Vous êtes sur la page 1sur 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

ASMA

Pokok Bahasan : Asma dan Perawatan Secara Mandiri

Sub Pokok Bahasan :

a. Pengertian Asma.
b. Tanda dan Gejala Asma.
c. Penyebab Asma.
d. Cara mengatasi asma dengan terapi komplementer
Waktu : 25 menit
Sasaran : Ny. O

Penyaji : Findra Alfyanti

A. Tujuan
I. Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah mendapat penyuluhan ini, diharapkan keluarga Tn. M dapat mengetahui
tentang asma beserta cara menangulanginya.
II. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah dilakukan penyuluhan tentang asam urat dan cara penangannannya selama
1x25menit, diharapkan klien dapat:
a. Mampu mengetahui pengertian Asma
b. Mampu mengetahui tanda dan gejala Asma.
c. Mampu mengetahui penyebab Asma.
d. Mampu mempraktekan cara mengatasi asma dengan terapi komplementer

B. Pokok Materi
1. Pengertian Asma.
2. Tanda dan Gejala Asma.
3. Penyebab Asma.
4. Cara mengatasi asma dengan terapi komplementer

C. Kegiatan
1. Metode :
a. Ceramah
b. Demonstrasi
2. Media : Leaflet, Lembar balik
3. Langkah Kegiatan
Waktu Kegiatan Penyuluhan Respon

2 menit Pembukaan :
1. Menjawab salam
1. Mengucapkan salam
2. Mengenal perawat
2. Memperkenalkan diri
3. Memperhaikan
3. Menjelaskan maksud dan tujuan
4. Menyetujui kontrak waktu
4. Kontrak waktu dengan pasien dan
keluarga
18 menit Pelaksanaan :
1. Menjawab pertanyaan
2. Menggali seberapa jauh
pengetahuan peserta tentang
penyakit asam urat
2. Memperhatikan dan
3. Penyampaian materi dan
mengikuti instruksi
demonstrasi
a. Pengertian Asma.
b. Tanda dan Gejala Asma.
c. Penyebab Asma.
d. Cara mengatasi asma dengan
terapi komplementer
4. Memberi kesempatan Kepada
peserta untuk bertanya 3. Memperhatikan

4. Bertanya
3 menit Evaluasi :
1. Mendemonstrasikan
1. Melakukan evaluasi dengan
redemonstrasi

2 menit Penutup:

1. Menutup pertemuan dengan


1. Mendengarkan kesimpulan
menyimpulkan materi yang telah
dibahas
2. Menjawab salam
2. Memberikan salam penutup

D. Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
a. Struktur pengorganisasian sesuai dengan yang direncanakan.
b. Tempat dan media sesuai dengan yang direncanakan.
2. Evaluasi Proses.
a. Waktu sesuai dengan yang direncanakan.
b. Selama proses berlangsung diharapkan klien dapat mengikuti seluruh kegiatan
penyuluhan.
c. Selama kegiatan berlangsung diharapkan klien berperan aktif.
3. Evaluasi Hasil
a. Sebanyak 80% klien mampu menyebutkan pengertian asma
b. Sebanyak 80% klien mampu menyebutkan tanda dan gejala asma
c. Sebanyak 80% klien mampu menyebutkan penyebab asma
d. Sebanyak 80% klien mampu menyebutkan Cara mengatasi asam urat dengan terapi
komplementer

E. REFERENSI

Abidin, M. Angela C. M. Nusatya. (2002). Mengenal, mencegah, dan mengatasi asma pada
anak plus panduan senam asma. Cetakan 1. Jakarta: Puspa Swara
Sumantri. 2008. Asuhan Keperawatan Pada Pasien dengan Gangguan Sistem Pernafasan.
Jakarta. Salemba Medika

F. MATERI
LAMPIRAN MATERI

Definisi
Suatu gangguan pada saluran bronchial dengan ciri bronchospasme periodik (kontraksi
spasme pada saluran nafas). Asma merupakan penyakit komplek yang dapat diakibatkan
oleh faktor biokimia, endokrin, infeksi, otonomik, dan psikologi.

Tanda dan Gejala


 Pernafasan terasa sesak dan sulit
 Pada bagian tekak terasa tertekan
 Ruang dada agak mengembung
 Terdengar bunyi mengi (wheezing) saat mengeluarkan nafas
 Badan terasa lemah dan kadang-kadang wajahnya kebiruan

Faktor Pencetus
 Debu rumah
 Bulu-bulu binatang, tungau
 Serbuk bunga
 Asap rokok/ asap pabrik atau kendaraan
 Makanan dan minuman tertentu
 Udara dingin
 Stress

Perawatan di Rumah
 Jauhkan dari faktor pencetus
 Sirkulasi lingkungan rumah baik
 Melatih pernafasan
 Berjemur diri pada pagi hari dan mandi dengan air hangat
 Batasi aktivitas
 Kenakan baju hangat dan tebal bila cuaca dingin
 Kompres air panas di dada & Penghirupan uap air

Cara Pencegahan Asma dengan Senam


CARA BEKERJA :
1. Jelaskan pada klien lansia bahwa tindakan akan segera dilakukan
2. Atur posisi klien lansia senyaman mungkin
3. Periksa alat dan bahan yang akan digunakan
4. Putar pemutar musik yang akan digunakan
5. Minta klien untuk mengikuti gerakan yang dilakukan perawat
a. Gerakan pertama
Ayunkan kedua lengan ke depan setinggi bahu (2 x 8 hitungan)
b. gerakan kedua
ayunkan kedua lengan kesamping lebih tinggi dari bahu (2 x 8 hitungan )
c. Gerakan ketiga
Ayunkan kedua tangan ketas kemudian ayunkan kembali kebelakang (2 x 8
hitungan)
d. Gerakan keempat
Langkahkan kaki kanan kedepan sedangkan tangankiri kedepan, kemudian
kembali ke posisi semula (ulangi dengan berlawanan kaki dan tangan (2 x 8
hitungan)
e. Gerakan kelima
Pertemukan kedua telapak tangan kedepan, gerkkan secara bersama deri atas
hingga kebawah (2 x 8 hitungan )
f. Gerakan keenam
Pertemukan kedua telapak tangan kedepan, kemudian buka perlahan kea rah
samping sejajar bahu, lalu setukan kembali kedua telapak tangan dengan
posisi ke bawah (2 x 8 hitungan )
g. Gerakan ketujuh
Angkat salah satu tangan, kemudian ayunkan ke atas kebawah secara
bergantian terakhir letakkan perlahan di pinggang (2 x 8 hitungan)
h. Gerakan kedelapan
Bungkukkan badan 2x dan tegakkan badan sambil kedua tangan diletakkan
ke pinggang 2x (2 x 8 hitungan )
i. Gerakan kesembilan
Bungkukkan badan 2x dan tegakkan badan sambil menyondongkan pinggang
kedepan dengan posisi tangan di pinggang 2x (2 x 8 hitungan )
j. Gerakan kesepuluh
Lakukan gerakan seperti gerakan keempat (2 x 8 hitungan)
k. Gerakan kesebelas
Ulurkan kedua tangan kearah atas samping kanan 2x, kemudian samping kiri
2x dengan posisi kaki sejajar bahu. Setelah itu ulangi gerakan dengan posisi
kaki yang di tarik kesalah satu sisi tubuh (2 x 8 hitungan)
l. Gerakan keduabelas
Ulurkan kedua tangan kearah depan 2x, kemudian samping kiri 2x dengan
posisi kaki lurus dengan diangkat salah satu kaki. Setelah itu ulangi gerakan
dengan posisi kaki yang di tarik kesalah satu sisi tubuh (2 x 8 hitungan)
m. Gerakan ke tigabelas
Gerakkan kedua tangan ke samping bawah kemudian lakukan gerakan
memutar dari samping kanan-keatas-kesamping kiri 2x (2x8 hitungan)
n. Gerakan ke empatbelas
Lakukan gerakan melompat keatas dengan posisi kedua tangan diarahkan
keatas sambil menarik nafas dalam, kemudian mendarat dengan posisi kaki
kanan berada di depan (2 x 8 hitungan)

Cara Mengatasi Asma


PENGHIRUPAN UAP AIR
1. Peralatan dan air:
 Botol kosong yang tahan panas, misalnya botol bekas sirup
 Kertas karton ± 30 cm
 Karet gelang
 Kain pembungkus
 Baskom kecil
 Sendok teh
 Corong kecil
 Balsem atau sejenisnya
 Air mendidih secukupnya
2. Pemakaian
 Tuangkan air mendidih sebanyak volume botol yang tersedia kedalam baskom,
kemudian ambil balsem seujung sendok teh atau secukupnya dan campurkan
ke dalam air mendidih lalu aduk sampai larut.
 Masukan air ke dalam botol dengan menggunakan corong.
 Gulung kertas karton sebesar ujung botol lalu masukan ujung botol ke dalam
gulungan kertas ± 10 cm lalu ikat dengan karet gelang.
 Bungkus botol dengan kain pembungkus.
 Hisaplah uap air yang keluar dari ujung kertas sampai terasa hangat