Vous êtes sur la page 1sur 2

HUBUNGAN PENGETAHUAN FOOD SAFETY DENGAN PERILAKU

MENGOLAH MAKANAN RUMAH DI KELUARGA BINAAN DESA


PASIR AMPO, RT/RW 005/002, KECAMATAN KRESEK KABUPATEN
TANGERANG, PROVINSI BANTEN

Damayanti W1, Dwiputra1 R, Lalita D1, Naufal M1, Ristimawarni C1, Wijayanti E2, Yusnita2
1
Mahasiswa Kepaniteraan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi
2
Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Yarsi

Abstrak
Pendahuluan : Food safety diartikan sebagai kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah makanan
dari kemungkinan pencemaran biologis, kimia, dan benda lain yang bisa mengganggu, merugikan, dan
membahayakan kesehatan manusia. Perilaku mengolah makanan yang buruk akan menyebabkan penyebaran
penyakit melalui makanan. (Tamaroh, 2002)
Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten
Tangerang, Provinsi Banten. Sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling. Populasi
dalam penelitian merupakan keluarga binaan di Desa Pasir Ampo yang masuk ke dalam kriteria inklusi dan
Eksklusi. Data pengetahuan dan perilaku dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner
mengenai pengetahuan terhadap food safety dan perilaku mengenai mengolah makanan. Pengumpulan data
dalam penelitian ini dilakukan oleh tim peneliti
Hasil : Pada hasil Analisa data, Didapatkan responden dengan pengetahuan dan sikap yang baik sebanyak
57,1% sedangkan pengetahuan yang baik dan sikap yang buruk sebanyak 42,9%. Responden dengan
pengetahuan yang buruk dan sikap yang baik sebanyak 11,1%. sedangkan pengetahuan yang buruk dan sikap
yang buruh sebanyak 88.9%.
Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pengetahuan mengenai food safety dan perilaku terhadap mengolah
makanan rumah (P value = 0.032)
Kata Kunci : Food Safety, Mengolah makanan rumah, Hubungan pengetahuan dan perilaku