Vous êtes sur la page 1sur 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) KONSELING PADA PASIEN

ODHA(ORANG DENGAN HIV/AIDS)

OLEH:
KELOMPOK 3
ASTI WINDA WATI
KURNIA SAFITRI KHAZ
LISA
REZA FAHLEFI
PUTRI DELVIANI

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


STIKES PAYUNG NEGERI
PEKANBARU
2018
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

1. Judul Penyuluhan
2. Pokok Bahasan
a. Pengertian KGD.
b. Beberapa pemeriksaan gula darah yang lazim dilakukan.
c. Cara tes gula darah yang benar
d. Waktu pemeriksaan gula darah
3. Sasaran
Pasien dengan penyakit Diabetes Melitus, keluarga dan masyarakat.
4. Tempat
Pekanbaru
5. Waktu
08:00-08:30 Wib
6. Hari/tanggal
Senin, 01 April 2018
7. Tujuan
a. Tujuan Umum
Setelah dilakukan nya penyuluhan diharapkan masyarakat mengetahui
dan mampu menjelaskan tentang cara pemeriksaan KGD.
b. Tujuan khusus
1) Pasien, keluarga dan masyarakat mampu menjelaskan tentang kadar
gula darah.
2) Pasien, keluarga dan masyarakat mampu menjelaskan beberapa
pemeriksaan gula darah yang lazim dilakukan.
3) Pasien, keluarga dan masyarakat mampu menjelaskan cara tes gula
darah yang benar
4) Pasien, keluarga dan masyarakat mampu menjelaskan waktu
pemeriksaan gula darah

8. Materi
Terlampir
9. Metode
Ceramah dan tanya jawab
10. Alat Bantu dan media
a. Poster
b. Microfone
c. Laptop,infokus, speaker.
11. Pelaksanaan kegiatan
Waktu Kegiatan Peserta
5 menit Pembukaan 1.Menjawab salam dan
1. Membuka dengan mendengrkan
mengucapkan salam 2.Mendengarkan dan
2. Memperkenalkan diri saling berkenalan
3. Kontrak waktu dengan 3.Mendengarkan
masyarakat
25 menit Proses Mendengarkan dan
1. Menjelaskan materi memperhatikan
tentang Pengertian KGD
2. Menjelaskan materi
tentang beberapa
pemeriksaan gula darah
yang lazim dilakukan.
3. Menjelaskan materi
tentang cara tes gula
darah yang benar
4. Menjelaskan materi
tentang waktu
pemeriksaan gula darah
5 menit Penutup Menjawabnya
1. menanyakan kembali Dan mendengarkan pesan
materi yang disampaikan
2. Memberikan pesan
bagaimana pentingnya
memeriksa kadar gula
darah untuk pasien denga
riwayat keluarga
diabetes.
3. Menutup penyuluhan dan
mengucapkan salam

12. Setting Tempat

Keterangan:

: Penyaji

: observer

: peserta

13. Pengorganisasian
Leader : 1. Asti winda wati
2. Nur Syafridawati
Moderator : Andi Irawan
Fasilisator : heni Guswinda
Erika Almira
Observer : Suci Desrianti
Kurnia Safitri Khas
14. Evaluasi
a. Evaluasi struktur
1. Penyelenggaraan penyuluhan gangguan sistem respirasi (Asma)
dilaksanakan aula
2. Pelaksanaan penyuluhan sudah gangguan sistem respirasi (Asma) di
konsulkan dengan pembimbing
3. Peserta hadir tepat waktu di tempat pelaksanaan penyuluhan
4. Penyaji menguasai materi
5. Penyaji mampu melakukan komunikasi dua arah
b. Evaluasi proses
1. Peralatan penyuluhan telah dipersiapkan sebelum acara dimulai
2. Peserta aktif bertanya dan penyaji menjawab pertanyaan dengan benar
3. Tidak ada peserta yang meninggalkan ruangan tanpa alasan yang tidak
jelas.
c. Evaluasi hasil
1. Setelah penyuluhan diharapkan sekitar 80% peserta penyuluhan
mampu mengerti dan memahami penyuluhan yang diberikan sesuai
dengan tujuan khusus
d. Kriteria hasil

Masyarakat dapat mengerti dan memahami tentang gangguan


gangguan respirasi (Asma)
LAMPIRAN MATERI PENYULUHAN

DAFTAR PUSTAKA

Digiulio, Marry, Donna dan Jim Keogh. 2014. Keperawatan Medikal


Bedah/Demytified. Yogyakarta: Rapha Publishing.
Irianto, Koes. 2014. Anatomi dan Fisiologi. Bandung: Alfabeta.