Vous êtes sur la page 1sur 2

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA

LANSIA DI WILAYAH KERJA UPTD KESEHATAN PUSKESMAS


HANDAPHERANG KABUPATEN CIAMISTAHUN 2017 1
Dery Eria Hanara 2 Rosmiati3 Neli Sunarni 4

INTISARI

Peningkatan jumlah populasi lansia akan berdampak terhadap berbagai masalah


kesehatan, salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada usia lanjut
adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Penyebab terjadinya hipertensi,
selain dikarenakan adanya faktor keturunan, juga erat kaitannya dengan perilaku
dan gaya hidup yang kompleks dari individu bersangkutan. Faktor risiko perilaku
tersebut antara lain perilaku makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, terlalu
banyak mengkonsumsi alkohol, merokok dan obesitas. Melakukan aktivitas fisik
yang cukup merupakan salah satu dari sekian banyak hal yang dikategorikan
dalam pengobatan farmakologis bagi penderita hipertensi. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi
pada lansia di Wilayah Kerja UPTD Kesehatan Puskesmas Handapherang
Kabupaten Ciamis Tahun 2017.
Metode dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif rancangan penelitian
menggunakan cross sectional. Sampel sebanyak 97 orang, teknik pengambilan
sampel menggunakan proporsional random sampling. Analisis bivariate
menggunakan chi square.
Hasil penelitian menunjukan aktifitas fisik lansia sebagian besar berkategori
ringan yaitu sebanyak 44 orang (45,4%) dan Kejadian hipertensi pada lansia
sebagian besar berkategori hipertensi yaitu sebanyak 55 orang (56,7%). Dari
hasil analisa data diperoleh χ2 hitung sebesar 28,964 dan nilai ρ value sebesar
0,000, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara
aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja UPTD
Kesehatan Puskesmas Handapherang Kabupaten Ciamis Tahun 2017 karena
nilai ρ value < α (0,000 < 0,05) dan χ2 hitung > χ2 tabel (28,964 > 5,991).
Saran dapat memberikan penyuluhan kesehatan secara kontinyu atau
berkesinambungan pada lansia guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya
aktivitas fisik dalam mengurangi risiko terjadinya hipertensi.

Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Hipertensi, Lansia


Kepustakaan : 50 Referensi (2007-2017)
Keterangan : 1 Judul, 2 Nama Mahasiswa S1 Keperawatan, 3 Nama
Pembimbing I, 4 Nama Pembimbing II

v
The Relationship Old Installed Infusion with Plebitis Occurrence in
Inpatient Room Internal Disease Class III General Hospital District Ciamis 1

Dery Eria Hanara 2 Rosmiati3 Neli Sunarni 4


ABSTRACT

Intravenous therapy is a procedure in hospital services given to inpatients, giving


interavena therapy can cause complications, one of them is plebitis. Plebitis is an
inflammation of the venous blood vessels characterized by pain, redness,
swelling, and even cuts in the stabbing area. Factors that affect the occurrence of
plebitis include the type of intravenous fluids used. The purpose of this study was
to determine the relationship of long-attached infusion with plebitis occurrence in
the Inpatient Room of Internal Medicine Class III General Hospital of Ciamis
Regency.
The method in this research is analytic survey by using cross sectional approach
that observation only done once according to time determined by researcher by
looking at the relation between dependent variable and independent.Population
in this research is all hospitalized patient which infused in Inpatient Room
Disease In Class III District General Hospital of Ciamis Regency. Sampling in this
study using proportional random sampling technique that sebayak 55 patients.
The result of the study showed that the duration of infusion was mostly
categorized > 3 days as many as 32 people (58,2%) and plebitis incidence
mostly categorized plebitis that was 31 people (56,4%). Based on chi square
data analysis, there is a significant correlation between nurse therapeutic
communication with patient satisfaction in Ciamis District General Hospital
because α> ρ value (0,05> 0,000) and χ2 count> χ2 table (15,018> 3,841).
Suggestions are expected to develop a monitoring and evaluation program in the
form of supervision to the implementing nurses on the application of infection
prevention and infection control in the hospital room on a regular basis and
always observe the infusion insertion area to prevent complications of
intravenous therapy.

Keywords : Physical Activity, Hypertension, Older


Bibliography : 50 reference (2007-2017)
Description : 1.Title, 2. Student Name, 3. Name of Supervisor I, 4. Name of
Supervisor II

vi