Vous êtes sur la page 1sur 1

Aspirin

Mekanisme kerja:

 Menghambat pembentukan tromboksan A2 dengan


melakukan asetilasi ireversibel enzim siklo-oksigenase.

Farmakokinetik:

 pKa: 3.5
 absorbs: cepat diserap dari lambung dan usus halus
bagian atas menghasilkan kadar salisilat plasma
puncak selama 1-2 jam.
 Waktu paruh serum: 15 menit
 Aspirin diserap secara utuh dan cepat dihidrolisis jadi
asam Asetat dan salisilat oleh esterase di jaringan dan
darah.
 Alkalinisasi urin meningkatkan laju eksresi salisilat
bebas dan konjugat-konjugatnya yg larut air
 Eksresi urin obat yang tdk berubah: <25%

Ketorolac

Farmakokinetik

 Absorbsi: ketorolak diserap cepat dengan pemberian


intramuscular dgn konsentrasi puncak setelah 50
menit.
 Dimetabolit di hati dan metabolitnya dieskresi melalui
ginjal dan ditemukan di urin (91.4%) sisanya (6.1.$
dieksresi dalam feses
 Waktu paruh: 4-10 jam
 Bioavaibilitas oral ketorolac mencapai 80-100%

Mekanisme kerja:
 Menghambat sintesa prostaglanding dengan
cara menghambat kerja COX, COX -1, & COX-2
pada jalur arachidonat tidak melalui jalur
opiate
 Menghambat kerja isoenzimCOX-1 dan COX-3