Vous êtes sur la page 1sur 4

30

BAB 3. METODE PENELITIAN

3.1. Jenis Penelitian


Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan cross sectional,
yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan mencari hubungan antara
variabel bebas dengan variabel terikat. Pengukuran variabelnya hanya dilakukan
satu kali pada suatu saat (Notoatmodjo, 2010).

3.2. Metode Pengumpulan Data


Metode pengumpulan data merupakan salah satu aspek yang berperan
dalam kelancaran dan keberhasilan dalam suatu penelitian. Dalam penelitian ini
metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket atau kuesioner. Angket
atau kuesioner adalah teknik pengumpulan data melalui formulir berisi
pertanyaan-pertanyaan yang diajukan secara tertulis pada seseorang atau
sekumpulan orang untuk mendapatkan jawaban atau tanggapan dan informasi
yang diperlukan oleh peneliti (Mardalis: 2008: 66). Penelitian ini menggunakan
angket atau kuesioer, daftar pertanyaan dibuat secara berstruktur dengan bentuk
pertanyaan bentuk pertanyaan tertutup (closed ended question).

3.3. Populasi dan Sampel


3.3.1. Populasi
Menurut Warsito (1992: 49), populasi adalah keseluruhan objek penelitian
yang dapat terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, gejala, nilai tes, atau peristiwa,
sebagai sumber data yang memiliki karakteristik tertentu dalam suatu penelitian.
Populasi yang penulis gunakan sebagai objek penelitian adalah anak balita yang
berada di Pos PAUD Desa Mayang dan Tegal Gusi.

3.3.2. Sampel
Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti, (Arikunto, 2002:
109). Penetapan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis
metode simple random sampling. Teknik sampling ini diberi nama demikian
31

karena di dalam pengambilan sampelnya, peneliti “mencampur” subjek-subjek di


dalam populasi sehingga semua subjek-subjek dalam populasi dianggap sama.
Adapun caranya adalah dengan memberikan kuisoner kepada anak balita yang
berada di posyandu Puskesmas Mayang.

3.4. Teknik Pengambilan Sampel


Metode pengambilan sampel adalah dengan metode consecutive sampling,
yaitu setiap sampel yang memenuhi kriteria penelitian dimasukkan dalam
penelitian sampai kurun waktu tertentu sehingga jumlah sampel yang diperlukan
terpenuhi (Sugiyono, 2009). Pengambilan sampel dilakukan di Posyandu Desa
Mayang, Tegal Waru, dan Tegal Rejo pada bulan Juli 2016.
Besar sampel pada penelitian ini berdasarkan Rumus Slovin, dengan
rumus sebagai berikut (Sugiyono, 2009):

Dari rumus di atas didapatkan besar sampel adalah sebagai berikut:


PAUD Desa Mayang: 34 sampel
PAUD Desa Tegalgusi: 13 sampel

3.5. Kriteria Inklusi


Adapun kriteria inklusi penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Balita yang sekolah di Pos PAUD Desa Mayang dan Tegal Gusi.
2. Bersedia menjadi responden dan mengikuti prosedur penelitian sampai dengan
tahap akhir.
3. Keluarga bersedia untuk mengisi informed consent yang telah disediakan
sebagai tanda persetujuan sampel penelitian.
32

4. Dapat bekerja sama dengan peneliti

3.6. Variabel Bebas dan Variabel Kontrol


1. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan ibu dari balita
yang besekolah di Pos PAUD.
2. Variabel Terikat Variabel terikat dalam penelitian ini adalah status gizi balita di
Pos PAUD yang dipilih.

3.7. Waktu Dan Tempat Pelaksanaan


a. Waktu : Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2017
b. Tempat : Penelitian dilakukan di Pos PAUD Desa Mayang dan Tegal Gusi.

3.8 Teknik dan Alat Perolehan Data


Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang sudah
terstandardisasi. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan kuesioner
terhadap ibu dari balita yang bersekolah di Pos PAUD yang memenuhi kriteria
penelitian.
Alat yang digunakan untuk memperoleh data pada penelitian ini adalah:
1. Formulir yang berisi informed consent, identitas, dan biodata sampel. Formulir
informed consent tersebut diisi oleh keluarga pasien yang berupa pernyataan
tentang kesediaan sampel untuk menjadi subjek penelitian. Pada formulir juga
akan dijelaskan bahwa selama pengambilan data pada sampel, tidak ada kerugian
baik materiil maupun non-materiil yang akan dialami oleh sampel selama
perlakuan ataupun sesudah perlakuan.
2. Kuesioner hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap gizi dari balita yang
sekolah di Pos PAUD. Dalam penelitian ini, penyusunan angket bersifat tertutup
untuk menghindari informasi yang meluas.
33

3.9 Teknik Penyajian dan Analisis Data


Data yang didapat diolah dan disajikan dalam bentuk tabel, kemudian
masing-masing variabel dideskripsikan. Data tersebut juga dianalisa
menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat.
Analisa Univariat diperlukan untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan
dari ibu. Sedangkan analisa bivariat diperlukan untuk mengetahui hubungan
antara masing-masing variabel bebas dengan variabel terikat. Untuk mengetahui
hubungan antara dua variable tersebut digunakan Uji Analisis Deskriptif Chi
Square yang diolah dengan program statistik komputer.