Vous êtes sur la page 1sur 2

ASMA BRONKIAL

No. Dokumen : 440/PKM-R/…..


No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman :

PUSKESMAS drg. Yerlina


REJOSARI Nip.197610162006042010

1. Pengertian Asma merupakan ganguan inflamasi kronik jalan napas yang


melibatkan berbagai sel inflamasi sehingga mengakibatkan
hiperaktivitas bronkus dalam berbagai tingkat, penyempitan
jalan napas, dan gejala pernapasan (mengi dan sesak).
2. Tujuan Agar petugas dapat memahami dan memberikan pengobatan
yang tepat pada pasien asma.
3. Kebijakan
4. Referensi  Kapita Selekta Kedokteran Jilid 1, Hal 476-480.
 Pedoman pengobatan dasar di Puskesmas, Depkes RI
,dirjen pelayanan kefarmasian dan alat kesehatan 2002
5. Prosedur/Langkah- a. Petugas memanggil pasies sesuai nomor urut
langkah
b. Petugas melakukan anamnesa pada pasien
c. Petugas menanyakan keluhan utama pasien, apakah terdapat
bising mengi (wheezing), bunyi “ngik-ngik”, batuk
produktif/berdahak terutama malam hari dan sesak napas
atau dada seperti tertekan.
d. Petugas menanyakan perjalanan penyakit, faktor-faktor yang
mencetuskan keluhan, riwayat penyakit keluarga dan riwayat
alergi.
e. Petugas melakukan pemeriksaan tekanan darah
f. Petugas mengukur suhu tubuh pasien
g. Perugas mengukur nadi pasien
h. Petugas melakukan pemeriksaan fisik pasien, apakah
terdapat bunyi wheezing dengan atau tanpa menggunakan
stetoskop.
i. Petugas menegakan diagnose berdasarkan hasil
pemeriksaan.
j. Petugas menginstruksikan pasien untuk istirahat dan faktor-
faktor pencetus asma seperti kelelahan, udara dingin, stress
serta menghindari alergen-alergen seperti debu, asap rokok,
makan sea food, dll.
k. Petugas menulis resep untuk pengobatan asma ringan:
 Bronkodilator (melebarkan penyempitan jalan napas)
 Agonis β 2 : Salbutamol : dosis dewasa
3-4 x 4 mg/hari; anak 3-4 x 1-2 mg/hari

 Aminofilin : dosis dewasa 3 x 100-200


mg/hari maks 500 mg; anak
5mg/kgBB/kali.
 Antiinflamasi (juga sebagai pencegahan)
Kortikosteroid : Dexamethasone 3 x 0,5 mg/hari
l. Pada asma sedang dan berat petugas menyarankan pasien
untuk rawat
inap
m. Petugas menulis hasil pemeriksaan, diagnose dan terapi
pada rekam
medic pasien
Petugas menulis hasil diagnose pada buku register.

6. Diagram Alir

7. Unit Terkait 1. Poli Umum


2. Poli Lansia
3. UGD
4. Farmasi

8. Riwayat Perubahan Dokumen


Tanggal Mulai
No Yang Dirubah Isi Perubahan
Diberlakukan