Vous êtes sur la page 1sur 3

Indikator Literasi Sains

Holbrook (2009) dalam jurnalnya The meaning of science, menyatakan


literasi sains berarti penghargaan pada ilmu pengetahuan dengan cara
meningkatkan komponen-komponen belajar dalam diri agar dapat memberi
kontribusi pada lingkungan sosial. Berdasarkan pernyataan diatas literasi sains
memiliki arti luas, setiap kalangan dapat memberikan kontribusi dalam
mengartikan literasi sains. Setiap kalangan umur memberikan kontribusi terhadap
teknolgi berdasarkan tingkat pemahaman yang dimilikinya. Secara umum literasi
sains memiliki beberapa komponen, komponen tersebut adalah:

1. mampu membedakan mana konteks sains dan mana yang bukan konteks sains
2. mengerti bagian-bagian dari sains dan memiliki pemahaman secara umum
aplikasi sains
3. memiliki kemampuan untuk menerapkan pengetahuan sains dalam pemecahan
masalah
4. mengerti karakteristik dari sains dan mengerti kaitannya dengan budaya
5. mengetahui manfaat dan resiko yang ditimbulkan oleh sains
Komponen-komponen diatas merupakan dasar pengembangan dari indikator yang
akan disusun untuk meneliti lebih lanjut literasi sains.

Menurut Gormally (2012) dalam (Mamat,2016) indikator literasi sains


antara lain
1) mengidentifikasi pendapat ilmiah yang valid
2) melakukan penelusuran literatur yang efektif
3) memahami elemen-elemen desain penelitian dan bagaimana dampaknya
terhadap temuan/ kesimpulan
4) membuat grafik secara tepat dari data;
5) memecahkan masalah menggunakan keterampilan kuantitatif, termasuk
statistik dasar;
6) memahami dan menginterpretasikan statistik dasar;
7) melakukan inferensi, prediksi, dan penarikan kesimpulan berdasarkan data
kuantitatif.

Dibawah ini indikator yang tertuang dalam pengembangan alat tes TOSLS (Test of
scientific Literacy Skills) oleh Gormally et al., (2011) dalam (Mamat,2016).
Indikator menurut (Diana et al,2015) :

Holbrook, J. & Miia R. 2009. The meaning of scientific literacy. Int. J. Envir. Sci.
Edu. 4(3)
Mamat Arohman1*, S. (2016). Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Pembelajaran
Ekosistem. Proceeding Biology Education Conference , 90-92.