Vous êtes sur la page 1sur 7

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

..................................................

PEMBUKAAN
Mencerdaskan kehidupan bangsa dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan pancasila. Cikal bakal kehidupan
masyarakat yang cerdas adalah mendapatkan pendidikan yang layak, meningkatkan minat
dan gemar membaca sebagai modal dasar pembangunan nasional yang harus berjalan
seiring dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, yaitu dengan cara
menumbuhkan minat membaca masyarakat melalui pendayagunaan taman bacaan dan
juga penyediaan fasilitas penunjang bagi masyarakat di daerah pedalaman.

Sehubungan dengan hal itu, disusunlah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
sebagai Pedoman.

ANGGARAN DASAR

BAB I
NAMA, WAKTU DAN KEPENDUDUKAN
Pasal 1
NAMA
Organisasi ini bernama Komunitas Sudut Jambi (KSJ) yang berkedudukan di Jambi,
didirikan pada ....................2018 di Kota Jambi

Pasal 2
WAKTU DAN KEDUDUKAN
(1) Komunitas Sudut Jambi dibentuk pada.................
(2) Komunitas Sudut Jambi berkedudukan di Kota jambi

BAB II
ASAS
Pasal 3
Komunitas Sudut Jambi berazaskan PANCASILA dan berdasarkan UNDANG-UNDANG
DASAR 1945

BAB III
VISI, MISI DAN TUJUAN
Pasal 4
VISI
Adapun Visi dari Komunitas Sudut Jambi (KSJ) adalah terlibat dalam upaya
mencerdaskan kehidupan bangsa yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
Pasal 5
MISI
(1) Mendorong tumbuhnya gerakan sosial pendidikan khususnya di provinsi jambi
(2) Mendorong terciptanya dampak berkelanjutan di daerah entitas sasaran
(3) Mewujudkan pembangunan prasarana di daerah tertinggal

Pasal 6
TUJUAN
Berdasarkan Visi dan Misi ditas, berikut merupakan tujuan dari Komunitas Sudut Jambi :
(1) Mengembangkan dan meningkatkan peran Taman Bacaan dalam pengembangan
minat dan budaya gemar membaca.
(2) Turut mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana.
(3) Menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan atau
ketidakpusan dalam hal atau pelayanan pendidikan.

BAB IV
STATUS DAN HUBUNGAN ORGANISASI
Pasal 7
STATUS
Komunitas Sudut Jambi (KSJ) berstatus independen dan tidak berafiliasi dengan
organisasi lainnya.

Pasal 8
HUBUNGAN ORGANISASI
(1) Komunitas Sudut Jambi merupakan organisasi yang menghimpun anggotanya
untuk peduli terhadap segala bentuk pendidikan baik formal maupun non formal.
(2) Komunitas Sudut Jambi membangun kerjasama dan kemitraan dengan :
- Dinas Pendidikan
- Organisasi/Komunitas Lainnya di Jambi
- Instansi Pemerintah maupun Swasta

BAB V
KEANGGOTAAN
Pasal 9
PERSYARATAN
(1) Anggota KSJ adalah warga negara Indonesia dan atau warga negara Asing yang
peduli terhadap segala bentuk Pendidikan baik formal maupun non formal.
(2) Anggota KSJ terdiri dari :
a. Anggota biasa adalah anggota yang terdaftar
b. Anggota luar biasa adalah warga yang dinilai memahami tujuan dan perjuangan
KSJ yang menjadi simpatisan
c. Anggota kehormatan adalah pejabat negara/pemerintah, swasta, sipin,
kepolisian dan militer atau tokoh masyarakat yang berjasa terhadap pembinaan
dan pengembangan KSJ.
Pasal 10
HAK
(1) Anggota biasa :
a. Hak berbicara dan hak suara
b. Hak memilih dan dipilih
c. Hak membela diri
(2) Anggota Luar Biasa
a. Hak bicara
b. Hak Memilih
(3) Anggota Kehormatan
a. Hak bicara

Pasal 11
KEWAJIBAN
Setiap anggota memiliki kewajiban untuk :
(1) Menjunjung tinggi nama dan kehormatan Komunitas.
(2) Menaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, serta peraturan Komunitas
dan Keputusan Komunitas.
(3) Aktif mengikuti kegiatan dan menjalankan program organisasi.

BAB VI
SUSUNAN ORGANISASI
Pasal 12
STRUKTUR ORGANISASI
Pengurus Komunitas Sudut Jambi (KSJ) terdiri dari : Dewan Pendiri, Dewan
Penasehat dan Dewan Pengurus.

Pasal 13
PEMILIHAN DAN PENGANGKATAN DEWAN
(1) Dewan Pendiri adalah seseorang atau mereka yang mendirikan komunitas
(2) Dewan Penasehat adalah tokoh masyarakat yang dipilih dan diangkat melalui
Musyawarah Dewan Pengurus dan Pendiri.
(3) Dewan Pengurus adalah Dewan Pendiri atau Anggota biasa yang ditetapkan
melalui Musyawarah Dewan Pendiri dan dipilih melalui musyawarah Dewan
Pengurus.

BAB VII
ALAT KELENGKAPAN ORGANISASI
Pasal 14
MUSYAWARAH
Musyawarah terdiri dari Musyawarah Dewan Pengurus dan Musyawarah Dewan Pendiri.
Pasal 15
RAPAT
Rapat terdiri dari Rapat Kerja, Rapat Pleno, Rapat Dewan Pendiri, Rapat Dewan
Penasehat dan Rapat Dewan Pengurus.

BAB VIII
KUORUM DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pasal 16
KUORUM
Musyawarah dan Rapat dianggap sah bila dihadiri ½ + 1 dari jumlah peserta.

Pasal 17
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
(1) Pada dasarnya, pengambilan keputusan atas azas musyawarah untuk mufakat.

(2) Apabila tidak tercapai mufakat, keputusan diambil melalui sistem voting dan
diambil suara terbanyak.

(3) Khusus tentang perubahan Anggaran Dasar : Dapat dilakukan dalam musyawarah
Dewan Pendiri dan harus dihadiri 2/3 anggota dari dewan pendiri, keputusan
dianggap sah bila disetujui oleh 2/3 dari jumlah peserta yang hadir.

BAB IX
KEUANGAN
Pasal 18
Sumber Keuangan KSJ diperoleh dari :
(1) Iuran Anggota.
(2) Sumbangan yang tidak mengikat.
(3) Usaha yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah
Tangga.

BAB X
ATRIBUT
Pasal 19
ATRIBUT
KSJ mempunyai atribut Komunitas yang terdiri dari :
Lambang, bendera, bentuk dan materi diatur dalam Anggaran Rumah Tangga

Pasal 20
DEWAN PENDIRI
Dewan Pendiri tediri dari :
(1) Orang-orang yang mendirikan Komunitas.
(2) Pengangkatan dan pemberhentian Dewan Pendiri dilakukan oleh rapat Dewan
Pendiri dengan ketentuan usul dan berkenaan dengan itu harus memperoleh
persetujuan sekurang kurangnya 2/3 dari Dewan Pendiri.
Pasal 21
TUGAS DAN WEWENANG DEWAN PENDIRI
(1) Dewan pendiri adalah pemegang kekuasaan teringgi didalam lembaga yang
bertugas membina dan mengawasi kelangsungan hidup lembaga.
(2) Menetapkan garis-garis kebijakan umum dan sasaran dari lembaga atas inisiatif
sendiri atau atas usul Dewan Pengurus.
(3) Mengangkan dan memberhentikan Anggota, Dewan Penasehat dan Dewan
Pengurus.
(4) Melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap Dewan Penasehat dan Dewan
Pengurus.
(5) Menerima dan men-sahkan pertanggungjawaban mengenai segala usaha dan
kegiatan Dewan Penasehat dan Dewan Pengurus termasuk men-sahkan laporan
keuangan dan pertanggungjawaban keungan.
(6) Merubah, menyempurnakan dan menetapkan Anggaran Dasar.
(7) Membuat Anggaran Rumah Tangga, perubahan-perubahan dan penambahan pada
Anggaran Rumah Tangga.
(8) Membubarkan Lembaga.

Pasal 22
RAPAT DEWAN PENDIRI
(1) Rapat Dewan Pendiri diadakan sekurang-kurangnya 1 kali dalam 1 tahun dan
setiap waktu bila dianggap perlu oleh Dewan Pendiri atau atas Permintaan dari
sedikitnya 1/3 jumlah Dewan Pendiri.
(2) Rapat Dewan Pendiri dipimpin oleh salah satu Dewan Pendiri dan memenuhi
quorum 2/3 dari Dewan Pendiri.

Pasal 23
DEWAN PENGURUS
(1) Lembaga ini diurus dan dijalankan oleh Dewan Pengurus dan juga merupakan
Dewan Pelaksanaan Harian, selanjutnya dalam Anggaran Dasar ini disebut sebagai
Dewan Pengurus, terdiri dari sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang anggota dengan
susunan : Ketua, Sekretaris dan Bendahara.
(2) Anggota Dewan Pengurus harus memiliki kejujuran dan ketaatan kepada pancasila
dan Undang-Undang Dasar 1945 serta persyaratan-persyaratan lain yang di
tetapkan dalam Anggran Rumah Tangga.
(3) Dewan Pengurus diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum Anggota dan untuk
masa jabatan yang tidak ditentukan lamanya, namun tidak mengurangi hak dari
Rapat Umum Anggota untuk memberhentikan mereka sewaktu-waktu apabila
diperlukan.
(4) Anggota Dewan Pengurus berakhir karena : meninggal dunia, mengundurkan diri
dari jabatan, diberhentikan berdasarkan keputusan Rapat Umum Anggota karena
perbuatan-perbuatan yang merugikan harta dan/atau nama baik lembaga, pindah
keluar negeri selama 6 (enam) bulan berturut-turut, tidak aktif melaksanakan
tugas.
Pasal 24
TUGAS DAN WEWENANG DEWAN PENGURUS
(1) Dewan Pengurus berhak mewakili lembaga baik didalam maupun diluar atas nama
lembaga, mengikat lembaga dengan pihak lain dan menjalankan segala tindakan
pengurusan.
(2) Dewan Pengurus diangkat dan diberhentikan oleh Dewan Pendiri.
(3) Dewan Pengurus bertugas mengerjakan perogram lembaga dan memutuskan segala
sesuatu dengan mengingat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dan
keputusan Rapat Umum Anggota.
(4) Dewan Pengurus wajib mengurus, mengamati dan memelihara segala harta benda dan
hak milik lembaga sebaik-baiknya.
(5) Setiap Anggota Dewan pengurus wajib memelihara solidaritas sesama Dewan Pengurus
dan anggota lainnya dalam lingkungan lembaga.
(6) Pengeluaran surat-surat untuk kepentingan lembaga harus ditandatangani oleh Ketua
dan Sekretaris, sedangkan pengeluaran dan penerimaan uang harus ditandatangani
ketua dan bendahara.

Pasal 25
RAPAT DEWAN PENGURUS
(1) Rapat Dewan Pengurus diadakan sekurang-kurangnya satu kali dalam 3 bulan.
(2) Rapat Dewan Pengurus dipimpin oleh Ketua, dan jika ketua berhalangan hadir, maka
di wakili oleh Sekretaris.
(3) Untuk dapat mengambil keputusan yang sah, Rapat Dewan Pengurus harus dihadiri
sekurang-kurangnya ½ dari jumlah anggota Dewan Pengurus.
(4) Semua keputusan diambil dengan suara terbanyak mutlak.

BAB XI
PERATURAN RUMAH TANGGA
Pasal 26
Dewan Pengurus mengadakan Peraturan Rumah Tangga untuk hal-hal yang dianggap
perlu dan belum diatur dalam Anggaran Dasar ini, dan juga mengadakan peraturan-
peraturan lain guna kepentingan lembaga dengan persetujuan dari Rapat Umum Anggota.
Peraturan Rumah Tangga dan peraturan-peraturan lain tersebut diatas tidak boleh
bertentangan dengan Anggaran Dasar ini.

BAB XII
PERATURAN PENUTUP DAN PERALIHAN
Pasal 27
PERATURAN PENUTUP
Hal-hal yang belum cukup diatur atau dalam Anggaran Dasar ini atau dalam Peraturan
Rumah Tangga diputuskan oleh Musyawarah Anggota.
Pasal 28
PERATURAN PERALIHAN
Peraturan dan badan yang ada tetao berlaku selama belum ada perubahan dan tidak
bertentangan dengan ketentuan komunitas.

Pasal 29
PENUTUP
Hal-hal yang belum diatur dalam ANGGARAN DASAR ini akan diatur dalam ANGGARAN
RUMAH TANGGA.
Berlaku sejak tanggal ditetapkan ;
Ditetapkan di : Jambi
Pada Tanggal : 05 mei 2018