Vous êtes sur la page 1sur 38

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.

H DENGAN PENYAKIT
GASTRITIS PADA Ny. N DI RT : 02 RW : 09 KELURAHAN : SUKA
GALIH KECAMATAN TAROGONG KIDUL
KABUPATEN GARUT
Dosen :
Iceu Amira D.A S.Sos. S.Kep. Ners. M.Kes

Oleh :
Restu Islamiati
34403314106
III - C

AKADEMI KEPERAWATAN PEMKAB GARUT

2016/2017
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn. H DENGAN PENYAKIT
GASTRITIS PADA Ny. N DI RT : 02 RW : 09 KELURAHAN : SUKA
GALIH KECAMATAN TAROGONG KIDUL
KABUPATEN GARUT

I. PENGKAJIAN
A. Pengumpulan Data ( Tanggal 12 Desember 2016)
1. Data umum
a. Identitas kepala keluarga
Nama kepala keluarga : Ny. N
Umur : 84 tahun
Pendidikan :-
Agama : Islam
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat : Kp. Kebon jeruk rt. 02 rw.09 Kelurahan
suka galih kec. Tarogong kidul kab. Garut
b. Daftar anggota keluarga

Hubungan
No Nama L/P Umur Pendidikan Pekerjaan Keterangan
Keluarga
1 Tn. H Menantu P 50 tahun Tamat Wiraswasta Sehat
SMA
2 Ny. N Istri p 47 Tahun Tamat IRT Sehat
SMP
3 Tn. C Anak L 25 Tahun Tamat Wiraswasta Sehat
SMP
4 Ny. N Menantu P 21 Tahun Tamat IRT Sehat
SMP
5 An. C Anak L 16 tahun Tamat Pelajar Sehat
SMP
c. Genogram

Keterangan :
: Laki-laki
: Perempuan
: Garis perkawinan
: Garis keturunan
X : Meninggal
: Keluarga binaan yang serumah
: Point Be Entry
: Menantu

d. Tipe keluarga
Tipe keluarga Ny.N ini yakni merupakan tipe keluarga Extended
family yaitu keluarga dengan satu orang tua dengan anak dan cucu.
e. Suku bangsa
Suku Bangsa dari keluarga ini yakni suku bangsa Sunda, Indonesia,
karena seluruh anggota keluarga dari Ny.N dilahirkan di daerah tanah
Sunda.
f. Agama
Klien dan keluarga beragama islam.
g. Keadaan Sosial Ekonomi
Penghasilan keluarga Ny.N berasal dari Tn.H yang bekerja sebagai

wiraswasta dengan penghasilan ± 1.200.000 / bulan, Penghasilan

yang didapat setiap perbulannya digunakan untuk kebutuhan sehari-

hari keluarga serta untuk biaya sekolah anak-anak Tn.H namun

keluarga Tn.H juga selalu menyisihkan sedikit uang untuk keperluan

yang mendesak.
g. Rencana pengeluaran perbulan keluarga :
Keperluan memasak : 600.000
Listrik : 35000
Dan lain-lain : 5.65000 +
Rp. 1.200.000

2. Status sosial dan ekonomi


1. Penghasilan sebulan
Penghasilan Tn. H sebagai seorang wiraswasta penghasilan ±
1.200.000 / bulan
2. Pengeluaran sebulan
Pengeluaran keluarga Ny. N perbulan 1200.000 untuk keperluan
makan sehari-hari dan keperluan lainnya seperti membayar listrik,
transportasi, membayar sekolah anak kedua dan
3. Hubungan dengan masyarakat
Menurut penuturan Ny. N setiap anggota keluarganya aktif dalam
kegiatan masyarakat seperti gotong royong dan saling bantu membantu
apabila ada musibah.
4. Organisasi sosial
Keluarga Ny. N terlibat dalam organisasi masyarakat setempat yaitu
organisasi masyarakat desa
5. Pola aktivitas sehari-hari
1. Pola tidur
Ny. N mengatakan bahwa keluarga Ny. N biasa istirahat setelah
melakukan aktivitas sehari-hari. Untuk anak-anak kebiasaan tidur
malam hari mulai jam 21.00 WIB dan untuk Tn. H tidur tidak
menentu terkandang Tn.H tidur dari jam 22.00 WIB – 05.00 dan
Ny. N mulai jam 21.00 - 04.30 WIB. Ny. N mengatakan tidak ada
masalah dalam kebiasaan tidur kecuali kalau ada anggota
keluarganya yang mengalami sakit.Ny. N tidur tidak menentu
terkadang Ny.N tidur pada pukul 21.00 – 4.30, Tn. Y tidur dari jam
22.00- 05.00, An. C tidur dari jam 21.00 – 05.00.
Ny. N mengatakan kebiasaan tidur siang jam dari jam 12.30 -14.00
WIB .
2. Pola nutrisi dan cara pengolahannya
a. Pola makan
Menurut Ny. N, keluarga Ny. N makan dengan frekuensi
3x/hari atau 2x/hari dengan menu yang seperti nasi, lauk pauk
dan sayur mayur. Ny. N mengatakan bahwa dirinya selalu telat
makan karena yang memasak bukan dirinya melainkan
anaknya, Ny. N mengatakan makan kalau anaknya sudah
memasak untuknya terkadang Ny.N makan dengan frekuensi 1
atau 2 kali perhari.
b. Cara pengolahan makanan
Menurut penuturan Ny. N daging dan sayuran dipotong terlebih
dahulu kemudian dicuci dengan air bersih sampai bersih
begitupun dengan makanan yang lainnya. Makanan diolah
sendiri oleh anaknya Ny.N.

c. Penyimpanan makanan
Ny.N mengatakan makanan selalu disimpan dimeja makan
ditutup dengan tudung saji atau di simpan dilemari yang
tertutup.
d. Kebersihan diri
1. Keluarga Ny. E mempunyai kamar mandi sendiri berjumlah
1 buah.
2. Kebiasaan mandi Ny. N yaitu 1x/hari dengan menggunakan
sabun cair dan keramas menggunakan shampo dan
kebiasaan gosok gigi 2x/hari dengan menggunakan pasta
gigi.
3. Penggunaan alat mandi terpisah antara Ny. N dengan anak
dan cucunya, Ny. N dan keluarga menggunakan handuk
masing-masing.
4. Menurut Ny. N mengganti pakaian 2x/hari.
e. Sarana hiburan/ rekreasi keluarga
Ny. N mengatakan keluarganya setiap hari biasanya selalu
nonton tv, terkecuali Ny. N tidak suka menonton Tv, Ny.N suka
duduk di kursi di teras depan.
Ny. N dan keluarga jarang berekreasi dikarenakan faktor
ekonomi.
f. Pola eliminasi
Menurut Ny. N keluarga Ny. N biasa BAK dan BAB ke kamar
mandi yang tersedia di rumahnya sendiri. Frekuensi BAK tidak
tentu Ny. N mengatakan paling sering BAK 5-6 x/ hari tetapi
BAB antara 1-2x/hari. Pola eliminasi dilakukan secara mandiri
dan pembuangan kotoran hasil eliminasi yaitu ke septik tang
3. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga
a. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Tahap perkembangan keluarga termasuk kedalam tahap lanjut usia
dengan tugas perkembangan keluarga :
1. Mempertahankan suasana rumah yang menyenangkan
2. Adaptasi dengan perubahan kehilangan pasangan, teman,
kekuatan fisik dan pendapatan.
3. Mempertahankan keakraban suami istri dan saling merawat.
4. Mempertahankan hubungan dengan anak dan sosial
masyarakat.
5. Melakukan file review.
6. Menerima kematian pasangan, kawan dan mempersiapkan
kematian.
b. Tugas perkambangan keluarga yang belum terpenuhi yaitu Pada
tahap ini perkembangan saat ini tugas tugas yang belum terpenuhi
hanya mempertahankan ikatan keluarga antar generasi.
c. Riwayat kesehatan keluarga saat ini
1. Pola makanan
Menurut penuturan Ny. N, pola makan Ny. N tidak teratur
kadang-kadang mulai makan pada jam 08.00 WIB . Ny. N
mengatakan sudah menjadi kebiasaan menunda-nunda makan
karena Ny.N tidak memasak sendiri. Ny. N hanya menunggu
makanannya di sediakan dan matang yang di masak oleh
anaknya, yang akhirnya menyebabkan penyakitnya kambuh
kembali perut terasa perih, nyeri, kembung dan mual.
2. Makan sayur dan buah setiap hari
Menurut Ny. N setiap hari anaknya Ny.N selalu memasak sayur
seperti sayur tahu, sayur soup serta sayur yang menggunakan
santan. Buah-buahan yang selalu dimakan yaitu jeruk, apel,
semangka dan mangga.
d. Riwayat kesehatan sebelumnya
Ny. E pernah dirawat di klinik akibat penyakit gastritis selama
± 1 minggu.
4. Data Lingkungan
- Rumah
Tipe rumah/ status : Rumah milik sendiri
Tipe ukuran :6mx6m
Jenis : Permanen
Jumlah ruangan : 1 ruang tamu/ruang tv, 3 kamar, 1 wc ,
1 dapur .
Kondisi kesehatan rumah : Rumah Ny. N sudah cukup bersih.
Jarak dengan fasilitias : 250 m
kesehatan

a. Ventilasi
- Ruang tamu dan ruang tengah memiliki 2 ventilasi berbentuk persegi
panjang dengan ukuran panjang 60 cm lebar 40 cm ,sirkulasi udara
dapur dari celah ventilasi dengan luas lantai panjang 6 m2 dan lebar 6
m2.
- Ruang kamar 1 memiliki 1 ventilasi dengan panjang 40 cm dan lebar 60
cm,sirkulasi udara kamar 1 dari celah ventilasi luas lantai panjang 3m2
dan lebar 3 m2.
- Ruang kamar 2 memiliki ventilasi dengan panjang 40 cm dan lebar 60
cm,sirkulasi udara kamar 2 dari celah ventilasi luas lantai panjang 4 m2
dan lebar 4 m2.
- Ruang kamar 3 memiliki ventilasi dengan panjang 40 cm dan lebar 60
cm,sirkulasi udara kamar 3 dari celah ventilasi luas lantai panjang 3 m2
dan lebar 3 m2.
- Ruang dapur memiliki ventilasi dengan panjang 30 cm dan lebar 20
cm,sirkulasi udara dapur dari celah ventilasi luas lantai panjang 3 m2
dan lebar 4 m2.
- Kamar mandi memiliki ventilasi dengan panjang 40 cm dan lebar 40
cm,sirkulasi udara kamar mandi dari celah ventilasi luas lantai panjang
4 m2 dan lebar 6 m2.

b. Pencahayaan
- Pada ruang tamu cahaya masuk pada pukul 06.00 WIB dan
keluar pada pukul 17.30 WIB. Pada siang hari tampak terang
oleh cahaya.
- Pada ruang kamar 1 cahaya tidak masuk pada pukul 06.00 WIB
dan dan tidak keluar pada pukul 17.30 WIB. Pada siang hari
tampak terang oleh cahaya.
- Pada ruang kamar 2 cahaya tidak masuk pada pukul 06.00 WIB
dan tidak keluar pada pukul 17.30 WIB. Pada siang hari tampak
terang oleh cahaya.
- Pada ruang kamar 3 cahaya tidak masuk pada pukul 06.00 WIB
dan tidak keluar pada pukul 17.30 WIB. Pada siang hari tampak
terang oleh cahaya.
- Pada ruang kamar mandi cahaya tidak masuk pada pukul 06.00
WIB dan keluar pada pukul 17.30 WIB. Pada siang hari tampak
terang oleh cahaya.
- Pada ruang dapur cahaya masuk pada pukul 06.00 WIB dan
keluar pada pukul 17.30 WIB. Pada siang hari tampak terang
oleh cahaya.
c. Penerangan dirumah Ny. E menggunakan lampu neon dan mampu
digunakan untuk membaca dalam jarak ± 30 cm.
d. Kebersihan lingkungan
Penataan rumah Ny. N kurang rapih, baju tidak disimpan di
tempatnya.
e. Jamban keluarga
Keluarga Ny. N memiliki 1 buah kamar mandi yang berada di
dalam rumah dilengkapi dengan bak mandi, keran air dan kloset.
f. Sumber air minum
Keluarga Ny. N minum bersumber dari sumur, keadaan air tidak
berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa.
g. Pembuangan limbah
Limbah rumah tangga biasanya tersalurkan melalui selokan yang
ada deket rumah tetapi untuk pembuangan hasil eliminasi dibuang
ke seftik tang.
h. Pembuangan sampah
Keluarga Ny. N selalu membuang sampah pada tempat yang telah
disediakan di rumahnya, lalu sampah disimpan di depan untuk
dibuang oleh petugas sampah.
i. Pemanfaatan halaman
Ny. N tidak mempunyai halaman.
j. Denah Rumah
Skala 1 : 100

S
4
2

B T
3 5 6 m2

U
1
6

6 m2
Keterangan :
1 : Kamar
2 : Kamar
3 : Ruang tamu dan ruang Tv
4 : Kamar
5 : Kamar Mandi
6 : Dapur
1. Karakteristik tetangga dan komunitasnya
Ny. N mengatakan hubungan dengan tetangga sangat baik satu
sama lain saling menghargai dan saling menghormati.
2. Mobilisasi geografis keluarga
Keluarga Ny. N adalah penduduk asli yang menetap di kp.
Kebon jeruk dan tidak pernah pindah rumah. Letak rumah
dekat dengan jalan raya dan mudah dijangkau oleh kendaraan
karena rumahnya tidak jauh dari jalan raya.
3. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Keluarga Ny. N mengatakan setiap ada acara keluarga mereka
sering berkumpul apalagi saat hari raya semua keluarga besar
berkumpul di rumahnya. Tetangga setempat sering datang
berkunjung ke rumah Ny. N untuk menjalin silaturahmi.
5. Sistem pendukung keluarga
Ny. N memiliki keluarga yang berada disekitar rumahnya
sehingga sewaktu-waktu dapat dimintai bantuan. Ny. N tidalk
memiliki kartu ASKES untuk jaminan kesehatannya. Jika ada
anggota keluarga yang sakit termasuk dirinya selalu berobat ke
klinik atau puskesmas terdekat.
6. Struktur Keluarga
a. Struktur peran
- Ny. N berperan sebagai ibu dan seorang nenek bagi cucunya
, berperan sebagai, pendidik, pelindung, dan pemberi rasa
aman, serta sebagai anggota masyarakat dari
lingkungannya.
- Tn. H berperan sebagai seorang ayah, seorang menantu
berperan sebagai seorang pelindung, pemberi rasa aman,
sebagai pendidik untuk anak dan istrinya serta sebagai
anggota masyarakat dari lingkungannya.
- Ny. N sebagai seorang ibu dan seorang anak berperan
sebagai pelindung, pendidik, pengurus serta sebagai
anggota masyarakat dari lingkungannya.
- Tn. Y sebagai anak dan cucu dari Ny. N, sebagai seorang
suami dan sebagai pelindung dan pendidik kepada istrinya
serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya.
- An. C sebagai seorang anak dan cucu. Sebagai seorang
pelajar serta sebagai anggota masyarakat dari
lingkungannya.
- Ny.N sebagai seorang istri dari Tn. Y ,sebagai seorang
menantu serta sebagai anggota masyarakat dari
lingkungannya.
b. Nilai atau norma keluarga
Ny. N mengatakan sudah terbiasa menanamkan kepada
anak-anaknya sikap hormat menghormati pada yang lebih
tua dan menghargai pada yang lebih muda. Pada saat
berangkat sekolah atau mengaji anaknya terlihat suka
mengucapkan salam. Keluarga Ny. N menganut agama
islam dan menjalankan kehidupan sesuai dengan syariat
islam. Keluarga Ny. N menganut norma dan adat yang ada
disekitarnya misalnya menjenguk tetangga yang sedang
sakit. Adat atau kebudayaan yang dianut adalah adat sunda.
c. Pola komunikasi keluarga
Keluarga Ny. N dalam berkomunikasi menggunakan bahasa
sunda terkadang bahasa indonesia. Keluarga Ny. N
mempunyai kebiasaan berkomunikasi setiap waktu.
B. Struktur kekuatan keluarga
Dalam keluarga Ny. N yang selalu mengambil keputusan terhadap
suatu masalah adalah Tn. H.
7. Fungsi keluarga
a. Fungsi Afektif
Keluarga Ny. N sangat menjunjung tinggi sikap saling menghargai,
menghormati, dan peduli terhadap orang lain. Sehingga terjadi
kehangatan keluarga dan tercipta pada masing-masing anggota
keluarga.
b. Fungsi Perawatan Keluarga
Keluarga mampu mengenal masalah kesehatan, Keluarga Ny. N
tidak mampu mengenal masalah kesehatan yang dirasakanya
terbukti Ny. N mengatakan “ saya tidak tahu apa itu maag”.
Kemampuan mengambil keputusan mengenai tindakan kesehatan,
pada saat kambuh Ny. N selalu meminum obat yang tersedia .
Apabila tidak sembuh dengan obat yang telah tersedia Ny. N selalu
pergi diantar oleh anaknya berobat ke klinik.
Kemampuan merawat anggota keluarga yang sakit, Keluarga Ny. N
pada saat ada anggota keluarga yang sakit termasuk pada Ny. N
sendiri tidak mengetahui bagaimana cara perawatan pada Ny. N
selain diberi obat atau dibawa ke klinik.
Kemampuan keluarga untuk memelihara dan memodifikasi
lingkungan rumah yang sehat, Keluarga Ny. N menyadari bahwa
lingkungan yang bersih dan sehat dapat mencegah terjadinya
penyebaran berbagai jenis penyakit. Lingkungan rumah Ny. N
tampak bersih karena selalu dibersihkan setiap hari oleh keluarga
Ny. N.
Kemampuan menggunakan fasilitas kesehatan, Ny. N mengatakan
keluarganya selalu menggunakan fasilitas kesehatan seperti rumah
sakit, klinik , dan puskesmas terdekat.
c. Fungsi Reproduksi
Ny. N sudah mengalami menopause.
d. Fungsi ekonomi
Keluarga Ny. N mendapatkan uang dari Tn. H yaitu sebagai kepala
keluarga, uang yang di dapat dari hasil kerja keras yang dipakai
untuk keperluan hidup sehari-hari terkadang Ny. N mendapatkan
uang dari anak-anaknya dan keluarga sudah melakukan tugasnya
dalam fungsi ekonomi.
e. Fungsi pendidikan
Keluarga Ny. N menyekolahkan semua anaknya dengan tujuan
agar anaknya menjadi anak yang berpendidikan dan bisa menata
masa depan agar lebih baik dari kedua orang tuanya dikarenakan
Ny. N tidak sekolah.
f. Fungsi sosialisasi
Keluarga Ny. N mengatakan tidak ada masalah dalam melakukan
hubungan sosial dengan orang lain. Keluarga Ny. N terlihat saling
menghormati dan menghargai demgan orang lain dan Ny. N
terlihat ramah.
g. Fungsi religius
Keluarga Ny. N beragama islam dan menjalankan kehidupan sesuai
dengan syariat islam. Menurut Ny. N pada saat keluarganya
mendapatkan masalah Ny. N selalu berdoa kepada allah SWT dan
selalu bersabar karena Ny. N yakin yang mengatur adalah allah
SWT.
8. Stress dan koping keluarga
a. Stressor jangka pendek
Ny. N mengatakan selalu khawatir karena Ny. N takut penyakit
maag yang dideritanya kambuh kembali dan Ny. N tidak ingin di
rawat di klinik akibat terjadinya kambuh.
b. Stressor jangka panjang
Ny. N ingin berkumpul dengan keluarganya dalam keadaan sehat
Ny. N tidak ingin berkumpul dengan keluarga besarnya dalam
keadaan sakit.
h. Kemampuan keluarga berespon terhadap stress
Ny. N telah berulangkali memeriksakan kesehatannya ke klinik dan
Puskesmas Tarogong jika Ny. N mengalami kekambuhan, ternyata
berobat ke puskesmas dan klinik ada hasilnya.
i. Pemeriksaan fisik tiap anggota keluarga
- Ny. N
Kesadaran : composmentis
Tanda-tanda vital ;
TD : 140/90 mmHg
P : 75x/menit
R : 24x/menit
S : 36,6 oC
GCS : E: 4 M: 5 V:6 = 15
- Kepala
Rambut sudah berwarna putih (ber uban), distribusi rambut tidak

merata, tidak terdapat kerontokan, keadaan kulit kepala bersih,

tidak terdapat ketombe dan tidak terdapat lesi.


- Mata
Mata kanan dan kiri simetris, kedua mata mengalami katarak ,

sclera berwarna putih, konjungtiva merah muda, tak terdapat

edema pada palpebra, bola mata dapat digerakan ke segala arah

(atas, bawah, samping kiri, samping kanan), refleks pupil baik

terbukti pupil mengecil saat dilewatkan cahaya senter, kelopak

mata dapat membuka dan menutup dengan sempurna, tak terdapat

secret.
Fungsi penglihatan kurang baik terbukti klien apabila membaca

tulisan di buku dengan benar pada jarak kurang lebih 30 cm klien

harus memakai alat bantu kacamata.


- Telinga
Bentuk telinga kanan dan kiri simetris, lubang telinga bersih, tak

terdapat serumen, tak terdapat perdarahan, tidak terdapat luka

atau peradangan, fungsi pendengaran baik terbukti klien dapat

memberikan jawaban yang sesuai dengan pertanyaan pemeriksa.


- Mulut
Mulut : Bibir simetris antara bibir atas dan bawah, bibir kering,

berwarna merah kehitaman, mukosa berwarna merah muda, gusi

tidak terdapat pembengkakan, tidak ada perdarahan ataupun


nyeri, jumlah gigi tidak lengkap 20 buah, terdapat caries, gigi

berwarna putih kekuningan,


Kerongkongan : Tidak terdapat pembesaran tonsil, tak terdapat

nyeri telan, kemampuan menelan baik terbukti klien dapat

menelan dengan mudah, tidak tercium bau mulut.


- Leher
Tidak terdapat pembesaran kelenjar tiroid, tak terdapat

pembesaran kelenjar getah bening, tidak terdapat kekakuan, per-

gerakan baik.

- Sistem Integumen

Kulit : Warna sawo matang, turgor tidak baik terbukti setelah

dicubit kulit tidak dapat kembali ke keadaan semula dalam

waktu 2 detik, kulit bersih tak terdapat lesi, tidak terdapat

tanda-tanda peradangan, Suhu = 36.6 o C.

Kuku : Kuku bersih dan pendek, tidak terdapat cyanosis, tidak

terdapat clubbing finger. CRT <2 detik ( tidak normal ).

- Sistem Pernafasan

Hidung : Bentuk hidung kiri dan kanan simetris, tidak terdapat

deformitas, lubang hidung bersih, tidak terdapat secret

ataupun perdarahan, tidak terdapat lesi ataupun tanda-

tanda peradangan, fungsi penciuman baik terbukti klien

dapat mengetahui bau kayu putih.


Dada : Tidak terdapat kelainan bentuk dada, tidak terdapat

retraksi kulit dada bersih, pengembangan dada sietris

antara dada kanan dan kiri.

Pola Nafas :Frekuensi pernafasan : 24 x/menit. Irama pernafasan

reguler. Bunyi pernafasan vesikuler.

- Sistem Cardiovaskuler

Bunyi jantung Lub-dub. Irama Ireguler.

Tekanan darah : 140/90 mmHg

Cyanosis : Tidak terdapat cyanosis

Clubbing finger : Tidak terdapat clubbing finger

- Sistem Gastrointestinal
Permukaan cembung, terdapat nyeri tekan, tidak terdapat kotoran,

Ny. N mengeluh apabila terjadi kekambuhan Ny. N sering

mengeluh nyeri dengan skala nyeri 3 dari rentang respon (1-5),

Ny.N juga sering mengalami perih,rasa terbakar pada perut,

terdengar bunyi timpani pada saat diperkusi.


Frekuensi BAB 1 x/hari, konsistensi lembek / padat, bising usus

10 x/menit.
- Sistem Perkemihan
Ginjal tidak teraba tidtak terdapat distensi kandung kemih, tak

terdapat nyeri tekan, frekuensi BAK 5-6 x/hari, urin berwarna

kuning jernih, klien dapat mengontrol BAK.


- Sistem Endokrin
Tidak terdapat pembesaran kelenjar tyroid, tidak terdapat

exopthalmus, tidak terdapat gangren.


- Sistem Muskuloskeletal
Ekstermitas atas : Bentuk lengan kanan dan kiri simetris, tidak

terdapat defor-mitas, tonus otot baik, kekuatan otot 4 , (dapat

melawan gravitasi tapi tidak dapat menahan tahanan pemeriksa

/lemah ), pergerakan kurang baik, lengan dapat digerakan keatas,

bawah, samping kiri dan kanan, belakang, tidak terdapat

kekakuan, terdapat sedikit tremor, tidak terdapat nyeri.


Ekstermitas bawah : Tungkai kanan dan kiri simetris, tak terdapat

deformitas, tonus otot normal, kekuatan otot 5, kaki dapat

digerakan keatas, bawah, samping kiri dan kanan, tak terdapat

kekakuan terdapat tremor.

5 5
4 4
Persendian : Tak terdapat deformitas, terdapat oedem,terdapat nyeri,

terdapat kekakuan pada persendian.

- Pengkajian Psikososial

 Sosial

Kemampuan sosialisasi klien baik, terbukti klien sering

berkomunikasi dengan tetangganya setiap hari. Sikap klien

pada orang lain baik terbukti saat pemeriksa berkunjung ke

rumahya klien menyambut dengan baik dan mempersilahkan

masuk, setiap bertemu dengan penghuni lain klien selalu

tersenyum dan menyapa dengan sopan.

 Identifikasi Masalah Emosional


Klien mengeluh sulit untuk tidur terutama saat timbul

pusing dan sakit kepala

masalah emosional (-) Negatif.

- Pengetahuan Tentang Penyakit


klien telah mengetahui tentang penyakitnya,Klien tidak

mengetahui bahaya yang dapat ditimbulkan.


 Pengkajian Spiritual
Klien beragama Islam, klien selalu menjalankan sholat 5 waktu,

sholat sunat dan berdzikir setelah sholat. Klien meyakini bahwa dia

akan mati, klien mengatakan bahwa kematian itu rahasia Allah dan

dapat terjadi kapan saja bila Allah menghendaki.


 Pengkajian Fungsional Klien

 Katz Indeks


Klien termasuk ke dalam kategori A mandiri dalam makan,
kontinensial (BAB, BAK), berpakaian, pergi ke toilet,
berpindah dan mandi.
Barthel Indeks
Format Isian Berthel Indeks Ny. N
No Dengan
KRITERIA Mandiri Keterangan
Bantuan
1 Makan 5 10 Frekuensi : 3 x/hari
Jumlah : 1 porsi
Jenis : Nasi + lauk pauk
2 Minum 5 10 Frekuensi : tidak tentu
Jumlah : 3-4 gelas
Jenis : air
putih,the,kopi,susu
3 Berpindah dari kursi roda 5-10 15
ke tempat tidur dan
sebaliknya
4 Personal toilet (cuci muka, 0 5 Frekuensi :
me-nyisir rambut, gosok Cuci muka : 5 x/hari
gigi)
5 Keluar masuk toilet 5 10 Menyisir rambut : tidak
(mencuci pakaian, tentu
menyeka tubuh, menyiram) Gosok gigi : 3 x/hari
6 Mandi 5 15 Frekuensi : 2 x/hari
7 Jalan dipermukaan datar 0 5
8 Naik turun tangga 5 10
9 Mengenakan pakaian 5 10
10 Kontrol BAB 5 0 Frekuensi : 1 x/hari
Konsistensi : lembek
padat
11 Kontrol BAK 5 10 Frekuensi : 4-6 x/hari
12 Olahraga atau latihan 5 10 Frekuensi : 4 x/minggu
Jenis : Jln santai
13 Rekreasi / pemanfaatan 5 20 Frekuensi : 20-30 menit/
waktu luang hari
Jenis : nonton TV

Klien termasuk mandiri dengan skor 130

- Pengkajian Status Mental

- SPMSQ (SHORT PORTBLE MENTAL STATU QUESTIONER)

Format Identifikasi Tingkat Kerusakan Intelektual Ny. N


BENAR SALAH
 1 Tanggal berapa hari ini
 2 Hari apa sekarang ini
 3 Apa nama tempat ini
 4 Dimana alamat anda
 5 Berapa umur anda
 6 Kapan lahir anda
 7 Siapa presiden Indonesia sekarang
 8 Siapa presiden Indonesia sebelumnya
 9 Siapa nama Ibu anda
 10 Kurangi 3 dari 20 dan tetap
Jumlah : 10 Jumlah : 0

Fungsi intelektual utuh : Dengan skore Benar = 10 Salah = 0

- MMSE (Mini Mental Status Exam)

Format Isian MMSE Ny. N


Nilai Nilai.
NO JENIS KRITERIA
Maximun Klien
1 Orientasi 5 5 Menyebutkan dengan benar :
 Tahun  Hari
 Musim  Bulan
 Tanggal
Orientasi 5 5 Dimana kita berada sekarang
o Negara : Indonesia
o Propinsi : Jawa Barat
o Kota : Garut
o Kecamatan : Tarogong Kaler
o Desa : Tanjung Kamuning
2 Registrasi 3 3 Sebutkan nama 3 objek 1 detik untuk me-
ngatakan masing-masing objek. Kemudian
tanyakan kepada klien ke 3 objek tadi
o Objek Piring
o Objek Gelas
o Objek Lemari
3 Perhatian 3 3 Minta klien untuk memulai dari angka 100
dan kalkulasi kemudian dikurangi 7 sampai 5 kali/tingkat
 93  79  65
 86  72
4 Mengingat 3 3 Minta klien untuk mengulangi ketiga objek
pada no.dua
5 Bahasa 9 9 Tanyakan pada klien suatu benda dan
tanyakan namanya pada klien :
 Jam tangan
 Pensil
Minta klien untuk mengulangi kata berikut
tak ada, jika, dan, atau, tetapi, bila bener,
nilai 1 point
- Pernyataan benar 2 buah : takada, tetapi
minta klien untuk mengikuti perintah
berikut yang terdiri dari 3 langkah :
o Ambil kertas
o Lipat 2
o Taruh di lantai
Perintah klien untuk
o Tutup mata anda
Perintah pada klien untuk menulis 1
kalimat dan menyalin gambar
o Tulis satu kalimat
o Menyalin gambar
NILAI TOTAL 27

Aspek kognitif dari fungsi mental baik dengan skore 27


a. Tn. Y
Tanda-tanda vital :
TD : 120/80 mmhg
P : 85x/menit
R : 20x/menit
S : 37,5 oC
b. Tn. H
Tanda-tanda vital :
TD : 90/70
P : 87x/menit
R : 23x/menit
S : 35,8 o C

c. Ny. N
Tanda-tanda vital :
TD : 120/70
P : 87x/menit
R : 23x/menit
S : 35,8 o C
d. Ny. N
Tanda-tanda vital :
TD : 120/80 mmhg
P : 84x/menit
R : 21x/menit
S : 37,7 oC
e. An. C
Tanda-tanda vital :
TD : 110/90 mmhg
P : 92x/menit
R : 25x/menit
S : 36,7 oC
9. Harapan Keluarga
Keluarga Ny. N berharap Ny. N selalu diberikan kesehatan oleh Allah
SWT dan berharap keluarganya semakin harmonis, dan sejahtera. Ny.
N berharap keluarganya selalu dalam lindungan allah SWT dan sehat
Ny. N selalu berdoa berharap agar anaknya menjadi anak-anak yang
soleh dan sholehah.
1. Analisa Data
No Data senjang Problem Etiologi
1 DS: Gangguan rasa nyaman Ketidakmampuan keluarga
 Ny. N mengatakan nyeri pada Ny. N akibat dalam mengenal gangguan
nyeri dan perih Gastritis. rasa nyaman nyeri pada
pada bagian perut. Ny. N akibat gastritis.
 Ny. N mengatakan
mual Ketidakmampuan keluarga
 Ny. N mengatakan dalam merawat anggota
tidak tahu apa itu keluarga yang mengalami
penyakit Maag. gastritis.
 Ny. N tidak tahu
tanda dan gejala
penyakit maag.
 Ny. N tidak tahu
akibat lanjut dari
penyakit maag.
 Ny. N tidak
mengetahui apa
saja yang dapat
mengakibatkan
maag dari segi
makanan maupun
pola kesehatan
yang dapat
memperberat
penyakitnya.
 Ny. N mengatakan
kalau terasa sakit
sering minum obat
yang tersedia atau
pergi ke
puskesmas/klinik.
DO:
T : 140/90 mmHg
P : 75x/menit
R : 24x/menit
S : 36,6º C
- Adanya distensi .
2 DS : Gangguan pemenuhan  Ketidakmampuan keluarg
 Ny. N mengatakan kebutuhan nutrisi pada a dalam mengenal
sering mual-mual. Ny. N akibat gastritis. gangguan pemenuhan
 Ny. N mengatakan kebutuhan nutrisi pada
makan sering akan Ny. N akibat gastritis.
tetapi tidak teratur.
 Ny. N mengatakan  Ketidakmampuan
tidak tahu tentang keluarga dalam merawat
resiko gangguan kebutuhan
terjadinya ganggua nutrisi pada Ny. N akibat
n Gastritis.
pemenuhan kebutuh
an nutrisi akibat
makan yang tidak
teratur.
 Ny. N mengatakan
tidak tahu tentang
caramerawat bila te
rjadi mual.
 Ny. N mengatakan
tidak tahu tentang
makanan yang
bergizi.
 Makan ½ porsi
DO :
 Mukosa bibir
kering
 Klien Tampak
lemas
3. DS : Resiko tinggi terjadinya - Ketidakmampuan
- Keluarga penyakit pada keluarga keluarga dalam
mengatakan akibat ventilasi dan mengenal masalah
venilasi dan pencahyaan tidak pemeliharaan lingkungan
pencahayaan sesuai dengan standar rumah
dirumahnya kesehatan pada  Ketidakmampuan
kurang. keluarga Ny. N. keluarga dalam merawat
- Keluarga lingkungan rumah
mengatakan
pengap bila
memasuki rumah
- Keluarga
mengatakan
rumahnya
terhalang oleh
rumah tetangga.
DO :
- Rumah klien
pengap
- Ventilasi dan
pencahayaan
kurang dan belum
sesuai dengan
standar kesehatan.
2. Rumusan masalah
a. Aktual :
 Gangguan rasa nyaman nyeri akibat gastritis
 Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi akibat
gastritis
b. Resiko
Resiko terjadinya penyakit pada keluarga akibat
ventilasi dan pencahyaan tidak sesuai dengan standar
kesehatan
c. Potensial
-
3. Prioritas Masalah
a. Gangguan rasa nyaman nyeri akibat Gastritis
No Kriteria Perhitungan Score Pembenaran
1 Sifat masalah Karena masalah sangat
Skala : dirasakan oleh Ny. N
 Aktual 3/3 x 1 1
 Resiko
 Potensial
2 Kemungkinan 2/2 x 1 2 Hanya sebagian karena
masalah dapat tingkat pengetahuan
dicegah yang dimiliki keluarga
Skala : kurang serta sumber
 Dengan dana untuk perawatan
mudah keluarga Ny. N tersedia.
 Hanya
sebagian
 Tidak dapat
3 Potensi masalah Cukup, karena gastritis
untuk dicegah dapat dicegah bila pola
Skala : makan teratur dan dijaga
2/3 x 1 2/3
 Tinggi
 Cukup
 Rendah
4 Menonjolnya Masalah harus segera
masalah ditangani karena
Skala : menurut klien apabila
 Masalah tidak segera ditangani
berat harus akan mengganggu
ditangani aktivitas serta takut
 Ada 2/2 x 1 1 terjadinya kronis.
masalah tapi
tidak segera
ditangani
 Masalah
tidak
dirasakan
4 2/3
2. Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi akibat gastritis

No Kriteria Perhitungan Score Pembenaran


1 Sifat masalah Resiko, karena masalah
Skala : tidak sedang terjadi,
 Aktual apabila tidak dilakukan
 Resiko 2/3 x 1 2/3 tindakan akan terjadi
 Potensial gangguan pemenuhan
kebutuhan nutrisi.
2 Kemungkinan Hanya sebagian, karena
masalah dapat memerlukan waktu yang
dicegah cukup lama dan kerja
Skala : sama dengan keluarga
 Dengan 2/2 x 2 2 klien, fasilitas layanan
mudah kesehatan dekat dan
 Hanya tidak memerlukan biaya
sebagian yang mahal
 Tidak dapat
3 Potensi masalah Cukup, karena dapat
untuk dicegah diatasi setelah keluarga
Skala : tahu tentang penanganan
 Tinggi masalah. Perseprsi
2/3 x 1 2/3
 Cukup keluarga cukup
 Rendah mendukung pada
masalah.

4 Menonjolnya Masalah tidak dirasakan


masalah keluarga mengatakan
Skala : tidak tahu
 Masalah
berat harus
ditangani
 Ada 2/2 x 1 1
masalah tapi
tidak segera
ditangani
 Masalah
tidak
dirasakan
3 2/3
3. Resiko tingginya terjadinya penyakit pada keluarga akibat ventilasi dan

pencahyaan tidak sesuai dengan standar kesehatan

No Kriteria Perhitungan Score Pembenaran


1 Sifat Masalah Resiko, karena
Skala : keadaan lingkungan
 Aktual rumah yang kotor
 Resiko 2/3 x 1 2/3 akan dapat
 Potensial mendatangkan
penyakit.
2 Kemungkinan masalah Hanya sebagian,
dapat diubah karena dengan
Skala : ekonomi yang rendah
- Dengan mudah hanya sebagian yang
- Hanya sebagian 1/2 x 2 1 dapat dirubah
- Tidak dapat

Potensial Masalah untuk


3 Cukup, karena
dicegah
dengan penyuluhan
Skala :
dan kesadaran
- Tinggi
keluarga maka
- Cukup 2/3 x 1 2/3 masalah dapat
- Rendah dicegah.
4
Menonjolnya Masalah
Skala :
 Masalah berat
harus ditangani
 Ada masalah tapi
tidak segera Ada masalah tetapi
ditangani 1/2 x 1 1/2 tidak segera
 Masalah tidak ditangani, karena
dirasakan keluarga Ny. H tidak
mampu
Jumlah 2 5/6

2. Diagnosa Keperawatan Berdasarkan Prioritas


- Gangguan rasa nyaman nyeri akibat gastritis pada Ny. N

berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat Ny. N yang

mengalami gangguan rasa nyaman nyeri akibat gastritis.

 Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi akibat gastritis pada Ny. N

berhubungan dengan Ketidakmampu-an keluarga dalam mengenal

gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi akibat gastritis.

 Resiko terjadinya penyakit pada keluarga Ny.N berhubungan dengan

ventilasi dan pencahyaan tidak sesuai dengan standar kesehatan.


Diagnosa Tujuan
No Kriteria Standart Intervensi
Keperawatan Umum Khusus
3 DS : Setelah TIK 1 Respon verbal: Ciri-ciri rumah sehat : 1. Diskusikan bersama keluarga
- Keluarga dilakukan Setelah Keluarga mampu 1. Ruangan rumah cukup Ny. N tentang ciri-ciri rumah
mengatakan pembinaan dilakukan menyebutkan 3 dari luas dan tidak padat sehat.
venilasi dan selam 3 pembinaan 6 ciri-ciri rumah penghuninya. 2. Berikan kesempatan kepada
pencahayaan hari, sela 1 x 20 sehat. 2. Setiap ruangan harus keluarga untuk menyebutkan
dirumahnya keluarga menit, memiliki jendela kembali tentang ciri-ciri rumah
kurang. Ny. N keluarga Ny. lubang angin dan sinar sehat.
- Keluarga dapat N mampu: matahari dapat masuk 3. Berikan penkes mengenai rumah
mengatakan mengatasi Mengenal ke ruangan rumah. sehat dan rumah sesuai dengan
pengap bila resiko masalah 3. Memiliki kakus, standar kesehatan.
memasuki terjangkitn resiko saluran air limbah dan
rumah ya terjangkitny air hujan, tempat
- Keluarga penyakit a penyakit sampah, lubang asap
mengatakan secara dapur, air bersih.
rumahnya mandiri 4. Dinding dan lantai
terhalang kering.
oleh rumah 5. Halaman dan
tetangga. pekarangan rumah
DO : bersih.
- Rumah klien 6. Kandang ternak
pengap terpisah  10 m dari
Ventilasi dan rumah.
pencahayaan
kurang dan TIK 2 Respon verbal: Cara merawat rumah 1. Diskusikan bersama keluarga
belum sesuai Setelah Keluarga Ny. N yang sehat : Ny. N mengenai cara perawatan
dengan dilakukan mampu 1. Membersihkan rumah sehat
standar penyuluhan menyebutkan 4 dari halaman dan 2. Berikan penjelasan bahwa
kesehatan. dan cara perawatan pekarangan rumah tiap rumah sehat bukanlah rumah
demonstrasi rumah sehat hari. yang harus mewah
selama 2 x 2. Membuang sampah 3. Evaluasi hasil diskusi dengan
15 menit setiap hari. keluarga Ny. N .
keluarga 3. Membuka jendela
mampu rumah tiap hari.
melakukan 4. Menyapu dan
perawatan mengepel rumah tiap
rumah hari.
5. Menguras dan
membersihkan bak
mandi 1 minggu
sekali.

1. Motivasi keluarga Ny. N untuk


Respon Sikap: Keluarga akan mau merubah kebiasaan dan
Keluarga Ny. N mau melakukan perubahan mau melakukan perubahan
merubah kebiasaan kebiasaan dan mau untuk mewujudkan rumah yang
dan mau mewujudkan rumah yang sehat
mewujudkan rumah sehat. 2. Berikan respon positif kepada
yang sehat keluarga Ny.N

1. Demonstrasikan bersama
Respon Psikomotor Demontrasi cara merawat keluarga Ny. N tentang teknik
Keluarga Ny. N rumah yang sehat : Cara merawat rumah yang sehat.
mampu melakukan 1. Membersihkan 2. Diskusikan dengan keluarga
perubahan untuk halaman dan teknis tersebut.
mewujudkan pekarangan rumah tiap 3. Bantu keluarga untuk
perumahan yang hari. melakukan sendiri.
sehat dan mampu 2. Membuang sampah
melakukan setiap hari.
perawatan terhadap 3. Menguras dan
rumah. membersihkan bak
mandi 1 minggu
sekali.
4. Membuka jendela
rumah tiap hari.
5. Menyapu dan
mengepel rumah tiap
hari.
Diagnosa Tujuan
NO. Tanggal Implementasi Evaluasi
Keperawatan Umum Khusus
3 14 DS : 1. Mendiskusikan S:
desember - Keluarga Setelah dilakukan Setelah dilakukan bersama keluarga Ny. - Keluarga Ny. N
2016 mengatakan pembinaan selam 3 pembinaan sela 1 x N mengenai ciri-ciri mengenali ciri-ciri
venilasi dan hari, keluarga Ny. N 20 menit, keluarga rumah sehat dan cara rumah sehat
pencahayaan dapat mengatasi Ny. N mampu: perawatan rumah - Keluarga Ny. N
mengatakan akan
dirumahnya resiko terjangkitnya Mengenal masalah sehat
membiasakan
kurang. penyakit secara resiko terjangkitnya 2. Memotivasi keluarga perawatan rumah sehat
- Keluarga mandiri. penyakit. Ny. N untuk mau O : Keluarga Ny. N
mengatakan merubah kebiasaan memperhatikan saat
pengap bila dan mau melakukan diskusi berlangsung.
memasuki rumah perubahan untuk A : masalah teratasi
- Keluarga mewujudkan rumah
mengatakan yang sehat
rumahnya 3. Memberikan respon
terhalang oleh positif.
rumah tetangga. 4. Mengevaluasi hasil
DO : diskusi
 Rumah klien
pengap Ventilasi S:
dan pencahayaan Keluarga Ny. H Keluarga Ny. N
kurang dan belum mampu 1. Mendiskusikan menyebutkan kembali 4
sesuai dengan menyebutkan cara bersama keluarga Ny. dari 6 ciri-ciri rumah
standar kesehatan. perawatan rumah N mengenai cara sehat, dan menjelaskan
sehat perawatan rumah cara perawatan rumah
sehat sehat
2. Memberikan O:
penjelasan bahwa Keluarga Ny. H
rumah sehat bukanlah memperhatikan saat
rumah yang harus diskusi berlangsung.
mewah A : masalah teratasi