Vous êtes sur la page 1sur 1

Abstrak

Tulisan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) Kondisi Biologis


masyarakat korban banjir di Kampung Cieunteung (2) metode yang digunakan
memakai metode kualitatif (3) informan diantaranya adalah lurah dan sebagian
warga. Bagian ini menggambarkan dan menginterretasikan hsail penelitian aspek
biologis, psikologis, sosial dan spiritual.
Pada penelitian ini kondisi biologis masyarakat korban banjir di Kampung
Cieunteung diantaranya adalah asupan gizi yang tidak teratur, masalah lingkungan
yang kotor, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat yang sulit dilaksanakan,
maupun penyakit yang muncul akibat banjir tersebut. Kondisi psikologis masyarakat
yaitu tentang kondisi emosi warga yang tidak stabil, dengan tekanan warga tersebut
yang terdampak banjir yang rentan mengalami guncangan dan frustasi.
Kondisi sosial adalah tentang pola hubungan atau interaksi masyarakat korban
banjir dengan masyarakat lainnya, baik itu masyarakat sesame korban banjir, maupun
masyarakat yang tidak terdampak banjir.
Kondisi spiritual masyarakat yaitu warga korban banjir tetap menjalankan
peribadatan sesuai dengan kepercayaannya masing-masing, hal tersebut juga
menunjukan bahwa kepercayaan warga terhadap agamanya masing-masing tetap
terjaga. Kemudian untuk kegiatan keagamaan bersama juga tetap dilakukan dengan
fasilitas yang ada di lokasi pengungsian. (4) pada saat banjir kondisi emosi warga
cenderung tidak stabil dan mengakibatkan asupan gizi masyarakat menjadi tidak
teratur. Sarannya agar pemerintah kabupaten Bandung harus meningkatkan instensitas
bantuan berupa trauma healing kepada masyarakat korban banjir.

Kata kunci : Korban banjir, kondisi biologis, kondisi psikologis, kondisi sosial,
kondisi spiritual