Vous êtes sur la page 1sur 2

In electrical engineering, a switch is an electrical component that can "make" or "break" an electrical circuit,

interrupting the current or diverting it from one conductor to another.The mechanism of a switch removes or
restores the conducting path in a circuit when it is operated. It may be operated manually. An ideal switch would
have no voltage drop when closed, and would have no limits on voltage or current rating. It would have zero rise
time and fall time during state changes, and would change state without "bouncing" between on and off positions.
Practical switches fall short of this ideal; they have resistance, limits on the current and voltage they can handle,
finite switching time, etc. The ideal switch is often used in circuit analysis as it greatly simplifies the system of
equations to be solved, but this can lead to a less accurate solution. Theoretical treatment of the effects of non-ideal
properties is required in the design of large networks of switches, as for example used in telephone exchanges.

the shape of the switch itself there are many kinds. for example :

SPST: Single Pole Single Throw, the Simplest ON / OFF switch with only 2 Terminals. For example Electric Switch ON /
OFF on lamp.

SPDT: Single Pole Double Throw, ie Switch which has 3 Terminals. This type of switch can be used as a Selector
Switch. For example Input Adapter Voltage Input Voltage is 110V or 220V.

DPST: Double Pole Single Throw, which is a switch that has 4 Terminals. DPST can be interpreted as 2 controlled SPST
switches in one mechanism.

DPDT: Double Pole Double Throw, ie a switch that has 6 Terminals. DPDT can be defined as 2 controlled SPDT
Switches in one mechanism.

SP6T: Single Pole Six Throw, a switch that has 7 Terminals that generally function as a selector Switch. This type of
switch is widely encountered in Adapter Circuits which can select various Output Voltages, for example output
options 1.5V, 3V, 4.5V, 6V, 9V and 12V

Basically, a simple switch consists of two conductor blades (usually metal) connected to an external circuit. When
the two conductor blades are connected there will be an electrical current in the circuit. Conversely, when the two
conductors are separated then the electric current connection will be interrupted. the switch is usually mounted on
a wall that is about 1.5 meters from the floor. and this switch is also installed inside the panel. for this switch
material made of plastic body and the components inside are made of brass.
Dalam teknik elektro, saklar adalah komponen listrik yang dapat "membuat" atau "menghancurkan" rangkaian listrik,
mengganggu arus atau mengalihkannya dari satu konduktor ke yang lain. Mekanisme sakelar akan memindahkan
atau mengembalikan jalur pengatur dalam rangkaian saat itu dioperasikan Bisa dioperasikan secara manual. Sebuah
saklar ideal tidak akan memiliki tegangan jatuh saat tertutup, dan tidak memiliki batasan pada voltase atau nilai arus.
Ini akan memiliki waktu bangun dan turun nol selama perubahan keadaan, dan akan mengubah keadaan tanpa
"terpental" antara posisi on dan off. Sakelar praktis tidak sesuai dengan ideal ini; mereka memiliki ketahanan, batas
arus dan voltase yang dapat mereka tangani, waktu peralihan yang terbatas, dll. Peralihan ideal sering digunakan
dalam analisis rangkaian karena sangat menyederhanakan sistem persamaan yang harus dipecahkan, namun hal ini
dapat menyebabkan solusi yang kurang akurat. . Perlakuan teoritis dari efek sifat non-ideal diperlukan dalam
perancangan jaringan besar switch, seperti misalnya yang digunakan pada pertukaran telepon. Bentuk saklar itu
sendiri ada bermacam macam. sebagai contoh :

1. SPST: Tunggal Tunggal Single Throw, tombol ON / OFF paling sederhana dengan hanya 2 Terminal. Misalnya
Electric Switch ON / OFF pada lampu.

2. SPDT: Single Pole Double Throw, yaitu Switch yang memiliki 3 Terminal. Jenis switch ini bisa digunakan sebagai
Selector Switch. Misalnya Input Adapter Voltage Input Voltage adalah 110V atau 220V.

3. DPST: Double Pole Single Throw, yang merupakan switch yang memiliki 4 Terminal. DPST dapat diartikan sebagai 2
saklar SPST terkendali dalam satu mekanisme.

4. DPDT: Double Pole Double Throw, yaitu switch yang memiliki 6 Terminal. DPDT dapat didefinisikan sebagai 2
tombol SPDT terkontrol dalam satu mekanisme.

5. SP6T: Single Pole Six Throw, switch yang memiliki 7 Terminal yang umumnya berfungsi sebagai selector Switch.
Jenis switch ini banyak ditemui di Adaptor Sirkuit yang dapat memilih berbagai Output Voltages, misalnya opsi
output 1.5V, 3V, 4.5V, 6V, 9V dan 12V.

Pada dasarnya, sakelar sederhana terdiri dari dua bilah konduktor (biasanya logam) yang terhubung ke sirkuit
eksternal. Bila kedua bilah konduktor terhubung maka akan ada arus listrik di sirkuit. Sebaliknya, bila kedua
konduktor terpisah maka sambungan arus listrik akan terganggu. saklar biasanya dipasang di dinding yang berjarak
sekitar 1,5 meter dari lantai. dan switch ini juga terpasang di dalam panel. Untuk bahan sakelar ini terbuat dari bodi
plastik dan komponen dalamnya terbuat dari kuningan.