Vous êtes sur la page 1sur 6

STANDAR KOMPETENSI

Unit Kompetensi
• Kode Unit
Kode unit kompetensi berjumlah 12 (dua belas)
digit yang memuat : huruf pertamaKategori, 6
angka  Golongan Pokok, Golongan, sub
golongan, kelompok lapangan usaha,
Penjabaran kelompok lapangan usaha (mengacu
pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
yang diterbitkan oleh Biro Pusat Statistik).

• Judul Unit :
Merupakan bentuk pernyataan terhadap
tugas/pekerjaan yang akan dilakukan, yang
dituliskan menggunakan kalimat aktif yang diawali
dengan kata kerja aktif yang terukur.

• Deskripsi unit
Berisi deskripsi tentang lingkup pengetahuan,
keterampilan dan sikap kerja yang diperlukan untuk
melakukan suatu pekerjaan tertentu secara
kompeten, dalam kaitannya dengan unit
kompetensi
• Elemen-elemen
Berisi deskripsi tentang tahap (step)
kegiatan yang harus dilakukan pekerjaan.
Kegiatan dimaksud biasanya disusun
dengan mengacu pada proses
pelaksanaan unit kompetensi

• Kriteria unjuk kerja


Berisi deskripsi tentang kriteria unjuk kerja
yang menggambarkan kinerja atau langkah
yang harus dicapai pada setiap tahap
kegiatan.
Kriteria unjuk kerja dirumuskan secara
kualitatif dan/atau kuantitatif, dalam
rumusan hasil pelaksanaan pekerjaan yang
terukur, yang dibuat dalam kata kerja pasif
• Batasan variabel, mencakup :
Ruang lingkup dimana pekerjaan tersebut
yang akan dicapai, meliputi :
• Konteks variable,
• Peralatan dan perlengkapan,
• Peraturan yang diperlukan,
• Norma dan standar
• Panduan penilaian, mencakup :
Acuan bagaimana cara mengukur suatu
pekerjaan, meliputi :
• Konteks penilaian,
• Persyaratan kompetensi,
• Pengetahuan dan keterampilan yang
diperlukan,
• Sikap kerja yang diperlukan,
• Aspek kritis
Aspek kritis :
Aspek atau kondisi yang menentukan
atau mempengaruhi terhadap
pencapaian pekerjaan yang
dilakukan, meliputi :
- Faktor internal unit
- Faktor external unit

Dalam satu unit aspek kritis bisa lebih


dari satu faktor atau tidak ada aspek
kritisnya.