Vous êtes sur la page 1sur 2

KAJIAN PENGARUH KEHILANGAN PANAS TERHADAP

EFISIENSI BOILER PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP

Ahmad Nurikhsan Maulana1, Belyamin2


1,2Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta
Kampus Baru UI Depok 16425. Indonesia
No. telp: (6221)7863530/(62)85861266798
Email: amdnikhsan@gmail.com

ABSTRAK

Boiler merupakan salah satu peralatan yang penting untuk menunjang operasional
pembangkit listrik tenaga uap. Namun, semakin lama boiler beroperasi tentunya akan
mengalami penurunan kinerja akibat kehilangan energi panas. Efisiensi boiler yang
didefinisikan sebagai angka perbandingan antara energi panas yang diserap oleh fluida kerja
di dalam boiler dengan input berupa energi kimia dari bahan bakar.
Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efisiensi boiler pada
kondisi operasi selama empat bulan, pengaruh faktor kehilangan energi panas terhadap
efisiensi boiler, serta penyebab penurunan efisiensi. Perhitungan efisiensi boiler yang
dilakukan pada penelitian ini adalah dengan metode tidak langsung dengan menghitung
total kehilangan energi panas. Data yang digunakan untuk perhitungan efisiensi boiler
adalah data operasi performance test selama empat bulan tada tanggal 21 Juli 2016, 16
Agustus 2016, 21 September 2016, dan 18 Oktober 2016 dengan beban 135 Mega Watt.
Hasil yang di dapat dari perhitungan efisiensi dengan metode tidak langsung pada
empat bulan operasi adalah kehilangan energi panas di bulan juli,agustus,september, dan
oktober akibat gas buang kering 1,69% , 1,70% , 1,68% , 1,72%. akibat hidrogen 10,51% ,
11,27% , 10,51%, 10,53%. Akibat kelembaban udara 0,17%, 0,31%, 0,17%, 0,18%, akibat
panas radiasi diasumsikan sebesar 1% setiap bulan dan efisiensi yang didapat adalah
86,62%, 85,72%, 86,64%, 86,58%. Berdasarkan data operasi boiler Kehilangan panas
disebabkan oleh menempelnya endapan jelaga pada dinding boiler sehingga tingginya
temperatur gas buang panas keluar boiler. Maka dapat dikatakan bahwa nilai kehilangan
energi panas semakin rendah, efisiensi yang dihasilkan semakin tinggi.
Kata kunci : Pembangkit listrik tenaga uap, Boiler, Efisiensi, Kehilangan energi panas.
ABSTRACT

Boiler is one of the important equipment to support the operation of the power plant.
However, the longer the boiler operates will certainly experience a decrease in performance
due to heat energy loss. The efficiency of the boiler is defined as the ratio of the heat energy
absorbed by the working fluid in the boiler with the input of chemical energy from the fuel.
Thus, this study aims to assess the efficiency of the boiler at operating conditions for
four months, the effect of heat loss factor on boiler efficiency, and the cause of the decrease
in boiler efficiency. Calculation of boiler efficiency conducted in this research is by indirect
method by calculating total heat energy loss. The data used for boiler efficiency calculations
is the four-month operating data on July 21, 2016, August 16, 2016, September 21, 2016,
October 18, 2016, with a load of 135 Mega Watt.
The results obtained from the calculation of efficiency with the indirect method in
four months of operation is the loss of heat energy in July, August, September and October
due to dry gas exhaust 1.69%, 1.70%, 1.68%, 1, 72%. Due to hydrogen 10.51%, 11.27%,
10.51%, 10.53%. As a result of air humidity 0.17%, 0.31%, 0.17%, 0.18%, due to radiant heat
assumed at 1% every month and the efficiency gained is 86.62%, 85.72%, 86.64 %, 86.58%.
Based on boiler operating data Heat losses caused by the stuck of soot deposition on the
walls of the boiler is very high gas exhaust heat out the boiler. So it can be said that the
value of loss of heat energy is lower, the higher the resulting efficiency
Keywords: Steam Power Plant, boiler, efficiency, heat energy loss