Vous êtes sur la page 1sur 7

TUGAS INDIVIDU

LAPORAN HASIL PENILAIN


MINI MENTAL STATE EXAM ( MMSE )

Disusun Oleh :
Viana (S15091)

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN

STIKES KUSUMA HUSADA

TAHUN 2017
A. MINI MENTAL STASE EXAM (MMSE)
Tujuan : Menguji aspek aspek kognitif dari fungsi mental

Nilai Pasien Pertanyaan


Maksimun
Orientasi
5 3 ( Tahun ) (Musim) (Tanggal) (Hari) (Bulan
apa sekarang ) ?
5 2 Dimana kita : (Negara bagian) (Wilayah)
(Kota) (Rumah sakit) (Lantai) ?
Registrasi
3 3 Sebutkan nama 3 objek :1 detik untuk
mengatakan masing masing. Kemudian
tanyakan klien ketiga objek setelah anda telah
mengatakannya. Beri 1 poin untuk setiap
jawaban yang benar. Kemudian ulangi sampai
ia mempelajari ketiganya. Jumlah percobaan
dan catat.
Perhatian dan Kalkulasi
5 0 Seri 7s 1 poin
Percobaan untuk setiap kebenaran
: kursi,meja,almari.
Berhenti setelah 5 jawaban. Berganti eja
kata ke belakang. ( makan = nakam ).
Mengingat
3 3 Meminta untuk mengulang ketiga objek
diatas.

Bahasa
Berikan 1 poin untuk setiap kebenaran.
9 6 Nama pensil dan melihat (2 poin)
Mengulang hal berikut :tidak ada, jika, dan,
atau, tetapi ( 1 poin )
Mengikuti langkah : mengambil dan melipat
dan menaruh kertas secara bersamaan
dengan perawat.
30 14 Nilai Total

Kaji tingkat kesadaran sepanjang kontinum :


a. Conposmentis
b. Apatis
c. Somnolen
d. Suporus
e. Coma

Hasil dari wawancara tingkat kesadaran yaitu composmentis ( sadar)

Keterangan :

a. > 23 : aspek kognitif dari fungsi mental baik.


b. 18 22 : kerusakan aspek fungsi mental ringan
c. < 17 :terdapat kerusakan aspek mental berat.
Hasil dari wawancara atas poin dari pertanyaan yang diajukan mendapat
hasil < 17 yaitu terdapat kerusakan aspek mental berat.

B.DIAGNOSA KEPERAWATAN

a. Konfusi akut berhubungan dengan dimensia


b. Kerusakan memori berhubungan dengan kerusakan neurologis
B. INTERVENSI

No Intervensi
dx
1 Manajemen dimensia:
1. Observasi fungsi kognitif, menggunakan alat pengkajian yang
terstandar
2. Berikan satu arahan sederhana pada suatu waktu
3. Pilih aktivitas kelompok dan aktivitas satu lawan satu yang
diarahkan pada kemampuan-kemampuan kognitif dan minat
(dari) pasien
4. Diskusikan dengan teman dan anggota keluarga bagaimana cara
terbaik untuk berinteraksi dengan pasien

2 Pelatihan memori :
1. Monitor pasien selama terapi
2. Stimulasi memori dengan mengulangi pembicaraan secara
jelas di akhir pertemuan dengan pasien
3. Mengenang pengalaman masa lalu dengan pasien
4. Menyediakan gambar untuk mengenal ingatannya
kembali
D. DOKUMENTASI