Vous êtes sur la page 1sur 28

3.2.

Matriks Rancangan Aktualisasi


RANCANGAN AKTUALISASI

Unit Kerja : Instalasi Rawat Inap -- RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang
Identifikasi Isu : Beberapa proses Intermediate Care yang tidak sesuai SOP dengan alasan efisiensi, tindakan keperawatan yang diberikan
sering melewatkan langkah-langkah prosedural dalam SOP. Hal ini berdampak pada kurang optimalnya pelayanan yang
mendukung kesembuhan klien, resiko infeksi silang, resiko KTD dan mendorong turunnya mutu pelayanan asuhan
keperawatan di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang
Isu yang Diangkat : Kurang optimalnya pemberian Asuhan Keperawatan Jiwa yang sesuai SOP
Gagasan Pemecahan Isu : Memberlakukan kembali standar Asuhan Keperawatan Jiwa Dasar yang komprehensif
1. Membuat pedoman aplikasi android di bidang pelayanan keperawatan
2. Revitalisasi pengkajian dasar keperawatan pada pasien baru dan/atau pasien transfer
3. Melakukan analisis data sederhana dalam merumuskan diagnosa keperawatan individu
4. Melaksanakan kegiatan pemenuhan kebutuhan nutrisi pasien
5. Melaksanakan kegiatan pemenuhan tata lingkungan terapeutik
6. Melaksanakan kegiatan pemenuhan mobilisasi pasien
7. Melaksanakan pemantauan minum obat pada pasien
8. Menyusun laporan pelaksanaan tugas
9. Melaksanakan tugas jaga
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Membuat pedoman 1.1 Mendiskusikan Hasil diskusi  Komitmen Mutu: Dengan adanya pedoman Inovasi pedoman
bidang pelayanan dengan atasan dengan atasan menjelaskan tujuan aplikasi android di bidang berbasis teknologi yang
keperawatan dalam rancangan dan Kumpulan SOP dibuatnya aplikasi pelayanan keperawatan dibuat akan mendorong
bentuk aplikasi manfaat aplikasi yang berbentuk pedoman SOP kepada diharapkan mendukung terciptanya organisasi
android kepada pemberian textbook atasan, dengan terwujudnya salah satu misi yang melaksanakan
tindakan kreatifitas dan inovasi RSJ Dr. Radjiman tugas dengan profesional
keperawatan yang baru, sebagai Wediodiningrat Lawang dan menggunakan
usaha untuk yakni Mengembangkan teknologi informasi yang
meningkatkan Rumah Sakit pusat rujukan mampu mempercepat
kualitas pelayanan di nasional dalam pelayanan pelaksanaan tugas
RS kesehatan jiwa yang prima
 Pelayanan Publik: dengan unggulan usia
menghindarkan lanjut yakni mempermudah
pasien dari kerugian menyelenggarakan
akibat kelalaian pelayanan dan asuhan
perawat dalam keperawatan dan
memberikan tindakan mengembangkan
kepada pasien karena pendidikan, pelatihan dan
tidak sesuai SOP penelitian yang terintegrasi
 Akuntabilitas: untuk meningkatkan
Bermusyawarah kualitas pelayanan.
dengan atasan, berani
mengungkapkan
pendapat dengan tetap
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
menjunjung tinggi nilai
norma dan etik, respek,
menghargai dan
menghormati masukan
dari atasan
1.2 Membuat Rancangan  Akuntabilitas:
rancangan aplikasi aplikasi SOP berkreasi dan
yang isinya sesuai tindakan berinovasi secara
dgn hasil diskusi keperawatan konsisten dan
dgn atasan & akuntabel dengan
teman sejawat membuat rancangan
aplikasi SOP melalui
tahapan yang
terstruktur
 Anti Korupsi:
Pembuatan aplikasi
SOP dilakukan jujur
dan tanggung jawab
tanpa mengubah
substansi SOP yang
telah ditetapkan
bersama.
 Komitmen Mutu:
Pembuatan aplikasi
dilakukan dengan
efektif dan efisien
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
dengan kinerja
berorientasi pada
mutu,
 Pelayanan Publik:
hasil kerja berorientasi
pada kepuasan
pelanggan agar aplikasi
mudah digunakan
desain dibuat
sederhana
1.3 Mengkomunikasik Hasil rancangan  Akuntabilitas:
an hasil rancangan aplikasi mengkomunikasikan
aplikasi pada mendapatkan aplikasi SOP kepada
atasan langsung persetujuan dan atasan dan kepala
dan komite ijin untuk bidang keperawatan
keperawatan diujicobakan dengan berani, jujur
kepada bagian dan tanggung jawab,
keperawatan dan  Nasionalisme:
teman sejawat mengkomunikasikan
pada atasan dan bagian
keperawatan dengan
menggunakan bahasa
Indonesia yang baik,
secara jelas, sopan,
berani
mengungkapkan
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
pendapat dengan tetap
menjunjung tinggi nilai
norma dan etik,
respek, menghargai &
menghormati
masukan dari atasan
dan bagian
keperawatan
 Whole of Goverment:
Koordinasi dan
komunikasi dilakukan
kepada seluruh teman
sejawat untuk
melakukan uji coba dan
kolaborasi dengan
profesi lain yang ahli di
bidang pembuatan
teknologi tepat guna di
RS untuk
penyempurnaan.
1.4 Mengujicobakan Aplikasi  Etika Publik: Setelah
hasil rancangan diujicobakan mendapat izin, uji coba
kepada teman kepada teman aplikasi kepada teman
sejawat di sejawat melalui sejawat, dengan
keperawatan supervisi setelah menghormati dan
tindakan menghargai hak teman
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
sejawat untuk
memberikan masukan
berupa evaluasi
2 Melakukan 2.1 Menerima pasien Pasien baru  Akuntabilitas: Terlaksananya pengkajian Pelayanan kesehatan
pengkajian dasar dari UGD atau masuk telah Melakukan serah lanjutan keperawatan pada yang diberikan berpihak
keperawatan pada IPCU dilakukan operan terima dan operan individu akan mendukung kepada masyarakat,
pasien baru dengan perawat pasien dengan perawat terwujudnya salah satu misi yang diberikan secara
dan/atau pasien yang mentransfer pasien di ruang Rumah Sakit Jiwa Dr. cepat dan tepat oleh team
transfer sebelumnya sesuai Radjiman Wediodiningrat tenaga kesehatan yang
SOP. Lawang yaitu, Mewujudkan profesional yang bersifat
 Whole of Goverment: sistem manajemen Rumah transparan dan akuntabel
Saat melakukan serah Sakit yang menjamin serta mendorong
terima dengan petugas kepastian hukum secara terciptanya organisasi
lain benar-benar efektif, efisien, transparan, yang melaksanakan
melakukan komunikasi akuntabel, dan responsif tugas dengan profesional
yang baik dan menjawab tuntutan serta mampu
memastikan proses masyarakat. menentukan tindakan
penerimaan keperawatan yang tepat
terdokumentasi dan produktif
dengan baik antar
profesi
 Nasionalisme:.
Memperlakukan pasien
baru dengan sopan,
mengutamakan
kepedulian terhadap
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
kondisi pasien,
menghormati dan
menghargai privasi
pasien, menjunjung
tinggi norma dan etika,
serta tidak membeda-
bedakan pasien
berdasarkan suku,
agama, ras, adat
istiadat, tingkat
pendidikan dan status
ekonomi.
2.2 Mempersiapkan Lembar  Anti Korupsi: Bersikap
lembar pengkajian, pengkajian, buku peduli dan jujur dalam
buku registrasi, registrasi dan melengkapi dan mengisi
dan alat yang peralatan untuk buku registrasi pasien
dibutuhkan pengkajian pasien baru sesuai dengan
baru siap peraturan yang berlaku
digunakan di RS
 Komitmen Mutu:
Secara efisien
menyiapkan peralatan
pengkajian yang
dibutuhkan untuk
mencapai hasil
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
pengkajian pasien yang
bermutu.
 Pelayanan Publik:
Mengedepankan
kebutuhan fisik maupun
keterbatasan pasien
dalam melakukan
pengkajian dengan
mempersiapkan alat
bantu bila dibutuhkan
2.3 Mencuci tangan Tangan perawat  Komitmen Mutu:
sebelum dan bersih, pasien Mengikuti prinsip 6
sesudah dan perawat langkah mencuci
melakukan terhindar dari tangan pakai sabun
pengkajian infeksi untuk menghindarkan
nosokomial infeksi nosokomial
yang dapat merugikan
pasien
 Pelayanan Publik:
Menghindarkan pasien
dan perawat dari infeksi
nosokomial merupakan
asuhan keperawatan
yang berorientasi pada
mutu pelayanan rumah
sakit dan kepuasan
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
pasien sebagai
pelanggan.
2.4 Memperkenalkan Pasien dan  Nasionalisme:
diri, jelaskan perawat saling Memperkenalkan diri
prosedur dan mengenal, kepada pasien dengan
tujuan pada pasien memahami tujuan sopan, menggunakan
prosedur yang Bahasa Indonesia
akan dilakukan yang jelas
 Etika Publik:
menjelaskan prosedur
dan tujuan pengkajian
keperawatan kepada
pasien dengan jujur,
tetap menghormati dan
menghargai hak
pasien dengan
mewujudkan
lingkungan terapeutik
yang nondiskriminatif,
2.5 Melakukan Pasien telah dikaji  Akuntabilitas:
pengkajian sesuai melakukan pengkajian
lembar pengkajian pasien baru sesuai
SOP yang berlaku di
RS.
 Pelayanan Publik:
Menjaga privasi
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
pasien, menghormati
dan menghargai hak
pasien saat melakukan
pengkajian serta tidak
membeda-bedakan
pada saat
memperlakukan pasien
 Nasionalisme:
menggunakan Bahasa
Indonesia saat
melakukan kegiatan
2.6 Mendokumentasik Lembar  Anti Korupsi: Mengisi
an hasil pengkajian pengkajian terisi lembar pengkajian
dalam lembar dengan jujur, sesuai
pengkajian hasil pengkajian yang
sudah dilakukan
 Akuntabilitas: Lembar
pengkajian diisi dengan
cermat, sesuai dengan
prosedur tata cara
penulisan
dokumentasi
keperawatan.
3 Melaksanakan 3.1 Menganalisa hasil Berhasil  Akuntabilitas: Terlaksananya analisis Kualitas penetapan
analisis data pengkajian menganalisa data Berbekal ilmu data untuk merumuskan diagnosa keperawatan
sederhana untuk keperawatan subjektif dan data pengetahuan dimiliki, diagnosa keperawatan yang memperhatikan nilai
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
merumuskan pasien dalam objektif pasien berusaha menganalisa pasien akan mendukung ANEKA, keterlibatan
diagnosa bentuk klasifikasi untuk data subjektif pasien salah satu misi Rumah banyak pihak yang
keperawatan pada data subjektif (hasil menentukan dan data objektif pasien Sakit Jiwa Dr. Radjiman berwenang dan
individu wawancara masalah dengan jelas dan Wediodiningrat Lawang berorientasi pada
dengan pasien dan keperawatan konsisten, sehingga yaitu, Mewujudkan sistem kebutuhan pasien
keluarga) dan dari data ini dapat manajemen Rumah Sakit sebagai publik akan
objektif (hasil dimunculkan diagnosa yang menjamin kepastian mendorong terciptanya
pemeriksaan fisik, keperawatan dan hukum secara efektif, organisasi yang
penunjang dan asuhan keperawatan efisien, transparan, melaksanakan tugas
pengamatan) yang dapat dipercaya akuntabel, dan responsif dengan profesional serta
serta dipertanggung menjawab tuntutan mampu menentukan
jawabkan secara masyarakat tindakan keperawatan
profesional yang tepat dan produktif
3.2 Menetapkan Diagnosa  Etika Publik: Berbekal
diagnosa keperawatan ilmu pengetahuan yang
keperawatan berhasil dimiliki, disiplin dan
sesuai skala ditetapkan cermat dalam
prioritas dan menetapkan diagnosa
kebutuhan pasien keperawatan sesuai
dengan prioritas
masalah keperawatan
pada pasien, sehingga
tidak merugikan pasien,
 Komitmen Mutu: Untuk
mencapai asuhan
keperawatan yang
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
bermutu dan
memberikan pelayanan
yang berorientasi
terhadap kepuasan
pelanggan diperlukan
adanya diagnosa
keperawatan yang tepat
3.3 Mendiskusikan Hasil diskusi  Nasionalisme: Saat
hasil analisis berupa prioritas berdiskusi dengan
diagnosa diagnosa Perawat PJ
keperawatan keperawatan, mengutamakan prinsip
dengan Perawat tujuan dan target musyawarah untuk
Penanggung waktu mencapai mufakat,
Jawab (PJ) dalam penyelesaian berani mengungkapkan
membuat prioritas intervensi pendapat dengan tetap
diagnosa keperawatan menjunjung tinggi
keperawatan dan kebersamaan, norma
menentukan tujuan dan etik, respek,
dan target waktu menghargai &
penyelesaian menghormati
intervensi masukan dari atasan
keperawatan  Whole of Goverment:
Melakukan komunikasi
dan koordinasi tim
perawatan jaga saat
analisa diagnosa
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
3.4 Mendokumentasik Lembar diagnosa  Anti Korupsi: Mengisi
an hasil diskusi keperawatan lembar diagnosa
tentang prioritas terisi, dilengkapi keperawatan dengan
diagnosa, tujuan dengan tujuan jujur, sesuai analisa
dan target waktu dan target waktu yang sudah dilakukan.
penyelesaian penyelesaian  Akuntabilitas: lembar
intervensi intervensi diagnosa keperawatan
keperawatan keperawatan diisi dengan jelas,
konsisten, berimbang
dan cermat, sesuai
dengan prosedur tata
cara penulisan
dokumentasi
keperawatan serta hasil
transparan dapat
digunakan sebagai
rujukan maupun akses
terbuka bagi perawat
lain yang membutuhkan
4 Melaksanakan 4.1 Mengecek rencana Ada intervensi  Akuntabilitas: Penyelenggaraan tindakan Pasien memperoleh
kegiatan tindakan melakukan Melakukan tinjauan keperawatan komprehensif kesempatan dan mampu
pemenuhan keperawatan pemberian nutrisi rencana keperawatan dan memenuhi kebutuhan mengembangkan kondisi
kebutuhan nutrisi mengidentifikasi berdasarkan data dan kebutuhan pasien dasar pasien mampu mental yang sejahtera
pasien kebutuhan pasien. asuhan pasien mengenai pemberian mewujudkan Institusi yang memungkinkan
nutrisi pasien dengan Pelayanan kesehatan yang hidup harmonis dan
terjadwal sehingga menyelenggarakan produktif sebagai bagian
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
dapat pelayanan kesehatan jiwa yang utuh dari kualitas
dipertanggungjawabk secara paripurna dalam hidup seseorang ,
an secara profesi. tugasnya menjadi RSJ dengan memperhatikan
 Pelayanan Publik: dengan pelayanan publik semua segi kehidupan.
Mengidentifikasi yang prima
kemampuan pasien,
memberikan tindakan
yang disesuaikan
dengan kebutuhan
pasien untuk mencapai
kepuasan pasien.
 Whole of Goverment:
Kolaborasi,
komunikasi dan
koordinasi dengan tim
gizi untuk perencanaan
makan dan snack
pasien
4.2 Mencuci tangan Tangan perawat  Komitmen Mutu:
sebelum dan bersih, pasien Mengikuti prinsip 6
sesudah tindakan dan perawat langkah mencuci
terhindar dari tangan pakai sabun
infeksi untuk menghindarkan
nosokomial infeksi nosokomial
yang dapat merugikan
pasien
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
 Pelayanan Publik:
Menghindarkan pasien
dan perawat dari infeksi
nosokomial merupakan
asuhan keperawatan
yang berorientasi pada
mutu pelayanan rumah
sakit dan kepuasan
pasien sebagai
pelanggan.
4.3 Membantu Pasien  Etika Publik:
pemberian mendapatkan Membantu memberikan
kebutuhan nutrisi makan dan snack makan kepada setiap
pasien secara yang sudah diatur pasien dengan cermat
terjadwal (snack oleh Tenaga Gizi dan disiplin sesuai
dan makan) rencana yang telah
dibuat tanpa
diskriminatif
 Anti Korupsi:
memberikan jatah
makan dan snack
kepada pasien secara
jujur, tanggung jawab
dan adil.
5 Melaksanakan 5.1 Membantu Setiap pagi  Pelayanan Publik: Penyelenggaraan tindakan Pasien memperoleh
kegiatan kerapian tempat tempat tidur Membersihkan dan keperawatan komprehensif kesempatan dan mampu
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
pemenuhan tata tidur pasien setiap pasien dalam menata kembali dan memenuhi kebutuhan mengembangkan kondisi
lingkungan pagi keadaan bersih kerapian tempat tidur dasar pasien mampu mental yang sejahtera
terapeutik dan rapi pasien mampu mewujudkan Institusi yang memungkinkan
memberikan rasa Pelayanan kesehatan yang hidup harmonis dan
nyaman saat pasien menyelenggarakan produktif sebagai bagian
beristirahat yang pelayanan kesehatan jiwa yang utuh dari kualitas
merupakan asuhan secara paripurna dalam hidup seseorang ,
keperawatan yang tugasnya menjadi RSJ dengan memperhatikan
berorientasi pada dengan pelayanan publik semua segi kehidupan.
mutu pelayanan rumah yang prima
sakit dan kepuasan
pasien sebagai
pelanggan.
5.2 Membantu Setiap selesai  Etika Publik : sebagai
kebersihan shift, eja kerja seorang ASN selalu
ruangan kerja bersih dan rapi, mengutamakan
setiap shift tidak ada buku integritas yang tinggi
tercecer dan alat- dan etos kerja yang
alat berserakan baik salah satunya
ditunjukkan dengan
kerapian di tempat kerja
5.3 Membantu Pasien mengganti  Komitmen Mutu:
pemenuhan bajunya setiap Pakaian yang bersih
kebersihan diri hari atau sesuai mampu memberikan
pasien: ganti baju kebutuhan rasa nyaman saat
pasien beristirahat yang
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
merupakan asuhan
keperawatan yang
berorientasi pada
mutu pelayanan rumah
sakit dan kepuasan
pasien sebagai
pelanggan.
6 Melaksanakan 6.1 Mengecek Ada intervensi  Akuntabilitas: Penyelenggaraan tindakan Pasien memperoleh
kegiatan rencana tindakan melakukan latihan Melakukan tinjauan keperawatan komprehensif kesempatan dan mampu
pemenuhan keperawatan mobilisasi rencana keperawatan dan memenuhi kebutuhan mengembangkan kondisi
mobilisasi pasien mengidentifikasi berdasarkan data dan kebutuhan pasien dasar pasien mampu mental yang sejahtera
kemampuan asuhan pasien mengenai mobilisasi mewujudkan Institusi yang memungkinkan
pasien. pasien dengan cermat, Pelayanan kesehatan yang hidup harmonis dan
teliti sehingga dapat menyelenggarakan produktif sebagai bagian
dipertanggungjawabk pelayanan kesehatan jiwa yang utuh dari kualitas
an secara profesi. secara paripurna dalam hidup seseorang ,
 Pelayanan Publik: tugasnya menjadi RSJ dengan memperhatikan
Mengidentifikasi dengan pelayanan publik semua segi kehidupan.
kemampuan pasien, yang prima
memberikan tindakan
yang disesuaikan
dengan kebutuhan
pasien untuk mencapai
kepuasan pasien.
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
6.2 Mencuci tangan Tangan perawat  Komitmen Mutu:
sebelum dan bersih, pasien Mengikuti prinsip 6
sesudah tindakan dan perawat langkah mencuci
Memakai sarung terhindar dari tangan pakai sabun
tangan (bila infeksi untuk menghindarkan
diperlukan) nosokomial infeksi nosokomial
yang dapat merugikan
pasien
 Pelayanan Publik:
Menghindarkan pasien
dan perawat dari infeksi
nosokomial merupakan
asuhan keperawatan
yang berorientasi pada
mutu pelayanan rumah
sakit dan kepuasan
pasien sebagai
pelanggan.
6.3 Menjelaskan Pasien paham  Etika Publik:
tujuan dan tujuan bertanggung jawab
tindakan yang dilakukannya untuk
akan dilakukan tindakan, privasi mengkomunikasikan
kepada pasien, pasien terjaga kepada pasien bahwa
menjaga privasi saya akan mengatur
pasien posisi pasien dengan
mengutamakan
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
kepedulian terhadap
kondisi pasien,
menghormati dan
menghargai privasi
pasien
6.4 Memposisikan Posisi pasien  Komitmen Mutu:
pasien di sisi aman Memfleksikan kaki
tempat tidur, pasien, memiringkan
menaikkan tubuhnya dengan
pengaman tempat cermat dan hati-hati
tidur, perawat sehingga posisi tubuh
memposisikan diri pasien berubah dari
di sisi tempat tidur posisi sebelumnya, hal
pasien akan ini penting untuk
dimiringkan. menghindari
Fleksikan kaki terjadinya luka
pasien, miringkan dekubitus yang bisa
tubuh pasien ke merugikan pasien.
sisi tempat tidur
dekat perawat,
6.5 Posisikan bantal Posisi tangan  Pelayanan Publik:
untuk pasien Dengan cermat dan
menjaga tidak tertindih hati-hati memposisikan
kesejajaran tubuh bantal untuk menjaga
pasien, pastikan kesejajaran tubuh
posisi pasien hal ini bertujuan
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
tangan pasien untuk mencegah
tidak terjadinya luka tekan
tertindih tubuh dan fraktur yang bisa
merugikan pasien,
dengan menghargai
dan menghormati
privasi pasien,
mengutamakan mutu
layanan keperawatan
juga berorientasi pada
kepuasan pelanggan.
6.6 Perawat Ada kontrak jelas  Akuntabilitas:
mengakhiri dengan pasien Melakukan pelayanan
tindakan dan mengenai keperawatan
melakukan tindakan berkelanjutan dengan
terminasi perawatan tidak memutus
berikutnya intervensi keperawatan
dan memberikan
kejelasan informasi
mengenai pelayanan
keperawatan
selanjutnya
 Pelayanan Publik:
Asuhan keperawatan
berkelanjutan yang
meningkatkan mutu
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
pelayanan rumah sakit
dan kepuasan pasien
sebagai pelanggan.
7 Melaksanakan 7.1 Mengecek Ada intervensi  Akuntabilitas: Penyelenggaraan tindakan Pasien memperoleh
pemantauan minum rencana tindakan melakukan Melakukan tinjauan keperawatan komprehensif kesempatan dan mampu
obat pada pasien keperawatan pemberian obat rencana keperawatan dan memenuhi kebutuhan mengembangkan kondisi
mengidentifikasi berdasarkan data dan kebutuhan pasien dasar pasien mampu mental yang sejahtera
kebutuhan pasien. asuhan pasien mengenai pemberian mewujudkan Institusi yang memungkinkan
obat pasien dengan Pelayanan kesehatan yang hidup harmonis dan
terjadwal sehingga menyelenggarakan produktif sebagai bagian
dapat pelayanan kesehatan jiwa yang utuh dari kualitas
dipertanggungjawabk secara paripurna dalam hidup seseorang ,
an secara profesi. tugasnya menjadi RSJ dengan memperhatikan
 Pelayanan Publik: dengan pelayanan publik semua segi kehidupan.
Mengidentifikasi yang prima
kemampuan pasien,
memberikan tindakan
yang disesuaikan
dengan kebutuhan
pasien untuk mencapai
kepuasan pasien.
 Whole of Goverment:
Kolaborasi,
komunikasi dan
koordinasi dengan tim
medis dokter untuk
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
perencanaan
pemberian obat
7.2 Membantu Pasien  Komitmen Mutu:
pemantauan mendapatkan Memberikan obat
minum obat secara mendapatkan dengan prinsip 6
terjadwal obat dan sudah Benar untuk
diminumkan yang menghindari KTD dan
dosisnya sudah membantu efektifitas
diatur oleh dan efisiensi terapi
Tenaga Dokter psikofarmaka pasien
 Etika Publik:
Membantu memberikan
obat kepada setiap
pasien dengan cermat
dan disiplin sesuai
rencana yang telah
dibuat tanpa
diskriminatif
 Anti Korupsi:
memberikan obat
kepada pasien secara
jujur, tanggung jawab
dan adil.
8 Menyusun laporan 8.1 Menentukan data Mengecek  Akuntabilitas: Penyusunan laporan Pelayanan kesehatan
pelaksanaan tugas subjektif dan rencana asuhan menganalisa data keperawatan yang yang diberikan berpihak
keperawatan terbaru pada pasien di akuntabel dan sesuai kepada masyarakat,
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
objektif pasien di untuk shift jaga akhir jaga untuk kaidah akan menunjang yang diberikan secara
akhir tugas jaga selanjutnya dilaporkan kepada shift pelayanan kesehatan jiwa cepat dan tepat oleh team
jaga selanjutnya, secara terintegrasi dan tenaga kesehatan yang
jelas dan bertanggung mendukung terwujudnya profesional yang bersifat
jawab, mudah diakses salah satu misi Rumah transparan dan akuntabel
dan mudah dimengerti Sakit Jiwa Dr. Radjiman serta mendorong
sehingga dari data ini Wediodiningrat Lawang terciptanya organisasi
dapat dimunculkan yaitu, Mewujudkan sistem yang melaksanakan
kelanjutan asuhan manajemen Rumah Sakit tugas dengan profesional
keperawatan. yang menjamin kepastian serta mampu
8.2 Mengecek Rencana asuhan  Akuntabilitas: sebagai hukum secara efektif, menentukan tindakan
rencana asuhan Keperawatan perawat jaga, efisien, transparan, keperawatan yang tepat
keperawatan untuk untuk shift bertanggung jawab akuntabel, dan responsif dan produktif serta
shift selanjutnya selanjutnya memastikan kejelasan, menjawab tuntutan meningkatkan
berhasil transparansi dan masyarakat. penggunaan sarana
ditetapkan konsistensi rencana informasi dan komunikasi
asuhan keperawatan untuk mempercepat
untuk shift selanjutnya, pelaksanaan tugas
 Whole of Goverment:
Membangun semangat
kolaborasi, koordinasi
dan komunikasi
dengan tim medis lain
(dokter, apoteker,
dietisien, dan
fisioterapis) dalam
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
menentukan rencana
asuhan keperawatan,
meneliti dengan cermat
instruksi tenaga medis
lain dan kebutuhan
holistik pasien untuk
shift jaga selanjutnya,
 Komitmen Mutu:
Rencana asuhan
keperawatan yang
efektif dan
komprehensif
mencerminkan asuhan
keperawatan yang
berorientasi pada
mutu pelayanan RS
dalam memberikan
kepuasan kepada
pelanggan/pasien.
8.3 Mendokumentasik Catatan integrasi  Anti Korupsi:
an asuhan dan Mendokumentasikan
keperawatan pada lembar observasi asuhan keperawatan di
lembar catatan pasien diisi sesuai lembar catatan integrasi
integrasi dan dengan pedoman dengan jujur, sesuai
lembar observasi penulisan hasil pengkajian yang
pasien dengan dokumentasi sudah dilakukan.
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
memperhatikan keperawatan  Whole of Goverment:
pedoman bertanggung jawab
penulisan mengisi catatan
dokumentasi integrasi secara
keperawatan komunikatif agar
(SOAP) data mudah
subjektif, data dikoordinasikan oleh
objektif, Analisa profesi lain oleh perawat
Masalah shift selanjutnya,
Keperawatan,  Nasionalisme:
Perencanaan. Menggunakan Bahasa
Ditulis tangan, Indonesia yang jelas,
tulisan yang salah singkatan yang berlaku
tidak boleh di tipe- di RS, sesuai dengan
ex, ditanda tangani prosedur tata cara
oleh perawat dan penulisan dokumentasi
mencantumkan keperawatan,
nama lengkap
perawat
9 Melaksanakan 9.1 Melakukan daftar Daftar Hadir  Anti Korupsi: Institusi Pelayanan Pelayanan kesehatan
tugas jaga, tugas hadir kedatangan Bertanggung jawab kesehatan yang yang diberikan berpihak
siaga dan tugas dan daftar hadir secara mandiri hadir menyelenggarakan kepada masyarakat,
khusus pulang dengan sebelum jadwal jaga pelayanan kesehatan jiwa yang diberikan secara
mesin otomatis dimulai, mengisi bukti secara paripurna melalui cepat dan tepat oleh team
(finger print dan kehadiran dengan pelayanan kesehatan yang tenaga kesehatan yang
disiplin dan jujur berkelanjutan dan profesional yang bersifat
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
face print) dan sesuai ketentuan jam menyeluruh untuk transparan dan akuntabel
absensi manual kerja, mengembangkan Rumah sehingga masyarakat
Sakit pusat rujukan mampu dan memperoleh
nasional dalam pelayanan kesempatan untuk
9.2 Melakukan operan Buku laporan  Akuntabilitas: kesehatan jiwa yang prima kehidupan yang
jaga dengan operan dinas Bertanggung jawab dengan unggulan usia sejahtera dari badan, jiwa
perawat yang untuk melakukan lanjut dan sosialnya yang
bertugas sebelum operan jaga dengan memungkinkan untuk
dan sesudah perawat yang bertugas hidup produktif secara
jadwal jaga malam sebelum dan sesudah sosial dan ekonomi.
jadwal jaga
 Anti Korupsi: Operan
jaga disiplin dilakukan
paling lambat 30 menit
sebelum dimulainya dan
sebelum berakhirnya
tugas jaga.
9.3 Melakukan tugas Tugas Jaga  Manajemen ASN:
jaga sesuai sesuai ketentuan Berkewajiban
dengan ketentuan jam kerja melakukan tugas jaga
jam kerja, dengan profesional
memakai seragam dan amanah sesuai
sesuai dengan dengan ketentuan
ketentuan yang institusi tempat kerja,
berlaku di RS melaksanakan tugas
sebagai pelayan publik
Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan Nilai-Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan
Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
dengan peduli
memperhatikan kondisi
pasien, bekerja keras
dalam melaksanakan
kebijakan publik yang
ditetapkan institusi
dan tidak bermalas-
malasan, memakai
pakaian dan atribut
sesuai peraturan yang
berlaku.
3.3. Rencana Jadwal Kegiatan

2018
Kegiatan April Mei Juni Juli
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Revitalisasi pengkajian dasar keperawatan pada pasien baru
dan/atau pasien transfer
2 Melakukan analisis data sederhana dalam merumuskan diagnosa
keperawatan individu
3 Melaksanakan kegiatan pemenuhan kebutuhan nutrisi pasien
4 Melaksanakan kegiatan pemenuhan tata lingkungan terapeutik
5 Melaksanakan kegiatan pemenuhan mobilisasi pasien
6 Melaksanakan pemantauan minum obat pada pasien
7 Menyusun laporan pelaksanaan tugas
8 Melaksanakan tugas jaga
9 Membuat pedoman aplikasi android di bidang pelayanan √
keperawatan