Vous êtes sur la page 1sur 21

PERAN SISMADAK

DALAM
STANDAR NASIONAL AKREDITASI RUMAH SAKIT
EDISI 1

DR. DJONI DARMADJAJA, SPB,MARS


KEPALA BIDANG IT,PR DAN MARKETING
GAMBARAN UMUM

SISMADAK : sistem manajemen dokumen akreditasi


rumah sakit.
Adalah sistem manajemen pengelolaan dokumen
akreditasi (baik regulasi maupun bukti implementasi)
dengan menggunakan teknologi informasi (IT)
KENAPA HARUS MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI

o Dokumen yang harus disiapkan rumah sakit sangat banyak


o Dokumen regulasi bentuknya mulai dari kebijakan, pedoman, panduan,
program sampai kepada SPO
o Dokumen regulasi diperlukan bukan hanya pada satu unit, seringkali satu
regulasi digunakan oleh banyak unit pelayanan/unit kerja
o Dokumen bukti implementasi yang paling banyak berada pada berkas rekam
medis yang jumlahnya juga banyak dengan banyak variasi untuk unit
pelayanan/unit kerja yang berbeda
o Selain berkas rekam medis dokumen bukti implementasi juga dalam bentuk
formulir-formulir yang jumlahnya juga cukup banyak
I. KELOMPOK STANDAR (ARK,HPK,AP,
PELAYANAN BERFOKUS PADA PAP,PAB,PKPO
PASIEN MKE)

(7 BAB)
STANDAR (PMKP,PPI,TKRS,
NASIONAL II. KELOMPOK STANDAR MFK, KKS, MIRM)
AKREDITASI MANAJEMEN RS
(6 BAB)
RUMAH
SAKIT III. SASARAN KESELAMATAN
ED 1 PASIEN SKP

PONEK
HIV/AIDS
IV. PROGRAM NASIONAL TB
PPRA
GERIATRI
V. INTEGRASI PENDIDIKAN
KESEHATAN DALAM IPKP
PELAYANAN
JUMLAH STANDAR DAN ELEMEN PENILAIAN SNARS ED 1
AKREDITASI MENGHENDAKI DOKUMEN YANG
STANDAR

Dalam persiapan regulasi rumah sakit harus membuat dokumen yang


baku baik pola, bentuk dan tata naskah agar tidak membingungkan staf
pelaksana serta menjadi ciri yang khas dari rumah sakit.
Sesuai standar akreditasi (TKRS 2 EP 6) direktur rumah sakit menjamin
kepatuhan staf rumah sakit pada regulasi rumah sakit, maka seharusnya
semua staf dapat segera mengakses regulasi rumah sakit yang telah
ditetapkan oleh direktur rumah sakit.
Regulasi
Nasional/
Referensi

Regulasi RS:
• Kebijakan
• Pedoman/
Panduan
• SPO

8
KONVENSIONAL VS TEKNOLOGI INFORMASI
SANGAT MENDUKUNG PENGELOLAAN DOKUMEN

• Pencarian lebih mudah


• Biaya murah
• Historical
• Dapat diakses melalui intranet/internet
• Mengurangi penyebaran virus
• Terintegrasi
• Pengumpulan dokumen antar pokja menjadi
mudah
BEKERJA LEBIH NYAMAN
SISTIMATIKA PENYUSUNAN DOKUMEN
SUDAH TERATUR DENGAN SENDIRINYA
PROSES SELF ASESMEN DAPAT DILAKUKAN KAPAN SAJA
SISMADAK DAPAT DIGUNAKAN UNTUK BENCHMARKING MUTU

o Rumah sakit perlu melakukan kegiatan benchmarking mutu dengan


rumah sakit yang setara agar mengetahui sudah dimana posisi mutu
rumah sakit
o Pengalaman yang lalu tidak mudah mendapatkan rumah sakit yang mau
dibenchmark
o Kemenkes telah menetapkan 12 indicator mutu kunci rumah sakit
o KARS juga sudah menyiapkan 78 indicator mutu RS yang dilakukan
benchmarking melalui SISMADAK
SARANA BENCHMARKING INDIKATOR MUTU
SISMADAK MEMUDAHKAN PROSES SURVEI AKREDITASI

o Dokumen regulasi & dokumen bukti rumah sakit sudah tersusun secara
sistimatis
o Dokumen regulasi sudah bisa dipelajari oleh surveior sebelum hari
survei
o Pada saat survei pelaksanaan telusur regulasi hemat waktu dan tidak
membuat staf/pokja kalang kabut mencari dokumen regulasi
o Dokumen regulasi dapat dilihat sewaktu waktu dan dari hotel selama
waktu survei
KESIMPULAN
o SISMADAK merupakan alat bantu teknologi informasi yang sangat
bermanfaat bagi rumah sakit dalam proses akreditasi rumah sakit
o SISMADAK memudahkan proses survei akreditasi
o SISMADAK menghemat waktu pencarian dokumen regulasi
o SISMADAK menjamin akurasi penilaian surveyor atas regulasi RS
o SISMADAK berguna untuk sarana benchmarking indikator mutu
o SISMADAK wajib digunakan oleh rumah sakit yang akan mengikuti
akreditasi.
SEKIAN
TERIMA KASIH

. KARS 21