Vous êtes sur la page 1sur 2

ABSTRAK

SekolahTinggiIlmuKesehatan Mandala Waluya


Program Studi Ilmu Keperawatan
Skripsi, September2016

Wiwin(NIM : P 2014.01.022)
“Efektivitas terapi relaksasi napas dalam dan tehnik distraksi
bercerita terhadap penurunan skala nyeri post operasi pada pasien
fraktur di Ruang Perawatan Bedah Rumah Sakit Umum Bahteramas”
Pembimbing 1: La Ode Saafi,
Pembimbing 2: Armayani,
(xiii + 67halaman + 8Tabel + 2Gambar + 10Lampiran)

Berdasarkan data terakhir yang didapatkan di ruangan, pada


periode Januari – April 2016 pasien bedah dengan fraktur sebanyak 34
orang (Medical Record RSU Bahteramas Ruangan Bedah Umum, 2015).
Dari hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti, penatalaksanaan
tindakan mandiri perawat seperti teknik relaksasi nafas dalam dan tehnik
distraksi belum sering diterapkan pada pasien post-operasi
fraktur.Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas terapi relaksasi
napas dalam dan tehnik distraksi bercerita terhadap penurunan skala
nyeri post operasi pada pasien fraktur di Ruang Perawatan Bedah Rumah
Sakit Umum Bahteramas.
JenisPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan
pendekatan metode quasi eksperimen.Jumlahpopulasi 34 responden dan
jumlah sampel 26 responden dengan masing masing kelompok 13
responden dengan menggunakan teknik simple random sampling.Variabel
dalam penelitian ini adalah dua variabel yaitu pemberian terapirelaksasi
napas dalam dan tehnik distraksi sebagai variabel independen dan
penurunan skala nyeri post operasi pada pasien fraktursebagai variabel
dependen.
Hasil dalam penelitian ini menunjukkan nilai paired T test untuk
kelompok relaksasi adalah 13,424 dengan sig adalah 0,000 < 0,05,
sehingga terapi relaksasi napas dalam dan tehnik distraksi bercerita efektif
terhadap penurunan skala nyeri post operasi pada pasien fraktur di Ruang
Perawatan Bedah Rumah Sakit Umum Bahteramas.
Selain itu nilai paired T test untuk kelompok distraksi adalah 5,613
dengan sig adalah 0,000 > 0,05sehingga terapi distraksi bercerita efektif
terhadap penurunan skala nyeri post operasi pada pasien fraktur di Ruang
Perawatan Bedah Rumah Sakit Umum Bahteramas.
Sehingga disarankan kepada pihak rumah sakit untuk tetap
meningkatkan perawatan terhadap perawatan pasien post operasi tertama
dalam hal mengurangi tingkat nyeri dengan terapi non farmakologi.
Kata kunci : Relaksasi, Distraksi, Fraktur

DaftarPustaka : 20( 2008– 2016)


ABSTRACT
College of Health Sciences
Mandala Waluya Kendari
Essay, Sept 2016

Wiwin (NIM : P 2012.01.022)


" The effectiveness of deep breathing relaxation therapy and
storytelling distraction techniques to decrease postoperative pain
scale in patients with fractures in at Surgical Care the General
Hospital Bahteramas "
Supervisior 1: La Ode Saafi,
Supervisior 2: Armayani,
(xiii + 48 pages + 9 Table + 1 Image + 8 Appendix)
Based on recent data obtained in the room, in the period January -
April 2016 surgical patients with fractures as many as 34 people (Medical
Record RSU Bahteramas room Surgeon General, 2015). From the results
of observations made by researchers, management of independent action
of nurses as deep breathing relaxation techniques and distraction
techniques not often applied to patients post-surgery fracture. This study
aims to determine the effectiveness of relaxation therapy deep breath and
tell distraction techniques to decrease postoperative pain scale in patients
with fractures in room Surgical Care General Hospital Bahteramas.
This type of study was a quantitative research approach quasi-
experimental methods. Total population 34 respondents and 26
respondents with a number of samples of each group of 13 respondents
using simple random sampling technique. The variables in this study are
two variables, giving a deep breath relaxation therapy and distraction
techniques as independent variables and down scaling of postoperative
pain in patients with fracture as the dependent variable.
The results in this study demonstrated the value of the test post test
value independent T test for both groups was 2.905 with sig is 0.008 <0.05
thus giving a deep breath and relaxation therapy techniques storytelling
effective distraction to decrease postoperative pain scale in patients with
fractures in room Surgical Care Bahteramas General Hospital.
It was concluded that administration of therapeutic relaxation deep
breath and tell distraction techniques are effective against scale reduction
in postoperative pain in patients with fractures in room Surgical Care
General Hospital Bahteramas.
So it is recommended to the hospital to keep improving the care of
patients post-surgery care tertama in reducing the level of pain with non-
pharmacological therapy.
Keywords : Relaxation, Distraction, Fracture
Bibliography : 20 ( 2008 – 2016 )