Vous êtes sur la page 1sur 2

LATAR BELAKANG

Secara geografis Indonesia terletak di antara dua benua, Benua Asia dan
Australia, di antara dua samudera, Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Secara
astronomis Indonesia terletak antara 6 drajat Lintang Utara sampai 11 drajat Lintang
Selatan dan 95 drajat sampai 141 drajat Bujur Timur yang meliputi rangkaian pulau
antara Sabang sampai Merauke. Data yang bersumber dari Badan Informasi
Geospasial(BIG), Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan
jumlah pulau sebanyak 13.466, luas daratan sebesar 1.922.570 km2 dan luas perairan
sebesar 3.257.483 km2. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun
2015 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, secara administratif
wilayah Indonesia terbagi atas 34 provinsi, 514 kabupaten/kota (416 kabupaten dan 98
kota), 7.094 kecamatan, 8.412 kelurahan dan 74.093 desa.(BPS,2015)

(http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-
indonesia/profil-kesehatan-Indonesia-2015.pdf)

Jumlah provinsi bertambah satu dari tahun 2013, yaitu Provinsi Kalimantan
Utara. Provinsi Kalimantan Utara merupakan pemekaran dari Provinsi Kalimantan
Timur, dengan 5 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Malinau, Bulungan, Tana Tidung,
Nunukan dan Kota Tarakan. Pembagian wilayah administrasi pemerintahan menurut
provinsi pada tahun 2015. jumlah penduduk di Indonesia tahun 2010 hingga 2015. Dari
tahun 2010-2014 pertumbuhan penduduk per tahun terus meningkat, dari 3,54 juta per tahun
menjadi 3,70 juta per tahun. Tahun 2015 pertumbuhan penduduk sedikit menurun
dibandingkan tahun 2014 menjadi 3,34 juta per tahun. Rasio jenis kelamin pada tahun
2015 sebesar 101, yang artinya terdapat 101 laki-laki di antara 100
perempuan.(Kemenkes RI,2015)

(http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-
indonesia/profil-kesehatan-Indonesia-2015.pdf)

Dapat diketahui dari usia 0-14 tahun (usia muda) lebih banyak jumlahnya
dibandingkan usia di atasnya. Lebih melebarnya grafik pada usia muda membuktikan
bahwa penduduk Indonesia memiliki struktur muda. Bagian atas yang lebih pendek
pada piramida tersebut menunjukkan angka kematian yang masih tinggi pada penduduk
usia tua. Kondisi ini menuntut kebijakan terhadap penduduk usia tua. Konsentrasi
penduduk di suatu wilayah dapat dipelajari dengan menggunakan ukuran kepadatan
penduduk. Kepadatan penduduk menunjukkan rata-rata jumlah penduduk per 1
kilometer persegi. Semakin besar angka kepadatan penduduk menunjukkan bahwa
semakin padat penduduk yang mendiami wilayah tersebut. Rata-rata kepadatan
penduduk di Indonesia tahun 2015 berdasarkan hasil estimasi sebesar 133,5 jiwa per
km2, keadaan ini meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar 132 jiwa per km2.
Kepadatan penduduk berguna sebagai acuan dalam rangka mewujudkan pemerataan dan
persebaran penduduk. Kepadatan penduduk menurut provinsi tahun
2015.(RisKesDas,2015)

(http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-
indonesia/profil-kesehatan-Indonesia-2015.pdf)