Vous êtes sur la page 1sur 1

KB-1

RANGKUMAN

Setelah mempelajari materi KB 1, dapat disimpulkan bahwa:

1. Pendekatan saintifik merupakan bagian dari pendekatan pedagogis dalam kegiatan


pembelajaran yang melandasi penerapan metode ilmiah. Tahapan dalam pembelajaran
dengan pendekatan saintifik, meliputi a) mengamati; b) menanya; c) mencoba/
mengumpulkan informasi; d) menalar/ mengasosiasi; dan e) melakukan komunikasi.
2. Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam
melakukan pembelajaran dengan unsur-unsur yang mencakup a) sintakmatik, b) sistem
sosial, c) prinsip reaksi, d) sistem pendukung, dampak instruksional dan pengiring.
3. Model pembelajaran kooperatif merupakan suatu model pembelajaran yang terstruktur
secara sistematis di mana siswa bekerjasama dalam kelompok-kelompok kecil dengan
anggota antara empat sampai lima orang secara heterogen untuk mencapai tujuan bersama.
Empat tahap pembelajaran kooperatif, meliputi: orientasi, bekerja kelompok, kuis, dan
pemberian penghargaan.
4. Model pembelajaran berbasis masalah atau problem based learning (PBL) merupakan
kerangka konseptual tentang proses pembelajaran yang menggunakan masalah-masalah riil
dalam kehidupan nyata (otentik), bersifat tidak tentu, terbuka dan mendua untuk
merangsang dan menantang siswa berpikir kritis untuk memecahkannya. Tahapan pada
model pembelajaran PBL meliputi: a) orientasikan siswa pada masalah aktual dan otentik;
b) mengorganisasikan siswa untuk belajar; c) membimbing penyelidikan individu maupun
kelompok; d) mengembangkan dan menyajikan hasil karya; dan e) menganalisis dan
mengevaluasi proses pemecahan masalah
5. Model pembelajaran Project Based Cooperative Learning (PjBCL) merupakan model yang
dikembangkan berdasarkan penerapan proyek dengan melibatkan siswa menyelidiki
masalah dunia nyata dalam kolaboratif lingkungan melalui kelompok kooperatif. Tahapan
model ini meliputi: a) menyampaikan pembelajaran mendasar, b) menentukan topik
penelitian, c) membentuk kelompok kooperatif, d) mendesain Perencanaan Proyek, e)
menyusun Jadwal dan perencanaan, f) penelitian kooperatif, g) menguji, bertukar dan
merangkum hasil proyek, dan h) mengevaluasi hasil pembelajaran
6. Model pembelajaran simulasi merupakan model yang digunakan untuk mengembangkan
pemahaman dan penghayatan terhadap suatu peristiwa yang lebih banyak mengarah kepada
psikomotor agar kegiatan lebih bermakna bagi siswa. Tahapan pada model simulasi
meliputi: Orientasi, Latihan Partisipasi, Pelaksanaan Simulasi, dan Wawancara Partisipan.