaat Penulisan
Banyak manfaat yang dapat diambil dalam Paper ini sendiri,
diantaranya adalah :

1. Bagi kami sebagai penulis, dapat menambah dan meningkatkan


pengetahuan dan kemampuan kami dalam menyusun Makalah.

2. Terjalin kerjasama antar sesama anggota kelompok.

3. Paper ini dapat menambah pengetahuan bagi para pembaca dan dapat
menjadi bahan referensi.

5
1.5 Sitematika Penulisan

a. Subyek penelitian
Subyek penelitian dapat diartikan sebagai jumlah responden yang akan
diteliti. Pada penelitian ini subyek penelitian ditentukan dengan cara
membagikan kuesioner terhadap responden dengan kriteria usia 18-25
tahun. Adapun jumlah responden yang kami teliti adalah sebanyak 100
orang.
b. Metode penulisan
Makalah ini dibuat dengan Paper ini dibuat dengan menggunakan metode
penulisan secara deskriptif dan dibuat dengan ringkas dan jelas.
c. Metode Pengumpulan Data
a. Metode Kuantitatif ( Kuesioner )
Yaitu menyebarkan Kuesioner kepada responden kami.
b. Metode Sampling
Metode sampling yang kami gunakan adalah Probability sampling
dimana teknik pengambilan sampel ini memberikan peluang yang
sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi
anggota sampel. Kemudian teknik nya adalah Simple Random
Sampling dimana Pengambilan anggota sampel dilakukan secara acak
tanpa memperhatikan strata dalam populasi dan dilakukan jika
populasi dianggap homogen atau mengandung satu ciri.
c. Alat pengumpulan data

1. Kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai respon terhadap perilaku


pacaran di media sosial

2. Alat tulis

BAB II

PEMBAHASAN

2.1. Hasil dan Pembahasan dari Penyebaran Kuesioner

6
2.1.1. Hasil dan Pembahasan Identitas Responden
1. Jumlah responden yang kami observasi adalah sebanyak 100 orang.
Yang terdiri dari 64 perempuan dan 36 laki-laki.
2. Kriteria umur responden yang kami observasi adalah sebanyak 8
kriteria. Yaitu :

Pertama, untuk kriteria yang berumur 18 tahun sebanyak 15 orang.


Kedua, untuk kriteria yang berumur 19 tahun sebanyak 40 orang.
Ketiga, untuk kriteria yang berumur 20 tahun sebanyak 16 orang.
Keempat, untuk kriteria yang berumur 21 tahun sebanyak 16 orang.
Kelima, untuk kriteria yang berumur 22 tahun sebanyak 4 orang.
Keenam, untuk kriteria yang berumur 23 tahun sebanyak 5 orang.
Ketujuh, untuk krteria yang berumur 24 tahun sebanyak 3 orang.
Kedelapan, untuk kriteria yang berumur 25 tahun sebanyak 1 orang.
3. Domisili responden yang mengisi Kuesioner ada yaitu :

7
Responden dari JABODETABEK sebanyak 28 orang.
Responden dari Luar JABODETABEK sebanyak 72 orang.
4. Pekerjaan responden yang mengisi Kuesioner yaitu :

Sebanyak 67 responden adalah sebagai Mahasiswa/i.


Sebanyak 17 responden adalah sebagai Pelajar SMA.
Sebanyak 8 responden adalah sebagai Pegawai Swasta.
Sebanyak 2 responden adalah sebagai Wirausaha.
Sebanyak 6 responden adalah Pengangguran.

2.1.2. Hasil dan Pembahasan Pertanyaan Terbuka pada


Kuesioner

8
1. Apakah anda memiliki pacar?
Dari 100 responden kami terdapat 41 orang yang memiliki pacar dan
59 orang yang tidak memiliki pacar.

Sebanyak 41% orang menjawab Ya.


Sebanyak 13% orang menjawab Tidak.

2. Jika punya, sudah berapa lama anda menjalin hubungan pacaran


dengan pacar anda saat ini?
Dari 100 responden terdapat 45 orang yang sudah memiliki pacar dan
menjalin hubungan dalam waktu :

9
Hubungan selama 4 tahun sebanyak 12 orang.
Hubungan selama 3 tahun sebanyak 9 orang.
Hubungan selama 2 tahun sebanyak 21 orang.
Hubungan selama 1 tahun sebanyak 1 orang.
Hubungan selama 5 bulan sebanyak 1 orang.
Hubungan selama 2 bulan sebanyak 1 orang.

3. Jika tidak, apa yang membuat anda tidak memiliki pacar?


Terdapat 55 responden yang menjawab bahwa tidak memiliki pacar
dengan alasan, yaitu :

10
Sebanyak 13 orang memberikan alasan tidak memiliki pacar
karena Ingin fokus kuliah.
Sebanyak 14 orang memberikan alasan tidak memiliki pacar
karena Belum ada yang cocok.
Sebanyak 6 orang memberikan alasan tidak memiliki pacar karena
Asik sendiri.
Sebanyak 5 orang memberikan alasan tidak memiliki pacar karena
Dilarang oleh agama.
Sebanyak 15 orang memberikan alasan tidak memiliki pacar
karena Ingin langsung menikah saja.
Sebanyak 1 orang memberikan alasan tidak memiliki pacar karena
Tidak ingin berpacaran.
Sebanyak 1 orang memberikan alasan tidak memiliki pacar karena
Tidak diperbolehkan orang tua untuk pacaran.

4. Menurut anda pentingkah memiliki pacar diumur anda saat ini?

11
Sebanyak 50 orang memberikan jawaban yaitu tidak penting.
Sebanyak 22 orang memberikan jawaban yaitu penting.
Sebanyakn 7 orang memberikan jawaban yaitu Biasa Saja.
Sebanyak 21 orang memberikan jawaban Tergantung orangnya.

5. Apakah saat ini anda menjalin hubungan yang serius?

12
Sebanyak 30 responden menjawab Tidak menjalani hubungan
yang serius.
Sebanyak 40 responden menjawabYa menjalani hubungan yang
serius.
Sebanyak 20 responden menjawab Belum menjalani hubungan
yang serius.
Sebanyak 6 responden menjawab Lumayan menjalani
hubungan yang serius.
Sebanyak 4 responden menjawab Dibawa santai.

6. Menurut anda bagaimana pacaran yang baik?

13
Sebanyak 10 orang menjawab Tidak ada pacaran yang baik.
Sebanyak 25 orang menjawab Saling mengerti.
Sebanyak 10 orang menjawab setia dan bertanggung jawab.
Sebanyak 20 orang menjawab Tanpa perilaku sex (menjauhi
hal buruk).
Sebanyak 30 orang menjawab Memberi efek positif ( seperti
memberi support dan memotivasi.
7. apakah anda mengetahui fenomena pacaran di Media Sosial?

Sebanyak 80 orang mengetahuifenomen pacaran di media


sosial.
Sebanyak 20 orang Tidak mengetahui fenomena pacaran di
media sosial.

14
8. Perilaku pacaran seperti apa yang sering anda lihat di media sosial

Sebanyak 38 orang melihat perilaku pacaran di media sosial


Mengumbar kemesraan.
Sebanyak 25 orang melihat perilaku pacaran di media sosial
Romantis
Sebanyak 20 orang melihat perilaku pacaran di media sosial
Mencium ketiak pasangannya
Sebanyak 10 orang melihat perilaku pacaran di media sosial
Berlebihan.
Sebanyak 7 orang melihat perilaku pacaran di media sosial
seperti: Mamer, memasang nama pasangan di status medsos,
Main game berdua, Banyak, Ya begitu, gatau, Bervariasi.
9. Pada Media Sosial apakah anda sering melihat perilaku pacaran
tersebut

15
Sebanyak 35 orang melihat melalui Instagram.
Sebanyak 25 orang melihat melalui Path.
Sebanyak 18 orang melihat melalui Line.
Sebanyak 14 orang melalui BBM (Blackberry Messanger).
Sebanyak 12 orang melalui Facebook.
Sebanyak 1 orang melalui Twitter.
Sebanyak 1 orang melalui Snapchat.
10. Menurut anda pantaskah perilaku pacaran di tunjukan di media sosial

Sebanyak 56 responden memberikan jawaban Tidak Pantas.


Sebanyak 39 responden memberikan jawaban Pantas.
Sebanyak 5 responden meberikan jawaban Biasa saja.

11. Bagaimana pandangan anda tentang perilaku pacaran di Media Sosial

16
Sebanyak 18 orang menjawab Biasa saja.
Sebanyak 50 orang menjawab berlebihan dan menganggu.
Sebanyak 32 orang menjawab menerima perilaku pacaran di
media sosial.
12. Apa tanggapan anda mengenai perilaku berpacaran yang bermesra-
mesraan di media sosial?

Sebanyak 77 orang menjawab mengenai perilaku pacaran di


media sosial Berlebihan dan tidak baik.
23 orang menjawab mengenai periaku pacaran di media sosial
baik dan wajar.

13. Menurut anda wajarkah memberikan hadiah kepada pacar Anda


(contohnya: memberikan, perhisan, dan gadget dll) seperti, perilaku di
media social

17
- Tergantung Kemampuan 5
- Mungkin 3
- Tidak tahu 1
- Berlebihan 1
- Tidak terlalu penting 2

Sebanyak 60 orang menjawab wajar mengenai


memberikan hadiah kepada pacar.
Sebanyak 28 orang menjawab tidak wajar mengenai
memberikan hadiah kepada pacar.
Beberapa orang menjawab seperti: Tergantung
kemampuan sebanyak 5 orang, Mungkin sebanyak 3
orang, Tidak tahu sebanyak 1 orang, Berlebihan
sebanyak 1 orang, Tidak terlalu penting sebanyak 2
orang.

14. Menurut anda apakah perilaku pacaran di media sosial dapat


mempertahankan hubungan?

18
Sebanyak 53 orang menjawab Tidak mengenai pacaran
di media sosial dapat mempertahankan hubungan.

Sebanyak 31 orang menjawab Mungkin mengenai


pacaran di media sosial dapat mempertahankan
hubungan.

Sebanyak 16 orang menjawab Ya mengenai pacaran di


media sosial dapat mempertahankan hubungan.

15. Apakah anda menginginkan perilaku pacaran seperti yang ada


di media sosial saat ini?

19
Sebanyak 72 orang menjawab Tidak mengenai
menginginkan perilaku pacaran di media sosial saat ini.

Sebanyak 28 orang menjawab Ya mengenai


menginginkan perilaku pacaran di media sosial saat ini.

16. Menurut anda apa sisi positif dari perilaku pacaran dimedia
sosial

Sebanyak 68 orang menjawab Tidak Ada sisi positif


dari perilaku pacaran dimedia sosial.

20
Sebanyak 21 orang menjawab sisi positif dari perilaku
pacaran dimedia sosial adalah untuk meghindari
perselingkuhan.

Sebanyak 11 orang menjawab sisi positif dari perilaku


pacaran dimedia sosial adalah agar dikenal teman.

17. Menurut anda apa sisi negative dari perilaku pacaran di media
sosial ?

Sebanyak 59 orang menjawab sisi ngatif dari perilaku


pacaran dimedia sosial adalah mengganggu netizen.

Sebanyak 43 orang menjawab sisi negatif dari perilaku


pacaran dimedia sosial adalah kurangnya privacy.

Sebanyak 11 orang menjawab sisi negatif dari perilaku


pacaran dimedia sosial adalah mencontohkan hal
buruk.

18. Menurut anda apa dampak yang akan ditimbulkan dari


fenomena pacaran di media sosial?

21
Sebanyak 60 orang menjawab dampak yang akan
ditimbulkan dari perilaku pacaran dimedia sosial
adalah ditiru netizen (ditiru pengguna media sosial
lainnya).

Sebanyak 28 orang menjawab dampak yang akan


ditimbulkan dari perilaku pacaran dimedia sosial
adalah membuat iri netizen (membuat iri pengguna
media sosial lainnya).

Sebanyak 12 orang menjawab dampak yang akan


ditimbulkan dari perilaku pacaran dimedia sosial
adalah seks bebas.

19. Seberapa pengaruhkah fenomena tersebut terhadap pengguna


media sosial?

22
Sebanyak 87 orang menjawab sangat berpengaruh
fenomena pacaran di media sosial terhadap netizen
(pengguna media sosial).

Sebanyak 13 orang menjawab tidak terlalu


berpengaruh fenomena pacaran di media sosial
terhadap netizen (pengguna media sosial).

20. Apakah anda merasa terganggu dengan perilaku pacaran di


media sosial saat ini?

23
Sebanyak 68 orang menjawab tidak merasa terganggu
dengan perilaku pacaran di media sosial saat ini

Sebanyak 27 orang menjawab sedikit terganggu dengan


perilaku pacaran di media sosial saat ini

Sebanyak 5 orang menjawab sangat terganggu dengan


perilaku pacaran di media sosial saat ini

BAB III

PENUTUP

24
3.1. Kesimpulan

Dari hasil penelitian kami mengumpulkan bahwa responden mengetahui


fenomena perilaku pacaran di media sosial. Banyak dari responden melihat
fenomena tersebut dari media sosial instagram. Sebagian besar menganggap
bahwa perilaku tersebut tidak pantas diperlihatkan di media sosial. Perilaku
yang sebagian besar dilihat dari responden ialah mengumbar kemesraan
berupa foto dan video yang diunggah di media sosial. Tidak sedikit responden
merasa terganggu dengan fenomena tersebut, karena hal tersebut dinilai
berlebihan tetapi, mereka juga beranggapan bahwa memberikan hadiah
kepada pasangan merupakan hal yang wajar. Adanya perilaku mengumbar hal
tersebut di media sosial menurut responden tidak ada kaitannya dengan
bertahan atau tidaknya suatu hubungan. Rata-rata responden tidak
menginginkan perilaku tersebut karena hal itu tidak memiliki sisi positif.
Selain itu mereka merasa terganggu dengan hal itu serta mereka
mengkhawatirkan netizen meniru perilaku tersebut karena tidak dapat
dipungkiri, perilaku tersebut sangat berpengaruh terhadap netizen.

LAMPIRAN

KUESIONER
Respon Terhadap Perilaku Pacaran di Media Sosial

25
Nama/Inisial :

Umur :

Jenis kelamin : Laki-laki Perempuan

Pekerjaan :

Domisili :

Petunjuk !

(1) Sebelum mengisi pertanyaan, bacalah pertanyaan dengan teliti,

(2) Angket ini terdiri dari 20 pertanyaa,

(3) Berikan jawaban yang sesuai disetiap pertanyaan, jawaban anda tidak di nilai
benar atau salah.

1. Apakah anda memiliki pacar?

2. Jika iya, apakah anda telah menjalin hubungan yang cukup lama?

3. Jika tidak, apa yang membuat anda tidak memiliki pacar?

4. Menurut anda pentingkah memiliki pacar di umur anda saat ini? Berikan
alasannya

26
5. Apakah saat ini anda menjalani hubungan yang serius?

6. Menurut anda bagaimana pacaran yang baik?

7. Apakah anda mengetahui mengenai fenomena pacaran di media sosial?

8. Perilaku pacaran di media sosial seperti apa yang pernah anda lihat?

9. Di media sosial apakah anda sering melihat hal tersebut?

10. Menurt anda pantaskah perilaku pacaran tersebut di tunjukkan di media


sosial?

27
11. Bagaimana pandangan anda tentang perilaku pacaran di media sosial?

12. Apa tanggapan anda mengenai perilaku pacaran yang bermesra-mesraan di


media sosial?

13. Menurut anda wajarkah memberikan hadiah kepada pacar anda (contohnya
memberikan boneka besar, perhiasan, gadget dan lainnya) seperti perilaku
pacaran di media sosial?

14. Apakah perilaku pacaran di media sosial dapat mempertahankan hubungan


pacaran?

15. Apakah anda menginginkan perilaku pacaran seperti yang ada di media sosial
saat ini?

28
16. Menurut anda apa sisi postif dari perilaku pacaran di media sosial?

17. Menurut anda apa sisi negative dari perilaku pacaran di media sosial?

18. Menurut anda apa dampak yang akan ditimbulkan dari fenomena perilaku
pacaran di media sosial?

19. Seberapa pengaruhkah fenomena tersebut terhadap pengguna media sosial?

20. Apakah anda merasa terganggu dengan perilaku pacaran di media sosial saat
ini?

29